Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Menikahlah dengan ku


__ADS_3

Almira Hari Minggu ini kegiatannya mencuci sepatu nya dan juga merapikan meja belajar nya serta memilah-milah lagi buku-buku yang akan di jadikan referensi belajar untuk ujian Nasional.


Ponsel nya berdering,tertera nama Mas Azzam memanggil.


Hah Mas Azzam mau ala sih kok nelfon Mira,apa mencari kak Alish,Batin Almira.


Almira mengangkat telfon dari Mas Azzam.


"Assalamualaikum, hallo Mas"


"Waalaikumsalam"


"Ada apa Mas"


"Humairah Mas sedang apa?"


Almira mengernyitkan kening nya, Mas Azzam selalu saja,Batin Almira.


"Sedang beres-beres Mas,Mas cari kak Alisha ya?"


"Hah,kok Alisha,tidak,Mas menelfon mu berarti ya mencarimu,bukan mencari Alisha,kalau Mas mencari Alisha ya tinggal Mas telfon Alisha saja lah"


"Lalu ada apa cari Almira?"


"Ke restoran Mas yuk,ada menu baru,kamu harus mencoba nya"


"Kenapa harus Almira"


"Ya karena Mas ingin nya kamu"


"Ya nanti Mira bilang sama Papah,nanti malam kita makan di restoran Mas deh"


"Mira,Mas tidak sedang promosi,Mas sedang mengajak kamu untuk mencicipi menu baru"


"Tidak Ah Mas,takut di omelin Papah,Mira itu tidak boleh sembarangan pergi dengan Laki-laki tahu"


Ya Ampun ini ABG,aku kan bukan laki-laki sembarangan,bahkan papah nya sangat mengenalku,tahu rumahku,tahu orang tua ku,polos banget sih Mir,Batin Reihan.


"Ya sudah,Assalamualaikum"


Almira menjadi heran,apa Mas Azzam marah ya,ah sudah lah biarkan saja,Batin Almira.

__ADS_1


***


Sementara di ruang TV Alisha sedang menonton TV dengan Mama dan Papa.


Alisha meminta izin ke orang tua nya hari Minggu ini akan pergi keluar dengan Hafiz.


"Sha,Dokter Hafiz itu baik lhoo,jangan sampai kamu hanya memberikan harapan palsu padanya"


"Tidak Mah,Alisha hanya memberikan waktu pada Mas Hafiz agar mampu membuktikan kalau Mas Hafiz memang serius dengan Alisha,tidak ada wanita lain lagi"


"Jangan mengulur waktu jika memang Hafiz sudah ada niat baik," Ucap Papa.


"Iya Pah"


Tak berapa lama kemudian Hafiz datang lalu meminta izin akan mengajak Alisha ke Kebun Raya Mangrove.


Alisha dan Hafiz langsung saja menaiki mobilnya lalu menuju kebun Raya Mangrove.


Sesampainya di Kebun Raya Mangrove mereka di suguhkan pemandangan alam yang sejuk.


Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya menjadi tujuan wisatawan menghabiskan liburan. Area mangrove ini cukup memikat masyarakat.


Kebun Raya ini terletak di empat kawasan, yaitu Wonorejo, Keputih, Sukolilo, dan Gunung Anyar,Surabaya. Namun, saat kawasan yang baru dikembangkan adalah Gunung Anyar dan Wonorejo. Total luas Kebun Raya ini sejumlah 46 hektar dan baru 16 hektar yang ditanami 50.000 pohon.


Kawasan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu sisi kiri dan kanan. Pada sisi kiri adalah bagian sungai dan bagian kanan adalah daerah tempat fasilitas yang bisa digunakan.


Terdapat jogging track sepanjang 20 meter yang terbuat dari bambu dan disusun memanjang melintasi kawasan pohon bakau. Disepanjang jalur jogging ini juga telah dilengkapi tempat foto bagi pengunjung. Tempat foto ini berupa lingkaran bambu yang bisa digunakan untuk beristirahat. Selain itu mushola dan kantor DKPP juga terbuat dari bambu.


Di tempat ini juga ada gazebo yang terletak di tengah kawasan mangrove. Gazebo ini cukup unik karena terbuat dari bambu. Ukurannya sekitar 5x5 meter sehingga cukup nyaman digunakan untuk beristirahat. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai acara yang akan disuguhkan serta juga dapat menggelar acara dengan mengantongi izin terlebih dulu.


Pada ujung timur Kebun Raya mangrove di Surabaya ini terdapat menara pandang setinggi 12 meter yang bisa digunakan unuk melihat kawasan mangrove dari ketinggian. Namun, menara ini hanya bisa dinaiki maksimal lima orang.


Hafiz dan Alisha berjalan dan menikmati 'Adem' nya Kebun Raya Mangrove ini,Mereka lalu duduk di gazebo,Alisha dan Hafiz ber-selfie ria,mengabadikan moment indah mereka di tempat yang bagus.


Hafiz melihat kebahagiaan terpancar di wajah Alisha, Hafiz lalu mengeluarkan kotak cincin untuk melamar Alisha secara pribadi.


"Sha..."


"Hemm"


Alisha yang masih memotret keindahan kebun raya mangrove ini menoleh ke Hafiz.

__ADS_1


Alisha melihat Hafiz mengeluarkan kotak cincin lalu berbicara serius dengan Alisha.


"Sha...Beberapa waktu telah kita lewati. Banyak yang sudah dilalui bersama. Tidak mudah memang. Tapi, aku selalu heran. Segala kesulitan bagiku seperti tak apa asal itu tentang Kamu.


Boleh saja, bila mendapatkan kesulitan yang besar jika itu bersamamu. Tapi, bukankah segala hal di dunia ini selalu diterima dengan konsekuensi? Tidak ada kesulitan yang berdiri sendiri.


Kesulitan selalu seiring dengan kebahagiaan. Menikahlah denganku!"


Alisha kaget mendengar penuturan Mas Hafiz.


"Mas Hafiz"


"Iya Aku melamar mu secara pribadi"


Alisha teringat akan pesan papah agar tidak mengulur waktu jika memang Hafiz sudah serius,jangan menolak jika memang Hafiz laki-laki baik.


"Mas,Alisha belum siap menikah dalam waktu dekat"


"Jika mau,Mas ingin mengikat hubungan kita dengan pertunangan dulu,apa boleh?"


Alisha lalu mengangguk.


Betapa senangnya Hafiz,mata nya langsung berkaca-kaca karena ia teringat akan ibu nya.


Lihatlah ibu,Hafiz sudah menemukan wanita yang Hafiz cintai dalam hidup Hafiz selain ibu,andai saja ibu masih ada,Hafiz akan mempertemukan wanita yang Hafiz cintai dengan ibu sebelum Hafiz melamarnya.


Hafiz tidak akan kesepian lagi ibu,Hafiz akan mendapat kan cinta dari wanita,Batin Hafiz.


"Mas kenapa menangis?"


"Mas menangis bahagia,Mas teringat ibu"


Alisha tersenyum "Besok kita nyekar ke ibu ya Mas"


Hafiz mengangguk,mereka lalu melanjutkan perjalanan mengelilingi Kebun Raya Mangrove.


***


Di rumah Wijaya,Papa dan Mama masih menonton TV di ruang TV.


Tiba-tiba ada tamu datang,Papa segera membuka pintunya.

__ADS_1


"Assalamualaikum Om Wijaya"


"Waalaikumsalam, Eh Nak Reihan"


__ADS_2