Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Lamaran Hafiz dan Alisha


__ADS_3

Rumah Wijaya sudah di hias sedemikian rupa,ruang keluarga yang di jadikan ruang TV juga di sulap menjadi ruangan yang berdekor indah di hiasi bunga-bunga hidup yang harum nya semerbak mewangi untuk acara nanti malam.


Keluarga besar Wijaya sudah berkumpul di rumah Adi Wijaya,Pakde,Budhe,Om,Tante berkumpul beserta keponakan-keponakan dan sepupu juga.


Makanan untuk menjamu tamu juga sudah siap,Mereka hanya tinggal menunggu rombongan calon pria datang.


"Pah,Tadi Mama bertemu Ummi dan Aby nya Reihan,Mama mengundangnya juga,tidak apa-apa kan Pah?"


"Iya tidak apa-apa Mah,justru Papah senang jika mereka mau datang kemari"


Mama tersenyum.


Di kamar Alisha,Alisha sedang di dandani oleh teman nya yang memang bekerja sebagai perias.


Alisha menggunakan kebaya warna peach dengan jilbab pasmina yang di model menutup dada.


Almira yang melihat kakak nya begitu cantik juga ikut meminta untuk di dandani,Almira menggunakan gamis brukat warna biru dengan sabuk kecil seperti pita di bagian pinggangnya,Almira menggunakan jilbab segi empat dengan model menutup dada juga.


Sementara Rengganis menggunakan baju couple bertiga sama dengan Ayyubi juga,Rengganis berdandan senatural mungkin.Mama dan Papa juga menggunakan baju couple warna cream.


Sebelum isya keluarga Aby dan Ummi Reihan datang,Mama dan Papa menyambutnya dengan antusias.Reihan juga ikut datang,Reihan begitu senang ketika Ummi dan Aby nya mengajaknya ke rumah keluarga Wijaya sebagai tamu keluarga Wijaya juga.


Pukul 19.30 rombongan keluarga Hafiz datang ke rumah keluarga Wijaya.


Keluarga Wijaya menyambut hangat keluarga Hafiz.


Hafiz sangat tampan menggunakan kemeja dan jas warna Cream.Rambutnya di tata dengan sangat rapi.Keluarga besar Hafiz juga lumayan banyak.


Mereka lalu di persilahkan Masuk ke dalam ruang lamaran.Keluarga Hafiz tidak hanya datang dengan tangan hampa, Mereka membawa seserahan untuk pelengkap di hari pernikahan dibawa serta untuk diberikan kepada pihak keluarga Alisha.


Keluarga masing-masing duduk dengan posisi berhadap-hadapan.


Keluarga Hafiz duduk dengan posisi saling berhadapan dengan keluarga Alisha di mana calon mempelai masing-masing duduk pada row paling depan dengan diapit kedua orang tua.Hafiz yang memang sudah tidak memiliki ibu di apit oleh papah dan Budhe nya.


Pakde Hafiz mengutaraan maksud dan tujuan kedatangan rombongan keluarga pria sebagai formalitas, pihak keluarga Hafiz juga menanyakan kesediaan mempelai wanita untuk menerima atau menolak lamaran.


“Assalamualaikum,terimakasih keluarga wijaya sudah menyambut kedatangan keluarga kami dengan sangat baik,Jadi maksud kedatangan kami ke sini adalah untuk niat baik,yaitu untuk meminang Mbak Alisha untuk anak kami, Hafiz.”


Sekarang pihak keluarga Alisha yang menjawab,pihak keluarga Alisha di wakilkan oleh Papah Alisha sendiri.


“Waalaikum salam,Terimakasih juga keluarga Hafiz sudah datang dengan niat baik,dengan mengucapkan bismillah Ya, Saya sebagai Ayah Alisha Menerima lamaran dari Kelurga Hafiz.”


Setelah dari pihak keluarga menerima lamaran Hafiz,sekarang Hafiz yang akan berbicara melamar Alsiha di depan keluarga nya.Hafiz berdiri,lalu mulai mengutarakan niat baiknya.


"Aku dan kamu


Diantara dua hati yang bertaut pada satu cinta


tentang aku yang sangat memujamu


tentang aku yang sangat mengagumimu


tentang kamu


tentang kamu yang melengkapi ketidak sempurnaanku


tentang kamu yang telah menerimaku sepenuh hati


tentang kamu yang telah menjadi ratu yang bertahta dihatiku♡


Tentang kita

__ADS_1


tentang jalan cerita yang telah kita lalui


diantara suka dan duka yang telah kita lewati bersama


keyakinan


tentang hati yang sepenuhnya aku yakini


dengan seuntai doa aku bersimpuh dihadapanmu


mengutarakan niat tulus dari hati


sudikah engkau menerima pinanganku


ijinkan


ijinkan aku menyematkan cincin di jari manismu,sebagai sebuah tanda keseriusan


ijinkan aku menjadi imam dalam hidupmu


ijinkan aku membimbingmu menuju surganya


ijinkan aku menemanimu sampai hanya maut yang sanggup memisahkan kita


sampai nyawa ini tinggalkan raganya


Setelah itu Alisha menjawab pernyataan dari Hafiz.


