
Rencana nya sore nanti Rengganis sudah di perbolehkan pulang.
Pagi ini Baby Al Ayyubi sudah mandi,bersih dan wangi,tampan.
Rengganis yang merasa lengket dan tidak nyaman meminta mandi juga,namun fisiknya masih terasa lemah.
Dengan telaten Mas Birru memapah Rengganis lalu memandikan nya,padahal Rengganis sudah menolaknya karena merasa risih dirinya sedang melalui masa nifas,tapi Mas Birru dengan telaten memandikan nya,membersihkan bagian terdalam sekalipun.
"Mas tidak perlu,Aku risih Mas"
"Tidak apa-apa,Aku pakaian mu,kamu pakaian ku,kenapa mesti risih Sayang,kamu seperti ini juga karena melahirkan anak kita"
Setelah selesai memandikan Rengganis, Mas Birru menghanduki nya,menggantikan baju Rengganis.Mas Birru menggenggam jemari tangan Rengganis.
"Mas semakin jatuh cinta padamu Sayang,"
"Mas,aku pucat begini,perut ku juga jadi jelek"
"Tidak masalah,kamu tahu puncak tertinggi cinta Mas pada mu saat kamu memberikan Mas Al Ayyubi,perjuangan mu itu sangat cantik sekali,perjuanganmu itu membuat Mas semakin jatuh cinta padamu"
Rengganis tersenyum,lalu memeluk Mas Birru.
Mereka keluar dari kamar mandi,Mas Birru menyiapkan makanan untuk Rengganis lalu menyuapinya.
Al Ayyubi sedang di gendong Alisha,Alisha hari ini izin tidak mengajar.Alisha begitu bersemangat menggendong Ayyub,menimang dan mengajaknya berbicara.
Papa dan Mama pulang ke rumah untuk menyiapkan kepulangan Rengganis.
Dokter Hafiz masuk ke dalam ruangan Rengganis, menyapa Rengganis dan Albirruni.
"Pagi Mbak,Al"
"Pagi Dokter"
"Bagaimana keadaan nya,Sehat kan Mbak?"
"Alhamdullilah sehat,makan pun enak,rasanya sudah plong"
"Alhamdulillah"
Hafiz lalu memeriksa kondisi Rengganis.
"Nanti akan ada dokter anak kesini mbak,untuk memeriksa Dede bayinya"
"Iya Dok"
"Ya sudah lanjutkan makan nya"
Albirruni kembali menyuapi Rengganis, Hafiz menghampiri Alisha yang sedang menggendong dede bayi.
"Hay Ganteng," Ucap Hafiz sambil mencolek pipi Ayyub.
Yang gendong tidak di sapa nih.
"Hay Calon ibu dari anak-anak ku" Sapa Hafiz dengan begitu lirih,hanya terdengar oleh Alisha saja.
"Ih PD banget Mas Hafiz"
"Harus lah"
"Sudah sana kembali bertugas"
"Tidak ada tugas sepagi ini"
"Kenapa sudah datang?"
"Karena pasien nya mempunyai adik spesial"
Wajah Alisha langsung bersemu merah karena menahan malu " Huh Dasar"
"Kamu sepertinya luwes sekali Sha gendong Dede nya,Belajar dari mana?"
"Tidak belajar dari mana-mana,insting saja"
Hafiz tertawa,ya memang perempuan tanpa belajar pun memang sudah pandai menggendong,mungkin benar kata Alisha,sudah ada insting.
Albirruni yang melihat Hafiz mengobrol lama dengan Alisha iseng meledeknya.
"Hey kalian berdua,kapan hayo menyusul"Ucap Albirruni.
"Sabar Al,nikah dulu,jangan langsung nyusul punya dede"
"Ya iya lah,maksud ku menikah,enak saja langsung punya anak,aku hajar sampai masuk peti nanti jika berani melakukan nya"
__ADS_1
"Galak amat,Alisha masih belum mau Al,nunggu aku ber uban sepertinya"
Alisha tertawa,"Mas Hafiz ini,ya tidak selama itu juga kali Mas"
"Ya kenapa lama sekali menerima cinta Mas"
"Ya karena kejadian kemarin itu membuat Alisha jadi kurang percaya dengan Mas Hafiz,"
"Oke akan Mas buktikan"
"Ya Lah,berjuang dong"
"Oke Mas akan berjuang,Lebih baik berjuang sampai akhir dari pada berakhir jadi tamu undangan,hahaha" (pengalaman author)hahaha.
"Bisa aja"
"Mulai sekarang aku ikrarkan,Aku akan mengejar cinta mu,Mbak Dosen"
Rengganis dan Albirruni tersenyum.
"Hafiz sepertimu Mas" Ucap Rengganis.
