Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Minta Maaf


__ADS_3

Mas Birru berlari menaiki tangga, lalu langsung memasuki kamarnya, disana terlihat Rengganis sedang memandikan Ayyubi.


Reihan dan Hafiz masuk ke dalam, melihat Almira dan Alisha sedang yoga.


Alisha menanyakan kepanikan Mas Birru tadi pada Hafiz.


"Mas tadi Kak Al mencari Mbak Ganis, bukan nya mereka tadi bersama ya"


"Iya itu Al lagi cemburu buta,"


"Hah kok bisa"


"Tadi Raka vidio call terus samar-samar Mas dengar nama Abymanyu, jadi Albirruni cemburu deh, lagian juga lucu, masa cemburu sama orang yang sudah tidak ada"


"Aku kira mereka tidak pernah marahan" Ucap Reihan.


"Hey Rey, rumah tangga itu sawang sinawang, tidak selamanya lurus terus, nabrak nanti" Alisha terkekeh.


"Tapi Mas Birru sepertinya sangat sabar"


"Hihihi percaya tidak, kalau masalah cemburu Kak Al suka khilaf, dulu saja ada yang menggangu mbak Ganis langsung di hajar habis-habisan, di satronin ke rumahnya langsung, hebat kan kakakku" Ucap Alisha.


"Wah...Baru tahu aku, yang menang siapa?" Reihan begitu penasaran.


"Kak Al lah"


Mereka berempat tertawa.


"Kak AL pasti sedang mengeluarkan jurus gombalnya saat ini, coba tebak mereka baikan tidak" Tanya Alisha.


"Baikan lah, mbak Ganis kan baik Kak" Ucap Almira.


"Iya lah, Kak Al juga jago merayu mbak Ganis"


***


Albirruni menghampiri Rengganis, menyentuh lengan nya yang sedang memandikan Ayyubi.


"Sayang, maafkan aku"


Rengganis memercikan air pada dada Albirruni, "Biar hatimu adem"


"Sayang..lihat aku"


"Tidak Mau"


"Lihat Aku"


"Apa sih Mas, aku sedang memandikan Ayyubi"


Rengganis buru-buru menyelesaikan memandikan Ayyubi lalu menutup tubuhnya dengan handuk, Rengganis menggendongnya di pinggangnya.


"Sayang lihat aku" Mas Birru mencekal lengan Rengganis lalu mendekatkan Rengganis padanya.


"Maafkan Mas"


Ayyubi tersenyum lalu menimpuk hidung papahnya menggunakan tangannya, "Papapapah"


"Ya Dek, papahmu nakalin ibu tadi"


"Eh tidak, Papah terlalu mencintai mama" Mas Birru membela diri.

__ADS_1


Rengganis meletakan Ayyubi di kasur, lalu mengoleskan minyak telon dan lotion di tubuh Ayyubi. Setelah itu memakaikan baju.


Mas Birru yang geram akhirnya langsung saja menyambar bibir Rengganis. Hingga posisi Rengganis sekarang ada di bawah Mas Birru.


"Mas ada Ayyubi, jangan sembarangan, awas" Rengganis berusaha mendorong dada Ayyubi.


Ayyubi merangkak ke sebelah papahnya lalu menjambak rambut papahnya, " Papapapah"


"Aduh...aduh Ayubi"


Rengganis tertawa penuh kemenangan, karena Ayyubi sepertinya membelanya.


Mas birru langsung bangun dan duduk di tepi ranjang, Ayyubi kembali merangkak dan minta di gendong papahnya.


"Papapapah"


"Iya sini sayang, bermain yuk dengan Om dan aunty di bawah"


Albirruni segera membawa Ayyubi ke bawah, lalu meletakan nya di pangkuan Alisha.


"Sama aunty dulu yah, Papah ada urusan"


Ayyubi malah jingkrak-jingkrak.


Albirruni segera kembali ke atas.


"Sepertinya masih belum damai" Ledek Hafiz.


"Mungkin Mas Birru akan menggunakan metode serangan matahari terbit" Reihan tertawa renyah dengan Hafiz.


Mas birru melihat kamarnya sudah tidak ada Rengganis, namun suara gemercik air dari kamar mandi menandakan Rengganis ada di dalam sana. Albirruni tersenyum, Ia menunggu istrinya sambil rebahan di atas ranjang.


"Mas awas aku mau ganti baju dulu"


"Tidak akan, sebelum kamu memaafkan Mas"


"Mas ini kenapa sih, Marah tidak jelas" Rengganis mengerucutkan bibirnya.


"Sayang Mas cemburu"


"Cemburu pada Raka? pada Mas aby? konyol sekali"


"Iya Maafkan Mas, kamu tahu sendiri kan Mas seperti apa" Mas Birru menggenggam erat kedua tangan Rengganis.


Rengganis melepaskan genggaman nya lalu jemari tangan nya menelengkup pipi Mas Birru.


"Kamulah cinta terakhirku sayang.


Tak ada yang lain lagi di hatiku kecuali kamu.


Kaulah hidupku.


Kau penyemangatku.


Semoga cinta kita abadi selamanya.


Sampai maut memisahkan kita berdua.


Kudambakan jalinan kasih antara kita.


Suci mulia adanya.

__ADS_1


Penuh kasih sayang dan kelembutan.


Dilandasi kesetiaan dan keikhlasan berkorban


Dijauhkan dari titik noda dan hal-hal yang sia-sia.


Kudambakan jalinan kasih kita dilimpahi rahmat dan ridha Illahi.


Berangkat dari niat fitri menunaikan ajaran suci.


Membangun kebersamaan penuh kerukunan


Merajut sulam kehidupan tenteram damai


Serba indah dan penuh berkah"


Mas Birru tersenyum lalu mencium kening Rengganis.


"Makasih ya sayang sudah memaafkan Mas" Mas Birru hendak melepaskan handuk Rengganis, namun Rengganis langsung menepisnya.


"Aku sedang lampu merah"


Mas Birru menepuk jidatnya " Nasib...nasib"


"Mana Ayyubi?" Tanya Rengganis.


"Dengan Alisha di bawah, ya sudah Mas ke bawah dulu yah"


Rengganis mengangguk lalu kembali ke kamar mandi, sementara Mas Birru langsung turun ke bawah dengan hati berbunga-bunga.


"Sini anak papah sayang"


"Al kok cepat sekali serangan mentari paginya?"


"Apanya? Lampu merah bro" Ucap Albirruni sambil mengambil Ayyubi dari gendongan Alisha.


Reihan dan Hafiz tertawa riang, " Nasib...nasib"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


[Jangan lupa like komen dan Vote ya jangan lupa mampir di Surat Cinta 2000]


Salam sayang,


@Santypuji

__ADS_1


__ADS_2