
Rengganis dan Albirruni bertemu dengan tour guide yang bernama Anton,Anton sendiri mungkin sudah berumur sekitar 45 tahun.
"Assalamualaikum Siang Pak Anton" Sapa Birru.
"Waalaikumsalam, siang juga Mas"
Pak Anton menjabat tangan Birru.
"Albirruni" Mas Birru memperkenalkan namanya.
"Ini istri saya Rengganis "
Rengganis menangkup kan tangan nya lalu menyapa Pak Anton.
"Siang ini kita akan kemana dulu pak?"
"Kita akan menuju Blue Mosque,Mari Mas,Mbak naik ke mobil"
Mereka bertiga keluar hotel dan menaiki mobil yang di sopiri oleh Pak Anton sendiri.
Pak Anton sudah lama menetap di Turki.
Mobil pun melaju menuju Blue Mosque.
***
Sesampainya di Blue Mosque Rengganis begitu takjub dengan keindahan masjid besar nan megah ini.
"MasyaAllah Mas,indah sekali"
Birru juga takjud dengan keindahan Blue Mosque yang ada di Turki ini.
"Kenapa di beri nama Blue Mosque Pak Anton?" Tanya Rengganis.
"Karena keramik-keramik yang menutupi dinding serta kubah masjid ini berwarna biru. Masjid ini memiliki 6 buah menara yang mana konon katanya Sultan Ahmed 1 sempat mendapat kritikan karena memiliki jumlah menara yang sama dengan Masjidil Haram di Mekkah. Untuk mengatasi hal ini akhirnya Sultan Ahmed 1 menyumbang biaya pembuatan menara ke 7 Masjidil Haram."
Setelah masuk kedalam benar sekali apa yang Pak Anton katakan,dinding dan kubahnya semua berwarna biru.
"Jika ingin pergi berkunjung ke masjid ini, diharuskan mengenakan pakaian yang sopan dan bagi wanita diharuskan memakai hijab."Ucap Pak Anton.
" Oh jadi tidak boleh sembarang orang masuk pak?"
Pak Anton mengangguk.
"Boleh ceritakan sedikit tentang sejarah berdirinya masjid ini Pak?" Ucap Albirruni.
"Blue Mosque merupakan masjid megah di Turki yang memiliki keunikan dan keindahan menakjubkan. Jika berkunjung ke Turki, rasanya belum lengkap kalau belum ke tempat wisata ini. Masjid ini dibangun oleh Sultan Ahmed 1 yang berasal dari masa dinasti Ottoman abad ke 14, sedangkan konstruksi bangunannya dimulai pada tahun 1609. Saat memasuki kompleks masjid,akan disuguhkan arsitektur yang megah nan menawan dari Blue Mosque yang merupakan masjid terbesar di Istanbul dan telah menjadi salah satu tempat wisata di Turki yang wajib di kunjungi." Ucap Pak Anton.
"Setelah ini kita akan sholat Dzuhur berjamaah ya Mas mbak" Ucap Pak Anton.
Sedikit berbeda cara sholat di Indonesia dengan di Turki karena berbeda madzab,di Indonesia menggunakan madzab Syafi'i sedangkan di Turki menggunakan madzab Hanafi.Tapi tak menjadi masalah untuk Rengganis dan Albirruni.
Di Turki jamaah perempuan dalam juga sama menggunakan mukenah,tapi mukenah di Turki berbeda bentuk dengan mukenah di Indonesia,mukenah di Turki tidak ada penutup kepalanya,jadi penutup kepala nya adalah jilbab yang di pakai.
__ADS_1
Untuk laki-laki juga tidak memakai sarung,cukup memakai pakaian biasa yang sopan seperti baju koko atau jubah seperti negara Timur Tengah.
Jika kita menggunakan sarung di Turki nanti akan di pandang heran oleh warga Turki,karena di negara Turki dan Timur Tengah sarung di gunakan untuk penutup saat melakukan hubungan suami istri.
"Mas indah sekali,masjidnya juga besar" Ucap Rengganis.
"Tiada yang lebih indah selain kamu di mata Mas dan tiada yang lebih besar selain cinta Mas untuk mu sayang" Bisik Birru pada Rengganis.
"Ih Mas ini,Malu sama Pak Anton"
Birru pun tertawa.
Adzan berkumandang,mereka bertiga bergegas melaksanakan sholat berjamaah.
