Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Sebal


__ADS_3

Di rumah sakit saat Hafiz ingin istirahat ke kantin, ia bertemu dengan Nadia, mantan tunangan nya dulu, Nadia sedang menjenguk mama nya yang sedang di opname karena penyakit diabetes nya kambuh.


"Hafiz..."


"Eh Nadia, sedang apa disini" Hafiz menghentikan langkahnya ketika di sapa Nadia.


"Mama kan sedang dirawat disini, diabetnya kambuh" Nadia tersenyum manis.


"Salam untuk ibumu, semoga cepat sembuh"


"Aamiin"


"Ya sudah aku mau ke kantin dulu, makan siang"


" Hafiz aku juga mau ke kantin membeli makan siang, ayo kita kesana"


Mereka berdua berjalan menuju kantin, Hafiz dan Nadia sama-sama memesan nasi soto Lamongan dan es teh manis.


Hafiz tidak tahu jika Alisha akan datang membawakan bekal makanan, Alisha juga sengaja tidak memberi tahu Hafiz, ia ingin memberi kejutan untuk Hafiz tapi gara-gara di jalan sedikit macet, jadi Alisha telat sampai rumah sakit.


***


Sesampainya di rumah sakit Alisha segera ke ruang praktek suaminya lalu menanyakan pada suster dimana suaminya berada.


Suster memberi tahu bahwa Hafiz ternyata sedang beristirahat, tapi suster tidak tahu Hafiz istirahat dimana.


Alisha melangkahkan menuju kantin, ia sudah sangat lapar, ia akan makan di kantin saja, nanti setelah itu baru menghubungi Hafiz.


Sesampainya di kantin Alisha di suguhkan dengan pemandangan yang sangat membuat hatinya panas, apalagi cuaca siang hari ini cukup panas juga.


Alisha melihat suaminya sedang makan berdua dengan mantannya, bukan berdua sebenarnya karena di kantin memang banyak orang bukan hanya mereka berdua tapi mereka duduk berdua.


Alisha langsung berlari kecil lalu menghampiri Hafiz, ia tahan amarah yang membuncah, padahal dalam hatinya sudah ingin sekali meluapkan kecemburuannya.


["Thor kamu kalau lihat suamimu makan berdua dengan mantannya gimana perasaan mu Thor?" Tanya Alisha]


["Oh tidak mungkin terjadi itu mah, soalnya Paijo ku tidak punya mantan"Hahaha]


["Hah nemu di mana Thor laki begitu?"]


["Allah yang menemukan kita, cuit cuit 😁 "]


[" Sok romantis kamu Thor, kalau mantan mu berapa Thor"]


["Ah jangan bahas mantanku, sakitnya tuh disini πŸ’” dah sono samperin si Hafiz nanti di gondol Nadia lhoo"]


["Et dah emang laki ku kucing, di gondol segala😁"]


"Mas..."


Hafiz begitu terkejut melihat Alisha datang.


"Eh sayang..."


Alisha langsung duduk di sebelah Hafiz lalu membuka rantang bekalnya.

__ADS_1


"Kok tidak memberitahu Mas kalau mau kesini, kan Mas bisa menunggumu tidak makan di kantin" Hafiz ikut membantu membuka rantang-rantangnya.


"Kejutan untukmu...cup" Alisha mencium pipi Hafiz di depan Nadia.


Nadia jadi merasa canggung, ia segera menghabiskan makanannya, ia berpamitan pada Hafiz dan Alisha.


"Aku kembali lagi ya ke ruangan ibu"


Hafiz mengangguk, sementara Alisha hanya tersenyum.


Setelah kepergian Nadia, Alisha langsung menatap Hafiz lekat-lekat dan memegang erat pergelangan tangan Hafiz.


"Mas kenapa dia bisa ada disini, kenapa kalian berdua bisa makan berdua disini, apa selama ini kalian berdua masih berkomunikasi?" Alisha terus saja menghujani Hafiz dengan berbagai pertanyaan.


Eits...tadi saja bersikap manis lalu mengecup pipiku, 5 menit kemudian langsung berubah menjadi garang seperti ini, apa wanita memang bisa berubah sesuka hati seperti bunglon, Batin Hafiz.


"Pertanyaan mu banyak sekali Sha, seperti sedang menginterview karyawan saja"


Alisha langsung mencubit paha Hafiz, ia begitu sebal karena pertanyaan seriusnya di tanggapi dengan candaan.


"Aw...sakit sayang, ini namanya KDRT" Hafiz mengelus pahanya yang rasanya panas perih.


"Cepat jawab"


"Iya iya sebentar, Mas minum dulu" Hafiz meneguk es teh manisnya.


"Tadi tidak sengaja bertemu waktu Mas mau ke kantin, ibunya sedang di rawat disini, dia juga mau makan disini ya sudah kita makan seperti orang-orang, kita tidak berdua, lihat banyak orang disini" Hafiz mencoba menjelaskan keadaan yang sebenarnya.


"Pokoknya akan aku hukum nanti" Ucap Alisha sambil menyendokan makanan ke dalam mulutnya.


"Memangnya ada negara dagelan Mas?"


"Ada, contohny yang maling uang negara di hukum 1 tahun penjara, yang maling ayam tetangga di hukum 5 tahun penjara,😁 Upsss


Memangnya Mas mau di hukum apa?"


"Ya tidak dapat jatah malam" Ucap Alisha dengan entengnya.


"Kok jadi kesana"


"Pokoknya tidak bisa di ganggu gugat"


"Oke, kamu juga tidak dapat jatah bulanan, Hahaha" Hafiz tertawa geli melihat Alisha yang langsung melototinya.


"Mas curang ih"


"Ah kalau tidak curang, tidak akan menang di negri ini😁😁"


"Kau ini Mas" Alisha memukul lengan Reihan dua kali"


"Pilih mana? ih kalau Mas yang pilih melayani Mas dong, enaknya dapet, bulanan nya dapet" Hafiz kembali tertawa ketika meledek istrinya itu.


Alisha tidak menggubris lagi candaan suaminya itu, ia lebih memilih menghabiskan makanan yang ia bawa, Hafiz juga ikut makan lagi karena ia ingin menghargai kepedulian istrinya yang sudah membawakan makan siang untuknya.


Selesai makan Hafiz meminta Alsiha menunggu sebentar saja, karena Hafiz juga akan segera pulang dan berganti shif dengan rekan dokternya.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Intermezzo


Readers: Thor cerita Alisha nya kok sedikit banget sih, gimana sih Thor


>>[Update deh cerita Alsiha]


Readers: Almira dong Thor, aku maunya Almira aja.


>>[ Update lah Almira]


Readers: Thor aku kangen Mas birru ma Mbak Ganis


>> [ Update juga Mas Birru dan Mbak Ganis]


Author: [Tongkrong sambil pegang tiang listrik]


Readers: Thor lu ngapain di situ, kalau mau BAB di WC lah 😁


Author: Gue lagi curhat ma tiang listrik,Gue syedih, udah gue turutin tapi Vote nya pada dikit, like nya juga dikit, siapa tahu habis curhat sama tiang listrik Vote gue jadi banyak, terus masuk 20 besar deh kaya novel menikahi tuan takur itu 😁


Readers : Et dah...mangap mangap,kita Vote deh...


Author: mamacih mamacih muah muah😁😁

__ADS_1


__ADS_2