
Pagi ini Rengganis dan Albirruni sudah siap untuk berangkat ke kantor,walaupun mereka masih lelah karena perjalanan semalam dari Jogja.Rengganis tidak menginap karena melihat Mas Birru yang sudah harus mulai berkerja.Rengganis pun sudah harus mulai belajar bisnis dengan Mas Birru untuk mengurus bisnis almarhum Mas Abymanyu.
Untuk saat ini perusahaan Abymanyu masih diambil kendali oleh orang kepercayaan Papa Rafi.Namun untuk ke depannya Albirruni ingin perusahaan Abymanyu diambil kendali oleh Rengganis melalui jarak jauh,karena Mas Birru tidak ingin berjauhan dengan Rengganis,Mas Birru juga akan memperkerjakan orang kepercayaan nya di kantor Abymanyu,lalu ikut membantu memantau bisnis Abymanyu.
Pagi ini Rengganis sudah memasak omelet untuk sarapan,untuk sarapan mereka tidak terlalu rumit,Rengganis memilik masak yang simpel saja.
Pagi ini pula Rengganis sudah rapi dengan setelan rok hitam dan kemeja putih lengan panjang,serta blezer hitam lengan panjang dengan balutan jilbab warna abu-abuyang menutup dadanya.
"Sayang apa kamu sudah siap belajar dengan Mas?" Tanya Albirruni.
"Siap Mas"
"Mas jadi semakin semangat bekerja karena memiliki murid cantik" Ledek Mas Birru.
Rengganis tersenyum dan mencubit lengan Mas Birru.
"Awas nanti di kantor jangan macam-macam Lhoo Mas"
"Ih dengan istri sendiri,kenapa tidak boleh?"
"Mas kita belum mengadakan resepsi,mereka pasti mengira yang bukan-bukan" Ucap Rengganis dengan serius.
"Itu kantor kita,tidak perlu takut,sudah ayo berangkat !"
Rengganis dan Albirruni berangkat bersama ke kantor.
Sesampainya di kantor mereka masuk bersama,Mas Birru menggandeng tangan Rengganis dengan mesra.
Semua mata karyawan yang melihatnya seolah-olah tidak percaya.
"Eh itu siapa ya,pertama kali lihat Pak bos gandeng tangan wanita,tapi cantik sih,apa selera bos yang muslimah begitu ya"
Terdengar bisik-bisik karyawan di meja resepsionis.
Rengganis melihat sekeliling kantor Albirruni,ia sangat senang semua karyawannya berbusana sopan,celana panjang dengan blezer panjang.
Kini Rengganis dan Mas Birru sampai di lantai empat tempat Mas Birru bekerja.
Dion menyambut Rengganis dan Mas Birru di depan pintu ruangan Mas Birru.
"Wah wah wah,Ganis emang terlihat cantik walaupun memakai baju kerja sekalipun" Puji Dion.
Birru yang mendengar pujian Dion langsung menjitak kepala Dion.
"Aw..sakit Al,"
"Jangan memandang istriku lama-lama,makanya cepat nikah"
"Ya kamu jangan sering izin dong Al,bagaimana Aku ingin cari istri" Ucap Dion dengan nada kesal.
Al pun tertawa "Sorry...sorry bro,kali ini sudah ada Rengganis,nanti pasti akan banyak waktu untukmu mencari istri"
"Serius Al?"
__ADS_1
Birru mengangguk dan tersenyum.
Dion pun langsung memeluk Birru.
"Terimakasih ya Al"
Birru merasa risih dipeluk Dion di depan Rengganis.
"Ih Dion,jangan peluk-peluk begini "
Dion langsung melepaskannya,dan tertawa.
Rengganis tersenyum melihat tinggal Dion dan suaminya.
Rengganis,Dion dan Birru memasuki ruang kerja Birru ,Rengganis langsung duduk di sofa,sementara Birru langsung duduk di kursi kerjanya,dilihatnya banyak sekali berkas yang menumpuk.
"Mas sepertinya tadi karyawan sedang bergosip tentang kita,Aku jadi tidak enak Mas" Ucap Rengganis.
"Biarkan saja,nanti mereka juga akan tau kamu siapa"
"Tapi Mas aku suka dengan karyawan yang ada di perusahaan ini,mereka semua berpakaian sopan-sopan,Aku kira setiap hari kamu di suguhkan dengan pemandangan wanita sexy" Ucap Rengganis.
