Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Sakit Perut


__ADS_3

Setelah itu mangganya di kupas,lalu di celupkan pada garam halus yang tadi minta di kantin.Rengganis memakan nya begitu nikmat sampai tidak menghiraukan Mas Birru dan Dion yang begitu ngilu dan ngeces.hehe


"Ganis apa enak sekali?" Tanya Dion.


"Enak sekali lhoo Mas,mau coba?" Ucap Rengganis sambil memberikan sedikit mangga pada Dion.


Dion yang mencoba nya karena penasaran langsung menyipitkan matanya.


"Ya Allah Ganis ini asem sekali,seperti ini di bilang enak"


Birru tertawa "Lagian percaya saja,kan kamu bisa lihat Yon itu Mangga masih hijau begitu"


"Lihat Ganis makan Aku jadi ikut ngiler,berasa lagi makan cemilan" Ucap Dion.


Delevery yang Dion pesan tadi sudah sampai,Dion dan Albirruni segera makan bersama Rengganis yang masih memakan mangganya.


Setelah selesai makan mereka melanjutkan bekerja kembali.Masih ada jadwal meeting jam 2 siang nanti.


***


Tok...tok...tok...


"Masuk"


"Al ayo ke ruang meeting,Bu Melisa sebentar lagi sampai"


"Kamu sambut dulu saja Bu Melisa nanti aku menyusul"


Bu Melisa sampai di kantor Al,penampilan nya menjadi sorotan karyawan yang ada di kantor Al,menggunakan rok sepan hitam di atas lutut,body nya yang sangat sexy bak gitar spanyol menunjukan setiap lekuk tubuhnya karena memakai kemeja yang hanya pas di badan nya di lapisi blezer hitam juga yang pas di badan nya.


Dion segera menyambut bu Melisa, Dion juga begitu terpesona melihat bu Melisa yang sangat sexy.


Ini baru seger,lebih segar dari mangga yang Rengganis makan,Batin Dion.


Setelah sampai ruang meeting Dion segera memanggil Albirruni untuk memimpin,bu Melisa begitu kagum dengan Albirruni yang masih muda dan tampan.


Rengganis yang merasa sangat ngantuk keluar dari ruangan Mas Birru lalu menuju pantri membuat kopi.


Setelah selesai membuat kopi Rengganis kembali lagi ke ruangan Mas Birru.


Belum sampai di ruangan Mas Birru,Rengganis melihat Mas Birru dan banyak rekan lain nya sedang berbincang dengan wanita yang sangat sexy,karena ruang meeting bersebelahan dengan ruangan Mas Birru.


Dilihatnya wanita itu sedang berbincang dengan Mas Birru dengan senyum genit nya,dan sesekali memegang lengan Mas Birru.Rengganis tahu Mas Birru begitu risih dengan sikap wanita sexy itu


Setelah selesai berbincang wanita itu berjalan hendak meninggalkan kantor Birru,saat berpapasan dengan Rengganis,Rengganis pura-pura tersandung lalu menumpahkan kopi pada wanita tersebut.


"Aw...panas"

__ADS_1


"Maaf... maaf Bu,tidak sengaja,tadi kaki saya tersandung"


Perempuan itu mendelik lalu berlalu menuju toilet.Dion dan Birru yang melihatnya hanya tersenyum.


"Istrimu mengerikan Al" Bisik Dion.


Mas Birru hanya tersenyum.


Rengganis langsung masuk ruangan Mas Birru di susul Dion dan Birru.


Dion langsung bertepuk tangan.


"Istri bos galak juga ternyata"


"Tangan dan mata Dia gatel sekali Mas Dion,pegang-pegang suamiku,jadi harus Aku beri pelajaran" Cerocos Rengganis dengan menunjukan muka sebalnya.


"Tenang,Mas tidak akan terpengaruh Sayang" Ucap Birru.


"Ah tidak percaya,dia cantik juga sexy sekali,bodynya itu kaya gitar Spanyol Mas,itu Mas Dion saja sampai tidak berkedip melihatnya" Ucap Rengganis.


