
*B**ugh*...
Birru memukul pipi kanan Andra,Andra yang di serang dadakan langsung tersungkur.
Birru menarik baju Andra lagi,
*B**ugh*..
Pukulan kedua melayang lagi di pipi Andra.Bibir Andra pun mengalir darah segar.
Birru memelintir tangan Andra,Birru ingin sekali mematahkan tangan Andra karena sudah berani membuka jilbab Rengganis,dan berani mengancam Rengganis.
Dion yang melihat bos nya begitu kalap ke Andra pun langsung menarik bahu Birru.
"Al istigfar Al,sudah Al,anak orang nanti mati itu," ucap Dion sambil terus mencekal Birru.
Andra yang merasakan cekalan tangan birru melonggar pun hendak membalasnya,tapi Papa Andra buru-buru mencekal Andra dan memisahkan mereka.
Semua yang ada di acara itu pun kaget dan berteriak melihat kegaduhan yang terjadi,apa lagi Birru yang terus memukul Andra membabi buta.
"Albirruni Wijaya,kamu kenapa tiba-tiba memukuli anak saya seperti ini" Ucap Papa Andra dengan emosi.
"Oh jadi itu anak Om,Al tidak nyangka Om punya anak brengsek seperti Dia" Ucap Al tak kalah emosi.
"Jaga bicara mu Al" Ucap Papa Andra.
"Papa kenal Birru" Tanya Andra.
"Dia anak pak Wijaya,pengusaha hebat di Surabaya,sahabat papah" Jawab Papa Andra.
"Al sudah Al,istigfar,kita bisa selesaikan baik-baik,bicara baik-baik" Ucap Dion menenangkan bos nya.
"Aku tidak bisa tenang,Aku sudah menahan emosi ku sejak di London,kamu jika tahu apa yang di lakukan Andra terhadap Rengganis pasti kamu juga akan melakukan hal yang sama seperti apa yang Aku lakukan" Ucap Birru membentak Dion.
Haduh Aku jadi sasaran singa,Batin Dion.
"Mas,kamu tidak apa-apa Mas" Ucap Sinta ingin membantu Andra berdiri.
"Sudah kamu minggir" Ucap Andra emosi.
Akhir nya Papa Tirta menengahi,dengan membawa Andra,Birru dan Dion menuju taman belakang.
"Sinta,kamu tunggu disini,takut nanti banyak tamu,Papa akan menyelesaikan masalah ini dulu ya Nak" Ucap Papa Tirta.
__ADS_1
Papa Andra membawa ketiga pemuda itu ke taman belakang.
"Oke,siapa dulu yang akan bicara" Ucap papa Andra.
"Heh,kamu yang mau jelaskan atau Aku" Ucap Birru dengan masih tersulut emosi.
"Menjelaskan apa,kamu datang-datang langsung memukul ku dasar orang gila" Ucap Andra mengejek.
"Kamu yang gila,Dia Om anak Om hampir saja melecehkan calon istri ku" Ucap Birru.
"Heh,calon istri siapa,bicara yang jelas" Ucap Andra.
" Kamu,benar-benar ya ingin Aku robek mulut mu Ndra" Ucap Birru yang hampir saja melayangkan bogeman nya kembali tapi di tahan Dion.
"Bos istigfar Bos" Ucap Dion.
" Astagfirullahaladzim" Ucap birru sambil meremas kepala nya,sulit sekali mengendalikan emosi jika masalah Rengganis.
"Oke,Aku akan ceritakan semua kelakuan anak Om,Dia datang ke London dan menemui Rengganis,Dia melamar Rengganis dan memaksa Rengganis untuk menerima lamaran nya jika tidak maka dia akan memperkosa Rengganis,Rengganis itu calon istriku Om" Ucap Birru.
hahahahahha,Andra pun tertawa dengan tergalak,
"Kamu percaya diri sekali Birru,menganggap Rengganis calon istrimu,Kamu bukan siapa- siapa nya Rengganis,Rengganis hanya milik ku" Ucap Andra.
Birru melayangkan bogeman lagi di pelipis Andra.
