
Ray yang masih sibuk di ruang baca pun kini dia pergi keluar dan turun ke bawah menemui bunda nya. Dia sudah selesai melakukan aktivitas baca nya maka dari itu kini dia pun segera turun. Terlihat oleh nya Daddy dan bunda nya sedang mengobrol santai di sana bahkan mereka terlihat sangat asik dan terkadang juga serius dan Ray dapat mengetahui nya
"Bunda". Panggil Ray membuat mereka semua menoleh dan menatap nya sekarang
"Sudah selesai baca nya Ray ?". Tanya Yuli Sambil tersenyum
"Sudah bun . Yang lain nya di mana?". Tanya Ray
"Mereka sedang berlatih dengan Diego". Kata Ricky
Ray hanya mengangguk saja karena dia memang tidak pernah berlatih dengan Diego. Ray hanya berlatih dengan Ricky saja bahkan dia juga sempat berlatih dengan Sam juga beberapa waktu dan memang tidak ada yang mengetahui nya karena kedatangan Sam tidak ada yang mengetahui nya
"Ray tidak ikut latihan dengan yang lain nya Rick?". Tanya Ken
"Tidak. Dia sudah bisa menguasai nya walaupun hanya melihat nya saja ". Kata Ricky
Ray kini duduk di sebelah bunda nya dan tatapan mata nya kepada mereka semua terlihat sangat dingin dan tajam sekali hingga Arok pun tersenyum melihat tatapan mata Ray yang seperti itu
"Ray apa kamu tertarik dengan dunia bisnis?". Tanya Arok
" Ray lebih suka desain gambar dari pada bangunan lain nya ". Jawab Ray
Dia memang mengerti bahasa orang dewasa Walaupun di usia dia yang masih mudah dan hal itu terjadi karena dia yang selalu saja berada bersama dengan Ricky setiap hari dan selalu mendengar kan percakapan bisnis Ricky dengan para sahabat nya itu dan Ray juga yang selalu saja memang di ajak Ricky dulu tapi kini berbeda sejak ada nya si kembar, Ricky selalu mengajak Calista karena Yuli tidak ingin jika terjadi sesuatu kepada anak perempuan nya dan dia sangat khawatir akan hal tersebut Maka dari itu dia menyuruh Ricky untuk mengajak putri nya itu kemanapun agar dia aman serta dia juga menyuruh suami nya untuk memberikan penjagaan yang ekstra kepada Calista.
"Seperti nya dia lebih kepada bunda nya yang suka membuat produk sendiri tapi sikap dingin nya sangat mirip dengan Lo Rick". Kata Rere
"Ray dan Calista sedari kecil memang terlihat jika mereka berdua memiliki bakat dari gue dan juga istri gue . mereka memiliki perpaduan dalam prosi nya masing-masing". Kata Ricky
"Berbeda dengan Kai yang selalu saja jail dan gue yakin dia menuruni bakat bunda nya itu yang selalu saja membuat orang kesal ". Kata Ken
"Bukan bunda yang membuat orang kesal uncle tapi karena mereka sendiri yang memancing bunda untuk melakukan nya ". Kata Ray.
"Sayang jangan berkata seperti itu kepada uncle. yang sopan Ray ". Kata Yuli sambil mengelus rambut anak nya itu penuh sayang
Ricky hanya melihat Ray saja dan dia juga merasa jika anak nya itu sama seperti nya , dingin dan tak tersentuh dan Ray Hanya akan menuruti apa yang di katakan Yuli saja bahkan dengan Ricky pun dia juga bisa membantah jika memang tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan lakukan.
"Bunda Ray istirahat dulu. I Love You". Kata Ray sambil mencium pipi bunda nya dan tersenyum penuh cinta dan sayang
"Love you too sayang". Kata Yuli
__ADS_1
kini Ray pun beranjak menuju kamar nya dan mereka hanya melihat nya saja saat ini
"Bahkan Ray pun terlihat tidak sayang dengan Lo Rick". Kata Ken
"Dia memang seperti itu , tapi gue yakin Ray tidak sedingin itu karena ada sifat bunda nya yang dia bawah juga ". Kata Ricky
"Jangan sampai hingga dewasa dia seperti itu nanti tidak ada yang mau berteman dengan nya ". Kata Yuli
"Mana mungkin tidak ada yang mau berteman dengan lelaki setampan anak Lo ". Kata Ken
"Ya dia memang sangat tampan sama seperti Daddy nya dan gue berharap ke playboy an nya tidak menurun nanti ". Kata Yuli
"Aku rasa bukan Ray yang akan menjadi play boy nanti nya ". Kata Arok sambil tersenyum penuh arti.
