Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Menuduh Tanpa Bukti


__ADS_3

Mereka kini sudah sampai di sekolah dan terlihat juga ada mobil Mark anak buah Arok di sana dan Axel pun turun dari mobil saat ini. Hanya Mark saja yang mengantar dia karena Arok kini sedang sibuk sekali dengan usaha Rachel yang menurun drastis akibat ulah sahabat nya itu bahkan yang menanggung semua sekarang adalah Arok


"Kalian baru datang?". Tanya Axel


"Ya kita baru datang, ayo masuk saja sekarang". Kata Kai mengajak nya untuk segera masuk ke sekolah. Kini mereka berempat pun masuk ke dalam dan terlihat Mark kini menghampiri Sam


"Tumben Lo yang mengantar para tuan dan nona muda ". Kata Mark


"Ya mulai sekarang gue yang akan menjaga mereka". Kata Sam


"Dulu Lo menjadi andalan big bos Sam dsn sekarang Lo kembali di percaya untuk menjaga anak-anak nya". Kata Mark


"Ya benar dan menjaga mereka tidak terlalu sulit karena darah Daddy nya menurun Kepada mereka bertiga". Kata Sam


"Mereka terlihat biasa saja memang tapi entah jika ada yang mengganggu bagaimana reaksi mereka". Kata Mark


"Lo bahkan tidak akan pernah menduga jika mereka bisa melakukan nya". Kata Sam


Kini mereka terlihat masih mengobrol di sana bahkan Mark memang di tugas kan Arok untuk menjaga anak nya sebab dia merasa juga kalau Ricky mungkin saja menargetkan anak nya jadi dia mengantisipasi semua nya saat ini padahal Ricky tidak melakukan apapun karena yang bekerja untuk membalas semua nya adalah anak-anak nya. Ricky memang akan di tuduh dan menjadi sasaran jika Rachel kenapa-kenapa tapi dia tidak masalah juga jika dituduh seperti itu karena dia sudah biasa menghadapi banyak orang dan dia akan menyembunyikan kemampuan para anak-anak nya dulu hingga batas waktu yang tidak bisa di tentukan apalagi bakat Kai , Ricky akan menyembunyikan nya dengan baik dan membiarkan orang menilai Kai hanya sebagai si pembuat onar Saja.


Di tempat lain mereka terlihat masih saja mengawasi anak-anak Ricky bahkan mereka terlihat tidak takut sama sekali dengan Sam


"Jadi dia adalah sopir baru anak-anak itu". Kata Bondan


"Seperti nya begitu". Kata Romy


"Dia terlihat menakutkan, apa kita bisa mengambil anak perempuan itu jika dia yang menjaga nya?". Tanya Jay


"Apa kau takut dengan nya. Bahkan bos besar kita adalah tuan Nielson dan dia lebih kuat dan berkuasa dari orang itu". Kata Bondan


"Iya juga sih tapi aku agak ragu karena muka dia agak familiar sekali". Kata Dani


"Itu hanya perasaan mu saja. Kita tetap pada target awal dan kita eksekusi nanti jika memang sudah waktu nya untuk menjual anak". Kata bonda


Bahkan Sam sedari tadi pun mengetahui mereka bahkan percakapan mereka pun dia dengar karena tidak jauh dari mereka ada anak buah Sam di sana yang memang di tugas kan untuk menyadap pembicaraan mereka


"Sam apa Lo tahu siapa mereka yang memakai mobil hitam gelap itu?". Tanya Mark kepada Sam


"Lo baru mengantar tuan Axel hari ini saja?". Tanya Sam


"Ya benar gue baru mengantar nya hari ini saja karena tuan muda juga selalu berangkat bersama dengan anak big bos". Kata Mark


"Mereka orang bodoh yang ingin mencari masalah dengan bos kita sama seperti nyonya Rachel". Kata Sam


Mark juga baru tahu tentang Rachel yang menghina dan menjelekkan Yuli bahkan Mark saja tidak habis pikir kenapa nyonya nya itu bisa melakukan hal sebodoh itu padahal dia adalah wanita yang cerdas sekali tapi sangat mudah untuk di hasut orang.

__ADS_1


"Pagi tadi nyonya di larikan ke rumah sakit karena dia keracunan makanan". Kata Mark


"Kenapa bisa dia keracunan?". Tanya Sam pura-pura tapi Mark pun tahu jika dia hanya pura-pura saja


"Apa Lo benar tidak tahu , pasti itu juga olah bos kan ". Kata Mark


"Jangan menuduh tanpa bukti Mark karena bos tidak suka hal itu". Kata Sam


"Tapi siapa yang melakukan hal itu bahkan penjagaan sangat ketat sekali di sana tapi masih saja kecolongan tuan Arok". Kata Mark


"Berarti kalian harus lebih hati-hati dan waspada lagi". Kata Sam


"Yang sulit untuk di waspadai adalah big bos bahkan pergerakan nya tidak pernah bisa terbaca sedikit pun". Kata Mark


Sam hanya tersenyum saja mendengar hal tersebut karena memang yang bertindak sekarang adalah tuan muda Kai nya bahkan tidak ada yang tahu rencana dia bagaimana dan itu sama persis seperti Ricky, langsung bertindak tanpa ada yang mengetahui dan curiga kepada nya sama sekali


