
Tozaki bukan tipikal gampang di ajak bekerja sama apalagi jika dia tidak memiliki urusan jadi dia tidak akan mau dan dia juga sudah terbiasa melakukan semua nya sendiri dan hanya bersama dengan kedua sahabat serta anak buah nya saja jadi untuk bekerja sama dengan Daniel pun dia masih tidak ingin melakukan nya karena menurut nya urusan Daniel bukan urusan nya juga
" Kita main basket yuk Zack , ngapain di sini jika hanya duduk saja". Kata Neo
" Kalian main saja karena gue masih ingin duduk manis di sini ". kata Tozaki
" Lo ya Selalu seperti itu dan seenak nya saja bahkan Lo juga tidak olahraga sejak tadi ". Kata Neo
" Suka suka gue kan , mau olahraga atau tidak itu terserah gue dan kenapa Lo malah mengatur gue ". Kata Tozaki
" Ya ya ya bos memang selalu benar ". kata Neo
" Gue bukan bos Lo jika Lo lupa ". Kata Tozaki
" Gue selalu lupa jika seperti ini ". Kata Neo
" Dasar tua , pelupa sekali Lo ". Kata Tozaki
" Gue yang tua kenapa Lo yang sewot ". Kata Neo
" Kalian seperti anak kecil saja jika seperti ini , suka sekali berdebat karena hal tidak penting sama Sekali ". Kata Yuji
" Jika tidak ada perdebatan kurang seru rasanya persahabatan kita ini karena perdebatan adalah bumbu dari persahabatan". Kata Neo
Tozaki Tersenyum saja karena dia juga tidak pernah bertengkar hebat dengan para sahabat nya itu jadi dia tidak pernah mempermasalahkan sama sekali dengan apa yang mereka katakan tentang nya sebab dia tahu jika mereka tidak pernah ada niatan juga untuk menyingung nya
" Gue mau ke kantin dan jika kalian masih ingin di sini lanjut kan saja ". Kata Tozaki
" Kita ikut lah dan traktir ya Zack ". Kata Neo
" Mau Lo gratisan Mulu ." Kata Tozaki
Mereka bertiga pun kini pergi ke kantin Untuk makan bersama sekarang ini dan seperti biasanya, Tozaki akan membayar makanan mereka berdua jika mereka juga beli makanan .
Di kantin terlihat ada Ray dan yang lain nya juga di sana bahkan mereka menatap Tozaki dengan tajam nya kali ini membuat Kim heran kenapa mereka menatap seperti itu sekarang kepada Tozaki
" Kalian kenapa sih ?". Tanya Kim
" Kenapa apa nya Kim ". Kata Derren
" Tatapan kalian ketika Tozaki masuk ke dalam kenapa seperti itu tadi , apa kalian tidak suka dengan nya atau ada masalah dengan nya ?". Tanya Kim
" Tidak ". Jawab mereka dengan kompak nya sekarang ini
" Lalu kenapa menatap seperti itu ?". Tanya Kim kembali
" Memang nya salah kita menatap dia sang jagoan di kampus ini ". Kata Rafael
" Jangan seperti itu , Zack tidak pernah merasa sok jago dan dia juga tidak membuat ulah kan dengan kalian ". Kata Kim
" Kenapa Lo selalu saja membela nya , apa kalian memiliki hubungan khusus?". Tanya Rafael
" Gue dan dia hanya sahabat saja tetapi persahabatan kita sangat lah erat jadi gue juga tidak terima jika kalian menjelekkan dia karena apa yang kalian nilai itu tidak lah benar tentang dia ". Kata Kim
Dia tahu bagaimana Tozaki karena dia juga sudah lama mengenal nya , dia memang baik dan selalu saja menjaga Kim maka dari itu Kim tidak akan membiarkan siapapun menjatuhkan dan menjelekkan dia apalagi mereka baru mengenal nya dan langsung menilai buruk Tozaki, tentu nya Kim tidak akan menerima sama sekali hal tersebut
Ray sejak tadi hanya mendengar kan saja Kim membela lelaki lain di hadapan nya , dia tahu jika memang tidak ada apa-apa di antara mereka .