"Kok aku Nis" Ucap Dion sambil menunjuk dirinya.


"Halah ngaku saja"


"Sama gatelnya juga kamu Yon" Ucap Birru.


"Rejeki gundulmu" Ucap Albirruni.


"Ah sudah Aku mau kembali ke ruanganku dulu" Ucap Dion lalu pergi meninggalkan ruangan Albirruni.


Mereka kembali lagi bekerja,Rengganis merasa tidak ngantuk lagi,bukan karena kopi karena malah kopi nya di tumpahkan pada wanita itu.


Pukul 5 Sore Rengganis dan Albirruni pulang kantor,sebelum pulang mereka mampir dulu membeli sop iga untuk makan malam.Karena tiba-tiba Rengganis ingin sekali memakan sup iga dengan sambal yang banyak.


Sesampainya di rumah sudah magrib,mereka segera mandi lalu melaksanakan sholat magrib,setelah itu mereka makan malam berdua.Rengganis membubuhkan banyak sambal pada piring nya,seperti tidak biasanya.


"Kamu makan sendiri ya sayang,Mas tidak bisa makan sepedas itu" Ucap Birru.


Rengganis pun mengerti.


Selesai makan mereka menonton TV sambil bercanda berdua.


"Mas,Padahal Mas sering kali bertemu dengan wanita cantik dan Sexy,tapi kenapa Mas memilih Rengganis yang hanya gadis kampung Mas?"Tanya Rengganis.


" Kamu ini bicara apa,kamu juga cantik dan Sexy lebih sexy malah dari mereka yang sengaja menonjolkan kesexyannya" Jawab Mas Birru.


"Mas pintar sekali menggombal"

__ADS_1


"Eh Mas tidak gombal sayang,Mas lebih suka wanita yang menutup auratnya karena wanita yang menutup aurat itu Kehormatan dan harga diri terjaga.


Dengan menutup aurat, dapat mengingatkan diri kita untuk selalu berperilaku baik.


Melambangkan kepribadian muslim sejati.


Mendamaikan hati bagi orang yang memandangnya.


Dipandang mulia dan dihormati oleh orang lain.Menjaga kesehatan tubuh. Terhindar dari polusi dan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker" Ucap Albirruni.


"Apalagi untuk memilih istri,Mas hanya ingin lekuk tubuh istri Mas hanya Mas yang melihatnya,karena itu hak Mas,bukan hak laki-laki lain di luar sana,Mas tidak rela bagi-bagi"


Sambung Mas Birru.


Rengganis tersenyum lalu memeluk Mas Birru."I love you Mas"


Betapa bahagia nya Birru saat Rengganis menyatakan cintanya terlebih dahulu.


"I love you too"


Adzan isya berkumandang,Rengganis dan Albirruni akan melaksanakan sholat isya berjamaah di mushola rumahnya.


Selesai sholat isya Rengganis merasa perutnya kram tidak enak sekali.


"Mas perutku sakit Mas"


"Kamu tadi terlalu banyak makan pedas dan asam sayang,Ayo ke rumah sakit"


"Mas tapi bukan di lambungnya,tapi di bawahnya lagi,seperti kram Mas"


Albirruni segera menggendong Rengganis turun kebawah lalu memasukannya ke dalam mobil.Rengganis yang semakin kesakitan membuat Albirruni panik.


"Sabar sayang,sebentar lagi sampai"


Sesampainya di rumah sakit Albirruni segera menggendong Rengganis lalu masuk ke dalam ruang UGD.


"Tolong periksa istri saya dok,perutnya kesakitan"


Dokter mengerti lalu segera memeriksa Rengganis.


"Kapan terakhir datang bulan mbak?" Tanya Dokter.


Rengganis teringat terakhir datang bulan itu seminggu sebelum menikah dengan Mas Birru,dan pernikahannya dengan Mas Birru sudah berlangsung satu bulan.


Dokter lalu meminta urin Rengganis,Birru segera memapah Rengganis menuju toilet.


Setelah selesai mengambil urin,dokter mencelupkan tespek kedalam nya.

__ADS_1


Dokter pun tersenyum.


__ADS_2