Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Cinta Pertamaku


__ADS_3

"Rengganis...."


"Rengganis...."


Rengganis menoleh lalu terkejut melihat seseorang yang memanggilnya.


"Mas..Mas Andra"


Andra pun menghampiri Rengganis lalu duduk di sebelah nya.


"Kamu sedang apa disini,kenapa keluar,ayo masuk ke dalam" Ajak Mas Andra.


"Nanti Aku akan masuk Mas,sebentar lagi,biar kan Aku sebentar lagi disini,oke" Jawab Rengganis,sambil mengelap air mata dengan tangan nya.


"Kamu menangis Ganis?kamu kenapa?ada apa? Tanya Andra.


" Aku tidak apa-apa Mas,Aku menangis bahagia" Jawab Rengganis.


Andra mengambil saputangan nya lalu memberikan nya pada Rengganis.


"Pakai lah,itu ingus mu juga di lap" Ledek Andra.


"Hehe,makasih ya Mas,hemm Aku memang cengeng" Ucap Rengganis sambil meraih saputangan dari Andra.


"Eh Abymanyu mana Nis,apa tidak ikut?" Tanya Andra.


Rengganis sekilas menatap Andra.


"Emmm...iya tidak ikut,Aku masuk dulu ya Mas,nanti Aisha cari Aku lagi" Ucap Rengganis.


"Rengganis....rumah tangga mu baik-baik saja kan?" Tanya Andra lagi.


Rengganis pun hanya membalas senyuman.


Senyuman yang sangat Andra sukai,dari zaman kuliah bersama dulu.


Andra menyusul Rengganis masuk ke dalam,Rengganis langsung bergabung bersama Wulan,dan Aisha di situ juga ada Dimas dan teman-teman nya.


"Nis dari mana saja?" Tanya Wulan.


"Emmm tadi keluar sebentar cari angin"

__ADS_1


Aisha pun mengedipkan mata pada Wulan,Wulan pun mengerti.


"Ganis,maafin Aku ya,jadi mengingatkan mu ya pada Almarhum" ucap Wulan dengan mimik muka sedih,karena sahabat nya sedih.


Andra yang ikut gabung pun kaget dengan ucapan Wulan.


Almarhum? siapa? Batin Andra.


" Eh tidak apa-apa,tadi hanya agak gerah saja,Aku bahagia banget kok,selamat ya," Rengganis pun memeluk Wulan.


"Mas Dimas jaga sahabat ku dengan baik,cintai sayangi sepenuh hati,jadikan waktu kebersamaan kalian di isi dengan hal hal baik penuh cinta dan sayang,seakan-akan kita esok tiada" Ucap Rengganis sambil menarik nafas nya,mata nya pun berkaca kaca.


"Iya insyaallah, Aku akan menjaga nya dengan baik,jangan khawatir,apa lagi sampai menangis untuk nya,hehe,apa calon istriku ini begitu berharga untuk mu" Ledek Dimas.


"Ya tentu saja,kalau kamu nakal,Aku akan ambil paksa Wulan,Aku bawa ke London sana bersama ku,hehe" Rengganis pun tertawa di barengi Wulan dan Aisha dan teman Dimas lain nya,kecuali Andra.


"Kamu tinggal di London Nis?bersama suami mu?apa perusahaan suami mu pindah kesana? Tanya Andra.


Wulan yang ada di sebelah Andra segera menginjak kaki Andra.


" Aww...Wulan,kenapa sih?" Tanya Andra.


Aisha langsung menghampiri Andra ingin menjelaskan apa yang Wulan lakukan.


"Ih Mas Andra ini,bisa tidak sih mulut nya jangan bahas suami Rengganis" Ucap Aisha tegas.


"Memang kenapa?kan Dia sudah punya suami,kenapa perjalanan sejauh ini suami nya tidak ikut" Ucap Andra.


"Mas,Abymanyu sudah meninggal" Ucap Aisha.


"Inalillahiwainailaihirojiun"


Anda pun terdiam membisu.


Aisha menceritakan kapan Abymanyu meninggal dan bagaimana kronologi nya.


Andra begitu tertegun mendengar semua penuturan,Rengganis,wanita yang di cintai nya begitu kuat menahan semua pilu itu.


Andra pun mengacak rambutnya yang tidak gatal.


Arrggggg....Rengganis,kenapa tidak memberitahuku,apakah kamu sudah melupakan ku?benar benar melupakan ku?Batin Andra.

__ADS_1


Andra menghampiri Rengganis yang sedang makan bersama Wulan.


"Enak Nis gudeg nya" Tanya Andra.


"Hemm enak banget Mas,sudah lama banget tidak makan gudeg,Mas mau?"


" Nanti mas jualan gudeg di London,mau Nis gudeg nya" Ledek Andra yang langsung mengambil sendok,menyendok makanan yang ada di piring Rengganis.


"Hahaha Mas ini bisa aja,eh Mas ini bekas Rengganis jangan" Ucap Ganis.


"Andra,ambil sendiri sana ih jangan ganggu Rengganis makan,baru ketemu gudeg lhoo" Ucap Wulan.


"Yee,biarin Rengganis saja tidak apa-apa ya Nis,Aku tambahin lagi ya biar kita kenyang," uceap Andra sambil menyendok nasi dan gudeg nya lagi.


Mereka makan berdua,Andra tidak canggung makan di piring Rengganis dan minum pun di gelas Rengganis.


"Eh mas jangan,itu gelas bekas Ganis" Ucap Ganis.


"Biarin ah,kamu kan tidak kena TBC,dulu aku juga suka mengambil jus yang selalu kamu beli,dan meminum nya dari bekas mu" hehe leedek Andra.


"Itu sih kamu tidak mau modal Mas,hehe" Ucap Rengganis


Rengganis membiarkan Andra makan dan minum di piring dan gelas yang sama,karena bagi Rengganis Andra dulu pernah menjadi teman baiknya,sementara Wulan dan Aisha mendengus kesal dengan tingkah Andra.


Rengganis menatap Andra,lalu tersenyum,Mas Andra masih seperti yang dulu.


Rengganis jadi teringat makan sepiring dengan Abymanyu,mata nya pun berkaca kaca.


Andra melihat Rengganis berhenti makan dengan mata Rengganis yang sudah berkaca- kaca.


" Sudah jangan sedih terus,ada Mas" Ucap Andra.


Deg..


Rasanya begitu menghujam jantung.


"Mas permisi,Aku mau cuci tangan dulu"


Sebelum beranjak,tangan Andra pun mencekal tangan Rengganis.


"Rengganis....."

__ADS_1


__ADS_2