__ADS_1
" Dia memang terlihat seperti Sok jagoan jadi wajar kan Jika kita menilai nya seperti itu ". Kata Derren
" Itu tidak wajar sama sekali karena kalian tidak mengenal nya dengan baik jadi kalian menilai nya sembarangan". Kata Kim masih berdebat dengan mereka
" Sudah , kenapa jadi membahas hal seperti itu, makan saja dan jangan banyak bicara kalian ". Kata Ray
" Iya dari tadi berdebat terus apa gak capek kalian ". Kata Fellin
" Mereka yang selalu mencari gara-gara dan gue hanya membela diri aja ". Kata Kim
" Iya kamu hanya membela diri saja sekarang makan saja dan jangan banyak bicara sekarang agar kita selesai makan nya dan tidak terlalu lama di kantin". Kata Ray
Mereka semua terdiam dan melanjutkan makan nya , jika Ray sudah serius seperti itu maka yang lain nya pun tidak bisa membantah nya sama sekali
"Kenapa tidak dari tadi saja kalian diam nya , begini kan enak di lihat nya dan tidak berisik juga ". Kata Fellin
Mereka tidak menjawab nya dan tetap Melanjutkan makan sekarang ini agar mereka bisa segera kembali ke kelas nya masing-masing
" Seperti nya tadi Ray dan para sahabat nya menatap kita sejak tadi tanpa henti ". Kata Yuji
" Biarkan saja , mungkin mereka kagum dengan ketampanan Neo ". Kata Tozaki
" Lo selalu saja Cuek dengan hal seperti ini Zack , seharus nya kau Melakukan sesuatu". Kata Neo
" Melakukan apa , memang nya dia mengajak berantem kita hingga gue harus melakukan sesuatu kepada nya ". kata Tozaki
"Lo ya selalu saja tidak mau mendengar saran ". kata Neo
" Saran Lo tidak baik dan tidak berguna juga jadi untuk apa gue mengikuti nya ". Kata Tozaki
Neo pun diam saja sekarang ini karena dia juga masih kesal dengan Tozaki yang tidak mau bertindak untuk memberikan pelajaran kepada Ray dan sahabat nya . Dia memang tidak melakukan nya karena mereka juga tidak menganggu nya jadi dia tidak akan melakukan apapun jika tidak di dahului dan jika dengan Caesar mungkin lain sebab mereka sama-sama raja jalanan nya jadi mungkin ada sedikit permusuhan di antara mereka
" Ray lihat ini ". kata Axel sambil menunjukkan foto di ponsel nya
Ray pun melihat dan di sana terlihat Bianca dan yang lain nya yang tengah berada di ruangan kerja Ray saat ini dan mereka masuk pun tanpa meminta izin dari nya juga
" Kenapa mereka ada di situ ". Kata Ray
" Entah lah , mungkin saja Kai yang mengajak nya ke sana jika tidak mana mungkin mereka berani masuk ke tempat Lo Ray". Kata Derren
" Kan memang suka begitu kan , seenak nya sendiri". Kata Rafael
" Mentang-mentang Lo sekarang tidak ada di sana dia bisa seenaknya saja ya ". Kata Derren
Mereka memang sengaja memanasi Ray agar nanti dia marah kepada Kai karena sudah lancang masuk ke sana tanpa izin dari nya tadi dan kini Ray masih terdiam saja sambil menatap foto itu .
" Memang tidak boleh ya jika kai di sana ?". tanya Kim
" Dia akan merusak jika di biarkan di sana ". Kata Axel
" Si pembuat onar pasti akan melakukan sesuatu nanti di dalam sana ". Kata Ryan
Kai memang terkenal sebagai si pembuat onar jadi wajar saja jika mereka semua was-was kepada Kai dimanapun berada sebab Kai terlalu jahil sekali orang nya .
