
Di dalam restoran mereka masih di sana membahas tentang pekerjaan yang akan mereka lakukan bersama dan sejak tadi Sean pun tak henti memandang Kim karena dia ingin menggoda nya saja dan Kim pun sejak tadi mengomel tidak jelas tapi tanpa suara .
" Aku harap kerja sama ini akan berjalan dengan baik dan ya jika ada sesuatu nanti Katakan saja kepada Sean karena dia yang akan bertanggung jawab pada pekerjaan ini ". Kata Hiro
" Baik lah tuan dan senang sekali saya bisa bekerja sama dengan anda . Oh ya ayo kita makan dulu tuan sebagai penutup dari pertemuan kita ini ". Kata Ruben
" Pa , Kim ada urusan jadi papa dan om saja ya yang makan tapi aku tidak ". Kata Kim
" Si bodoh mau ke mana , gak percaya gue jika Lo ada urusan pasti Lo akan di kibuli orang nanti karena Lo kan bodoh sekali ". kata Sean
" Bodoh bodoh bodoh , kenapa sejak tadi Lo memanggil gue bodoh apa telinga Lo tuli Hem . Bukan nya tadi papa sudah mengatakan jika nama gue Kim ". Kata Kim
" Ya Lo Kim si bodoh ". Kata Sean
Bug
Kim memukul kepala Sean karena dia kesal sekali sebab Sean tidak mau mengakui jika dia tidak bodoh sama sekali dan tetap memanggil nya si bodoh
" Kim jaga tingkah mu , yang sopan dengan anak tuan Hiro ". Kata Ruben mengingat kan Kim Karena sudah berani memukul Sean tadi
" Biarkan saja dia tidak apa-apa. Mereka masih lah butuh perkenalan agar bisa lebih dekat lagi nanti nya ". Kata Hiro
" Ma'af ya om tapi aku tidak ada niatan untuk dekat dengan anak om yang budeg ini ". Kata Kim
" Kamu harus mau karena kamu nanti akan menjadi calon menantu ku ". Kata Hiro membuat Kim membulat kan mata nya sambil melotot juga . Tidak terpikir sedikit pun dalam otak nya jika dia akan di jodohkan dengan orang sombong dan budeg itu dan dia juga masih baru bertemu dengan Sean jadi mana mungkin Kim mau apalagi dia mencintai Ray jadi tentu saja tidak mungkin dia menerima perjodohan ini
" Apa ini perjodohan bisnis , kenapa aku harus mau dengan dia yang sok cakep ini om ". Kata Kim
" Kenalan saja dulu dan kita bisa menentukan nya nanti , bukan begitu Sean ". Kata Hiro
" Iya pa , dan seperti nya Sean memang tertarik dengan si bodoh ini ". Kata Sean sambil menyunggingkan senyum nya
Ruben pun hanya diam saja dan jika memang benar Hiro akan menjodoh kan anak nya dengan Kim maka dia pun juga sangat senang sekali dan akan menerima nya juga tapi tadi Hiro tidak mengatakan apapun juga dan sekarang malah berkata seperti itu
" Siapa juga yang mau dengan Lo . Atau jangan-jangan Lo naksir gue ya sejak tadi maka dari itu Lo menatap gue ". kata Kim
" Jika gue suka Lo memang nya kenapa , bukan nya Lo tidak memiliki kekasih ". Kata Sean
" Siapa bilang gue gak punya kekasih , gue punya ya ". Kata Kim menaikkan suara nya
" Siapa nama kekasih Lo jika Lo memang punya ?". Tanya Sean menantang Kim
Kim masih saja terdiam dan dia tidak bisa mengatakan siapa nama kekasih nya karena dia memang tidak memiliki kekasih
" Lo itu hanya berkata bohong saja dan mana ada cowok yang mau dengan cewek bodoh seperti Lo ini ". Kata Sean
" Wah benar-benar kurang ajar sekali ya Lo , gue punya cowok namanya Tozaki". Kata Kim
" Jangan bohong bahkan gue kenal siapa Tozaki dan tahu juga jika dia tidak memiliki kekasih . Tozaki sahabat dari Yuji dan Neo ". Kata Sean menebak dan itu membuat Kim menatap nya kesal karena rupa nya dia tahu dan kenal dengan Tozaki juga
" Siapa sebenarnya dia kenapa dia bisa kebal dengan Tozaki ". Batin Kim sambil menatap tajam ke arah Sean saat ini dan Sean hanya tersenyum saja di sana menatap Kim yang terlihat kesal
" Jika kalian berjodoh maka terima saja Kim dan lagi Sean juga tampan jadi kamu tidak akan rugi sama sekali". Kata Hiro
" Tapi dia sangat lah menyebalkan sekali dan rasa nya aku ingin meninju muka nya yang sombong itu om ". Kata Kim
" Tinju saja jika Lo bisa ". Kata Sean
" Nanti jika Lo bertemu dengan cowok gue awas saja Lo Pasti akan kena pukul dia karena dia jago bela diri ". Kata Kim
" Tozaki maksud Lo , gue gak takut sama sekali dengan nya bahkan seperti nya dia akan kalah jika melawan gue ". Kata Sean
