Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Menghitbah


__ADS_3

Setelah vidio call dengan Rengganis Albirruni jadi terpikirkan tentang lamaran konyol nya tadi,kenapa tidak sekarang saja ya Birru melamar Rengganis mumpung masih di Jogja,dari pada nanti keselip sama yang lain seperti sebelumnya.


Birru pun melirik Dion yang ada di sebelahnya sedang bermain game di ponselnya.


"Dion antar ke mall yuk,cari cincin" Ajak Birru.


"Mau apa sih Al," tanya Dion.


" Buat melamar Rengganis lah,"jawab Al singkat.


"What??serius Al?kan Rengganis masih di London Al,apa sebaiknya tidak menunggu Dia pulang dulu saja" Ucap Dion memberi saran.


"Tidak mau terlalu lama mending Aku teken sekarang," ucap Al tegas.


"Buseng,sudah seperti proyek,segala teken dulu,hahaha" Ledek Dion.


"Takut keduluan orang lagi" Ucap Birru.


"Ayo,cepetan,ini bagian dari kerjaan juga,mau tidak bonus nya nanti"


"Iya iya ih,ya sudah ayo" Jawab Dion.


Dion dan Birru melaju menuju mall membeli cincin untuk melamar Rengganis pada kedua orang tuanya,walaupun Birru tidak tau ukuran jari Rengganis tapi mungkin bisa mengira- ngira saja,toh jika nanti kebesaran atau kekecilan mudah untuk di tukar lagi.


Kali ini yang ada di fikiran Birru adalah bagaimana Dia dan Rengganis bisa terikat pada sebuah hubungan yang pasti dan tidak menjadikan nya merasa was-was,Birru bahkan melupakan tentang perjodohan yang papah nya tawarkan,yang ada di fikiran nya hanya Rengganis.


Sesampainya di mall mereka memilah milih cincin yang cocok,Birru memilih cincin sederhana,hanya bulat biasa dan di tengahnya terselip beberapa berlian,sangat cocok untuk kepribadian Rengganis yang sederhana pula


Setelah mendapatkan cincin nya Albirruni bergegas menuju rumah Rengganis,masalah respon orang tua Rengganis biar lah nanti Birru fikirkan belakangan.


sesampainya di rumah orang tua Rengganis Birru pun mengetuk pintu dan memberi salam.


tok..tok


"Assalamualaikum ibu..pak.."


Terdengar ibu Rengganis yang menjawab salam dari dalam rumah.


"Waalaikumsalam"


ceklek...


"Eh Nak Birru,masuk Le" Ucap Ibu.


"Maaf ibu,Birru menganggu,bapak dimana Bu" Tanya Birru.


Mereka pun duduk di ruang tamu.


"Bapak sedang makan siang itu Le,ada apa Le" Tanya Ibu.


"ingin bicara serius Bu"


"Oh ya sudah Ibu panggilkan Bapak dulu ya" Ucap Ibu sambil berlalu masuk memanggil bapak Rengganis.


Beberapa saat kemudian bapak Rengganis pun muncul,di sertai ibu yang membawa nampan berisi minuman dan cemilan.


"Eh Le,berdua saja,mana adik mu"


Kami pun bersalaman.


"Alisha masih di London Pak,Rengganis tidak pulang jadi Alisha pun ikut tidak pulang" Ucap Birru.


"Kata ibu kamu mau bicara penting dengan Bapak?tentang apa Le" Tanya Bapak.

__ADS_1


"Emmm begini Pak,kedatangan Saya kemari Saya ingin menghitbah Rengganis,maaf Saya kesini hanya berdua dengan teman Saya,Saya hanya ingin menunjukan keseriusan Saya kepada Rengganis,insyaallah nanti kalau Rengganis sudah pulang Saya akan melamar nya secara resmi Pak"


"Saya sudah menaruh hati sangat lama dengan Rengganis,bahkan saat sebelum Rengganis menikah,saat Rengganis menikah Saya mengikhlaskan dan berdoa untuk kebahagiaan nya,tapi mengetahui kondisi Rengganis sekarang,sepertinya ada takdir baik untuk Saya Pak,bertemu kembali dengan Rengganis dalam keadaan sudah sendiri,Saya yakin ini juga atas kehendak Allah,jadi jika di perkenankan Saya ingin menghitbah Rengganis sekarang pak" Ucap Birru dengan kemantapan.


"Terimakasih Le sudah datang kesini dengan itikad baik,Bapak dan Ibu tidak menolak siapa pun yang beritikad baik,tapi semua tergantung Rengganis Le,jika Rengganis mau,silahkan nanti jika pulang lamar lah secara resmi" Ucap Bapak.


Birru pun tersenyum,


"Terimakasih banyak Pak,saya akan menelfon Rengganis,jika Rengganis berkenan,insyaallah nanti Saya akan melamar nya secara resmi dengan kedua orang tua Saya"


Birru mengambil ponsel nya lalu menekan tombol vidio call.


Tidak butuh waktu lama,Rengganis pun menjawab nya.


"Assalamualaikum, ada apa Mas,kan tadi baru vidio call"


"Waalaikumsalam, coba tebak Aku dimana?"


Rengganis melihat ruangan yang ada di sebrang sana.


