
Pagi pun kini sudah menjelang dan terlihat seperti biasa nya kini mereka semua sedang sarapan bersama di meja makan dan terlihat sekali jika suasana di sana rame
" Kai kemana , kenapa dia tidak terlihat sekarang ?". Tanya Yuli menatap Ray
" Kai kemarin balapan Bun jadi mungkin saja dia kini sedang menginap di rumah Nathan ". Kata Ray
" Tidak jauh dari sifat Daddy nya yang suka sekali balapan tapi tidak apa-apa lah karena itu hobi dan kesukaan nya ". Kata Yuli
" Bunda tidak marah ?". Tanya Calista
" Mana mungkin bunda marah dan bunda selalu membebaskan kalian asal kalian tetap bisa menjaga diri dengan baik ". Kata Yuli
" Tenang saja Bun , untuk hal tersebut kita akan selalu mengingat nya ". Kata Calista
" Dan tugas Ray adalah menjaga Calista sebab dia adik perempuan kamu satu-satunya jadi harus di jaga dengan baik ". Kata Yuli
" Kamu tenang saja sayang, Ray sangat bisa di andalkan dan di sini juga ada Arthur bukan jadi Calista akan aman nanti nya dari para buaya ". Kata Ricky
" Para buaya seperti kamu dulu ya ". Kata Yuli
" Itu dulu sayang sebelum mengenal kamu jadi jangan sama kan dulu Dengan sekarang karena itu berbeda". Kata Ricky
Kini para sahabat Ricky memang sudah pergi ke kediaman masing-masing dan di sana hanya ada keluarga Ricky dan Sam serta Bryan saja yang ada di rumah itu
" Ricky memang buaya dulu tapi dia sudah menemukan pawang nya Yul jadi dia kini sudah insaf". Kata Kikan
" Awas saja jika dia masih bertingkah di luar sana karena aku akan memukulnya dengan keras jika dia melakukan nya ". Kata Yuli
" Mana ada aku seperti itu sayang dan kamu tenang saja aku tidak akan pernah menghianati kamu sedikit pun juga ". Kata Ricky
" Jika kau berani Rick maka lawan terberat mu adalah Kai karena dia akan berada di garda depan untuk membela bunda nya ini dari siapapun yang akan menyakiti nya nanti ". Kata Bryan dan Ricky hanya diam saja sambil tersenyum menatap istrinya sekarang ini
" Apa Kai sering balapan Bianca di New York ?". Tanya Ricky
" Sebelum kita berangkat ke sini kak Kai balapan dulu Daddy ". Kata Bianca
" Apa hanya sekali saja dia balapan nya ?". Tanya Sam
" Tidak papa , ada beberapa kali tapi tidak bisa Bianca hitung dan kak Kai selalu menang di sana ". Kata Bianca
" Berarti Kai memang mengawali karir nya dari balapan berbeda dengan Ray yang langsung dari bisnis ". Kata Ricky
" Dan kak Calista juga memiliki bisnis Daddy ". Kata Bianca yang memang tahu tentang Calista yang menjadi saingan dari Derren dan beberapa orang lain nya juga
" Lo tahu Bianca ?". Tanya Calista
" Tahu kak dan aku pun tahu jika kau adalah saingan terberat kak Derren ". Kata Bianca
" Apa Kai yang memberi tahu mu akan hal tersebut ?". Tanya Calista
" Karena sering bersama jadi sedikit banyak ilmu kak Kai menurun Kepada ku kak ". Kata Bianca
" Pintar juga ya kamu Bianca bisa menyerap ilmu dia dan bagus juga jika kamu bisa seperti Kai maka kalian tidak akan bisa terkalahkan nanti nya ". Kata Ray
" Yang bisa mengalah kan kami ya kalian bertiga dong kakak-kakak ku ". Kata Bianca sambil tersenyum membuat mereka pun juga ikut tersenyum sekarang ini
" Sudah habis kan cepat makanan nya lalu kalian berangkat lah ke Kampus dan jangan sampai telat ". kata Yuli
" Kak ikut ya ke kampus lagi " Kata Bianca
" Ya sudah ikut saja sekalian belajar juga di sana sedikit siapa tahu nanti berguna untuk di New York ". Kata Ray
" Jika jurusan nya sama ya berguna tapi jika tidak kan tanya buang waktu saja kak Ray ". Kata Calista
" Terserah apa yang di inginkan Bianca Saha yang penting dia suka dan bahagia itu saja sudah ". Kata Ray
" Gitu banget kak , kayak gak ikhlas gitu mengajak nya ". Kata Bianca
" Mana mungkin aku tidak ikhlas , sudah habiskan saja dan setelah itu kita berangkat bersama nanti nya ". Kata Arthur