" Cowok gue bukan Tozaki dan tadi gue salah menyebut kan . cowok gue Ray". Kata Kim tanpa banyak pikir lagi dan itu membuat Ruben menatap putri nya saat ini karena dia tahu jika anak nya itu hanya berteman saja dengan anak Ricky jadi tidak mungkin juga mereka pacaran
Sean kini hanya tersenyum saja mendengar nya dan dia pun malah mengedipkan sebelah mata nya sekarang lalu berdiri dari duduk nya di sana
" Ada hal yang harus Sean kerjakan pa jadi Sean pergi dulu sekarang". Kata Sean lalu pergi meninggalkan mereka semua karena Hiro juga sudah mengangguk kan kepala nya menyetujui apa yang di katakan swan tadi jika dia harus pergi sekarang ini meninggal kan restoran di sana
Dan di kediaman Ray yang ada di Jepang kini mereka juga sudah bersiap untuk latihan dan Bianca di hadapkan langsung dengan Ryan di sana
" Daddy apa tidak salah Bianca harus melawan kak Ryan ?". Tanya Bianca heran
" Tidak , coba saja dulu karena Daddy juga ingin tahu seberapa hebat nya perkembangan kamu jika Kai yang kurang ajar ini yang melatih kamu ". Kata Ricky
" Tunjukkan saja baby seberapa hebat kamu sekarang ". Kata Kai sambil tersenyum
" Aku tidak se sombong kamu ya kak dan untuk apa juga pamer kehebatan gak ada guna nya sama sekali ". Kata Bianca
__ADS_1
" Lo di sini tidak pamer Bianca hanya saja gue juga penasaran sekali dengan kehebatan Lo ". Kata Ryan
Bianca pun kini terlihat sudah bersiap di sana dan dia sudah berdiri di depan Ryan sekarang
" Semangat baby dan tunjukkan yang terbaik ". Kata Kai menyemangati Bianca saat ini dan dia kini hanya duduk dan menonton saja aksi Bianca di sana
" Seperti nya kalian memang sudah agak memiliki kemajuan ya Kai dalam menjalin hubungan ". Kata Rere
" Ya jelas uncle, Kai bahkan sudah mengejar nya lama jadi tidak Mungkin kan tidak ada perubahan sama sekali ". kata Kai
Sementara itu Sam sejak tadi mengamati anak nya yang sedang bertanding bersama dengan Ryan di sana
Bug Bug Bug Bam
Setiap pukulan Bianca tidak pernah bisa di tangis oleh Ryan dan pukulan Ryan selalu bisa di hindari Bianca membuat mereka semua dan Sam sangat kagum sekali dengan kemajuan pesat Bianca dan di sana Calista pun merasa takjub sekali dengan Bianca
" Wah Bianca sangat hebat sekali ya , dia bisa mengalahkan Ryan ". kata Calista
" Setiap gerakan nya tidak bisa di baca tapi dia bisa membaca gerakan lawan ". Kata Axel yang memang sejak tadi mengamati Bianca dan juga Ryan bertanding di depan mereka semua
" Benar juga apa kata Kai jika Bianca sudah sangat berkembang sekali malah melebihi gue juga ". Kata Derren
Ray dan Arthur pun juga masih mengamati saja tanpa ingin berkomentar di sana . Mereka mengamati setiap gerakan yang Bianca lakukan tanpa beralih sedikit pun pandangan nya dari Bianca dan Ryan di sana
" Wah ternyata Kai berhasil sekali mendidik dan mengajar Bianca dengan baik saat di New York ". Kata Ipank
" Bianca sama seperti Sam yang sangat mudah di ajari ". Kata Ricky
" Tapi dia pun kini sudah mulai peka terhadap situasi sekitar Daddy ". Kata Kai
Prok Prok Prok
Tepuk tangan Ricky pun di ikuti dengan yang lain nya kini membuat Bianca dan juga Ryan menyudahi pertandingan nya dan di sana tampak satu bekas dari pukulan Bianca di bibir Ryan
" Kak Ma'af ya , gak sengaja tadi ". Kata Bianca ingin memeluk Ryan namun langsung di tarik sama Kai karena dia tidak ingin ada yang menyentuh wanita nya itu
" jangan memeluk lelaki lain Bi kecuali Kakak dan papa kamu karena aku tidak suka melihat nya ". Kata Kai
" Gak usah lebay ya dan mereka semua kan juga sahabat kak Kai jadi jangan aneh-aneh". Kata Bianca
Dia pun memeluk Ryan dan itu hanya beberapa detik saja karena dia juga tidak mau jika Kai marah . Di sini Ricky hanya bisa menahan senyum nya saja karena apa yang Kai lakukan sama dengan diri nya dulu beda nya Kai sangat lah jahil dan pecicilan tidak seperti diri nya dulu yang dingin dan tak tersentuh sama seperti Ray sekarang hanya saja Ray seperti sangat sulit untuk membuka hati nya untuk para wanita di luar sana . Tidak ada yang tahu sama sekali kenapa bisa Ray seperti itu .
