
Tentu saja mereka tahu jika bersama dengan Aron dia pergi nya maka pasti ada hal yang akan di kerjakan oleh Kai hari ini dan itu pasti tentang musuh nya sebab jika berhubungan dengan Aron hanya untuk musuh nya saya Kai akan menemui dan berbicara dengan nya
" Apa yang akan dia lakukan kali ini kenapa selalu saja tidak melibatkan kita dalam segala urusan nya ". Kata Derren
" Apa Lo lupa siapa dia tentu nya dia tidak akan melibatkan kita dalam urusan nya sebab kita bukan anggota nya ". Kata Rafael
" Bukan itu saja alasan nya . Jika itu urusan dari geng nya maka Kai tidak akan melibatkan yang lain nya jadi dia akan membereskan sendiri tanpa harus melibatkan yang lain nya ". Kata Ryan
" Dan kita memang bukan anggota nya kan jadi untuk apa juga dia mengajak kita dalam urusan nya ". Kata Axel
" Jika pun dia mengajak bukan nya kita juga tidak akan melakukan apapun sebab semua anggota Kai juga hebat jadi buang-buang waktu bukan jika kita ikut dengan nya ". Kata Ray
" Benar sekali itu hanya akan membuang waktu saja Ray dan sebaik nya kita fokus saja dengan urusan yang lain nya bukan urusan itu lagi ". Kata Arthur
" Kalian jangan terlalu berisik di sini dan kak Ray apa tidak menjemput Kim di kampus?". Tanya Calista
" Dia bersama dengan Tozaki sekarang dan nanti aku akan menemui nya ". Kata Ray
" Oh begitu ya baiklah kak jika memang Lim sudah ada yang menjaga , Calista hanya takut saja jika dia nanti akan menjadi korban sama seperti Bianca ". Kata Calista
" Tozaki bisa di andalkan jadi tidak perlu terlalu cemas juga Ray ". Kata Arthur
" Ya seharusnya dia memang bisa di andalkan dan awas saja jika dia bertindak bodoh dan membahayakan maka aku pun tidak akan mengampuni nya sama sekali ". Kata Ray
". Tidak akan dia seperti itu ". Kata Calista meyakinkan juga agar kakak nya tidak cemas juga
Di sisi lain kini Aron pun sedang bersama dengan Kai menuju bengkel milik nya yang ada di kota itu dan tidak di ketahui oleh siapapun jika Kai pemilik nya
__ADS_1
" Bagaimana Aron apa sudah kau kerjakan apa yang aku perintahkan?". Tanya Kai
" Sudah Bos dan seperti nya kerja sama antara nona Fellin dan tuan Nicky tidak di ketahui oleh apapun termasuk tuan Lucifer dan juga para sahabat tuan Nicky ". Kata Aron
" Jadi dia bertindak sendiri saja tanpa memberi tahu siapapun juga , bagus sekali dia bisa berpikir seperti itu bahkan dia berpikir bisa menang dan semua rencana nya berjalan dengan mulus ". Kata Kai
" Mungkin mereka akan pergi meninggalkan rumah itu atau pergi dari kota ini bos dan tuan Lucifer pasti akan menyusun Rencana untuk membalas anda ". kata Aron
" Aku tahu dan kau sudah tahu bukan bagaimana harus menangani nya ". Kata Kai
" Saya tahu bos ". Kata Aron yang memang paham sekali bagaimana bos nya itu dan dia pun juga bisa tahu apa yang bos nya inginkan
" Tetap pantau terus mereka dan jangan sampai ketahuan anak buah mu yang menjadi mata-mata di antara mereka Aron". Kata Kai
" Mereka sangat terlatih sekali dan anda tahu sendiri bukan bos jadi mereka tidak akan tertangkap bahkan jika tertangkap pun mereka akan bisa lolos dan juga tidak akan ada yang akan curiga jika mereka mata-mata dari anda sebab semua jejak tidak mengarah ke anda bos melainkan ke orang lain ". Kata Aron
Hari kini berganti hari dan tidak terasa juga sudah hampir satu bulan Bianca di rumah sakit mereka pun cemas sebab Kai berkata jika dia akan sadar namun nyatanya dia masih terbaring tak berdaya bahkan belum membuka kedua matanya juga itu membuat Ricky dan Sam pun khawatir sekali dengan Bianca kali ini
