Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
SINTA


__ADS_3

"Dion.."


"Mas Dion..."


Dion juga kaget ternyata sahabat nya itu Rengganis,istri Al.


"Eh Bos" Ucap Dion malu-malu.


"Oh jadi sekarang sudah punya gandengan?" Tanya Birru.


"Ah Aku juga ingin bahagia seperti kamu Al,kamu saja udah dapat" Cerocos Dion.


Rengganis pun tersenyum.


"Sejak kapan kalian saling kenal?" Tanya Rengganis sambil duduk di sebelah Melly.


"Emmm sudah lama,cuma baru deket banget akhir-akhir ini" Jawab Melly malu-malu.


"Ya lah,bagaimana mau punya cewe Nis,suami mu ini tidak memberiku celah untuk PDKT dengan wanita,Dia sibuk ngejar-ngejar kamu,kerjaannya Aku yang kerjakan" Ucap Dion.


Albirruni menahan tawa nya,benar juga yang dikatakan Dion,Ia sering kali merepotkan Dion,apalagi jika mengenai Rengganis.


"Eh,Aku begitu juga kan Aku bertanggung jawab,Aku berikan bonus,agar tabungan mu makin banyak nanti cepet married nyusul Aku" Ucap Birru sambil terkekeh.


"Bisa saja si Bos"


"cepat lamar Dia,nanti WO Aku sponsori" Ucap Birru.


"Wuih,beneran Al,serius nih" Tanya Dion sambil menggoyangkan lengan Albirruni.


Albirruni pun mengangguk.


"Jangan di ajak pacaran ,langsung saja nikahin,gampang nanti pacaran setelah nikah lebih enak,ya sayang ya" Ucap Birru sambil mengerlingkan mata pada Rengganis.


Melly yang melihat tingkah Birru terhadap Rengganis pun langsung berkomentar.


"Eh Nis,suami kamu genit banget sama kamu"Ucap Melly.


" Genit dengan istri sendiri tidak apa-apa ya sayang" Ucap Birru.


"Kalau di kantor saja seperti singa,tapi kalau didepan Rengganis saja seperti rubah" Ledek Dion.

__ADS_1


Semua nya pun tertawa.


Mereka akhirnya memesan makanan lalu makan bersama,setelah itu mereka berkeliling mall,Rengganis terus saja menggandeng Melly karena rasa kangen nya,Birru dan Dion berjalan di belakang mereka.


"Hemm begini ternyata ya bos antar cewe ke mall" Ucap Dion pada Albirruni.


"Makanya tidak usah pacaran,kalau kita nganter istri kan tidak masalah,bisa kita gandeng kita peluk,kalau masih pacaran,tidak bisa kita apa-apain,nanti di suruh bayarin doang,rugi tahu,mending duit nya buat belanjain Mama" Ucap Birru sambil terkekeh.


Rengganis dan Melly masuk ke dalam toko pakaian,Rengganis memilih milih gamis-gamis dan baju Koko untuk Mas Birru juga.


"Mas Ganis beli baju ya" Ucap Ganis meminta izin kepada Birru.


Birru mengangguk "Beli lah sesuka mu Sayang" Ucap Birru.


Setelah memilih yang cocok Rengganis menuju kasir ingin membayarnya,Birru yang melihatnya langsung berjalan juga ke kasir,Rengganis sudah memberikan kartu debit yang Ia punya pada kasir,tapi di ambil kembali oleh Mas Birru.


"Pakai ini saja Mbak" Ucap Birru pada Mbak kasir.


"Mas tidak apa-apa kok pakai punya Ganis juga" Ucap Rengganis.


"Sekarang kamu sudah tanggung jawab Mas,itu pasti dari almarhum kan,lebih baik simpan saja,jangan pernah gunakan lagi,atau lebih baik kamu gunakan untuk donasi anak yatim,atau infaq,akan lebih membantu Abymanyu untuk amal jariyah nya" Ucap Birru.


"Iya Mas maaf,terimakasih saran nya ya Mas"Ucap Rengganis.


" Mas ini kartu nya" Ucap Rengganis memberikan kartunya pada Mas Birru.


"Simpan,itu untuk jatah bulanan mu Sayang,PIN nya ******,sudah ayo" Ucap Birru sambil menggandeng tangan Rengganis keluar dari toko.


Mereka masih berkeliling mall,Birru melihat ada toko baju tidur,Ia berhenti sejenak,sementara Rengganis dan Melly terus saja berjalan.


"Dion ayo kita masuk,antar Aku sebentar" Ucap Birru lalu menarik tangan Dion.


Sesampainya di dalam toko Birru meminta tolong untuk membeli 5 baju tidur lingerie.


"Mbak tolong bungkuskan lingerie 5 yang sexy ya terserah model apa warna apa,tapi kalau bisa beda warna ya" Ucap Birru pada petugas toko.


"Gila Al,mesum dasar" Ucap Dion yang tidak menyangka bos nya segala mengerti lingerie.


"Yee mesum sama istri sah-sah saja,biar lebih panas tahu" Ledek Birru.


Petugas toko sudah membungkuskan 5 lingerie lalu Birru segera membayarnya,setelah itu langsung keluar dari toko lalu mengejar Rengganis dan Melly.

__ADS_1


"Mas habis dari mana?" Tanya Rengganis.


"Beli ini,pakai nanti malam"Ucap Birru tanpa rasa malu.


Dion hanya menepuk jidat nya melihat kelakuan bos nya.


" Apa ini?"ucap Rengganis sambil membuka paper bag yang diberikan Mas Birru.


Rengganis pun menganga melihat isi di dalam nya,


"Mas ih,masa ganis pake beginian,malu ih" Ucap Rengganis protes.


"Sayang ini di pakai kalau di kamar sama Mas" Ucap Birru.


"Haduh,gini nih jalan sama manten baru" Ledek Melly.


"Ah sudah sudah ayo kita jalan lagi" Ucap Rengganis.


Mereka lanjut berkeliling mall,seharian ini mereka menghabiskan waktu di mall,sholat dan makan siang pun di mall.


Sore hari mereka baru pulang ke rumah masing-masing,sampai rumah Rengganis segera merebahkan tubuhnya di ruang tamu.


Baru beberapa menit,bel pun berbunyi,Rengganis segera keluar dan melihat di gerbang ada siapa.Ternyata ada perempuan sedang menggendong bayi nya.


Siapa perempuan itu,perasaan dirinya dan Mas Birru belum berkenalan dengan tetangga mana pun karena baru pindah kemarin sore. Batin Rengganis.


Rengganis menghampiri gerbang "maaf mbak,mau cari siapa ya?" Tanya Rengganis.


"Apa benar ini rumah nya Mbak Rengganis?" Jawab nya.


" Iya benar" Jawab Rengganis.


Birru yang tadi sempat mendengar bel segera keluar juga melihat siapa yang bertamu,apakah mama papa nya.


Birru melihat wanita sedang menggendong anak berbincang dengan Rengganis,Birru pun berjalan ke gerbang.


"Sinta?" Ucap Birru.


Birru masih ingat namanya Sinta.


Rengganis yang melihat Mas Birru menyebut nama perempuan itu langsung kaget.

__ADS_1


Apa Mas Birru kenal wanita ini?siapa bayi itu? Batin Rengganis dengan hati yang bergejolak.


__ADS_2