" Iya papa dan itu semua berkat kak Kai dan para sahabat nya yang selalu sabar menghadapi Bianca ". Kata Bianca tersenyum saat ini
" Bagaimana pa , sudah pantas kan Kai menjadi calon menantu ". Kata Kai tersenyum lebar
" Kalau menurut kita sangat pantas sekali Kai". Kata Rere
" Kalian pasangan serasi dan sangat hebat sekali ". Kata Ken menambahkan dan tak lupa juga dia mengacungkan jempol nya kepada Kai dan juga Bianca di sana
" Oh jadi tadi Calista dan Bianca di panggil hanya untuk melihat bagaimana kehebatan Kai melatih Bianca saja ya Daddy ". Kata Calista
Ricky tersenyum dan memeluk putri kesayangan nya itu di sana dan dia kini mengelus rambut Calista dengan lembut nya
" Daddy hanya ingin tahu saja sayang karena Kai bilang dia bisa melatih Bianca dengan baik dan Daddy tidak percaya jika tidak melihat nya langsung tadi ". Kata Ricky
" Suka sekali ya pamer ". kata Bianca kepada Kai
" Hanya kali ini saja dan tidak akan lagi baby ". Kata Kai tersenyum kepada Bianca
" Awas saja jika masih di ulang , gak akan mau ya aku nanti dekat dengan kak Kai". Kata Bianca
" Apa kalian berdua sudah jadian ?". Tanya Arok
" Belum uncle". Kata Bianca
" Gue kira Lo sudah jadian Bianca dengan Kai karena kalian sudah mulai terlihat romantis sekali tidak seperti tom and Jerry lagi". Kata Rafael
" Setidak nya dia harus membuktikan dulu kalau kak Kai memang sudah tidak playboy dan tebar pesona lagi ". Kata Bianca
" Apa masih kurang pembuktian ku dulu baby ". Kata Kai menatap serius kali ini
" Kurang ". Jawab Bianca
" Sayang jangan mempermainkan perasaan Kai dan papa sudah merestui kalian begitu juga dengan mama jadi jalani saja dulu dengan nya dan bila nanti kamu memang merasa tidak cocok bisa pisah baik-baik dengan Kai nanti nya ". Kata Sam
" Wah papa ini ya bicara nya suka tidak benar . Tidak akan ada kata pisah bahkan jika Bianca di dekati lelaki lain pun Kai tidak akan membiarkan nya dan Kai akan langsung membuat nya hilang dari muka bumi ini ". Kata Kai serius
__ADS_1
Mereka tahu jika ucapan tadi memang lah bukan sebuah bualan saja dan terlihat jelas dari sorot mata nya juga mengatakan jika dia memang serius sekali kali ini
" Oh jadi kalian ada di sini ya , pantas saja sejak tadi di cari tidak ada ". Kata Yuli menatap suami nya dengan tajam
" Kita berlatih sebentar hari ini sayang ". Kata Ricky
Intan yang melihat ada luka di bibir Ryan pun langsung berjalan menghampiri nya dan menatap nya dengan tajam sekarang lalu memegang nya juga
" Auh sakit ma ". Kata Ryan
" Sudah tahu sakit tapi kenapa masih saja berkelahi dan jangan membuat alasan jika kamu lelaki jadi wajar memiliki bekas seperti ini Ryan , mama tidak suka ". Kata Intan
" Ini hanya luka kecil saja ma dan besok pun akan segera sembuh juga ". Kata Ryan tersenyum menatap sang mama dan dia pun langsung memeluk Intan sekarang
" Siapa yang kamu ajak berkelahi hari ini , apa papa mu yang sudah bau tanah itu ?". Tanya Intan sambil menatap putra nya sementara yang lain nya kini menahan tawa karena Intan mengejek Ipank bau tanah
" Sayang bukan aku dan ini semua juga atas permintaan Ricky". kata Ipank
" Lalu jika Ricky menyuruh mu membunuh Ryan apa kau akan melakukan nya tua Bangka bau tanah ". kata Intan
" Wah kau sadis sekali Ipank dan tidak berubah sama sekali . Untung saja anak ku tidak memiliki papa seperti mu ". Kata Yuli memang sengaja mengompori nya saat ini
" Iya benar dan untuk juga Axel tidak memiliki papa seperti Ipank juga ". Kata Rachel yang memang kompak mengompori Intan
