Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Membuatku Bersemangat


__ADS_3

"Assalamualaikum Kak"


"Waalaikumsalam, heh ada apa sepagi ini menelfon,ganggu saja"


"Ih dasar Jones,kalau dekat Alisha pengen banget Jambak rambut Kakak,biar isi kepala nya benar sedikit"


"Yee,malah marah-marah,kenapa?"


"Sebel sama Kakak,tidak peka,setiap hari kirim pesan nanya tentang Mbak Anis,Alisha kira ada perkembangan,tahu nya malah zonk,Kakak bagaimana sih,kenapa tidak pernah menghubungi Mbak Anis?"


"Ya kakak hanya ingin lewat kamu saja, Kakak tidak ingin mengganggu Dia,nanti saja kalau sudah waktu nya"


"Ah memang bodoh banget Kakak ku yang satu ini,menunggu terus,nanti seperti gadis Jogja itu,keburu di lamar orang"


"Apaan sih Sha,jodoh sudah ada yang ngatur"


"Terserah Kakak deh,oh ya alisha ingin cerita tentang Mbak Anis,ternyata selama ini Mbak Anis menutupi luka nya dengan senyuman"


Alisha pun menceritakan tentang Mbak Anis yang ternyata sudah menikah dan seminggu kemudian di tinggal suami nya,Alisha menceritakan panjang kali lebar.(Ah jadi kaya rumus luas persegi panjang ,hihi)


Di sana Al hanya menjadi pendengar setia sekaligus merasa prihatin,Hemm kenapa hati ini serasa ikut merasakan kepedihan nya.


"Cepat Kakak hubungi Mbak Anis dulu deh,kan Kakak laki l-laki,hibur tuh Mbak Anis,buat move on gitu" Pinta Alisha.


Alisha begitu bersemangat menjodohkan Kakak nya dengan Rengganis,karena menurut nya Kakak nya begitu cocok dengan Rengganis dan Rengganis pun begitu dekat dengan Alisha.


"Iya iya,berisik cerewet"


"Sudah dulu ya Kak,Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


***


London pukul 13.00,Indonesia 06.00


Kakak Alisha pun tidak menyia-nyiakan informasi dari Alisha,Ia langsung mendial nomor Anis.


Di dalam apartemen Rengganis yang sedang memasak pun menghentikan aktifitasnya lalu mengambil ponsel nya yang ada di depan TV,Rengganis tertegun saat melihat nama si penelpon.


Hah Mas Al,Batin nya.


Rengganis pun langsung mengangkatnya,


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam, Anis apa kabar?"


" Alhamdulillah baik Mas,Mas sendiri bagaimana kabar nya?" Tanya Rengganis juga.


"Alhamdulillah baik juga" Jawab Al


"Maaf Mas ada apa ya,tumben telfon Aku"


"Hemm,Aku sedang di balkon,menatap matahari yang malu-malu untuk terbit,jadi teringat kamu juga yang pemalu"


Blusshhh pipi Rengganis langsung merah.


"Mas ini,masih pagi di sana,apa sedang minum teh manis,sehingga pandai berkata manis" Ucap Rengganis.


" Tidak ada yang membuatkan,kemari lah buat kan teh tanpa gula untuk ku" Ucap Al.


"Kenapa tanpa gula,bukan nya pahit nanti" Tanya Rengganis dengan polos nya.


"Aku tidak ingin manis nya gula,aku hanya ingin manis senyum mu"


Rengganis pun tertawa,

__ADS_1


"Astagfirullah Mas Al lagi kenapa ini,nglindur apa bagaimana" Ledek Rengganis.


"siapa yang ngelindur,enak saja,Mas ingin menghibur mu"


"Aku sedang tidak sedih" Ucap Ganis.


"Tapi Aku melihat luka mu dari sini"


"Ah sok tahu Mas ini" Ucap Ganis.


