
Luna terlihat kesal sekali karena Sekarang Sam sangat berani sekali bahkan dia juga beberapa kali menggoda nya juga
"Apa kamu lapar, mau aku ambilkan makan ?". Tanya Sam
"Aku punya tangan dan kaki jadi bisa makan sendiri". Kata Luna
"Ya aku tahu dan hal yang perlu kamu tahu juga aku sangat siap untuk menjadi kaki dan tangan kamu jika memang kamu membutuhkan nya ". Kata Sam
"Dasar asisten sama bos nya sama saja". Kata Luna
"Gue mendengar nya kakak ipar". Kata Ricky
"Semangat Sam taklukan hati kakak ku yang cantik itu". Kata Yuli
Luna hanya diam saja dan dia pun memilih untuk mendengar kan musik saja dari pada mendengar gombalan Sam karena dia juga takut nanti akan jatuh hati kepada Sam karena setiap hari Sam memberikan perhatian nya kepada dia
"Kita dengar kan bersama musik nya ". kata Sam sambil menarik satu airphone milik Luna
"Kenapa tidak memakai punya kamu sendiri sih ". kata Luna
"Malas mengambil nya ". Kata Sam lalu dia pun menyandarkan kepala nya di pundak Luna membuat dia pun menatap Sam dengan tajam nya
"Aku lelah jadi biarkan seperti ini sebentar saja atau kamu mau aku peluk?". Tanya Sam menggoda
"Awas saja jika kamu berani melakukan nya ". Kata Luna membuat Sam tersenyum di buat nya dan dia tetap pada posisi bersandar di pundak Luna
Tidak terasa perjalanan mereka tempuh sudah lama dan kini mereka sudah sampai di Belanda bahkan mereka yang menjemput kedatangan Ricky pun terlihat sangat banyak sekali
"Apa kabar bos , senang bertemu dengan anda kembali". Kata Nicholas
"Apa semua nya sudah siap ?". Tanya Sam
"Sudah Sam bahkan kau terlihat sangat tampan hari ini ". Kata Nicholas membuat Sam hanya menyunggingkan senyum nya saja
Sam membuka kan pintu untuk bos dan juga istri nya dan tak lupa juga dia membuka ka. pintu untuk Luna juga lalu dia pun terlihat melihat-lihat sekeliling nya
"Pastikan semua aman Nicholas sebab nyonya Bos sedang hamil". Kata Sam
Nicholas mengangguk kan kepala nya bahkan kini mereka sudah berangkat menuju kediaman Hartama sekarang. Di sepanjang perjalanan Yuli hanya bercerita tentang dia dan juga intan saja dan beberapa kali juga dia terlihat menjahili Ricky di sana
"Sayang kamu jangan terlalu aktif". Kata Ricky
"Tidak apa-apa dong agar nanti anak nya juga aktif tapi jangan seperti kamu yang menakutkan". Kata Yuli
"Dia hasil dari kerja keras ku dan mana mungkin tidak mirip dengan ku ". Kata Ricky
"Mirip boleh tapi jangan sifat nya yang mirip nanti banyak orang yang takut dekat dengan nya ". Kata Yuli
"Justru dia akan di segani banyak orang nanti nya sama seperti Daddy nya ". Kata Ricky
Yuli tampak tersenyum dan dia juga tahu kalau nanti jika dia memiliki anak laki-laki pasti akan meneruskan bisnis Daddy nya namun dia juga berharap jika anak nya tidak akan menjadi bos gangster seperti Daddy tapi Yuli tahu darah lebih kental dari pada air dan buah jatuh tak jauh dari pohon nya jadi wajar saja jika nanti anak nya akan mengikuti jejak Ricky nanti
__ADS_1
Kini mobil mereka sudah sampai di kediaman Hartama dan Terlihat sekali rumah itu tidak berubah dari terakhir Ricky berkunjung dulu dan sekarang dia kembali dengan suasana yang berbeda sekali
"Silahkan bos". Kata Sam
"Jangan memanggil gue bos karena sebentar lagi Lo akan menjadi kakak ipar gue Sam ". Kata Ricky
Tanpa permisi Ricky pun langsung masuk ke dalam rumah tersebut dan terlihat juga beberapa anggota keluarga nya tengah bersantai di ruang tamu sekarang
"Kak Ricky". Panggil Rani ketika dia melihat sosok kakak nya yang kini tengah berjalan mendekati mereka semua.
