
Sinta keluar dari kamar melihat Rengganis dan Albirruni begitu bahagia menggendong anaknya.
"Rengganis,sini Anisa nya pasti kamu lelah menggendongnya terus" Ucap Sinta.
"Tidak Mbak,Aku malah sangat senang" Ucap Rengganis dengan terus menggendongnya.
"Mbak seperti nya Anisa haus,Mbak kasih ASI dulu di dalam kamar" Ucap Rengganis.
"Anisa susu formula Mbak,karena Aku terus memikirkan Mas Andra,jadi Aku terkena syndrome baby blues dan stres,ASI ku berhenti tidak mau keluar lagi" Ucap Sinta dengan mimik muka sedih.
Rengganis pun merasa kasihan dengan baby Anisa yang tidak mendapatkan ASI.
"Ya sudah mbak buatkan saja dulu di dapur di bawah mbak,jangan sungkan-sungkan,Aku yang akan gendong Anisa" Ucap Rengganis.
Anissa pun menuju dapur untuk membuatkan susu,Rengganis dan Birru duduk di ruang santai di lantai dua rumahnya.Anisa masih terus digendong Rengganis.
"Sayang baby blues itu apa?" Tanya Mas Birru yang tidak faham dengan istilah-istilah itu.
"Baby blues adalah perasaan sedih yang muncul setelah sang buah hati lahir dan itu menjadi hal yang normal,baby blues ditandai dengan munculnya rasa cemas yang berlebihan namun tidak mempunyai alasan tertentu, konsentrasi yang sangat mudah terganggu, sedih, lelah, gelisah, sulit untuk tidur, perasaan menjadi lebih sensitif, tidak sabar, dan selalu merasa kesepian," Jawab Rengganis.
"Apa penyebab nya kok bisa sedih,bukannya punya bayi itu menyenangkan ya sayang" Tanya Mas Birru lagi.
"Penyebab baby blues yang dialami ibu habis melahirkan biasanya karena perubahan hormon "
"Terus supaya tidak baby blues bagimana?kan kasihan,melahirkan kan sakit malah sedih lagi,Mas tidak ingin kamu nanti seperti itu sayang" Tanya Birru.
"Pada kondisi baby blues, sangat dibutuhkan peran orang-orang terdekat dan juga keluarga. Peran mereka bisa dikatakan sebagai support system,terutama suami mas,suami itu sangat berperan penting untuk membagikan cerita, masalah, keluh kesah yang dialami setelah masa melahirkan,juga suami di harapkan pengertian dan mau bekerja sama menjaga bayi sama sama,bergadang sama sama.
bisa juga diatasi dengan cara melepas stres seperti pergi kemana gitu mas,kan kalau sudah punya bayi pasti kayanya di dalam rumah terus,lupa dengan udara segar di luar,jadi suami harus peka,mengajak jalan gitu Mas, terus juga dorong istri untuk tetap berpikir positif dan persiapkan sebaik mungkin sebelum melahirkan, baik fisik atau mental." Jawab Rengganis.
__ADS_1
"Buat nya berdua,ngurus anaknya juga berdua ya sayang" Ucap Birru.
" Nah itu bener" Ucap Rengganis sambil mencolek hidung Mas Birru.
Sinta kembali dengan membawa botol susu di tangan nya.
"Sini mbak Rengganis saja,hitung-hitung latihan ya Mas" Ucap Rengganis.
Birru pun mengangguk.
"Semoga kalian cepat di berikan amanah ya Mbak,Mas" Ucap Sinta.
"Aamiin" Jawab Birru serempak.
"Mbak Anisa di lap saja nanti ya,Rengganis tidak punya bak mandi baby Mbak" Ucap Rengganis.
Sinta pun mengangguk.
Sudah jam 9 malam semua masuk ke dalam kamar masing masing,baby Anisa juga sudah tidur pulas.
Di dalam kamar Mas Birru dan Rengganis sudah berbaring di ranjang,Rengganis memiringkan badannya menatap Mas Birru.
"Mas,maaf kan Ganis ya,tadi Ganis sempat takut jika itu wanitanya mas dan sudah mempunyai anak" Ucap Ganis.
Mas Birru pun malah tertawa " ya Allah Nis,Mas tidak sebandel itu,bahkan Mas baru suka dan cinta dengan wanita itu ya dengan mu,entah lah selama ini mas tidak tertarik dengan wanita sekitar,yang ada di fikiran Mas saat itu hanya mengabdi pada papa dan mama,sampai Mas lupa sudah 27 tahun,mungkin Allah mengingatkan Mas dengan mempertemukan kita waktu kecelakaan itu" Ucap Birru.
Rengganis pun tersenyum senang karena telah menjadi cinta pertama Mas Birru.
"Mas apa di masa depan nanti kita akan bertengkar seperti Mas Andra dan Mbak Sinta" Tanya Rengganis.
__ADS_1
"Tidak akan,kita bisa menghadapi masalah tanpa bertengkar sayang,jangan biar kan si Dasim atau Dasimah menghancurkan rumah tangga kita" Ucap Birru.
"Siapa Dasim dan Dasimah?" tanya Rengganis.
"Syetan yang suka mengganggu rumah tangga,Dasim kalau lihat suami istri bertengkar dia merasa mendapat santapan enak,jangan sampai membuat mereka menang,enak saja" Ucap Birru.
Rengganis pun tertawa,lalu mengangguk tanda mengerti .
"Ingat ya sayang,kalau kita sedang marah dengan pasangan,ingat itu si Dasim Dasimah,jangan sampai kita kalah sama syetan.Drajat kita kan lebih tinggi,jangan membuat mereka tepuk tangan" Ucap Birru.
"Iya sayang,ya sudah ayo kita tidur" Ucap Rengganis.
"Sayang bukan kah kamu tadi bilang begitu menginginkan bayi yang imut seperti Anisa,ayolah kita berusaha lebih giat lagi" Ucap Birru sambil mengerlingkan mata nya.
Kini telapak tangan Mas Birru sudah menyentuh pipi Rengganis,lalu menyentuh dagu,lalu menariknya mendekat.
Mereka kembali mereguk nikmatnya surga dunia untuk yang kesekian kalinya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.#Jangan lupa like komen dan vote,mksh sayang ku semua