" Iya iya baik lah kakak ku sayang ". Kata Bianca yang kini sudah kembali memakan makanan nya di sana
Setelah selesai makan kini mereka segera berangkat tak lupa juga mereka berpamitan kepada orang tua mereka di sana
" Kak Fellin kenapa , apa belum mengerjakan tugas ?". Tanya Bianca yang melihat sajak tadi Fellin hanya diam saja
" Mana mungkin Mahasiswi rajin seperti kak Fellin tidak mengerjakan tugas . Kenapa kak , apa ada masalah ?". Tanya Calista
" Tidak ada apa-apa, aku hanya lelah saja karena banyak belajar ". Kata Fellin
Dia memang yang paling rajin sekali belajar karena Fellin menyadari jika dia tidak secerdas mereka jadi dia Ingin juga membuat orang tua nya bangga akan diri nya jadi dia lebih suka belajar dari pada bermain dan keluar hanya sekedar jalan-jalan saja
" Jangan terlalu serius kak , di bawah santai saja semua nya agar kakak tidak memiliki beban dalam pikiran ". Kata Bianca
" Jika ada kendala katakan saja kepada ku Fellin dan aku akan membantu nanti nya dan jangan sungkan sama sekali sebab kita adalah keluarga kata bunda ". Kata Ray
Fellin hanya tersenyum saja dan mengangguk kan Kepala nya menyetujui apa yang Ray katakan tadi
Kini mereka sudah sampai di kampus dan mereka segera turun bersama dari dalam mobil sekarang ini
__ADS_1
" Haruka". Panggil Bianca ketika melihat Haruka yang datang di antar oleh Sean di sana
" Masih pagi sudah pacaran kalian berdua ya ". kata Bianca
" Kuliah di sini juga Bian ?". Tanya Sean
" Ya tidak lah kan aku kuliah nya di New York dan di sini hanya melihat saja apa kampus mereka lebih baik dari kampus ku di sana ". Kata Bianca
" Mulai ketularan Kai ya Lo sombong nya Bianca ". Kata Haruka
" Sombong sedikit gak apa-apa kali kak dan gak dosa juga kan ". Kata Bianca sambil tersenyum
" Ya sudah Kalau begitu gue duluan kak Ray dan Arthur ". Kata Sean
Ray dan Arthur pun mengangguk kan Kepala nya dan tampak kini Bianca dan Haruka sudah jalan lebih dulu di banding kan mereka tadi
" Ray " Sapa Axel yang kini berdiri di samping Fellin
" Kalian sudah datang rupa nya ". kata Ray
" Iya kami baru datang dan apa Lo kemarin Menonton Kai balapan, dia terlihat sangat hebat sekali kemarin tapi sepertinya dia ingin melakukan sebuah rencana di sini Ray ". Kata Axel
" Jangan membahas hal seperti itu di sini karena tidak baik jika ada yang mendengar nya nanti ". Kata Ray
" Kak Ray , apa kamu tidak menjemput kekasih mu dulu tadi ?". Tanya Bianca
" Kim berangkat sendiri Jadi tidak perlu di jemput juga karena dia juga sudah besar ". Kata Ray
" Gak romantis sekali sih kak dengan kekasih nya , kan kasihan jika harus berangkat sendiri saja kak Kim " Kata Bianca
" Makin lama makin menyebalkan sekali ya kamu Bianca ". Kata Ray yang kini sudah mengacak rambut Bianca sekarang membuat Bianca hanya bisa meronta saja dengan apa yang Kai lakukan sekarang kepada nya di kampus dan tak jarang juga mahasiswi melihat apa yang Ray Bianca lakukan di sana dan seperti nya mereka juga itu dengan kemesraan itu di sana
" Kak Ray awas ya nanti ku balas ". Kata Bianca
" Mana bisa kamu membalas nya Bianca , kamu kan tidak pernah bisa membalas setiap apa yang Kakak lakukan ". Kata Ray
" Sombong ya , awas dan tunggu saja nanti kak Ray ". Kata Bianca
" Ray memang selalu jahil ya Jika bersama Lo Bianca ". Kata Haruka
" Iya benar dan dia sangat menyebalkan sekali jika sudah seperti itu ". Kata Bianca
" Tapi Lo suka kan di jahili Ray ". Kata Derren
" Mana ada orang di jahili malah suka yang ada malah emosi saja jadi nya ". Kata Bianca
" Oh curhat ya kalian ternyata ". Kata Bianca
" Sudah tinggal kan saja dia karena berbicara dengan nya pun akan membuat kita semakin emosi saja nanti nya ". kata Axel
Mereka segera pergi meninggalkan Bianca dan juga Haruka saja di sana bahkan Ray pun sejak tadi juga sudah menghilang
