Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Pemakaman


__ADS_3

Mama dan Papa Aby masih di luar ruang oprasi karena tubuh Mama Aby mendadak lemas,meraka terduduk di kursi depan ruangan oprasi.


Rengganis terlebih dahulu masuk ke dalam ruang oprasi,disana terlihat suaminya sudah terbujur kaku dan pucat pasih,tapi wajah nya masih sangat indah di pandang.


Rngganis menarik nafas dalam-dalam lalu mencium kening Abymanyu untuk yang terakhir kalinya lalu membelai kepala Abymanyu.


"Sayang,sekarang sudah tidak sakit lagi kan kepala nya"


Rengganis tersenyum pilu.


"Sayang apa kamu bahagia?pasti sangat bahagia akan segera bertemu Allah,kalau Sayang bahagia Ganis pun pasti bahagia,Ganis ikhlas Mas" hiks hiks hiks😭😭😭


Rengganis pun terisak.


Mama dan Papa menghampiri Rengganis lalu mereka juga mencium kening Abymanyu.


"Aby,Papa dan Mama ikhlas agar kamu bisa menuju sang khaliq dengan tenang" hiks hiks😭 Ucap Mama Abymanyu sambil terisak.


Jenazah Abymanyu segera di urus pihak rumah sakit,Papa Rafi mengurus administrasi rumah sakit dan mengurus kepulangan jenazah Abymanyu,Papa rafi juga memberi kabar pada keluarga nya lalu menyuruh asisten nya untuk mengabari koleganya beserta kolega Abymanyu pula.


Rengganis mengabari keluarga nya dan sahabatnya,Rengganis juga memberi alamat nya di bandung pada sahabatnya.


***


Kini Abymanyu sudah di bawa pulang,sudah di mandikan dan di kafani serta di sholati,sudah siap pula di bawa ke pemakaman umum di Bandung.


Rengganis tak henti-hentinya beristigfar dan berdzikir agar hati nya kuat.


Di depan rumah Papa Rafi sudah banyak berjejer karangan bunga,turut berbela sungkawa atas kepergian Abymanyu,banyak pula teman Abymanyu berdatangan walaupun saat ini masih pukul 04.00 dini hari.


Keluarga Rengganis akan terbang pagi ini ke Bandung dan sahabat Rengganis juga akan menuju Bandung pagi ini juga.

__ADS_1


Mereka begitu prihatin dengan nasib Rengganis,mereka datang ingin menemani dan menghibur Rengganis,untung saja mereka belum mendapat pekerjaan,kecuali Melly yang sudah bekerja beberapa di Surabaya,tapi Melly akan meluangkan waktu nya akhir pekan nanti ke Bandung.


Rengganis masih terdiam,semua pelayat pun tau dan tidak banyak bicara pada Rengganis.


saat adzan subuh berkumandang Rengganis segera melaksanakan sholat subuh di mushola dalam rumah nya.Rengganis belum siap untuk naik ke atas kamar nya,banyak kenangan indah di kamar Abymanyu.


Setelah sholat tidak lupa Rengganis berdzikir dan berdoa terutama untuk suami nya yang telah mendahului nya.


"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa suamiku, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya di dunia dengan rumah yang lebih baik di akhirat serta gantilah keluarganya di dunia dengan keluarga yang lebih baik di akhirat, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik di akhirat. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka.Aamiin.


Selesai sholat Rengganis kembali duduk di depan jenazah suami nya.


"Minum dulu Nduk" Ucap Bulek.


Ganis langsung meminum teh manis sedikit demi sedikit,Rengganis melihat Mama di samping nya masih memegangi tehnya.


"Mah,di minum teh manis nya"


Mereka lalu saling berpelukan lagi.


"Mah kita wanita yang di pilih Allah untuk bisa kuat dengan cobaan ini,Ganis yakin Allah lebih sayang Mas Aby,Allah lebih ingin ketemu Mas Aby dulu,karena Mas Aby orang yang sangat baik" Ucap Rengganis


Mama pun mengangguk.


"Iya bener apa kata mu Nis"


Pukul 06.00 WIb jenazah Abymanyu sudah siap di bawa ke pemakaman.Rengganis ikut mengantar untuk yang terakhir kali nya,walaupun tubuh nya sangat letih,tapi ia menyemangati diri nya sendiri harus kuat sampai pemakaman.


Jenazah di kuburkan tanpa kendala,setelah selesai membaca doa,para pelayat pun pamit pulang,hanya tinggal keluarga saja.


Rengganis memegangi nisan Abymanyu.

__ADS_1


"Mas,tunggu Aku disana" Batin Rengganis dalam hati nya.


Matahari sudah mulai terik akhirnya semuanya bergegas pulang ke rumah untuk menyiapkan pengajian nanti malam.


😭😭😭


Air mataku pergi.


Mengantar kepergianmu.


Sesungguhnya aku tak percaya.


Engkau tinggalkan aku sendiri.


Berakhir sudah kisah yang telah kita bina.


Semuanya hanya tinggal cerita.


Yang terukir indah di hatiku.


Perasaan ini tak kan pernah mati.


Walau sampai akhir nanti.


Kau selalu di hati.


Perasaan ini akan selalu ada.


Meski kau telah tiada.


Tunggu aku di Surga.

__ADS_1


__ADS_2