Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Bonus 2


__ADS_3

Pagi harinya Rengganis memberitahu keluarganya di bandung jika lamaran sederhana Raka di terima oleh keluarga Dara. Keluarga wijaya begitu senang mendengar kabar baik ini.


Almira yang sedang menyiapkan sarapan untuk keluarganya langsung bersorak gembira, ia ingin sekali main ke Bandung.


Almira langsung lari ke kamar menghampiri reihan lalu memberikan kabar baik tentang Raka.


" Sayang, nanti kalau Raka lamaran resmi kita ke Bandung yah, liburan, sudah lama kita tidak liburan" Almira menggoyangkan lengan reihan seperti anak kecil yang sedang meminta sesuatu.


" Iya, memangnya mau pergi ke tempat yang mana nanti kalau di Bandung"


" Sebentar" Almira mengambil ponselnya yang ada di atas kasur lalu melihat di google tempat romantis yang ada di Bandung.


" Lihat Mas" Almira menunjukan beberapa tempat yang ada di Bandung yang menurut nya sangat romantis, Ada Kyotoku, Floating Market Lembang, Orchid Forest Cikole, Lereng Anteng Panoramic Coffe Punclut.


Almira tersenyum, " Bagus kan sayang"


Reihan juga ikut tersenyum lalu mengusap kepala Almira " Iya nanti kita kesana"


" Yee, Makasih sayang, cup " Almira mengecup pipi Reihan.


" Mas, tapi hari ini anterin Mira ngemall yuk, sudah lama kita tidak pergi ke mall"


" Iya, Ya sudah kita sarapan dulu yah"


Almira dan Reihan sarapan bersama, Almira terlebih dahulu menyuapi Fatih yang semakin gembul dan tampan seperti ayahnya.


" Kak, yuk kita ke mall" Ajak Almira pada kakaknya Alisha.


" Maaf Dek, kakak dan Mas Hafiz hari ini mau ke tempat Ayah, katanya sudah kangen sekali dengan shelomita"


" Oh ya sudah Mbak, salam yah buat kakek nanti di sana"


" Iya Bunda" Ucap Shelomita, Shelomita masih fasih memanggil Almira dengan sebutan bunda.


Selesai makan Almira bergegas mandi, Reihan yang sudah mandi, bermain dengan Fatih juga Shelomita. Hafiz dan Alisha juga bersiap-siap terlebih dahulu.


Setelah semuanya siap mereka segera ke tempat tujuan masing-masing.


Reihan menggendong Fatih, Reihan tidak membiarkan Almira kelelahan berjalan-jalan ke mall.


Sesampainya di mall Reihan dan Almira menuju tempat bermain anak-anak. Fatih menaiki odong-odong listrik berbentuk mobil sambil di pegangi Reihan sementara Almira memfoto kebersamaan suami dan anaknya.

__ADS_1


Setelah puas bermain, mereka kembali berjalan-jalan mencari baju anak untuk fatih, pengunjung mall yang melihat Reihan menggendong Fatih begitu gemas, Papah muda nan ganteng sedang menggendong putra gantengnya juga.


" Mas, kok ibu-ibu dan wanita-wanita lainnya pada merhatiin kamu yah, sini Fatih aku saja yang gendong" Almira merasa cemburu dengan perhatian orang-orang yang memperhatikan suaminya itu.


" Biarkan saja sayang, biar mereka tahu kalau Mas sudah punya anak, jangan cemburu seperti itu, mereka itu sedang memperhatikan Fatih, bukan Mas" Ledek Reihan.


" Ih Mereka memperhatikan mu Mas, aku dengar mereka berbisik, Papah muda, ganteng banget yah"


" Ya kan memang kenyataan kan" Reihan mencolek dagu Almira.


Almira malah memukul lengan suaminya


" Ih Mas Azzam, Tapi Mira tidak suka, padahal mas sedang gendong Fatih, mereka tidak melihat apa di sebelahnya ada istrinya"


Reihan tergelak " Makanya besok-besok jangan ke mall lagi, kita di kamar saja"


Almira langsung mencubit perut Reihan.


" Aw, Sakit sayang, Mas kan sedang menggendong Alfatih, Nanti jatuh"


" Iya Maaf"


Mereka melanjutkan melihat toko perlengkapan anak-anak, Almira membeli beberapa potong baju untuk Fatih dan juga untuk keponakannya.


Reihan bertemu dengan teman sewaktu kuliah dulu, teman pengusaha juga, teman Reihan juga membawa istrinya, namun temannya belum memiliki anak. Mereka duduk satu meja bersama.


Reihan mempersilahkan Almira makan terlebih dahulu, namun Almira menolak nya.


Reihan masih menggendong Fatih.


" Mira, Mas tidak apa-apa, kamu dulu yang makan, kamu kan harus ngasih Asi, begadang nemenin Fatih kalau haus, jadi lebih penting kamu sayang" Reihan berusaha membujuk Almira agar makan terlebih dahulu.


" Haduh, Reihan ini romantis banget ya Mas" Ucap Cindy istri Reno teman Reihan.


"Nanti kalau kita sudah punya anak Mas juga akan memperlakukanmu seperti itu" Ucap Reno.


" Harus dong Ren, istri itu kan jantung keluarga, jadi harus sehat jasmani dan rohani" Ucap Reihan.


Almira akhirnya makan terlebih dahulu, tapi sesekali sambil menyuapi Reihan juga.


"Haduh, kaya pengantin baru saja suap-suapan" Ledek Cindy.

__ADS_1


"Kasihan Mbak, dari tadi Mas Azam gendong Fatih terus, pasti lelah juga" Ucap Almira sambil menyuapi Reihan lagi.


" Kalian berdua saling pengertian yah"


" Ya rumah tangga itu memang harus saling pengertian, jangan hanya meminta perhatian, ya intinya kita jangan hanya banyak menuntut harus seperti ini dan itu tapi kita diam saja tidak melakukan hal yg kita inginkan kepada pasangan, hal yang paling baik kan mencontohkan"


" Benar sekali itu Rey" Ucap Reno.


Mereka makan bersama di selingi dengan candaan dan pengalaman berumah tangga masing-masing, mereka saling memberikan dukungan dan doa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


[ Akhirnya bisa memberikan bonus yang kedua untuk mengobati kangen Mas Azzam dan humairah, hehe Mas Birru dan Rengganis sedang ada di novel sebelah yah, Jangan lupa baca " Percayalah aku masih perawan juga yah]


__ADS_2