Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Episode 316


__ADS_3

Terlihat kilatan amarah Arok sang papa ketika melihat anak nya yang sangat kurang ajar sekali bahkan ini di kediaman Ricky tapi dia dengan berani nya melakukan hal tersebut tentu nya arok sangat geram sekali dengan apa yang di lakukan oleh sang anak


“Apa masih kurang apa yang Kai lakukan dan kau ingin kedua orang tua mu meninggal sekarang jiga Axel .” Teriak Arok dengan keras nya dan Bianca pun mencoba mendekati nya untuk menenangkan Arok agar tidak membuat keributan yang nanti nya akan membuat mereka semua menghampiri dia dan Bianca pun tidak ingin jika ada keributan yang terjadi


“Papa sudah Bianca tidak apa-apa dan tadi juga Bianca ingin melawan tapi keburu papa duluan yang menyerang kak Axel . Sudah pa lepaskan kak Axel biar bagaimana pun dia adalah anak papa .” Kata Bianca


“Kamu jangan selalu membela si bodoh ini bahkan kamu bela seribu kali pun dia tetap saja sama tidak akan berhenti membuat kamu sengsara dan seperti nya dia memang harus mati saja di tangan ku sekarang agar tidak lagi aku memiliki anak bodoh seperti nya .” Kata Arok


“Pa jangan terlalu keras dan ini bisa di bicarakan dengan baik jadi papa jangan berbicara seperti itu .” Kata Bianca


“Tidak jika kamu terlalu baik maka dia akan terus saja menginjak kamu bahkan dia tidak takut sama sekali dengan Kai jadi itu terbukti jika dia memang ingin mati .” Kata Arok


Meskipun Axel anak semata wayang nya tapi biar bagaimanapun dia sudah terlalu jauh melangkah bahkan sangat salah sekali itu membuat Arok sudah tidak tahan dengan kelakuan sang anak hingga ingin membunuh nya dengan tangan dia sendiri


“Untuk wanita bodoh dan menjijikkan ini papa dengan tega ingin melenyapkan aku . Wah wah wah hebat sekali dia hingga bisa membuat papa melakukan nya .” Kata Axel membuat emosi Arok pun semakin memuncak


“Kamu dengar bukan apa yang dia katakan seharus nya mulut dia ini di robek saja sekarang agar tidak bisa lagi bicara .” Kata Arok mencoba mendekati Axel namun di halangi oleh Bianca


“Papa stop jangan melakukan nya Bianca mohon pa .” Kata Bianca


“Jangan sok polos padahal hati mu senang bukan jika melihat papa ku selalu membela mu .” Kata Axel


“Kakak salah paham dan kita bisa membicarakan hal ini baik-baik kak .” Kata Bianca

__ADS_1


Dan sejak tadi aksi Axel dari awal sampai akhir terekam dengan jelas sekali di ponsel milik Erland dan nanti dia akan menunjukkan nya kepada Kai agar Kai bisa bertindak memberikan hukuman kepada Axel yang makin lama memang semakin tidak bisa di diamkan


“Papa sebaik nya kita pergi dari sini saja agar papa lebih tenang ayo kita ke taman saja .” Kata Bianca


Arok awal nya ingin menolak tapi Bianca tetap memaksa nya dan mencoba untuk meyakinkan dia membuat Arok pun pada akhirnya mau menuruti apa yang Bianca katakan dan kini kedua nya pun terlihat pergi meninggalkan Axel sendiri di sana


“Sial kenapa aku tadi lepas kendali bodoh sekali aku jika Kai tahu maka habis aku nanti .” Kata Axel


“Tentu saja Kai akan tahu walaupun itu tidak keluar dari mulut Bianca atau papa mu tapi pasti dia akan tahu karena mata dia banyak .” Kata Ricky menatap tajam anak Arok yang memang tidak bisa di biarkan terus menerus karena dia sangat kelewatan sekali jika terus di biarkan


Axel tidak perduli dan kini dia pun segera beranjak pergi dari tempat nya namun Ricky menahan nya karena dia ingin juga memberikan pelajaran kepada nya saat ini


“Kenapa Uncle apa ada yang ingin kau katakan dengan ku ?.” Tanya Axel


Tak henti henti nya Ricky menghajar Axel walau lain dia usia nya sudah tidak mudah lagi namun stamina dia masih sama seperti dulu bahkan dia terlihat semangat sekali karena sudah lama tidak melatih otot nya


“Kau selalu saja bertindak sesuka hati mu Axel bahkan kita sudah cukup bersabar dalam menghadapi mu .” Kata Ricky sambil mencengkeram baju Axel bahkan kilatan amarah kini terlihat jelas sekali di mata nya oleh Axel


“Kau salah paham Uncle bahkan aku tidak melakukan apapun dan memang pantas bukan jika dia mendapat kan nya .” Kata Axel


Bug


Kembali lagi Ricky menghajar Axel tanpa perduli jika dia anak dari sahabat nya bahkan kali ini dia tidak akan mau menahan diri lagi untuk seseorang yang tidak tahu diri seperti dia bahkan Ricky juga tidak menyangka jika anak Arok akan senekat ini untuk melawan anak nya

__ADS_1


“Kau memang bodoh dan seharus nya f dulu ku habisi saja dirimu Axel karena kau memang tidak pantas hidup .” Kata Ricky yang kini berusaha untuk mematahkan leher Axel bahkan dia terlihat sudah sangat marah sekali


“Sayang hentikan .” Teriak Yuli ketika dia melihat bagaimana saat ini sang suami telah menyakiti Axel


“Sayang sudah hentikan dia bisa mati .” Kata Yuli


“Rick hentikan semua ini tidak seharus nya kau melakukan hal itu kepada anak sahabat mu sendiri .” Kata Bryan


Namun seperti dulu Ricky tidak menghiraukan nya membuat Yuli pun terus berusaha untuk menghentikan aksi Ricky sekarang ini


“Ini tidak akan mempan Yul sebaik nya panggil saja Bianca karena aku merasa jika dia bisa mengatasi hal ini .” Kata Bryan


“Ada apa ini Uncle ?.” Tanya Erland


“Cepat panggil Bianca dan Sam agar dia segera ke sini dan lakukan lah dengan segera supaya Axel bisa di selamat kan .” Kata Bryan


Yuli tidak mau jika kekejaman sang suami kini muncul lagi bahkan dia sudah cukup melihat Kai yang kini sudah sama seperti Daddy nya jadi dia tidak mau jika Ricky kembali seperti yang dulu sebab kini usia dia pun sudah tidak mudah lagi dan dia memang harus bersantai saja tidak melakukan hal ini lagi tapi nyata nya tidak demikian


“Daddy stop jangan melakukan itu bisa mati kak Axel nanti .” Kata Bianca mencoba menarik tangan Ricky dari leher Axel di bantu dengan Sam tentu nya karena dia juga tidak ingin jika Axel mati di tangan Ricky


“Tuan lepaskan lah dia jangan biarkan tangan anda kotor hanya karena dia saja .” Kata Sam


Ricky pun menatap Sam dan dia kini melepaskan tangan nya dari Axel sementara Arok hanya diam saja menyaksikan nya sebab dia merasa jika sang anak memang pantas mendapat kan nya

__ADS_1


“Kau memang memalukan sekali Axel dan tidak beruntung sekali aku memiliki mu .” Batin Arok yang hanya diam saja menatap mereka semua di sana yang kini tampak seperti menghakimi anak nya itu


__ADS_2