Setelah selesai sholat berjamaah Pak Anton memberi tahu kembali akan melanjutkan perjalanan ke suatu tempat.
"Selanjutnya kita akan ke Galatasaray Tower untuk makan siang Mas,Mbak" Ucap Pak Anton.
"Disana nanti ada apa saja Pak Anton" Tanya Rengganis.
"Galata Tower itu salah satu tempat terbaik di kota istanbul untuk mendapatkan tampilan 360 panorama Istanbul.Karena hari ini cerah kita dapat melihat tempat Princes ‘Islands dari menara dengan tinggi 60 meter ini. Ada juga sebuah restoran / cafe di lantai sembilan dan berjalan-jalan di sekitar Galata Tower sekaligus mencoba minuman atau makanan di salah satu kedai adalah suatu kenikmatan tersendiri" Ucap Pak Anton.
"Tapi nanti naik ke atas nya harus kuat ya" Sambung Pak Anton.
"Tenang,kalau saya ada Mas Birru yang akan siap gendong" Ledek Rengganis.
"Waduh,encok nanti Mas" Ledek Birru.
Rengganis langsung mencubit perut Mas Birru. "Ganis kan langsing Mas"
Mereka melanjutkan perjalanan menuju Galata Tower,kebetulan ini bukan weekand jadi tidak terlalu banyak pengunjung.
Tempat ini sedikit berada di bukit,jadi harus di lalui dengan menanjak,jadi lumayan melelahkan,tapi jika kita sampai puncak,lelah nya akan terbayar dengan keindahan pemandangan yang di suguhkan.
Setelah sampai puncak Rengganis dan Albirruni di suguhkan dengan pemandangan yang indah untuk yang kedua kalinya.
"Mas benar-benar indah,itu tadi Blue Mosque yang kita kunjungi Mas"
"Iya sayang,kamu suka"
Rengganis pun kegirangan hingga reflek memeluk Albirruni.
"Eh sabar,nanti malam saja" Bisik Albirruni.
Pipi Rengganis langsung bersemu merah.
Mereka pun memesan makanan khas Turki yang di hidangkan di restoran itu.
"Ini apa Pak Anto,di London juga ada makanan seperti ini?" Ucap Rengganis.
"Di Turki namanya kumpir Mbak"
Kumpir terbuat dari kentang panggang yang dibungkus dengan aluminium foil, kemudian setelah matang, bagian tengah dibelah dan diisi dengan mentega dan keju. Selain itu, terkadang isian tengahnya juga ditambah bahan lainnya.
__ADS_1
"Ini pizza ya Pak Anto" Tanya Rengganis.
"Ya jika di Indonesia lebih mirip Pizza Mbak,di Turki namanya Pide"
Pide adalah makanan khas Turki mirip seperti Pizza yang terbuat dari roti pita, dimana bagian atasnya diberi toping seperti daging sapi, daging kambing, tuna cincang, paprika, dan sebagainya.
"Es cream ini namanya apa Pak?"
"Dondurma,kalau kita pergi di kedai pinggir sana,biasa nya penjual menggunakan kostum Aladin lalu membuat atraksi dengan tongkat untuk memberikan es cream nya kepada pelanggan"
Dondurma adalah makanan khas Turki berupa es krim yang liat dan lengkep seperti permen karet. Es krim khas Turki ini umumnya berbahan dasar dari campuran susu, gula, salep yaitu sejenis bahan pengental yang terbuat dari tepung.
Mereka menyantap makanan mereka dengan lahapnya,sejauh ini mereka menikmati makanan yang ada di Turki.
Setelah makan mereka berfoto,Pak Anton menjadi tour guide sekaligus fotografer Rengganis dan Albirruni.
Pak Anton juga membiarkan pasangan bulan madu ini menikmati keindahan alam Turki berdua,Pak Anton memberi jarak lumayan jauh namun masih bisa di jangkau.
Albirruni meraih pinggang Rengganis.
"Sayang senang?"
Rengganis mengangguk.
"Tidak ada yang lebih indah dari ini semua,selain melihat mu bahagia Rengganis" Ucap Albirruni.
Rengganis mengecup pipi Albirruni.
Cup...
"Eh jangan nakal disini,sabar nanti malam saja" Ledek Albirru.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
(Apa harapan kalian untuk Albirruni dan Rengganis kedepannya?)