Ricky dan para sahabat nya pun sudah menduga jika Kai yang menuruti sifat play boy Daddy nya bahkan di sekolah saja dia sudah dekat dengan banyak sekali wanita dan mereka memang lah Sangat cantik sekali. itulah yang mereka tahu dari cerita anak-anak nya jika Kai suka sekali menggoda teman wanita nya di sekolah
Terlihat mereka semua penuh dengan keringat dan Kai juga kini menghampiri bunda nya lalu memeluk nya serta duduk di pangkuan nya juga
"Kai turun dari pangkuan bunda, apa kau tidak tahu jika kau sedang bau sekali". Kata Calista sambil menarik Kai agar dia menjauh dari bunda nya dan kini Calista yang duduk di samping sang Bunda lalu memeluk nya
"Calista, jika aku bau kau pun juga sama karena tadi kita latihan bersama". Kata Kai
"Sudah jangan banyak bicara cepat mandi saja sekarang". Kata Calista menyuruh Kai
"Mau ku congkel dulu bola mata mu itu Kai". Kata Calista
"Hehehe aku hanya bercanda kak jangan di buat serius ". Kata Kai
"Sudah pergi mandi sana jika tidak aku akan memandikan mu dan Langsung mengubur mu Setelah ini ". Kata Calista
"Ya baiklah aku akan segera mandi. Suka nya memerintah orang saja sama seperti Daddy ". Kata Kai dan dia pun kini menuruti perintah Calista agar segera mandi karena Kai juga merasa badan nya agak lengket sekali saat ini. Kai akan selalu saja mengomel jika Calista menyuruh nya namun dia juga akan menuruti apa yang di katakan Calista karena jika tidak maka Calista akan mengamuk dan memukul nya sehingga nanti Yuli pasti akan pusing nanti karena anak-anak nya bertengkar dan Kai tidak akan membiarkan bunda nya itu pusing nanti nya
"Calista kamu mandi juga sayang, kan sudah selesai juga latihan nya ". Kata Yuli
"Iya Bun . Kak Ray apa sudah tidur Bun ?". Tanya Calista yang memang sangat tahu jadwal kakak nya itu
"Ya barusan kakak kamu pergi tidur". Jawab Yuli sambil tersenyum
"Kalian juga sebaik nya segera mandi dan membersihkan diri agar bunda tidak mencium bau tidak sedap dari badan kalian". Kata Calista
__ADS_1
Dia kini pergi menuju kamar nya untuk segera mandi bahkan yang lain nya juga menyusul untuk mandi di kamar mandi yang terletak di rumah itu
"Calista sangat menyeramkan sekali sama seperti Lo dulu Rick". Kata Ken membuat mereka semua hanya tersenyum saja dan Yuli pun juga khawatir jika memang anak perempuan nya itu nanti akan se sadis Daddy nya
"Oh ya sayang, apa Sam tidak akan kembali lagi ke Indonesia?". Tanya Yuli
Dia sangat sibuk di sana jadi mungkin tidak akan kembali kemari". Kata Ricky
Sebenarnya bisa saja Sam datang kapanpun namun Ricky tidak memperbolehkan dia datang jika tidak di panggil sendiri oleh nya bahkan jika Luna terluka pun Sam tidak di perbolehkan Ricky menginjak kan kaki nya ke Indonesia dan Sam pun menuruti apa yang di katakan bos nya itu tanpa membantah sedikit pun
"Lalu bagaimana dengan hubungan dia dengan kak Luna ?". Tanya Yuli
"Mereka sudah besar jadi biarkan saja mereka mengurus masalah pribadi nya sendiri". Kata Ricky
Yuli sangat kasihan sekali dengan Luna jika memang Sam kini memilih mundur padahal Yuli sudah yakin jika kakak nya itu kini sudah membuka hati nya untuk Sam namun dia belum mengakui nya saja
"Jangan khawatir Yul dan jika memang mereka berdua berjodoh pasti akan ada jalan keluar nya nanti ". Kata Ken
"Ya gue tahu hal itu tapi gue hanya kasihan saja dengan kak Luna ". Kata Yuli
Bahkan dia juga belum menerima kabar dari kakak nya itu dan dia juga masih saja kepikiran tentang hal tersebut saat ini
"Tenang saja hari ini Luna akan datang kemari". Kata Ricky seakan tahu dengan apa yang di pikirkan istri nya itu bahkan dia bisa mengatakan dengan serius nya jika Luna akan segera datang kemari membuat Yuli pun menatap nya karena dia tahu jika Ricky mengatakan hal tersebut maka bisa saja di pastikan jika hal itu akan benar terjadi dan Luna akan segera datang ke rumah itu
"Kamu serius?". Tanya Yuli
"Apa aku pernah berbohong sayang kepada kamu". Kata Ricky sambil mencium pipi istri nya di depan mereka semua membuat mereka lagi dan lagi hanya bisa melihat keromantisan Ricky dan istri nya saja saat ini
"Kalian selalu saja tidak tahu tempat jika bermesraan". Kata Ken
"Maka dari itu kurung saja istri Lo Ken agar bisa seperti gue. Apa Lo kekurangan uang hingga Tetap saja membiarkan Bella menjadi model?". Tanya Ricky. Sebenarnya itu bukan lah pertanyaan melainkan ejekan dari Ricky kepada Ken
"Ya . Mentang-mentang Yuli bekerja dari rumah dan Lo mengejek gue terus bahkan bukan hanya istri gue saja yang tetap bekerja, Arok dan Rere pun juga ". Kata Ken tidak mau jika hanya diri nya yang mendapat kan sindiran dari Ricky
"Apa di Jepang intan juga bekerja sebagai dokter?". Tanya Yuli yang kini mengingat sahabat nya yang jauh di sana itu bahkan dia merasa sangat merindukan sahabat nya itu
"Tidak bahkan Ipank tidak memperbolehkan dia pergi dari rumah." Kata Ricky
"Jadi Ipank lebih parah dari kamu ya ". Kata Yuli sambil tersenyum
__ADS_1
"Aku tidak parah sayang hanya saja aku terlalu cinta dengan kamu dan tidak mau jika ada orang lain yang dekat dengan kamu nanti nya ". Kata Ricky
"Kamu ini, kita itu sudah lama menikah bahkan juga sudah memiliki tiga anak jadi mana mungkin aku akan berpaling dari suami tampan dan kaya ku ini ". Kata Yuli sambil memeluk suami nya