"Masa sih Sayang"
"Ya dulu kamu seperti itu padaku"
"Tapi akhirnya kita bahagia kan"
Rengganis tersenyum.
***
Di kampus Reihan mengetahui kalau Alisha izin tidak masuk,Reihan ingin menanyakan Alisha kenapa tidak masuk,Reihan membuka aplikasi Watsap,ketika akan mengetik Reihan melihat nomor ponsel Almira yang di berikan Alisha 2 bulan lalu.
Reihan membatalkan mengirim pesan pada Alisha,Reihan malah mengirim pesan pada Almira.
Reihan📩
Assalamualaikum, Mira Maafkan Aku yah tentang kejadian 2 bulan yang lalu.
Lama Almira tidak membalas,karena mungkin masih jam belajar.
Jam Setengah sepuluh Reihan baru mendapat balasan dari Almira.
Almira📩
Tidak butuh waktu lama karena Reihan sedang mengopi di kantin langsung membalas pesan Almira.
Reihan📩
Ini aku Azzam,kita pernah bertemu di restauran.
Almira📩
Oh Mas Azzam,Oh ya tidak apa-apa Mas,Aku sudah melupakan nya,sudah lama sekali.
Reihan membaca balasan dari Almira.
Melupakan nya,sudah lama?hadeh bocah kecil,gara-gara kejadian itu aku bahkan selalu di hantui lewat mimpi,apa karena ini pertama kalinya aku merangkul perempuan,mudah-mudahan setelah aku meminta maaf aku tidak memimpikan kejadian itu lagi,Batin Reihan.
Reihan📩
Oh ya,kakak mu pagi ini izin tidak mengajar,apa kamu tahu Alisha kenapa?
Almira📩
Kenapa tanya Aku Mas,kan bisa Watsap Kak Alisha langsung.
Jawaban nya tidak mengenakan sekali,pertama kalinya aku di abaikan,Batin Reihan.
Reihan📩
Tidak di balas
Almira📩
Kakak sedang menemani Mbak Rengganis melahirkan di rumah sakit,mungkin sedang sibuk menemani bayi Mbak Rengganis.
Reihan📩
Kamu juga ikut?
Almira📩
__ADS_1
Aku sekolah.
Reihan📩
Kamu tidak ke rumah sakit lagi?
Almira📩
Nanti sepulang sekolah.
Reihan📩
Boleh Aku ikut?
Almira📩
Nanti Aku share saja lokasi nya.
Almira lalu mengirim share lokasi rumah sakit Rengganis.
Reihan yang melihat langsung menepuk kening nya.
Reihan📩
Share lokasi sekolah mu
Almira📩
Untuk apa?
Reihan📩
Katanya nanti sepulang sekolah ke rumah sakit,Aku juga mau kesana,kenapa tidak sekalian saja.
Almira📩
Tidak perlu Mas,aku bisa sendiri ke rumah sakit
Reihan📩
Aku malu jika kesana sendiri mir,tolong yah sekali ini saja
Almira📩
Oke
Almira mengirim share lokasi sekolahnya.
Reihan📩
Pulang jam berapa?
Almira📩
Jam 2
Almira yang sedang berada di kelas di Ledek oleh teman-teman nya karena memainkan ponsel terus.
"Dari siapa sih Mir?" Tanya salah satu teman Almira.
"Ini dari teman kakak ku,yang di cari kakakku,kenapa mengirim pesannya pada ku"
"Suka sama kamu kali Mir"
"Ah ya tidak mungkin lah,Dia itu Dosen,tidak mungkin suka ABG sepertiku,disana banyak mahasiswi yang sudah matang-matang"
"Eh Mir kamu juga jika tidak memakai seragam SMA tidak akan ada yang tahu jika kamu masih ABG,kamu bongsor begitu"
"Ah aku tidak memikirkan hal seperti itu,belum memikirkan hal-hal tentang cinta juga,malu tahu"
Teman Almira malah pada tertawa,menurut nya Almira masih sangat polos dalam hal percintaan,karena selalu fokus sekolah.
***
Jam 2 Reihan segera menuju sekolahan Almira,Reihan yang memang sudah pulang sejak Dzuhur berpamitan pada Umminya,berpamitan ingin menengok bayi Mbak Rengganis di rumah sakit,Umminya juga pasti faham karena sebelumnya sudah bertemu di mall waktu itu.
Reihan mengirim pesan pada Almira ketika sudah sampai di depan sekolahan nya.
Reihan📩
Aku di bawah pohon sebelah kiri gerbang,mobil warna Silver.
Almira yang memang sudah keluar kelas langsung keluar menuju gerbang,di lihatnya mobil berwarna silver.
__ADS_1
Dari kejauhan teman-teman Almira meneriaki Almira.
"Mira...Mira"