"Eh..Mas sedang mampir di rumah Rengganis" Tanya Rengganis.


"Bapak mau bicara padamu Nis,nih Mas kasih ke Bapak ya" Ucap birru,lalu memberikan ponselnya pada bapak Rengganis.


Bapak dan langsung muncul di layar telfon lalu menyapa Rengganis.


"Nduk..sehat?"Tanya Ibu.


" Sehat Buk Pak,Bapak Ibu sehat juga kan?"


"Alhamdulillah Nis" Jawab Bapak.


"Raka dimana Pak?"


"Raka belum pulang sekolah,ada les tambahan katanya Nduk" Jawab Ibu.


"Hah,menghitbah??Mas Birru" Tanya Rengganis.


"Iya Nduk,Ibu dan Bapak juga kaget,tapi niat baiknya Bapak terima,Bapak terserah kamu saja Nduk,ini Bapak berikan ponselnya pada Mas Birru ya,nanti Mas Birru yang bicara sendiri" Ucap Bapak,lalu memberikan ponsel nya pada Birru kembali.


Birru lalu berbicara mengenai niat nya kepada Rengganis.


"Rengganis maaf Mas lancang ke rumah orang tua mu,tapi demi ketenangan hati ini Nis,Mas hanya tidak mau kehilangan kesempatan lagi."


"Aku di sini bukan untuk diriku sendiri rengganis,Aku di sini karena ketakutanku pada Allah,Seraya menjalankan titah Allah."


"Aku di sini bukan tentang diriku sendiri, hanya berharap tergolong dalam naungan sang Baginda Rasul dengan menjalankan sunnah-Nya."


"Aku di sini bukanlah untuk diriku sendiri. Melainkan untuk dirimu, yang suatu saat nanti akan menjadi prioritas dalam hidupku setelah Allah dan Nabi."


"Aku ingin Kau menjadi perhiasan terindahku, yang kelak kan bersama mengarungi titian menuju Surga, menggapai ridho-Nya."


"Izinkan aku dengan segala perasaan yang dititipkan Tuhan ini membuat pengakuan. Sudah sejak lama diri ini menyimpan rasa suka. Bukan aku tidak ingin memilikimu."


"Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu. Dan hari ini, aku ingin mengatakan dengan segenap kerinduanku. “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Jadilah pendamping hidupku rengganis.”


Di sebrang telfon sana Rengganis menitikan air mata,Ia tidak bisa berkata-kata lagi saat mendengarkan pernyataan Mas Birru,rasa bahagia bercampur terharu membuatnya menitikan air mata.


Ibu dan Bapak Rengganis pun ikut terharu dengan pernyataan Albirruni,mereka tahu Birru adalah anak baik dan sopan,serta sangat menghormati wanita,apalagi tahu jika Birru sudah memendam rasa begitu lama pada Rengganis,hingga takdir mempertemukan kembali,jika Rengganis menerima nya keluarga pun anak menerima dengan senang hati.


Rengganis pun menyeka air mata nya dan mencoba berbicara.


"Terimakasih untuk niat baik mu Mas,Rengganis begitu bahagia melihat keseriusan Mas"

__ADS_1


"Jadi??" Tanya Birru.


Rengganis pun tersenyum dan mengangguk


"Rengganis mau Mas" Ucap Rengganis.


"Alhamdulillah ya Allah,terimakasih Rengganis"Ucap Birru.


Birru pun mengeluarkan cincin yang masih ada di dalam kotak merah kecil berbentuk love lalu menyerahkan nya pada ibu Rengganis.


" Bu tolong simpan ini dulu sebagai bukti keseriusan Saya" Ucap Birru sambil memberikan kotak cincin nya.


Lalu ibu pun menerima nya.


"Ganis nanti jika sudah lulus dan pulang ke Indonesia Mas akan membawa keluarga Mas kesini melamar secara resmi,"ucap Birru kembali pada rengganis.


Ibu dan bapak Rengganis pun tersenyum,bahagia melihat Rengganis sudah bangkit dan move on.


Dion pun hanya melongo melihat bos nya yang biasa serius dan tegas,bisa mengeluarkan kata-kata yang begitu indah saat melamar wanita nya.


bisa belajar dari bos nih,Batin Dion.


"Le nanti kita juga akan memberi kabar hal ini pada orang tua almarhum Abymanyu,karena mereka juga sangat baik pada Rengganis dan menganggap Rengganis anaknya" kata Bapak.


"Nggih Pak,nanti jika lamaran resmi Saya harap Om Rafi nanti datang juga" Ucap Birru.


"Kamu kenal mertua rengganis Le" Tanya Ibu.


"Kenal Bu,Beliau sahabat Papah Saya" Jawab Birru.


"Walah kebetulan sekali,Mas Rafi juga pasti juga mengenal mu" Ucap Bapak.


Mereka pun banyak membicarakan tentang asal usul Birru dan juga tentang kisah Birru juga Rengganis.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Siapa yang meleleh??hehe jangan lupa sedia wadah ya,hihi)


.

__ADS_1


.


(Marimar sudah ngetik 1200 kata di episode ini,,jangan lupa vote yang banyak juga ya ferguzo...hehe)


__ADS_2