"Itu memang peraturan dari Al sejak perusahaan di pegang kendali olehnya,padalah lumayan kan untuk cuci mata untuk sedikit menghilangkan lelahnya pekerjaan" Ucap Dion sambil terkekeh.
Birru langsung memukul kepala Dion dengan map "Gundul mu".
" Ini kantor cepat mencari Rizki bukan untuk ajang mesum,enak saja" Ucap Birru.
"Mas,kenapa Mas buat peraturan seperti itu,bukankah biasanya laki-laki senang melihat wanita dengan baju sexy" Tanya Rengganis.
" Sayang,Ibu Mas seorang wanita,dua adik Mas juga wanita,Mas begitu menghargai dan menghormati wanita.
Mas juga memberi peraturan jika yang muslim pakailah jilbab,jika non muslim cukup gunakan celana panjang dan blezer panjangnya.
Mas melakukan ini karena Mas ingin menjaga mereka semua,jika di kantor mereka adalah tanggung jawab Mas.
Itu juga salah satu alasan kenapa Mas langsung menyukaimu waktu kita pertama bertemu,kamu dengan baik menutup auratmu Rengganis."
"Jika Aku tidak berjilbab,apa Mas tidak akan menyukaiku?" Tanya Rengganis.
"Kamu inget kriteria Mas mencari Jodoh,kan yg utama Agamanya dulu kan sayang.
Sayang,wanita yang berjilbab memang belum tentu Solehah,tapi wanita yang Solehah pasti berjilbab."
"Salah satu yang menyebabkan banyak wanita masuk neraka adalah karena mereka tidak menutup aurat mereka di mata orang-orang yang bukan mahramnya. Dari begitu besarnya mudharat yang bisa didapat dari membuka aurat, maka Tuhan melarang kita membuka aurat.Tanggungan Mas di akhirat pasti akan semakin berat"
"Secara umum laki-laki normal akan terangsang melihat wanita yang memakai pakaian ketat, modis, celana pendek atau rok mini ketat, rambut disalon, wajah dimakeup seksi, dan lain sebagainya. Banyak lelaki yang ingin menzinahi perempuan yang seperti itu baik secara paksa maupun tanpa paksaan,makanya di kantor ini di perlakukan peraturan seperti itu,agar manusia semacam Dion dan kawan-kawannya tidak seenaknya berzinah mata di kantor ini" Ucap Birru sambil melirik Dion.
Dion langsung kaget mendengar namanya di sebut "Kok saya Bos?"
"Bukankah tadi kamu berbicara demikian Tuan Dion" Ucap Birru dengan bahasa formalnya untuk meledek Dion.
"Ampun Bos" Ucap Dion sambil menangkupkan kedua tangan di dadanya.
__ADS_1
Rengganis pun tertawa melihat tingkah Dion.
Rengganis juga sangat senang mendengar penuturan Mas Birru.
"Karyawan saja dijaga,apalagi Aku" Batin Rengganis sambil tersenyum.
"Sayang ke sini mendekatlah,kita akan mulai belajar!" Perintah Mas Birru.
Dion pun kembali ke ruang kerjanya,sementara Mas Birru mengajarkan banyak hal tentang bisnis pada Rengganis.
Tidak lupa pula sesekali Birru mendaratkan ciuman di pipi Rengganis saat Rengganis sedang serius belajar.
Rengganis pun membiarkan tingkah Mas Birru yang memang sangat "nakal" jika sedang berdua dengan dirinya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.*Maafkan Author baru Up,dari kemarin ga up karena
1.anak ulang tahun,jadi sibuk dan heboh,ga di rayain sih,tp cukup membuat sibuk.
2.author masih memperbaiki tulisan di episode sebelumnya.
3.kerjaan lgi numpuk sbg pengajar,koreksian sudah numpuk karena tdk ada KBM jdi bljr nya sistem Online,jd di kumpulkan tugas2nya sebulan skali,karena buku bljr nya baru habis dalam waktu sebulan,jd skali ngoreksi bejibun bnyk nya.
harap maklum ya kakak2,emak2,adek2,bapak2.
__ADS_1