"Kenapa lagi kak si Kai ?". Tanya Calista yang baru saja bergabung bersama dengan mereka
" Dia berada di ruangan kerja Ray dan masuk tanpa izin pula . Tahu kan bagaimana dia dan pasti semua nya akan berubah tak ada di tempat nya lagi ." Kata Derren
__ADS_1
" Kenapa dia bisa masuk ke sana kan di sana ada sandi khusus kak jika kamu tinggal". Kata Calista
" Kai bisa meretas nya atau Nathan pun juga bisa melakukan nya jadi itu tidak menjadi penghalang sama sekali bagi mereka untuk bisa masuk ke dalam ruangan itu ". Kata Ray
" Tapi di sana ada Bianca bukan jadi tidak mungkin dia akan merusak dan membuat rusuh di sana ". Kata Calista
" Nah betul pasti Bianca bisa mengatasi semua nya nanti jadi kamu tidak perlu khawatir Ray ". Kata Fellin
Ray juga tahu akan hal itu makan nya sejak tadi dia hanya diam saja dan tidak terlalu memperdulikan semua nya karena dia tahu jika Bianca tidak akan membuat Kai merusak di ruangan kerja milik Ray
" Hai kak ". Teriak Bianca dari kejauhan membuat mereka semua menoleh sebab Bianca kini berjalan menghampiri mereka dan tersenyum melihat mereka semua di sana
" Lo di sini , sama siapa ?". Tanya Calista
" Sama kak William tadi dan sekarang dia sudah pergi ." Kata Bianca
" Kenapa kemari ,bukan nya kamu ada di ruang kerja Kaka tadi Bian ?". Tanya Ray
" Iya kak tadi memang Bian ada di sana bersama dengan yang lain nya namun sekarang kak Kai ada urusan jadi aku pergi ke sini karena tidak ada teman di sana ". Kata Bianca
" Apa kamu sudah bilang kepada Kai jika ke sini , nanti marah Lo dia jika kamu tidak bilang ". Kata Fellin
" Dia Mana mungkin bisa Marah dengan Bianca , Mustahil sekali jika dia bisa melakukan nya ". Kata Ryan
" Nah itu sudah di jawab oleh yang lain nya kak jadi kak Kai tidak akan marah dengan ku nanti jika aku ada di sini ". Kata Bianca
" Jika di sini jangan menghilang tidak jelas , bawalah ponsel agar bisa di hubungi nanti nya ". Kata Ray
Bianca langsung menunjukkan ponsel nya kepada mereka agar mereka tahu jika sekarang dia sudah membawa ponsel sebab biasa nya dia jarang sekali membawa ponsel nya kemanapun juga dan kini dia sudah membawa nya
" Bianca ". Panggil Haruka sambil melambaikan tangan nya sekarang ini dan dia pun menghampiri nya sekarang
" Kak , ayo nanti kita pergi bersama dan ajak juga kak Sean ". kata Bianca
" Apa si Kai sudah mengizinkan Kamu jika kita akan pergi bersama ?". Tanya Haruka
" Tentu saja dia akan mengizinkan dan kakak tenang saja ". kata Bianca
" Ya sudah, pulang kuliah saja bagaimana?". Tanya Haruka
" Ok pulang kuliah kita hangout bareng ya dan aku akan menunggu di sini ". Kata Bianca
" Kamu di sini lagi, nanti hilang lagi seperti kemarin bagaimana". Kata Haruka
" Hilang juga masih di sekitar sini kak jadi tenang saja aku masih di sini kok paling kalau tidak di lapangan basket ya di kantin atau perpustakaan". Kata Bianca
" Benar ya di sekitar sana saja jangan di tempat yang lain nya ". Kata Haruka
" Dan jika ada lelaki yang ingin mendekati Lo jangan perduli kan Bianca agar Kai nanti tidak marah lagi jika Lo di dekati cowok ". Kata Derren
" Siapa juga yang mau Dekat dengan ku jangan aneh-aneh saja deh kak Derren , sudah kalian masuk saja sana nanti telat loh ". Kata Bianca
Mereka segera masuk ke dalam kelas sekarang ini dan sejak tadi pun Tozaki dan yang lain nya menatap interaksi antara Bianca dan mereka semua di sana . Kini Bianca pun berjalan menuju lapangan basket dan sebelum sampai di sana Tozaki berada tepat di depan nya menghalangi jalan nya
" Jalanan masih lebar kenapa harus menghalangi jalan Orang, jika minta tanda tangan sorry aku bukan artis ya ". kata Bianca
" Heh mulut mercon yang suka nya nyerocos Mulu kenapa sih Lo banyak bicara sekali , apa harus gue lakban dulu tuh mulut agar bisa diam ". Kata Neo
__ADS_1
" Coba saja jika kau bisa lampu neon ". Kata Bianca Kini berlaku pergi namun dia masih di halangi oleh Tozaki bahkan dia ke kiri Tozaki pun juga jalan ke kiri dan ketika dia jalan kekanan pun Tozaki juga ikut jalan ke kanan. Memang dia sengaja melakukan itu untuk membuat Bianca kesal agar mereka semakin lama di saling pandang dan berdekatan nya saat ini . Kali ini Tozaki memang Sangat senang menjahili Bianca karena dia suka melihat ekspresi Bianca yang seperti sekarang ini , terlihat menggemaskan sekali menurut nya apalagi wajah cantik dan mata indah Bianca itu , Tozaki sangat menyukai nya