" Eh,hati Aku bisa meneropong hati kamu lhoo Nis"


Rengganis pun tertawa lagi,


"Ya Allah sudah Mas,nanti aku pingsan dengar gombalan Mas terus"


"Nah gitu dong tertawa,kan enak di dengarnya"


"Iya Mas kamu bisa saja ngegombal begitu,pasti mantan kamu banyak yah" Tanya Ganis.


"Yee enak saja,Aku pertama jatuh cinta saja tidak aku pacari Nis,soalnya si Doi di nikahin orang,setelah itu sudah tidak ada lagi kok,yaa barang kali yang di sebrang sana kecantol nanti"


Ganis pun tertawa lagi,


"Jemuran kali Mas segala kecantol"


"Anis,jangan takut,jangan putus asa,jangan merendahkan diri mu,kamu wanita baik,wanita solehah,jangan merasa minder dengan status mu,kamu pasti tahu,Rasulullah saja dulu menikahi Sayidah Khadijah,seorang janda yang mulia,Mas percaya kamu juga seorang wanita yang mulia,laki-laki Soleh pasti akan memilih wanita nya dari segi akhlak dan agama nya dulu,bukan dari status perawan atau pun janda,bukan kah jodoh itu ibarat cermin,siapa jodoh kita,cukup bercermin saja,kamu seperti apa,itu lah jodohmu nanti,jadi fokus saja terus menjadikan diri lebih baik"


Hiks..hiks..hiks..Rengganis pun menangis mendengar nasehat Kakak Alisha.


"Kamu tahu dari Alisha Mas" Tanya Rengganis.


"Ya,Alisha sangat-sangat sayang padamu Nis,hanya Dia tidak bisa berkata-kata,Dia juga merasakan kesedihan mu" Jawab Al.


"Makasih ya Mas"


"Hemm,oh ya,apa kamu mau bernyanyi untuk ku lagi?"


"Hemm oke,ada lagu baru nih nis di Indonesia,judulnya Sayidah Aisyah istri Rasulullah,Mas nyanyiin ya"


🎼🎼🎼


Mulia indah cantik berseri..          


Kulit putih bersih merah dipipimu


Dia Sayidah Aisyah, putri Abu Bakar 


Istri Rasullallah.. 


Sungguh sweet Nabi mencintamu.. 


Hngga Nabi minum di bekas bibirmu 


Bila Dia marah.. Nabi kan bermanja 


Mencubit hidungnya..


Sayidah Aisyah.. romantisnya cintamu dengan Nabi 


Dengan Baginda kau pernah main lari-lari 


Selalu bersama.. hingga ujung nyawa 


Kau disamping Rasullallah.. 


Sayidah Aisyah.. sungguh manis 

__ADS_1


Oh sirah kasih cintamu.. 


Bukan persis novel mula benci jadi rindu 


Kau istri tercinta.. 


"Mas lagu nya bagus sekali,suara nya Mas juga bagus" Puji Rengganis.


"Dulu mau jadi vocalis band tidak jadi,di marahi mama,hehe"


"Sweet banget ya Mas rumah tangga Rosulullah dengan Sayidah Aisyah" Ucap Rengganis.


"Mas juga bisa meniru sweet nya"


"Ah masa" Ledek Rengganis.


"Mau bukti?"


"Bagaimana ya" Ganis balik bertanya.


Al bun berbicara sambil berbisik.


"Kita ke KUA dulu,nanti Mas bukti kan sweet seperti Kanjeng Nabi"


Pipi Rengganis pun langsung bersemu merah.


Rengganis tertawa.


" Ih jail banget dasar,sudah ah Anis mau masak nih"


Hahaha


Pasti Anis sekarang sedang menahan malu,Batin Al.


"Oke,Mas juga mau mandi siap-siap ke kantor"


"Makasih Mas"


"Untuk?"


"sudah menghibur aku,Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.(Malam minggu bikin baper pemirsah setia,hehe)


__ADS_2