
Sesampainya mereka di rumah terlihat mbak Rengganis yang sedang menggendong Ayyubi, menenangkannya.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, Eh Alisha kamu pucat sekali Dek"
"Nanti Mira ceritakan di dalam mbak" Ucap Almira.
"Ti...Ti..." Ayyubi merengek minta di gendong Alisha, Ayyubi memberontak minta turun dari gendongan Rengganis.
Rengganis menurunkan Ayyubi, Ayyubi langsung melangkah menuju Alisha.
"Ti...Ti..." Ayyubi menggenggam dan menarik rok Alisha.
"Eh aunty Lisa sedang sakit Dek" Ucap Rengganis menghampiri Ayyubi.
Ayyubi merengek minta di gendong Alisha.
Mereka masuk ke dalam rumah, mama yang baru muncul juga langsung khawatir dengan keadaan Alisha yang pucat.
Alisha duduk, Ayyubi memeluk Alisha dalam pangkuannya.
Almira menjelaskan bahwa Kakaknya tengah hamil, tadi sudah di bawa juga ke rumah sakit dimana Hafiz praktek.
Semua berucap Alhamdulillah, bersyukur dengan kehamilan Alisha.
"Pantas saja Ayyubi sedari tadi sangat rewel, dan sekarang diam saat melihat aunty nya, malah diam saja itu di pangkuan Alisha, sepertinya Ayyubi demarinen" Ucap Mama.
"Apa itu Mah demarinen ?" Tanya Rengganis.
" Ini mah mitos orang Jawa Nis, katanya kalau anak balita rewel tanpa sebab, bisa jadi karena saudaranya sedang ada yang hamil, demarinen itu bisa di istilahkan demam rindu"
Alisha yang masih lemas langsung mengangkat Ayyubi, " Hey ganteng...apa kamu rindu dengan aunty? maafkan aunty ya sudah seminggu ini Aunty badan nya hangat, aunty takut jika menggendong mu nanti tertular" Cerocas Alisha.
Ayyubi menanggapinya dengan tertawa dan memanggil nya, " Ti....ti..."
"Iya Ayyubi dari pagi lhoo Sha, Mas Birru berangkat saja tidak boleh"
Setelah Ayyubi tenang dan tertidur di pangkuan Alisha, Rengganis segera memindahkan Ayyubi ke kamarnya, Alisha juga langsung kembali ke kamarnya begitu juga dengan Reihan dan Almira.
***
__ADS_1
Sore hari Mas Birru pulang awal, ia di kantor juga khawatir dengan Ayyubi, walaupun Rengganis sudah menjelaskan lewat pesan.
"Assalamualaikum" Mas Birru masuk ke dalam rumah.
Di ruang TV sudah ada adik-adiknya yang sedang menonton TV reality show.
Alisha langsung memeluk Mas Birru, " Kakak, aku minta gendong"
"Hey, Minta gendong sama suami mu, masa kakak yang harus gendong, enak saja"
" Kak, Dede bayi nya minta di gendong Kaka"
Mas birru langsung tersenyum, Ia mengelus perut adiknya lalu mendoakannya.
" Anak manis, minta gendong papahmu saja ya "
Alisha malah tambah merengek, "Kakak jahat tidak mau gendong Alisha lagi"
"Ya Allah dek kamu berat, bisa copot pinggang kakak"
"Jadi kakak ngatain aku gendut, kakak nakal"
Hafiz hanya tertawa melihat perdebatan mereka berdua.
"Tidak mau, aku mau digendong sekarang"
"Turuti saja Mas, kasihan" Ucap Rengganis.
"Suaminya Ada, kenapa harus Mas yang gendong"
"Kalau minta digendong aku juga dari tadi sudah aku gendong Al" Ucap Hafiz.
"Sudah, kasihan adikmu, untung bayinya memintamu yang menggendong, coba kalau minta di gendong papah, bisa encok papah" Ledek Mama.
"Baiklah baik"
Rengganis membantu Mas Birru melepaskan kemejanya dan jas nya, Mas Birru membungkukkan badannya, Alisha mulai naik ke punggung Mas Birru.
"Aduh berat sekali, badanmu lebih berat dari Rengganis"
Alisha langsung memukul punggung Albirruni.
__ADS_1
"Cepat, itu mengelilingi kolam renang"
Semuanya tertawa melihat tingkah alisha pada kakaknya.
Selesai menggendong Alisha, Mas Birru duduk di ruang TV.
"Haduh Fiz, anakmu belum apa-apa sudah membuatku sakit pinggang" Celetuk Mas Birru.
"Hahaha," Hafiz hanya tergelak.
"Papapapah" Ayyubi menghampiri Papahnya lalu mencium pipi papahnya.
Albirruni membalas ciuman Ayyubi, " anak papah tidak boleh rewel lagi yah, kasih mama"
Ayyubi hanya membalasnya dengan senyuman.
Semua berkumpul di ruang TV, mama dan Mbak Rengganis membuat beberapa cemilan. Hari ini mereka berbahagia dan bersyukur atas kehamilan Alisha.
***
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR YAH...
...Santy isnawan...
Iklan
Readers: Thor lu ga curhat lagi ma tiang listrik?
Author: Gegara kemarin gue curhat ma tiang listrik, eh hari ini ada pemadaman listrik di wilayah gue, mungkin tiang listrik nya marah gegara di curhatin emak-emak.
Readers : lagian lu sih Thor, segala curhat ma tiang listrik
Author: ya kan gue bukan pejabat, kalau gue pejabat mah gue udah tabrakan tuh tiang listrik, biar viral kaya novanti,haha
Readers : Thor kita khawatir itu kok Ayyubi nangis terus yah, jangan-jangan nanti ada apa-apa dengan Mas Birru lagi, kenapa sih Thor lu demen banget bikin kita suudzon.
Author : Et dah, gue tidak sekejam itu ferguzo, masa Rengganis mau tek jadiin janda lagi, nanti cerita nya ga selesai-selesai dong muter lagi dari awal, sama kaya awal, sorry yah novel Author bukan kaya film di Chanel ikan terbang itu, cerita sama cuma ganti pemain aja, hahaha
Readers : Lega kita Thor.
Author: Vote vote jangan lupa like yah
__ADS_1
Readers : Siap Thor