
Almira tidak membalas pesan Reihan lagi karena tertidur.
Reihan terus saja menunggu balasan dari Mira,gemas karena tidak di balas,Reihan pun mengambil kunci mobilnya.
Ia langsung menuju rumah Almira,Reihan juga membawa menu terbaru dari restoran nya,menurutnya bisa di jadikan Alasan untuk menemui Almira.
Sesampainya di rumah Almira,Reihan langsung mengucapkan salam,di sambut oleh Mama dan Mbak Rengganis.
Mbak Rengganis kala itu sedang menggendong Dede Ayyubi.
"Ini Reihan bawakan sedikit makanan Tante,ini menu baru di restoran ku" Ucap Reihan.
"Terimakasih ya Nak,repot-repot segala"
"Tidak bu,"
"Tante panggilkan Alisha yah"
Mama lalu berjalan menuju kamar Alisha.
"Tan...Bukan Alisha"
Rengganis tersenyum,"Maunya Mira yah"
Reihan tersenyum juga,lalu mengangguk.
Alisha yang di panggil Mama langsung saja keluar ke ruang tamu.
Alisha melihat Baby Ayyubi yang sedang di gendong Reihan.
"Eh,Rey,ada apa?"
"Tidak,Mana Mira"
"Mencari Mira malah memanggiku,ah Mama ini"
Ayyubi di timang-timang Reihan.
"Mana Mbak Ganis,"
"Sedang makan sepertinya,Aku ingin menggendong nya sebentar"
Alisha duduk di sebelah Reihan ikut meledek baby Ayyubi.
Tiba-tiba Hafiz muncul di pintu melihat Alisha dan Reihan seperti begitu bahagia apalagi dengan Ayyubi yang ada di gendongan Reihan.
"Ehmmm"
Mereka berdua melihat ke arah suara.
"Eh Mas Hafiz" Ucap Alisha sambil menghampiri Hafiz.
"Kalian seperti keluarga kecil saja berdekatan seperti itu"
Reihan melihat ke arah Hafiz.
"Kau ini,begitu saja cemburu,payah"
"Kau juga,kenapa dekat-dekat dengan Alisha" Bisik Hafiz yang mendekat ke arah Reihan.
"Aku tidak...."
"Eh Ada Hafiz juga" Ucap Rengganis.
Mbak Rengganis mendekat ke Reihan lalu mengambil baby Ayyubi.
"Rey,sepertinya Mira tertidur"
"Ya sudah,Reihan pulang saja ya Mbak"
"Kok pulang Rey" Tanya Alisha.
"Gebetan Bobo" Ucap Reihan.
Reihan pun berpamitan pada Mama dan yang lain nya juga,Reihan pulang ke rumah nya dengan kesal karena tidak bisa melihat Almira,kenapa si mungil itu membuatnya candu.
***
"Sha,Mas perlu bicara,ayo kita ke taman depan rumah" Ajak Hafiz.
__ADS_1
Alisha menuruti Hafiz ke taman.
"Apa kamu menolak Mas karena Reihan,sepertinya kamu menyukainya"
"Kamu bicara apa sih Mas?"
"Aku lihat kalian begitu dekat"
"Mas apa kamu lihat,tadi Reihan saja pergi karena tidak bertemu dengan Almira,Dia menyukai Adikku"
"Dia menyukai Mira,tapi mungkin saja kamu menyukainya"
"Cukup Mas,aku tidak mau di tuduh seperti itu"
"Oke, kalau kamu memang tidak menyukainya ayo menikah denganku"
"Itu namanya memaksa Mas,"
"Jika kamu tidak mau,aku akan pergi dari hidupmu Sha,aku laki-laki,aku juga butuh kepastian"
"Kenapa kamu tidak bisa bersabar Mas"
"Aku kurang bersabar apa Sha,Umurku sudah cukup,aku sudah siap,apa yang membuatmu ragu"
"Aku akan fikirkan lagi"
"Tidak, jika kali ini masih menolak,oke aku akan pergi dari hidupmu"
"Mas"
Hafiz langsung menuju mobil yang terparkir di halaman rumah Wijaya.Ia langsung melajukan mobilnya keluar dari rumah Wijaya lalu berlalu begitu saja meninggalkan rumah Wijaya.
"Mas,kenapa kamu jadi seperti ini"
Tak terasa bulir-bulir air mata jatuh dari pipi Alisha.
Rengganis yang kembali lagi ke ruang tamu terheran karena Hafiz sudah tidak ada di ruang tamu.Rengganis keluar untuk mencari Alisha,ternyata Alisha sedang terduduk di taman depan rumah,Alisha terlihat sedang menangis.
"Sha,kamu kenapa?"
Alisha langsung memeluk Rengganis.
"Mbak apa aku salah saat Mas Hafiz begitu ingin menikahiku tapi aku malah mengatakan belum siap lagi"
"Entahlah Mbak,Aku masih belum yakin"
"Cobalah melakukan shalat istikharah serta bertawakkal berharap petunjuk Allah Sha"
"Iya Mbak,Alisha akan melakukan nya"
***
Hafiz juga merasakan kesedihan dalam hatinya,tapi Ia juga merasa kecewa dengan Alisha.
Maafkan aku kekasihku
Bila perih hatimu, karena diriku
Aku hanya manusia yang tak berilmu
Yang takkan pernah bisa, menjadi pelipur laramu
Cahaya cintamu seakan menjauhiku
Hanya kegelapan tempatku mengadu
Cinta membuatku lemah tak berdaya
Keindahanmu seakan sirna
Selamat Tinggal Terpuruk
Pahitmu cukup tuk kurasa…
Indahmu cukup tuk kucinta...
Wahai rasa..
Aku yang menciptakanmu,
__ADS_1
Maka aku pula yang akan membunuhmu.
Wahai cinta..
Datanglah lain waktu..
Bukan hari ini, bukan kali ini…
Hafiz menuju rumah sakit untuk mengajukan cuti,Ia ingin melepas lelah di fikiran nya,Ia ingin berlibur ke luar negri ke rumah sahabatnya di singapura.
***
Reihan yang sudah sampai rumah merebahkan dirinya di sofa di depan ruang TV,Ummi yang sedang duduk di ruang TV juga merasa melihat Reihan begitu kelelahan.
"Hey Anak Ummi kenapa?"
"Tidak mi"
"Hey,kamu ini anak Ummi,tidak perlu berbohong"
"Kesal saja dengan Humairah,kita berkirim pesan,tapi malah tidak di balas lagi,aku khawatir,aku ke rumahnya,tapi malah katanya sedang tertidur"
Ummi tersenyum,anak bungsunya sepertinya sudah sangat mencintai Humairahnya sampai pesan tak di balas saja uring-uringan.
"Kamu ini,begitu saja sudah uring-uringan"
"Aku tidak uring-uringan"
"Memang yah kalau sedang jatuh cinta itu suka lupa apa yang di rasakan"
"Ummi,lakukan sesuatu" Ucap Reihan sambil mengerlingkan Matanya.
"Kamu ingin apa?"
"Ingin melihat Mira"
"Ya balik lagi saja sana,"
"Ummi aku malu,tidak mau bolak balik"
"Lalu"
"Ya Ummi lakukan sesuatu pokoknya"
"Baiklah"
Reihan langsung mencium Pipi Umminya lalu berjalan menuju kamarnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Kira-kira Ummi akan melakukan apa yah?
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan Vote,mksh)
Maaf baru Up,Mak author lagi garap rapot,tgl 15 pembagian raport soale,jadi di dunia nyata dulu urusane di selesaikan,okeh.