
Setelah puas berfoto dan berselfi mereka pun kelelahan dan akhir nya memutuskan untuk pulang ke apartement.
Sesampainya di apartement Rengganis ingin masuk ke apartement nya tapi Birru menunggu Rengganis sampai masuk ke dalam,karena Dia pun lelah ingin istirahat di apartemen Alisha,tapi saat Ia melihat jemari Rengganis yang sedang memegang gagang pintu Birru pun terkaget karena ada cincin yang melingkar di jarinya,padahal sebelumnya Rengganis tidak pernah memakai apapun di jarinya.
"Alisha kamu masuk duluan" Perintah Birru pada Alisha.
Alisha pun mengangguk.
"Rengganis tunggu dulu kita perlu bicara"
"Disini saja tidak perlu di dalam,karena tidak ada Alisha" Ucap Birru kembali.
"Ganis,ternyata pesan yang kamu kirim benar apa ada nya,jawab Ganis" Tanya Albirruni.
Rengganis pun gelagapan,karena bingung pesan yang mana,setahu Rengganis Andra hanya menghapus nomer Birru dan memblokir nya saja.
Tak mampu menjawab,Rengganis pun hanya mengangguk.
"Itu cincin nya,dari laki-laki mana?jika Mas boleh tahu" Tanya Birru.
Rengganis pun langsung meremas jari nya dan menutupi cincinya.
"Dia teman dekat ku,dari dulu,dari zaman kuliah di UGM" Jawab Rengganis Sekenanya.
"Mas tidak melamarmu cepat karena Mas tahu kamu akan fokus pada study mu,dan kamu pun menyetujui nya,tapi kenapa sekarang malah jadi seperti ini,jika kamu mau Mas bisa melamar kemarin,bahkan menikahi mu saat ini pun Mas sangat siap,kenapa kamu melanggar semua nya" Ucap Birru dengan nada meninggi.
"Maafkan Rengganis Mas" Jawab Rengganis.
"Rengganis,tolong jelaskan,Mas tidak mau hanya kata maaf,jika kamu ada masalah,jika Mas ada salah,tolong bicara lah" Ucap Birru.
"Aku tidak pantas untuk Mas,Mas bisa mendapat wanita yang lebih baik dari Rengganis," ucap Rengganis.
__ADS_1
"Rengganis Mas sudah bilang kan,Mas menerima kamu apa ada nya,Mas tidak mempermasalahkan apa pun yang ada di diri kamu,Rengganis pengorbanan kita sudah sampai sini,sudah jauh,Aku sudah berjuang juga untukmu Nis,bahkan saat papah ingin menjodohkan ku dengan wanita lain pun Aku berjuang untukmu,Aku menolak dan berjanji akan membawa mu ke hadapan papah,banyak wanita yang menginginkan ku,tapi Aku menolaknya,Aku selalu menunggu mu,bahkan saat kamu sudah menjadi istri laki-laki lain pun Aku masih mencintai mu" Ucap Birru frustasi.
Tanpa terasa air mata pun menetes di sudut mata nya.
"Aku kesini untuk menemui mu,Aku tidak perduli dengan pekerjaan ku,Aku hanya ingin kita bisa berjuang bersama lagi, tolong Rengganis jangan patahkan hatiku lagi,Aku sungguh tulus mencintaimu,hiks hiks"
Rasanya Birru sudah tidak perduli lagi dengan harga diri seorang laki-laki yang biasanya pantang menangis,apa lagi laki-laki seperti Birru yang biasa seperti singa jika menghadapi lawan tender di pekerjaan nya,tapi ini masalah perasaan,dan rasanya begitu menyayat hati.
Alisha sedari tadi mengintip di jendela kaca melihat kakak nya begitu frustasi Alisha pun keluar dan memeluk Kakak nya.
"Kak jangan seperti ini,Kakak harus lebih sabar,Mbak Anis pasti akan memberi penjelasan" Ucap Alisha menenangkan kakak nya.
Rengganis pun begitu kaget dengan cerita Mas Birru yang menentang papah nya karena ingin di jodohkan dengan wanita lain,Rengganis begitu sangat merasa bersalah kepada Mas Birru karena membuat Mas Birru sebegitu frustasi nya.
"Kak,Mbak Anis ayo bicara di dalam apartemen Alisha saja,tidak baik kalian mengobrol di luar,apa lagi Kak Al penuh emosi begini,nanti tetangga lain tertanggung" Ucap Alisha.
Akhirnya Rengganis,Birru dan Alisha pun masuk ke dalam ruang tamu apartemen Alisha.
Birru masih terdiam dan menutup wajahnya dengan telapak tangan nya.
Albirruni pun membuka telapak tangannya dan menatap Rengganis.
"Ancaman?"
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.(Jangan lupa vote yang banyak yah sayang kuh)