Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Kisah Mbah Mun (Kyai Haji Maemun Zubair)


__ADS_3

Setelah sampai rumah Rengganis langsung merebahkan dirinya di kasur.Ia merasa sangat kelelahan,sekarang ini berdiri sebentar saja rasanya sudah lelah.


Albirruni lalu memijat kaki Rengganis yang kelelahan.


Rengganis melihat ponselnya,Ia melihat ada pesan masuk dari teman nya sewaktu SMA,tetangga Rengganis.


Ia mengabarkan bahwa Ia akan bercerai dengan suaminya karena suaminya sudah tidak bekerja lagi,teman nya itu bingung harus bagaimana lagi menghidupi rumah tangga nya.


"Ya Allah kasihan sekali Nina"


"Kenapa Sayang" Tanya Albirruni.


"Dia mau bercerai Mas,soalnya suaminya tidak bekerja,setiap hari jadi ajang pertengkaran mereka"


"Ya Allah,Kenapa tidak bekerja lagi ?"


"Mungkin susah mencari pekerjaan kali Mas"


"Apa tidak berjuang bersama gitu,Jika Mas bangkrut apa yang akan Sayang lakukan,Mas sudah miskin"


"Ya kita bisa jualan pecel ayam di pinggir jalan,atau jual es buah yang laris di pinggir jalan" Ucap Rengganis sambil membalas pesan dari teman nya itu.


Albirruni tertawa,"Memang sayang tidak Malu?"


"Kenapa mesti malu,yang terpenting halal,juga kita selalu bersama,Rizki bisa kita cari bersama"


Albirruni langsung memeluk istri nya yang menggemaskan itu.Lalu mengecup kening nya.


"Sayang Mas punya cerita"


"Cerita apa Mas?"


"Ini tentang seorang istri yang meminta nasehat dari kyai,karena ia ingin bercerai dengan suaminya"


"Coba ceritakan Mas"


Albirruni menceritakan kisahnya pada Rengganis.


SUAMI DAN KERIDHOANNYA


(K.H. Maimun Zubair)


Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu Dia diskusi panjang dengan saya.


Ibu : Mbah Mun,saya sudah tidak kuat dengan suami saya. Saya mau cerai saja.


Kyai : Memangnya kenapa Bu?


Ibu : Ya suami saya sudah tidak ada kerjaan, tidak kreatif, tidak bisa jadi pemimpin untuk anak dan istri.Nanti bagaimana anak-anak saya kalau ayahnya modelnya seperti itu. Saya harus mencari nafkah lelah,dia santai saja di rumah.


Kyai : Oooh seperti itu, hanya itu saja?


Ibu : Sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yg paling utama.


Kyai : Oooooh... iya... mau tahu pandangan saya tidak Bu?


Ibu : Boleh Mbah Mun.


Kyai : Seperti ini.. ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya tidak akan puas dengan produk kulkas tersebut. Sudah tidak muat banyak,tidak ada gantungan pakaiannya,tidak ada lacinya, tidak bisa dikunci, malah boros listrik.

__ADS_1


Nah... itulah kalau kita pakai produk tidak sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya tidak akan puas.


Ibu : Mmm... trus apa hubungannya dengan suami saya?


Kyai : Ya... ibu berharap sekali suami ibu jalankan fungsi yang sekunder, bahkan tersier barangkali. Tapi fungsi primernya tidak dipakai.


Ibu : Saya tidak berharap lebih kok Mbah Mun. Saya hanya ingin dia nafkahi keluarga dengan baik. Saya hanya ingin dia jadi pemimpin yang baik.


Kyai : Iya... itu mah cuma fungsi sampingan dari suami. Sayang atuh suami cuma diharapkan jadi begitu saja. Fungsi primernya yang paling utama malah tidak ibu harapkan dan kejar.


Ibu : Mmmmm... memang apa fungsi primernya seorang suami?


Kyai : Fungsi primer suami ibu itu adalah untuk jadi tameng bagi dosa-dosa ibu di neraka.


Saat ibu dapat ridho dari suami, maka semua dosa-dosa ibu langsung dimaafkan sama Allah atas keridhoan suami ibu.


Jadi, seorang suami duduk diem saja, itu sangat manfaat untuk ibu, tinggal ibu saja gunakan fungsinya dgn maksimal. Lakukan apapun yang terbaik yang ibu bisa lakukan untuk dapatkan ridho suami.


Dalam sebuah hadits shohih disebutkan “Ayyumam roatin maatat wa zaujuha ‘anha roodhin dakholatil jannah”


Yang artinya “Seorang istri meninggal dunia dan suaminya ridho sepenuhnya kepadanya, maka langsung masuk syurga”


Selebihnya, itu cuma fungsi-fungsi sekunder dari suami. Kejar dulu yg utama ini.


