
Sesampainya di rumah sakit Almira terlebih dahulu yang mendaftar, Albirruni tidak ingin memeriksakan Rengganis pada David, Dokter yang hampir mirip dengan Almarhum Abymanyu itu.
"Ayo daftar" Ucap Mama.
"Tidak mah, Rengganis besok saja dengan Hafiz"
" Kamu ini, hanya memastikan saja Al, nanti kalau pemeriksaan rutinnya dengan Hafiz tidak apa-apa"
"Iya ya mah"
Almira yang terlebih dahulu di periksa oleh dokter David, Dokter David begitu senang akhirnya Ikhtiar Almira dan Reihan membuahkan hasil.
Terlihat di layar monitor USG ada kantong bayi yang mulai terbentuk, Reihan tak henti-hentinya bertakbir, semua atas kehendak Allah, semua adalah bentuk kasih sayang Allah padanya dan juga pada Almira.
Setelah Almira di periksa kini giliran Rengganis yang di periksa.
"Eh...Mbak Rengganis juga hamil juga sepertinya" Ucap Dokter David sambil tersenyum.
Albirruni masih terdiam, Rengganis menanggapi dengan senyuman.
Dokter David mengoleskan gel pada perut Rengganis, terlihat juga layar monitor USG kantung bayi yang sudah terbentuk.
"Selamat ya Mbak Rengganis"
"Iya Dok terimakasih"
Mas Birru tetap berada di samping Rengganis, ia tidak rela jika Rengganis bertatap muka secara intens dengan dokter David.
Dokter David memberikan wejangan tentang kehamilan pada Mas Birru dan Rengganis.
Setelah memberi resep vitamin pada Mas Birru mereka berdua segera keluar.
Rengganis melihat gelagat Mas Birru yang cemburu, Rengganis langsung menyenggol lengan Mas Birru.
"Sudah mau ada yang kedua lhoo sayang, Masa masih di cemburui terus" Goda Rengganis.
"Kamu makin cantik masalahnya" Jawab Mas Birru singkat.
__ADS_1
"Kalau aku jelek, nanti Mas mencari yang cantik" Ledek Rengganis sambil memeluk lengan Mas Birru.
"Sudah-sudah ayo kita tebus vitaminnya dulu, Almira pasti sudah menunggu disana"
Rengganis mengangguk lalu mengikuti Mas Birru.
☘️☘️☘️
Kehamilan Almira dan Rengganis tidak mengalami banyak kendala, Almira hanya butuh banyak istirahat.
Ayyubi begitu senang ketika mendengar kabar bahwa dirinya akan menjadi seorang Kakak, Mas Birru memberi nasehat pada Ayyubi agar ikut menjaga ibunya.
Shelomita juga tak kalah bahagia karena ia akan mempunyai kakak baru juga adik baru nantinya. Shelomita meminta kepada Alisha untuk hamil juga seperti bunda Mira dan Budhe gamis.
Almira begitu bahagia penantian selama 5 tahun akhirnya berbuah manis, ia yang saat itu sudah mulai lelah dan menyerah, tapi Allah mengabulkan Doanya disaat Almira sudah sangat lelah, Allah bangkitkan lagi semangatnya, Allah memberi kebahagiaan setimpal untuk Almira dan Reihan.
☘️☘️☘️
9 bulan kemudian....
Almira terus saja merapikan perlengkapan bayinya, Almira sudah menanyakan rasanya jika akan melahirkan pada ibu dan kakak-kakaknya, tapi ia tetap melakukan aktifitas seperti biasanya agar bayinya lahir dengan mudah.
Almira istirahat, duduk di depan ruang TV, Almira memegangi pinggangnya. Shelomita menghampirinya memberikan minum untuk Almira.
"Terimakasih sayang" Almira tersenyum pada Shelomita.
Tidak berapa lama,
Byur....
Almira merasakan seperti ada yang keluar di bawah sana, ia langsung meneriaki mamanya.
"Mama...mama"
Mama langsung menghampiri Almira, saat itu semuanya sedang bekerja di tempat masing, hanya ada mama dan Shelomita.
Mama langsung menelfon Reihan, mama juga menelfon semua anggota keluarga, Mama lamgsung membawa Almira ke rumah sakit dengan mang Ujang.
__ADS_1
Reihan langsung menyusul ke rumah sakit, ia menemui mama lalu masuk ke dalam ruang bersalin, setelah di periksa ternyata Almira sudah pembukaan 7, Reihan menemaninya, mengusap kepala Almira dan membantunya meminumkan teh manis hangat.
Terlihat wajah Almira pucat dan kesakitan.
1 jam kemudian Dokter memeriksa lagi ternyata sudah pembukaan lengkap, Almira di pandu cara mengejan. Hingga akhirnya keluar dengan selamat bayi mungil berjenis kelamin laki-laki.
Dokter terlebih dahulu menelengkupkan bayi nya di dada Almira, setelah selesai AMD, Suster membedongnya lalu memberikannya pada Reihan, Reihan langsung mengadzani nya. Reihan juga memberi kabar pada Ummi dan Aby.
☘️☘️☘️
Tiga hari kemudian Rengganis melahirkan bayi perempuan, Keluarga Wijaya mengadakan aqiqah untuk cucu mereka.
Bayi laki-laki tampan dan menggemaskan itu di beri nama Fatih Al Azzam.
Bayi perempuan nan cantik jelita itu di beri nama Asyifa Rizqia Wijaya.
Mereka semua berfoto bersama dengan penuh kebahagiaan.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Hari ini tepat 4 bulan, Alhamdulillah novel ini akhirnya bisa aku selesaikan, Author pasti akan merindukan keluarga Wijaya 😭😭😭)
.
__ADS_1