Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Tidak Akur


__ADS_3

Tentu nya mereka semua pun kini menahan tawa karena Erland berani sekali membuat Kai kesal. Kai sudah mengatakan kepada para sahabat nya jika mereka tidak di perbolehkan untuk menyukai Calista bahkan dia juga mengatakan akan menghabisi mereka yang berani mendekati kembaran nya itu.


"Hanya sebentar Kai, Lo posesif sekali sih ". Kata Erland


"Bahkan sebentar saja gue tidak mengizinkan dan jangan melihat nya lebih dari tiga detik ". Kata Kai


"Jangan terlalu lebay Kai ". Kata Calista


"Itu tidak lebay ya bahkan itu juga sudah lama tiga detik itu ". Kata Kai


"Lama gundul mu Kai, Derren dan yang lainnnya saja selalu menatap ku tapi kenapa mereka tidak boleh ". Kata


"Itu beda dong sayang, mereka sudah lama dengan kita dan kalau si kunyuk-kunyuk ini kan kamu juga belum mengenal nya ". Kata Kai


"Gila pelit banget Lo Kai sama kita bahkan kenalan saja gak boleh sama Calista ". Kata Sky


"Coba saja kenalan dengan nya dan Lo akan tinggal nama saja ". Kata Kai


Tentu nya di selalu saja serius dengan apa yang di katakan bahkan memang beberapa siswa di sekolah juga berpikir beberapa kali jika ingin mendekati Calista sebab ada dua penjaga yang sangat mengerikan di samping nya dan beberapa sahabat dia juga sama mengerikan nya namun yang lebih mengerikan tetap Kai bagi mereka semua karena marah nya dia selalu melebihi marah Ray


Bahkan untuk berteman dengan Calista juga banyak yang tidak berani karena dia juga selalu bersama dengan Axel dan yang lain nya


"Kalian sudah lama berteman dengan Kai tapi kenapa tidak pernah main ke rumah ?". Tanya Calista


Mereka terdiam tidak menjawab sebab tidak berani menjawab karena berinteraksi dengan Calista pun pasti akan mendapat kan Omelan Kai.


"Kalau di tanya jawab jangan diam saja ". Kata Derren


"Mereka bukan nya gak mau jawab tapi pasti takut dengan Kai ". Kata Rafael


"Gak usah takut Kai marah jawab saja ". Kata Calista


"Rumah Kai saja kita tidak tahu jadi mana mungkin kita bisa main ke sana ". kata Erland


"Bagaimana kalau pulang sekolah mampir ke rumah ?". Tanya Calista


Tentu saja mereka menolak nya karena tatapan tajam Kai kepada mereka semua saat ini


"Jika mereka tidak main ke rumah hari ini jangan dekat-dekat dengan ku Kai ". Kata Calista lalu pergi dari sana karena dia sudah Kenyang dan baru ingat juga jika ada tugas yang belum di kerjakan


"Mau kemana ?". Tanya Kai yang kini memegang tangan kembaran nya itu


"Masih ada tugas yang harus di kerjakan di perpustakaan ". Kata Calista


"Nanti saja kali makan dulu di sini . Kita juga baru ngobrol kan ". Kata Kai


"Males aku Kai setiap hari melihat muka mu yang jelek itu ". Kata Calista yang kini sudah pergi dari kantin karena dia memang benar-benar ada tugas yang harus segera di selesaikan hari ini juga sebelum masuk kelas.


Kai dan yang lain nya masih di kantin dan terlihat mereka masih mengobrol bersama saat ini sesekali juga Kai melihat ke arah Kim yang kini sedang duduk manis di kantin dengan sahabat nya Yasmine.


"Ajak mereka nanti main ke rumah Kai dan sekalian kenalkan dengan Daddy dan bunda agar mereka juga tahu siapa saja teman Lo ". Kata Ray

__ADS_1


Kai memang tidak ingin mengajak mereka karena dia tidak mau jika mereka tahu siapa Daddy nya namun jika Calista sudah meminta dia akan mengabulkan nya walaupun semua harus terbongkar dia tidak masalah asal kembaran nya itu senang


"Ya sudah nanti kalian ikut ke rumah gue tapi ingat jangan coba-coba untuk mendekati Calista ". Kata Kai


"Dan Lo selalu saja mengatakan nya Kai ". Kata Nathan


"Gue mengingat kan kalian apalagi Lo Sky awas saja jika berani mendekati Calista ". Kata Kai


"Ya bos tenang saja gue tahu diri kali ". Kata Sky


Mereka kembali melanjut kan obrolan nya namun kini berbeda tidak seperti yang tadi karena kini banyak sekali canda tawa yang keluar di sana


"lihat lah sedari tadi Caesar memperhatikan mu Kim ". Kata Yasmine


"Apa sih , cuekin saja gak penting juga ". Kata Kim dengan santai nya


"Seperti nya dia suka dengan mu Kim karena tidak biasa nya Kai menatap seseorang seperti ini ". Kata Yasmine


"Sudahlah Yas kenapa harus membicarakan dia sih bahkan gue sangat tidak tertarik sama sekali dengan topik itu ". Kata Kim


"Tapi Kim , kamu beruntung sekali loh jika memang Caesar menyukai kamu ". Kata Yasmine


"Bukan nya beruntung Yas tapi malah sial gue kalau dekat dengan nya ". Kata Kim


Memang dia tidak tertarik sama sekali dengan Kai bahkan bisa di katakan jika dia sangat tidak suka dengan model cowok seperti Kai ya walaupun dia adalah idola di sekolah namun Kim memang tidak pernah menyukai nya dan menganggap dia biasa saja sama seperti yang lain nya .