" Terimakasih Sudah mau serius dengan ku,terimakasih sudah mau menunggu ku,Terimakasih untuk cinta yang kau berikan,Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi,Bismillahirrahmanirrahim Aku mau menjadi pendamping Mas Hafiz"


Semua yang ada di ruangan tersebut Mengucapkan Alhamdulillah lalu bertepuk tangan.


Proses ini dilakukan dari Budhe Hafiz kepada Mama Alisha. Setelah itu, sebagai tanda betapa besar cinta kasih keluarga wanita kepada calon mempelai pria, maka diserahkan pula hantaran balasan yang bisa berupa seperangkat pakaian pria atau jenis lain sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.


Setelah itu sesi acara pemasangan cincin dilakukan oleh calon ibu mertua masing-masing,yaitu budhe dan Mama Alisha.


Di saksikan juga oleh Hafiz dan Papah Hafiz juga juga Papa Wijaya.


Hafiz memelutimuhe nya juga Mama Alisha,Hafiz menangis di pelukan Mama Alisha.


"Sudah Nak jangan menangis,ini hari bahagia mu" Ucap Mama Alisha.


"Aku teringat Ibu,Seandainya ibu masih ada,pasti ibu juga akan sangat bahagia bisa memasangkan cincin di jemari calon menantunya yang sangat Hafiz cintai"


"Sudah Fiz" Ucap Papa Hafiz sambil menepuk bahu Hafiz,papa Hafiz juga sudah mulai berkaca-kaca.


"Percayalah Alisha,Aku akan setia seperti Papa ku,hanya maut yang memisahkan" Ucap Hafiz.


Semua yang hadir tidak luput dari rasa haru juga.Mereka ikut menitikan air mata juga.


Setelah itu acara selanjutnya yaitu pembacaan doa yang di bacakan oleh pak ustad yang sudah di undang oleh papa wijaya.


Pembacaan doa merupakan penutup acara lamaran dengan tujuan agar semua berjalan lancar hingga hari pernikahan berlangsung. Saat inilah yang terkadang sangat menguras emosi khususnya bagi mempelai wanita yang akan segera meninggalkan rumah untuk mengikuti calon suaminya.


Setelah pembacaan doa selesai tidak afdol rasanya kalau belum foto-foto. Semua anggota keluarga masuk ke dalam dokumentasi acara lamaran ini. Sayang kan kalau acara sesakral ini tidak didokumentasikan dengan baik.Mereka semua berfoto bersama.


Selesai berfoto-foto Mereka makan-makan.Acara makan-makan menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan. Momen ini juga jadi acara yang bisa mengakrabkan kedua keluarga yang akan menjadi satu ketika akad nikah nanti digelar.


Keluarga Wijaya mengundang beberapa makanan dan cemilan khas Surabaya,ada soto Lamongan juga.


Saat mereka akan menuju tempat prasmanan makanan,Reihan mendekati Almira.

__ADS_1


"Mir selfi yuk"


Reihan mengambil ponselnya.


"Ih Narsis"


"Ih aku tuh pertama kali selfi bareng perempuan lhoo,jujur aku tidak suka foto,please..."


"Ya udah"


Mereka pun berpose untuk berselfi,ada pose tersenyum,pose kocak,dan pose konyol.


Setelah selfi mereka berdua menuju ruang makan untuk makan bersama.


Reihan yang selesai mengambil makanan nya langsung saja duduk di kursi yang telah di sediakan.Seseorang menyapanya dengan sangat ramah.


"Hay...kamu dari keluarga Wijaya juga yah?" Tanya nya.


Reihan melihat wanita yang tiba-tiba duduk di sebelahnya.


Reihan hanya mengangguk,lalu melanjutkan makan nya.


"Perkenalkan,Aku Nia,aku sepupu Dokter Hafiz,aku juga seprofesi dengan Hafiz"


"Aku sedang makan,jika sedang makan tidak boleh sambil bicara" Ucap Reihan.


Reihan melanjutkan makan nya.


"Oke,aku tunggu sampai selesai makan"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**Upzzzz ada yang naksir babang Rey,hihi


Hayo jangan lupa like komen dan vote yah


Maaf baru Up,masih garap rapot gaes**

__ADS_1


__ADS_2