Di rumah Ricky mereka masih saja mengobrol bahkan kali ini Ricky tampak nya tidak akan berangkat ke kantor karena kedatangan para sahabat Yuli saat ini di rumah nya


"Apa Lo sudah melakukan sesuatu Rick kepada Rachel karena semua orang tahu bagaimana Lo jika menyangkut nyonya Ricky". Kata Galang


"Dia bahkan membuat usaha Rachel menurun hari ini". Kata Yuli


Tap


Tap


Tap


"Apa Lo tidak memiliki telinga, sudah gue bilang jangan menginjakkan kaki ke rumah gue lagi". Kata Ricky


"Rick, Apa Lo yang membuat istri gue keracunan makanan hari ini ?". Tanya Arok langsung


"Apa bukti nya jika gue melakukan nya?". Tanya Ricky balik dan seketika itu Yuli pun mencubit perut nya membuat Ricky langsung menoleh ke arah dia


"Kenapa sayang, sakit". Kata Ricky dengan manja nya


"Apa benar kamu melakukan hal itu kepada Rachel, jawab jujur dan Jangan bohong". Kata Yuli Sambil menatap suami nya itu


"Kalau memang aku yang melakukan nya kapan coba, sedari tadi aku di sini saja bahkan Sam juga di sini dan Diego menjemput mereka sedang kan Juan masih ada tuh di sana sejak tadi". Kata Ricky


Kini Yuli pun nampak berpikir tapi dia juga tidak bisa langsung percaya begitu saja mengingat bagaimana sifat suami nya itu


"Lo bisa melakukan semua nya tanpa meninggalkan jejak Rick". Kata Rere


Meski pun Rere tidak suka dengan ucapan Rachel tapi dia juga tidak suka dengan cara Ricky yang menurut nya berlebihan karena Rere juga yakin sekali jika Ricky tahu bahwa Rachel di hasut seseorang untuk melakukan nya

__ADS_1


"Nah benar apa yang di katakan Rere. Kamu bisa melakukan nya tanpa meninggalkan jejak sama sekali". Kata Yuli


"Kalau gue bisa melakukan nya berarti Lo bodoh sekali karena rumah Lo bisa dengan mudah di masuki seseorang dari luar". Kata Ricky


"Gue tidak bodoh Rick hanya saja Lo meretas Semua cctv rumah dan menghapus semua rekaman di jam mana Lo beraksi". Kata Arok


"Bahkan Lo bisa meminta bantuan Ipank untuk memulihkan data nya ". Kata Ricky


Arok sudah mencoba meminta bantuan Ipank namun kali ini sama Sekali tidak berhasil dan dia pun juga bingung kenapa sampai tidak berhasil padahal Ricky dan Ipank sama kemampuan nya jika dalam hal seperti itu


"Gue juga heran kenapa gue tidak bisa mengembalikan nya Rick, apa Lo menemukan cara baru?". Tanya Ipank


"Tidak bahkan sekarang gue sudah tidak tertarik dengan apapun kecuali keluarga gue". Kata Ricky


"Kamu jangan melakukan hal itu kepada Rachel bahkan kamu tahu sendiri jika dia di hasut seseorang". Kata Yuli


Arok kini menatap Kinar adik nya itu bahkan sedari tadi mereka para sahabat Ricky yang baru datang tidak menyadari adanya mereka di sana


"Kamu sudah lama di sini?". Tanya Arok


"Ya lumayan kak sebelum anak-anak kak Ricky pergi sekolah". Kata Kinar


"Mana keponakan kakak?". Tanya Arok


"Ada di atas sedang bermain dengan anak kak Bryan". Kata Kinar


"Sebenar nya apa yang terjadi hingga Rachel bisa melakukan hal bodoh seperti itu?". Tanya Galang


"Gue juga masih menyelidiki nya siapa orang yang berhasil mencuci otak nya ". Kata Arok


"Dia bahkan bersahabat dengan gue dan juga istri gue sudah lama tapi kenapa dia bisa sebodoh itu termakan omongan orang lain yang baru dia kenal". Kata Ricky


"Apa Lo tahu Rick siapa yang melakukan itu?". Tanya Ken


"Cari tahu saja sendiri, apa Lo kemarin tidak mendengar jika istri mengatakan kalau dia bisa mengalahkan gue". Kata Ricky


"Pendendam sekali kamu jadi orang". kata Yuli


"Bukan pendendam hanya saja aku mengingat kan dia dengan ucapan istri bodoh nya itu". Kata Ricky


*****


Di sekolah nya kini Kai seperti biasa nya sedang bermain bersama dengan yang lain bahkan dia terlihat sangat asik sekali berbeda dengan kedua kakak nya yang hanya bermain dengan para anak dari sahabat Ricky saja. Pertemanan Kai memang lebih luas dari kedua Saudara nya bahkan dia bisa dengan mudah berinteraksi dengan semua orang baik seumuran atau yang di atas nya


"Kai apa kamu mau bermain bersama ku nanti di taman bermain?". Ajak satu temannya

__ADS_1


"Boleh saja , tapi nanti antar kan aku pulang ya". Kata Kai


"Ya tentu saja nanti aku akan mengantar kan mu pulang, janji ya kita nanti main bersama". Kata teman Kai


__ADS_2