Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Seperti Bukan Aku


__ADS_3

Aku begitu menghayati indah nya suara nya yang melantunkan Firman Allah,hati ini ikut bergetar,entahlah getaran apa.


Sodaqollahuladzim.


Rengganis pun terkesiap,mendengar Mas Al mengakhiri mengaji nya.


"Anis..Nis,apa masih disana?"


"Emm..iya Mas"


"Kenapa suara mu seperti habis menangis,kamu tidak apa-apa kan?"


" Tidak Mas,Aku hanya begitu meresapi ketika Mas membaca Alquran tadi"


"Apa suara ku begitu merdu,hehe"


"Hemm iya Mas",


" Suara merdu itu hanya seni Nis,yang paling penting itu kita membaca nya harus benar dan yang lebih penting lagi kita harus mengamalkan nya,karena pedoman hidup kita adalah Alquran dan Alhadist"


"Nggih Mas" Jawab Ganis.


"Kamu mau nanya apa tadi Nis?"


"Oh itu Mas mau hadiah apa?"


"Hemm apa yah,apa Anis bisa nyanyi ?boleh lah menyanyikan satu lagu di pagi hari buat menambah semangat.


" Aku tidak bisa nyanyi Mas" Jawab Rengganis Malu-malu.


"Pokoknya Mas ingin di bayar pakai nyanyi" Paksa Kak Al.


"Ya sudah Aku mau nyanyi lagu terlanjur cinta,tapi kalau suara ku jelek jangan di tertawakan ya Mas"


"Iya sudah,cepat Mas dengarkan"


🎼🎼🎼


Waktu bergulir lambat


Merantai langkah perjalanan kita


Berjuta cerita terukir dalam


mlMenjadi sebuah dilema


Mengertikah engkau


Perasaanku tak terhapuskan


Malam menangis


Tetes embun membasahi mata hatiku


Mencoba bertahan di atas puing-puing

__ADS_1


Cinta yang tlah rapuh


Apa yang ku genggam


Tak mudah untuk aku lepaskan


Rengganis pun terdiam,Ia teringat Abymanyu,yaps Rengganis sudah sangat terlanjur cinta dengan Abymanyu dan cinta untuk nya selalu Ia simpan di tempat terindah di hati nya.


Saat akan melanjutkan di bagian reff,Mas ikut bernyanyi,jadi seperti sedang duet bersama,Rengganis sedikit tersenyum,Rengganis dengar suara Mas Al masih sama merdu nya ketika bernyanyi dan mengaji.


🎼🎼🎼


Aku terlanjur cinta kepadamu


Dan tlah kuberikan seluruh hatiku


Tapi mengapa baru kini kau pertanyakan Cintaku


Aku pun tak mengerti yang terjadi


Apa salah dan kurang ku padamu


Kini terlambat sudah untuk dipersalahkan


Karna sekali cinta, aku tetap cinta


Rengganis terdiam cukup lama,Al juga terdiam.


"Ehmmm,Anis apa kamu pernah mencintai seseorang begitu dalam?" Tanya Al.


"Apa itu tidak menyakitkan?"


"Sangat menyakitkan,tapi siapa lah kita yang bisa melawan kehendak takdir" Jawab Rengganis.


"Bagaimana cara nya mengikhlaskan Nis?"


"Tidak ada cara nya,semua akan berlalu begitu saja,asalkan sudah di niati akan mengikhlaskan"


"Terimakasih ya Nis"


"Lhoo makasih buat apa Mas" Tanya Rengganis.


"Terimakasih karena telah mengajarkan Mas tentang ikhlas"


"Mas sedang mengikhlaskan wanita yang sudah menikah itu ya" Ledek Rengganis.


"Ah kamu ini,pasti tahu dari Alisha"


"Ya kan Alisha kalau meledek Mas Aku dengar,jadi aku tahu" Ucap Rengganis.


"Huftt kenapa mencintai itu sebegitu sakit nya" Ucap Kak Al.


"Cara terbaik mencintai seseorang itu dengan mendoakan nya Mas" Ucap Rengganis.


"Iya Aku memang selalu mendoakan nya,eh kamu sedang apa?"

__ADS_1


"Aku mau masak nih buat Alisha,masak capcay,omelet seafood,Mas sedang apa?" Tanya Rengganis.


"Aku sedang menikmati indah nya mentari pagi yang sedang malu-malu muncul karena di liatin orang ganteng,hahaha"


"Narsis nya,ampun deh" Ucap Rengganis.


"Indah banget ya Nis,coba kamu disini,kita liat sama-sama"


Al pun langsung menapol mulut nya,aduh kenapa sih kalau sedang bicara dengan Anis suka keceplosan yang aneh-aneh,ampun deh mulut.


Rengganis langsung merona pipi nya,apa sih maksud Kak Al,suka sekali menggombal.


"Nanti akan Anis temani jika takdir nya sampai sana"


Ups..kenapa Aku jawab seperti itu,Batin Ganis.


"Emmm...Mas sudah dulu ya,Aku mau masak aAsalamualaikum"


Rengganis menutup telfon nya dengan gugup.


"Astagfirullah,dada ku,apa ini"


"Waalaikumsalam"


Kakak Alisha pun tersenyum


"ya Allah,jantung Ku,ada apa ini"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Author jadi senyum senyum sendiri nguping mereka telfonan,hihi)

__ADS_1


__ADS_2