"Lihat lah mereka, tertawa seperti orang bodoh ". Kata Jimmy


"Bahkan sejak tadi juga Caesar menatap Kim ". Kata Bara


Mereka bertiga memang lah rival Kai jika di sekolah apalagi Bara, dia selalu saja berseteru dengan Kai karena persoalan basket bahkan mereka sempat adu fisik karena Bara tidak terima Kai menjadi kapten basket maka dari itu sekarang Kai tidak pernah ikut dalam tim basket sekolah dan dia akan keluar jika memang ada event penting untuk membawa nama baik sekolah saja tentu nya bersama dengan Ray juga Karena Ray suka sekali dengan basket


"Kai bahkan sangat posesif dengan Calista dan pasti nya akan sangat sulit mendekati nya Bara ". Kata Jimmy


"Gue sudah memikirkan bagaimana cara nya untuk mendekati Calista tanpa mereka tahu sama sekali ". Kata Bara


"Hati-hati Bar karena setiap omongan Kai selalu saja dia wujud kan apalagi jika itu tentang Calista, jadi jangan mengambil keputusan yang gegabah dan merugikan Lo sendiri nanti nya ". Kata Rivan


"Gue tahu hal itu dan gue juga tidak sebodoh itu ". Kata Bara


Dia tidak pernah menunjukkan rasa suka nya kepada Calista secara terang-terangan bahkan dia juga sering adu mulut dengan Calista karena dengan cara itu saja menurut nya bisa membuat dia berinteraksi dengan Calista.


Di perpustakaan Calista sedang di sibuk kan dengan tugas nya bahkan dia terlihat sangat serius sekali mengerjakan nya


"Calista ". Panggil Melisha


Calista hanya menoleh sebentar saja lalu dia kembali fokus pada tugas nya


"Jangan sok sibuk Lo ". Kata Faye yang kini mengambil buku Calista lalu membuang nya


"Gue gak cari masalah dengan kalian jadi jangan mencoba untuk memancing gue ". Kata Calista yang kini beranjak dari duduk nya untuk mengambil buku nya kembali namun Nadia menarik nya hingga dia hampir saja terjatuh dan Untung nya dia sangat bisa menjaga keseimbangan diri nya jadi dia tidak sampai terjatuh tadi.

__ADS_1


"Gue sudah mengatakan jika gue tidak mau di ganggu jadi sebaik nya Lo pergi sebelum kesabaran gue habis ". Kata Calista


"Memang nya apa yang Lo bisa lakukan bahkan sekarang Lo hanya sendiri saja tanpa ada Ray atau pun Kai di sisi Lo ". Kata Melisha


Calista mendekati nya dan


Bug


Satu tonjokan dia layangkan ke perut Melisha membuat nya pun langsung terjatuh dan pingsan


"Gila Lo ya " Kata Faye


"Melisha bangun , Melisha ". Panggil Nadia sejak tadi dan kini Faye oleh n keluar untuk mencari bantuan kali ini untuk membawa Melisha ke ruangan kesehatan sekolah


"Lo akan tanggung akibat nya setelah Melisha sadar nanti ". Kata Nadia


"Gue gak perduli dan gue tunggu nanti apa yang akan kalian lakukan selanjut nya ". Kata Calista


Calista tidak mempedulikan nya bahkan dia juga merasa tidak bersalah sama sekali jadi dia pun tidak akan takut sama sekali dengan siapapun selama dia benar dan kini dia segera masuk ke dalam kelas nya di sana


"Dari mana Cal , kenapa lama sekali ?". Tanya Derren


"Kepo banget Lo jadi orang ". Kata Calista


Kini pelajaran kembali di mulai dan guru pun juga sudah ada di kelas dan memulai pelajaran nya . Tadi memang sempat ada kegaduhan karena sahabat Melisha tidak terima bila Calista tidak di berikan hukuman namun pak Arya berhasil membuat mereka mengerti bahkan para guru pun juga tahu bagaimana sifat Calista, dia tidak akan menyerang jika tidak ada yang mengganggu nya .


Bel berbunyi dan saat nya mereka semua pulang. "Cal hari ini seperti nya akan banyak tamu di rumah Lo karena sahabat Kai akan datang ke sana ". kata Derren


"Boleh mereka datang ?". Tanya Calista


"Jika Lo yang meminta maka Kai akan mengabulkan nya bukan dan itu juga sudah bukan rahasia lagi ". Kata Derren


Calista hanya tersenyum saja mendengar nya dan dia pun kini bersemangat sekali untuk segera pulang sebab dia sudah sangat lapar dan merindukan masakan bunda nya


"Lama sekali Cal ". Kata Ryan


"Ya kan kelas juga baru bubar . Kak Ray mana ?". Tanya Calista


"Di panggil Pak Anton tadi ke ruangan nya ". Kata Ryan


Calista pun terdiam dan dia bisa menebak kenapa kakak nya itu di panggil dan pasti itu karena ulah nya tadi .


Ray berjalan menghampiri mereka saat ini dan dia pun tersenyum melihat Calista di sana


"Jangan bandel di sekolah ". Kata Ray sambil mengacak rambut adik nya


"Berantakan kali kak kalau di gituin ". Kata Calista dengan manja nya


"Woy berangkat jangan banyak bicara ". Kata Kai


"Gak usah nge gas Kai santai saja ". Kata Calista

__ADS_1


"Giliran dengan Kak Ray baik banget tapi kalau dengan aku pasti kayak tikus dan kucing gak akur banget ". Kata Kai


Namun Calista tidak menanggapi nya dan kini dia segera naik ke Motor Ray , mereka semua pun pergi pula ke kediaman Airlangga sekarang


__ADS_2