Suami tidak kerja ya tidak apa-apa, yang penting sudah jadi suami ibu. Jangan lepaskan, jangan dicerai. Biarkan dia jadi tameng saja bagi neraka.


Kalau cerai, nanti ibu langsung berhadapan dengan api neraka. Dosa-dosa ibu tidak ada yang menghapusnya, kecuali amalan ibu sangat spesial dan sudah tidak ada dosa sama sekali.


Ibu tinggal cari ridhonya suami. Kalau memang ibu yang cari nafkah ya tidak apa-apa. Semua harta yg ibu berikan ke anak dan rumah tangga itu semuanya terhitung sedekah yang sangat mulia. Jauh lebih mulia dari pada sedekah ke anak yatim.


Ibu : kok bisa lebih mulia dari anak yatim?


Silahkan dibagi sedekah untuk org lain dengan sedekah untuk keluarga, tp yang untuk keluarga, itu yg lebih utama.


Ibu : Tapi... kalau suami zalim bagaimana? Bahkan KDRT ke keluarga?


Kyai : Ya tidak apa-apa juga... tetap pertahankan. Karena semua perbuatan zalim akan kembali kepada yang melakukannya. Suami akan menanggung akibat KDRT yang dilakukannya. Siksaan Allah sangat pedih bagi suami yang tega menyakiti keluarganya.


Sementara Ibu fokus saja terus cari ridhonya suami.


Pernah dengar? Istrinya Fir’aun masuk syurga? Apa kurangnya coba Fir’aun melakukan KDRT? Bukan hanya ke sang istri, Fir’aun bahkan tega membunuh bayi-bayi.


Ke istrinya Asiyah, Fir’aun menyiksanya dan bahkan membunuhnya. Doa terakhir Asiyah diabadikan oleh Allah di dalam Al-Qur’an.


Dia tidak meminta Fir’aun di adzab. Dia hanya meminta imbalan atas kesabarannya “ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang zalim” (66:11)


Ibu : Ya Allah Mbah Mun terimakasih atas diskusinya. Lalu apa yang harus saya lakukan?


Kyai : Ibu mau ikuti saran dari saya?


Ibu : Apa itu Mbah Mun?


Kyai : Lakukan ini selama 7 hari saja... setiap malam, Tanyakan ke suami, “Abang, berapa persen ridhonya abang sama aku hari ini?”


Kalau dia jawab 95%... jangan tidur. Lakukan apapun untuk membuatnya menjawab sampai 100%. Mungkin dipijitin, mungkin dibuatkan makanan, teh, hidangkan buah, apapun sampai dia mau jawab 100%. Baru setelah dia jawab “iya, aku ridho sama kamu 100%” nah silahkan tidur.


Lakukan selama 7 hari dan rasakan kenikmatan dan kebahagiaan yang akan ibu dapatkan.


Ibu : Baik Mbah Mun

__ADS_1


Kyai : Semoga Allah memuliakan ibu dan suami ibu.


Ibu : Aaaamiin ya Rabb... terima kasih Mbah Mun.


*****


SELANG 5 HARI BERLALU, IBU ITU DATANG KEMBALI MENGHADAP KYAI.


Ibu : Mbah Mun.... ya Allah... terimakasih banyak... saya tidak tahu harus bicara apa sama Mbah Mun.Terimakasih sudah merubah hidup saya,hanya Allah yang bisa memuliakan Mbah Mun dan keluarga.


Kyai : Alhamdulillah... gimana, saran saya, sudab dijalankan?


Ibu : Iya Mbah Mun... dan saya rasakan saya lebih bahagia sekarang. Ini suami juga sudah mulai inisiatif cari kerjaan... walaupun belum dapat, saya sudah cukup bahagia Mbah Mun, dia mau bantuin saya mengantar kemana-mana.Ya Allah... enak banget Mbah Mun.


Kyai : Alhamdulillah...


Ibu : Saya mau terus lakukan saran Mbah Mun, tidak hanya 7 hari,tapi mau saya lakukan selama-lamanya boleh Mbah Mun?


Kyai : Buoleh banget,lakukan sampai salah satu dari ibu atau suami, dijemput malaikat dengan Husnul Khotimah...


Ibu : Huhuhu... makasih Mbah Mun...


Kyai.: Sama-sama.


Albirruni mengakhiri cerita nya,Rengganis langsung memeluk Albirruni,menangis sejadi-jadinya di pelukan Albirruni. Albirruni mengusap kepala Rengganis.


"Ridhoi Rengganis Mas"


"Iya sayang Mas ridho,sudah jangan menangis yah"


Albirruni lalu merebahkan tubuh Rengganis,dan menyuruh Rengganis untuk tidur.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Demi Allah,Author nulis part ini juga sambil nangis,Terimakasih untuk Almarhum mbah Maemun,Kita hadiahkan istigfar sama-sama untuk Beliau)

__ADS_1


__ADS_2