"Kurang ajar kamu,bilang sekali lagi Dia milikmu,apa kamu sudah gila,di depan istrimu sedang mengandung,di London kamu melamar gadis,kamu lelaki sejati bukan hah" Ucap Birru.
Dion terus saja mencekal Birru yang mulai emosi lagi.
"Jelas Aku sangat sejati,buktinya akan menikahi Rengganis,Aku tidak mengajaknya berselingkuh,Aku mencintai Rengganis," Ucap Andra.
Aih si Andra ini serakah sekali,mau nya punya dua,Aku aja satu belum punya,Batin Dion
"Kamu mencintai Rengganis lalu yang di depan itu siapa,itu istrimu di dalam rahim nya sedang ada buah cinta mu" Ucap Birru.
"Aku tidak mencintainya,itu hanya Missi Papah menjodohkan ku" Ucap Andra dengan sedikir membentak.
"Apa kamu bilang,tidak mencintainya?tapi kamu menghamili nya,apa kamu terlahir dari batu sehingga kamu begitu mudah mempermainkan wanita,ingat kamu di lahirkan dari rahim seorang wanita dan kamu bisa sukses sekarang juga karena doa ibu mu,tapi kenapa kamu bisa sebrengsek ini" Ucap Birru.
"Sudah...sudah,cukup" Papah Tirta pun mulai jengah mendengar perdebatan mereka.
Papa Tirta melangkah mendekati Andra.
__ADS_1
*P**lak*....
Tamparan keras mendarat di pipi Andra yang sudah bonyok.
"Papah apa-apaan nampar Andrs" tanya Andra.
"Jadi karena gadis itu lagi,dari dulu Papa sudah bilang,jauhi gadis itu" Ucap Papa Tirta.
"Tapi dari dulu Andra mencintainya,Papa selalu mengatur hidup Andra,bahkan masalah pendamping hidup pun Papa yang memilihkan,Andra melakukan itu pada Rengganis karena Andra ingin bersatu dengan Rengganis," ucap Andra.
"Apa kamu bilang,Papa sudah bilang kita tidak se level dengan nya,kamu juga sudah punya istri sekarang" Ucap Papa Andra.
Birru yang mendengar Rengganis di hina pun begitu emosi,tapi Birru membiarkan Andra berseteru dulu dengan Papa nya,baru Birru bicara kembali,Dion yang begitu sigap pun sudah memberikan air mineral untuk bos nya,pasti bos nya lelah,karena bos nya tidak biasa banyak bicara.
"Aku bisa poligami" Ucap Andra.
Birru pun melirik Andra,
"Apa kamu bilang poligami,semudah itu kamu bilang poligami,Rengganis sama sekali tidak menginginkan mu"Ucap Birru.
Sudah..sudah,kalian jangan ribut terus,Andra, Papa tidak mau mendengar lagi kamu mendekati gadis itu" Ucap Papa Andra.
"Kali ini Aku memaafkan mu Ndra,tapi jika lain kali kamu menyakiti Rengganis lagi,Aku tidak segan segan akan menghancurkan mu, rumah tangga mu juga perusahaan mu" Ucap Birru dengan segala ancamannya.
"Om juga tidak semestinya menghina Rengganis,menghina orang lain, sama halnya anda menghina diri anda sendiri.Hidup ini akan selalu berputar sesuai dengan zona waktu. Jadi, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada kehidupan kita kelak. Maka dari itu, jangan sekali-kali menghina orang lain.
Menghina orang lain tidak memberi anda keuntungan apapun. Yang di untungkan hanyalah nafsu kesombongan yang justru dikemudian hari membuat anda menjadi pribadi yang lemah.Sebelum anda menghina orang lain, sadarilah kalau Tuhanlah yang menciptakan mereka" ucap Birru pada Papa Andra.
"Kami permisi,maaf telah membuat keributan pada acara Om,Assalamualaikum" Ucap Birru.
Dion dan birru pun berlalu pergi.
Andra dan Papa nya hanya terdiam,Andra memikirkan ancaman Birru sedangkan Tirta mendengus kesal dengan nasehat Birru.
.
.
.
.
.
__ADS_1
(Sudah senang emak emak???hehe)