" Kai kemana Nathan ?". Tanya Ricky dengan dingin nya sebab dia beberapa hari tidak berkunjung ke rumah sakit bahkan tidak pulang juga ke rumah Ray
Mereka semua memang sudah kembali ke rumah Ray setelah beberapa hari di rumah Nathan dan sama sekali Kai belum menampakkan dirinya setelah mereka kembali ke rumah itu lagi dan kini di rumah sakit pun Kai tidak terlihat juga membuat Ricky sangat geram sekali dengan anak bungsu nya itu
" Dia ada urusan bersama dengan Aron beberapa hari ini jadi kita yang menjaga Bianca di sini ". Jawab Nathan
" Apa ada urusan yang lebih penting dari pada Bianca dan jika aku tahu Kai seperti itu maka sebaik nya Bianca dengan lelaki lain saja agar dia bisa di jaga dan dilindungi". Kata Ricky
Entah mengapa dia kini menjadi sangat emosi sekali bahkan dia juga mengatakan hal seperti itu tentu Yuli pun mencoba untuk menenangkan nya
__ADS_1
" Sabar sayang siapa tahu Kai memang memiliki urusan penting jadi kamu jangan mudah terpancing emosi apalagi usia kamu juga sudah tidak muda lagi maka kontrol lah emosi kamu ". Kata Yuli
" Iya Rick jangan mudah emosi seperti itu tidak baik untuk kesehatan". Kata Luna
" Calon menantu mu ini membuat ku darah tinggi dan apa kau masih yakin ingin dia menjadi menantu . Lihat lah ini ada lelaki tampan yang sering menjenguk dan menemani Bianca jadi pertimbangan kan saja dia ". Kata Ricky menatap Tozaki yang memang beberapa kali terlihat di rumah sakit dan Yuli pun memukul suami nya yang tampak mendukung jika Kai harus mundur dan di gantikan seseorang
" Jangan asal bicara atau kamu mau aku jahit mulut kamu itu agar tidak bisa berbicara seumur hidup kamu ". Kata Yuli menatap tajam Ricky kali ini
" Daddy dan bunda jangan berdebat hanya karena masalah seperti ini saja dan Calista pun sangat yakin sekali jika Kai memang memiliki urusan penting jadi dia tidak bisa ke sini ". Kata Calista mencoba untuk meyakinkan Daddy nya itu
" Kenapa ini ribut-ribut di sini ". kata Kai sambil berjalan menghampiri mereka semua membuat dia pun kini mendapat kan tatapan tajam dari mereka semua nya
" Bagus ya baru datang setelah beberapa hari menghilang tanpa kabar atau jangan-jangan kau sudah memiliki wanita lain Kai di luar sana". Kata Ricky
" Daddy kalau berbicara sembarangan sekali mana mungkin Kai seperti itu bahkan Kai tidak akan melepaskan wanita yang Kai cintai jadi Daddy jaga bicara Daddy baik-baik". Kata Kai mengingat kan Ricky
" Lalu kenapa kamu tidak datang ke sini Kai bahkan beberapa hari pergi tanpa kabar dan lihat Bianca pun masih sama saja kondisi nya tidak ada yang berbeda". Kata Ricky
Tentu saja Kai tahu maksud dari perkataan Daddy nya dan dia pun hanya tersenyum saja kali ini
" Dia akan sadar jadi Daddy ayo masuk saja dan kita lihat nanti wanita Kai akan membuka matanya ". Kata Kai
Mereka semua pun masuk ke dalam untuk membuktikan ucapan dari Kai dan terlihat juga Fellin pun juga ikut masuk ke dalam ruangan Bianca
Kai memeriksa Bianca sesaat lalu dia pun terdiam menanti sang kekasih membuka kedua matanya . Dan benar saja tidak lama kini Bianca pun membuka matanya membuat mereka semua yang ada di sana tersenyum bahagia sekali
" Bian kamu sudah sadar sayang ". Kata Luna memeluk anak nya itu dengan erat sekali sebab dia sudah lama merindukan sang putri cantik itu
__ADS_1