Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Kedatangan Keluarga Rengganis


__ADS_3

Setelah sampai rumah,Rengganis duduk di sofa ruang tamu,bersama mertua nya,sementara keluarga yang lain masak untuk makan Rengganis juga mertua nya,karena mereka belum makan apapun sejak Abymanyu oprasi semalam.


"Nis,istirahatlah di kamar Nak,kamu pasti lelah" Ucap Papa Rafi.


"Tidak Pah,Ganis istirahat disini saja,Ganis belum siap masuk kamar" Jawab Rengganis dengan mata berkaca-kaca.


"Ya sudah,Papa bawa Mama ke kamar dulu ya untuk istirahat,takut nanti penyakit Mama mu kambuh"


Rengganis pun mengangguk.


Bulek dan keluarga yang lain sudah selesai masak,ada yang membawa makanannya ke kamar mertua Rengganis dan ada pula yang membawakannya untuk Rengganis.


"Di makan dulu Teh" Ucap Sepupu Abymanyu yang bernama Nita.


Rengganis pun terdiam,ia teringat biasanya ia makan sepiring berdua dengan Abymanyu dan itu membuat nafsu makan nya bertambah.


Tanpa terasa bulir-bulir air mata pun jatuh ke pipi nya.


"Teteh kenapa nangis,Nita minta maaf ya Teh" Ucap Nita heran dan juga merasa bersalah.


Rengganis menggeleng "Nita tidak perlu minta maaf,Teteh hanya sedang teringat Mas Aby,biasanya Teteh makan sepiring berdua dengan Mas Aby" hiks hiks😭


"Ya sudah atuh Nita saja yang temani Teteh makan ya,gantiin Aa Aby" Tawar Nita.


Rengganis mengangguk "makasih ya Nit"


Nita pun tersenyum.


Setelah selesai makan Rengganis masih terduduk di sofa,padahal kepalanya sudah sangat berat karena terlalu lama menangis.


Rengganis akhir nya tertidur meringkuk di ruang tv,anggota keluarga yang melihat Rengganis hanya menatap prihatin,karena Rengganis masih muda,cantik dan baik hati,tapi dengan umur semuda itu ia sudah di tinggal suami nya menghadap sang Khaliq,di tambah lagi masih pengantin baru,seharusnya sedang hangat-hangat nya.


Tak terasa adzan dzuhur berkumandang,keluarga Rengganis dari Jogja sudah sampai.Mereka langsung masuk ke dalam rumah Papa Rafi.

__ADS_1


Ibu Rengganis melihat Rengganis meringkuk di sofa hanya bisa prihatin menatap anak nya,ia tidak membangunkan nya karena pasti anaknya sangat lelah.


"Bulek Mas Rafi kemana" Tanya bapak Rengganis.


"Ada di kamar Mas,nanti saya panggilkan ya" Jawab bulek.


Mertua rengganis pun keluar dari kamar dan menuju ruang keluarga,mereka berpelukan dan saling menangis.


Mama mertua melihat Rengganis tidur meringkuk di ruang TV hanya bisa terisak.


"Rengganis wanita yang sangat kuat" Ucap Mama Mertua.


Bulek membawa makanan ke ruang keluarga,Bulek tahu orang tua Rengganis pasti lelah dan belum makan siang.


Setelah itu datang Wulan dan Aisha,Mama mertua menyambut dengan senang,karena setidak nya Rengganis akan terhibur dengan keberadaan temannya.


Rengganis terbangun karena terdengar sangat ramai di ruang keluarga,Rengganis seperti mendengar suara ibunya,Rengganis bergegas ke ruang keluarga dan benar saja ada ibu nya di sana,Rengganis segera memeluk ibunya.


"Kamu ngomong apa toh Nduk"


Ibu masih memeluk Rengganis.


"Kamu pasti bisa melewati semua ini,kamu wanita pilihan"


Rengganis hanya mengangguk,lalu Rengganis memeluk Bapak nya.Bapak memberi nasehat kepada Rengganis.


Kedua orang tua nya adalah penguat hati Rengganis.


Rengganis melihat dua sahabat nya dan mereka juga langsung berpelukan.


"Nis bawa temanmu ke kamar tamu Nak,mereka pasti lelah,istirahatlah di kamar bersama mereka" Ucap Papa Rafi.


Rengganis segera membawa temannya ke kamar tamu,mereka rencana nya akan menginap disini selama satu minggu, Rengganis begitu senang dan sangat berterima kasih.

__ADS_1


"Ganis,kamu tidak boleh terus sedih berlarut larut,kasihan Aby disana" Ucap Wulan.


Rengganis pun mengangguk.


"Iya,kamu itu masih muda,cantik pinter lagi" Ucap Aisha menyambung.


"Tapi aku janda," Ucap Rengganis sendu.


"Heh,tidak boleh seperti itu Nis,kamu juga pasti tahu,Sayidah Khadijah istri Rosul,beliau juga janda,tapi janda mulia,,kamu juga wanita mulia Nis"


Rengganis pun tersenyum tipis "Terima kasih ya,kalian sudah semangati Aku"


"Nanti malam Aku tidur dengan kalian yah,Aku masih belum bisa kembali ke kamar ku" Ucap Rengganis.


Mereka pun memberi jempol,tanda menyetujui.


.


.


.


.


.


.


.(Readers kalau jadi Rengganis kuat tidak???


Author nulis nya saja tidak kuat,hiks hiks nulis sambil mewek,hikss)


Jangan lupa like komen dan vote,makasih.

__ADS_1


__ADS_2