" Jangan dengan kan para setan sayang dan percaya lah jika aku tidak sekejam itu dan ini semua pukulan dari Bianca ". Kata Ipank membuat mereka semua para ibu-ibu kaget di buat nya . Apalagi Yuli , dia tidak menyangka jika menantu eh calon menantu nya itu bisa sesadis itu
" Sayang apa benar kamu yang melakukan nya ?" Tanya Yuli
" Iya bun dan mama Intan maaf ya sudah membuat kak Ryan terluka ". Kata Bianca
Yuli kini berganti menatap Ricky dengan tatapan penuh curiga dan dia pun mendekati Ricky sekarang
" Apa Daddy yang menyuruh mereka untuk beradu kekuatan?". Tanya Yuli
" Hanya mengetes saja seberapa hebat nya Bianca sekarang sayang setelah dia di latih Kai". Jawab Ricky
" Tapi jangan membuat dia harus memukul Ryan dong Rick, seperti preman saya anak perempuan ku ini ". Kata Luna protes
Kini para ibu-ibu di sana protes kepada Ricky dan gantian sekarang mereka semua menertawakan Ricky dalam diam karena jika mereka benar-benar menertawakan nya maka bisa jadi Ricky akan marah nanti nya
" Daddy memang sengaja Bun menyuruh Bianca melakukan nya dan tadi juga Daddy ingin Bianca melawan tiga orang ". kata Kai membuat kebohongan agar Ricky semakin kena omel Yuli di sana
" Kai jangan bohong ya ". Kata Ricky
"Mana berani juga Kai bohong kepada bunda , Daddy cari aman saja ya sekarang". Kata Kai
" Kamu ingin calon menantu kita menjadi bos mafia seperti kamu dulu Hem ". Kata Yuli
" Tidak sayang bukan itu maksud ku ". Kata Ricky
Jika menghadapi Yuli maka seperti biasa nya dia tidak akan berbuat apapun dan pasti akan kalah dengan nya
" Sudah Yul sebaik nya kita pergi saja sekarang keluar dari sini dan kamu Bianca jangan lagi menghajar orang walau pun papa kamu meminta nya dan jika mama tahu maka mama tidak akan mau lagi bertemu kamu ". Kata Luna
Bianca memeluk mama nya dan dia pun mencium pipi Luna sekarang
" Tega nya mama ku ini mengatakan hal tersebut kepada anak nya yang paling cantik ini ". Kata Bianca membuat Luna tersenyum dan mencubit pipi anak nya itu dengan gemas nya
Sementara di rumah Nathan kini kedatangan tamu yang memang tidak pernah di jumpai walau pun dulu mereka sama-sama ada di New York nya karena kesibukan masing-masing membuat Sean dan Kai serta para sahabat nya jarang bertemu di sana dan mereka hanya beberapa kali saja nongkrong bersama di New York
" Tidak gue sangka Lo datang kemari cepat juga ya Sean". Kata Brandon
" Gue juga rindu suasana di sini jadi gue terbang lebih cepat kemari dan apa kalian tahu jika kini Daniel Sangat marah sekali sebab dia kali tipu bahkan kalian juga sudah pergi dari New York tanpa dia tahu". Kata Sean yang sudah duduk manis sekali di sana bersama dengan yang lain nya
" Itu semua adalah perintah Kai dan kita pun hanya menuruti nya saja Sean ". Kata Erland
" Otak Kai memang sangat cerdas sekali . Oh ya ngomong-ngomong kemana dia apa dia sudah berada di rumah Ray sekarang ?". Tanya Sean
" Sudah dan di sana semua keluarga lengkap sekali tak lupa juga ada keluarga para sahabat nya juga di sana ". Kata Sky
" Jadi Daddy Ricky ada di sini , wah pasti papa Arok juga ada di sini jika Lo bilang semua lengkap ". Kata Sean
" Arok , bukan nya itu adalah nama papa Axel ". Kata Nathan
" Dan papa Axel adalah kakak dari papa gue Begitu juga dengan Mama William ". Kata Sean
" Jadi Lo sama Kai masih ada hubungan saudara ya kan papa Kai sama papa Axel kata nya saudara jauh dulu ". Kata Brandon
__ADS_1
Sean hanya mengangguk kan kepala nya membenarkan ucapan dari Brandon