" Jangan aneh-aneh Bianca jika ada di sini ". Kata Arthur sebelum meninggal kan adik nya itu
" Iya kak tenang saja jangan khawatir, mana pernah juga Bianca membuat kekacauan di sini ". Kata Bianca
Arthur pun mengelus rambut adik nya lalu dia pun segera pergi masuk ke dalam kelas nya saat ini
Dan di area yang lain kini Ray sedang bersama dengan Kim duduk manis berdua saja
" Tumben hanya sendiri kak , Arthur kemana ?". Tanya Kim
" Sudah ku suruh masuk ke kelas duluan tadi dan tidak perlu ikut dengan ku sayang Karena aku ingin berduaan saja dengan kamu sekarang ini ". Kata Ray sambil tersenyum menatap Kim
" Jangan seperti itu , ini di kampus loh kak nanti ada yang berpikir buruk lagi kepada kita ". Kata Kim
" Siapa kita yang berani menyebar kan gosip tidak baik tentang kita , mereka tidak akan ada yang berani melakukan nya jadi tenang saja kamu ". Kata Ray
" Iya tahu aku jika kamu memang sangat berkuasa sekali kak jadi wajar tidak ada yang berani macam-macam dengan kalian semua di sini ". kata Kim
" Kita juga tidak pernah melakukan hal buruk jika tidak ada yang memulai nya terlebih dahulu sayang. Tadi di antar siapa ke kampus nya ?". Tanya Ray
" Sesuai apa yang aku katakan lewat chat tadi jika aku bersama dengan papa tadi dan beberapa hari lagi papa juga akan pergi ke Prancis mengurus bisnis nya di sana ". Kata Kim
" Tidak usah sedih seperti itu kan ada aku yang bisa menemani kamu di sini setiap hari nya ". Kata Ray
" Gak usah gombal kak gak cocok sekali karena Kakak tidak seperti badboy atau playboy". Kata Kim
" Aku memang tidak seperti itu jadi wajar saja jika wajah ku tidak terlihat seperti itu sayang ". Kata Ray
" Dan aku sangat beruntung sekali bukan mendapat kan cinta mu sayang ku ". Kata Kim
Ray pun merangkul Kim di sana dan kini mereka masih saja mengobrol di sana dengan santai nya dan mengabaikan setiap tatapan yang tertuju kepada nya saat ini karena Kim juga sudah sering mendapat kan tatapan seperti itu jadi kini dia pun terlihat biasa saja jika di tatap sinis oleh orang di sana
Sementara itu Bianca dan Haruka kini juga tengah duduk manis di lapangan basket karena mereka lelah sudah keliling kampus tidak jelas tadi
" Bianca , jika gue tinggal di sini gak apa-apa kan , karena gue ada kelas sebentar lagi ". Kata Haruka
" Tinggal saja kak gak apa-apa kok dan tenang saja aman aku di sini ". Kata Bianca
__ADS_1
" Benar ya gue tinggal tapi ingat jika ada sesuatu hubungi saja Ray atau Arthur nanti nya ". Kata Haruka
" Iya tenang saja , sudah sana masuk lah ke kelas mu kak agar tidak telat nanti nya ". Kata Bianca sambil tersenyum dan Haruka pun kini segera pergi meninggalkan Bianca dan tak lupa juga dia kembali mengingat kan Bianca agar tidak terlalu jauh pergi nya nanti agar dia tidak susah di cari nanti nya
Bianca masih duduk di sana sambil ngemil juga di sana
" Hey Lo kenapa duduk di sini ". Kata Rein
Bianca masih saja diam dan tidak menggubris sama sekali pertanyaan tadi
" Wah Lo budeg atau hanya pura-pura saja , gue tanya sama Lo ". Kata Rein lagi
" Aku di sini hanya duduk saja , apa kau tidak melihat nya kak ". Kata Bianca santai saja
" Seperti nya dia anak baru Rein jadi tidak tahu siapa kita ". Kata Amera
" Lo anak baru di sini ?". Tanya Rein
" Bukan ". Jawab Bianca singkat membuat Rein terlihat sangat tidak suka sekali dengan sikap Bianca yang mengacuh kan dia dan Rein ingin menarik rambut Bianca namun di tahan oleh teman nya karena dia melihat ada Tozaki sekarang
" Cabut saja dan beri pelajaran dia nanti saja ". Kata Rein lalu pergi meninggalkan Bianca dan Bianca hanya senyum saja di sana
" Lo bukan anak kampus sini kan dan kenapa setiap hari ada di sini ". Kata Neo bertanya kepada Bianca
" Aku hanya mau melihat kampus ini saja ". Jawab Bianca tanpa melihat siapa yang bertanya kepada nya saat ini
" Kampus untuk belajar bukan untuk di lihat ". Kata Yuji
" Dan kita belajar juga dengan cara mendengar dan melihat bukan jadi sama saja kan ". Kata Bianca yang masih saja Fokus dengan makanan nya
" Bianca ". Panggil Tozaki membuat Bianca menoleh namun hanya sebentar saja tadi
" Lo memang unik sekali jadi pantas saja Caesar jatuh cinta dengan Lo ". Kata Tozaki
" Kau bukan nya sahabat kak Kim ya, tahu banget kamu tentang ku dan kak Kai". Kata Bianca
" Siapa yang tidak kenal dan tahu tentang caesar bahkan seluruh dunia pun juga kenal dengan nya dan Malaikat maut pun juga tahu dia ". kata Neo
" Dan malaikat maut juga tahu tentang kalian tentu nya karena kalian pasti sama seperti kak Kai ". Kata Bianca yang kini sudah bangun dari duduk nya dan hendak pergi dari sana namun Tozaki menghalangi nya sekarang ini
" Apa ada hal ingin kau bicarakan dengan ku hingga kalian mendatangi ku di sini ?". Tanya Bianca
" Jangan terlalu percaya diri nona karena itu tidak lah baik ". Kata Yuji
" Tapi menurut ku percaya diri itu sangat baik sekali dan aku suka jika memiliki percaya diri yang tinggi jadi bisa melawan kalian semua bukan dan tentu nya bisa membuat kalian kesal dengan ku nanti nya ". Kata Bianca
" Unik ". Kata Tozaki
" Sudah sana aku mau lewat atau kalian mau aku tetap di sini karena kalian ingin mengobrol dengan ku di sini ". Kata Bianca
" Pergi saja sekarang dan mungkin kita akan mengobrol nanti di lain waktu ". Kata Tozaki
Bianca pun pergi meninggalkan mereka dan tak lupa juga dia menginjak kaki Yuji tadi membuat nya meringis kesakitan sekarang ini
" Mungkin saja nanti aku tidak akan ada waktu meladeni kalian lagi jadi Sampai jumpa para fans ku ". kata Bianca sambil menjulurkan lidah nya kepada mereka bertiga di sana yang masih menatap kepergian dia sekarang ini dan Yuji juga masih saja merasakan sakit di sana
" Bar-bar sekali dia ternyata ". Kata Yuji
" Bukan nya dia sangat menarik ". Kata Tozaki lalu pergi juga dan mereka berdua pun mengikuti nya kini
*****
Di rumah Nathan mereka semua baru saja bangun sekarang tapi wajah tampan mereka pun masih terlihat dengan jelas saat ini di sana
" Erland jam berapa sekarang ?". Tanya Kai
" Sudah mampir siang Kai dan kita memang sangat telat sekali bangun nya ".Kata Sky
" Sial sekali , padahal gue sudah ada janji dengan Bianca dan pasti kini dia sudah pergi dengan kak Ray ke kampus ". Kata Kai merutuki kebodohan nya sekarang ini karena dia telat bangun nya
" Jemput saja nanti dia di kampus. Heran juga gue Dengan Bianca kenapa suka sekali pergi ke kampus padahal dia juga sudah cerdas sekali ". Kata Brandon
" Dia bosan di rumah Jadi dia mencari kegiatan di luar dan seperti nya dia suka berada di kampus ". kata Kai
" Kenapa tidak Lo ajak saja dia kemarin untuk ikut balapan dengan kita Kai ". Kata Nathan
" Terlalu banyak cowok yang ada di sana dan mereka pasti akan menatap Bianca dan gue sangat tidak suka akan hal tersebut ". Kata Kai
" Bahkan hanya menatap saja Lo melarang nya Kai bagaimana jika mereka tidak sengaja menyenggol atau memeluk Bianca ". Kata Erland
" Langsung gue bunuh detik itu juga dan bukan hanya mereka saja tapi kalian juga jika Bernai modus dengan Bi maka gue pun tidak akan segan untuk menghabisi kalian semua ". Kata Kai
" Tidak akan kita melakukan hal itu Kai karena kita memang sangat sayang sekali dengan nyawa kita apalagi kita masih muda juga ". Kata Erland
" Bagus lah jika kalian sadar dan ini peringatan pertama dan terakhir dari gue untuk kalian SD semua dan Lo juga Nathan jangan menyakiti Calista apapun yang terjadi ". kata Kai
" Gue tidak akan melakukan nya Kai jadi Lo tenang saja dan percaya dengan gue ". Kata Nathan
" Gue pegang kata Lo Nathan ". Kata Kai sambil menatap Nathan dengan tajam nya sekarang ini
__ADS_1