Rani pun beranjak dari tempat duduk nya dan segera menghampiri kakak nya itu. Dia terlebih dahulu memeluk Yuli karena dia sangat rindu dengan nya juga
"Wah kandungan Kaka sudah sangat besar sekali ya ". Kata Rani
"Iya Rani, doakan saja agar kakak sehat selalu". Kata Yuli sambil tersenyum
"jadi gak sabar aku melihat dedek bayi nya nanti. Mirip kak Yuli apa kak Ricky ya ". Kata Rani sambil tersenyum
"Yang pasti dia tidak akan mirip dengan Galang atau Lo". Kata Ricky membuat Yuli mencubit nya saja karena dia sangat kesal dengan apa yang di katakan Suami nya itu
Ricky kini berjalan menghampiri yang lain nya dan terlihat sekali mereka semua berdiri menatap keberadaan dia dan juga istri nya . Mayumi sang mama pun tersenyum melihat kedatangan anak nya itu bahkan dia kini memeluk nya dengan erat
"Sudah lama kamu tidak datang kemari sayang". Kata Mayumi lalu melepaskan pelukan nya dari Ricky
"Apa kabar mami". Sapa Yuli dengan senyuman
"Mami baik. gimana kandungan kamu sehat kan ?". Tanya Mayumi
Kini Satria Hartama juga mendekati mereka dan Terlihat juga dia menatap Yuli dengan sangat lama sekali
"Jaga tatapan itu pak tua". Kata Ricky membuat sang Daddy pun menoleh kearah nya
"Kamu jangan berkata seperti sayang, dia Daddy kamu jadi gak baik bicara seperti itu". Kata Yuli dengan pelan sekali
"Bagus sekali ya menikah tanpa Restu dari orang tua ". Kata Edward yang terlihat turun dari anak tangga bersama dengan istri nya Jessica
Ricky menatap mereka berdua dengan tatapan yang sangat sulit di artikan bahkan dia terlihat sangat emosi sekali ketika mendengar apa yang dikatakan Edward tadi . Dia ingin sekali memukul wajah kakak nya itu namun dia tidak akan melakukan nya di depan sang istri.
"Lo sudah banyak berubah Edward". Kata Ricky
"Sama hal nya dengan Lo ". Kata Edward
Jesica sedari tadi hanya diam saja dan dia juga beberapa kali terlihat menatap Yuli juga
"Kelihatan lama tidak bertemu membuat Lo melupakan sesuatu". Kata Ricky
Edward pun terdiam karena dia tahu pembahasan apa yang di bicarakan oleh Ricky dan itu tentu tentang kejadian di masa lalu nya yang hampir saja membuat dia mati di tangan adik nya itu
"Mungkin saja dulu gue tidak sekuat Lo tapi sekarang berbeda adik ku sayang". Kata Edward
"Jangan membuat keadaan semakin rumit Edward". Kata Ryuji yang juga baru saja datang bersama dengan istri dan juga anak nya
__ADS_1
"Tenang saja gue akan menahan diri karena ada istri gue tapi gue tidak tahu apa Sam akan bisa menahan diri nya kepada kalian semua". Kata Ricky
menuruti mereka Sam adalah bayangan Ricky jadi jika Ricky saja sangat sadis maka Sam juga pasti begitu karena mereka berdua hampir sama dan Terlihat juga tidak jauh berbeda dalam hal kesadisan nya
"Rick sebaik nya duduk lah dulu karena Lo juga baru datang kan ". Kata Ryuji
Ricky pun menggandeng tangan istrinya untuk ikut duduk bersama dengan nya lalu dia pun kembali melihat para anggota keluarga nya di sana
"Bagaimana keadaan kalian selama di Indonesia?". Tanya Raka yang sedari tadi hanya diam saja melihat saudara kembar bersama dengan istri nya datang kemari
"Sangat bahagia sekali dan menyenangkan di sana". Jawab Ricky
"Oh ya apa jenis kelamin anak kalian ?". Tanya Raka
"Tunggu saja saat dia lahir maka kalian semua akan tahu". Kata Ricky
"Kak maaf ya jika dia tidak sopan ". Kata Yuli dan dia kini menatap suami nya itu
"Tidak masalah Yul , kita semua sudah terbiasa dengan sikap Ricky yang seperti itu". Kata Raka
Kini mereka semua mengobrol di sana bahkan obrolan nya terlihat sangat santai sekali namun Sam bisa merasakan adanya kepura-puraan di dalam keluarga ini
"Sayang kamu sebaik nya istirahat saja di dalam dan juga kak Luna. Rani tunjuk kan tempat tidur mereka berdua". Kata Ricky
Rani dengan senang hati mengajak mereka berdua menuju kamar bahkan dia terlihat sangat senang sekali karena kedatangan mereka di rumah itu
"Sudah lama sekali kak Rani menunggu kedatangan kakak kemari". Kata Rani sambil berjalan bersama dengan mereka berdua
"Maaf ya Rani karena terlalu sibuk Kami lupa untuk berkunjung. Dan kamu kenapa tidak hadir di pernikahan Ipank dan juga Rere bahkan di pernikahan Galang juga kamu tidak hadir". Kata Yuli
"Bukan nya Rani tidak ingin hadir kak tapi memang tidak ada undangan dan Rani juga tidak tahu pasti kapan acara nya jadi Rani tidak datang". kata Rani
Ricky memang melarang para sahabat nya untuk mengundang keluarga nya saat acara pernikahan mereka dan jika ada yang berani mengundang maka Ricky akan meledak kan acara tersebut dan itulah ancaman dia kepada para sahabat nya itu
"Apa Leon juga tidak tahu ?". Tanya Yuli
"Entah lah kak kalau aku tanya dia juga bilang tidak mendapat kan kabar ". Kata Rani
"Padahal dia sering sekali menelfon Hiro tapi kenapa dia bisa tidak mengetahui nya ". Kata Luna
"mungkin saja karena Ricky yang melarang mereka jadi kalian tidak datang". Kata Yuli
"Ya sudah kakak istirahat saja dan kak Luna ayo ke aku tunjukkan kamar nya. nanti kita mengobrol lagi ya kak". Kata Rani lalu pergi meninggalkan Yuli di sana sementara itu Yuli terlihat sangat menikmati pemandangan indah nya dari dalam kamar nya itu.
Dia kini juga merapikan beberapa pakaian nya karena dia akan menginap di sana selama satu Minggu jadi Yuli akan merapikan segala nya sekarang ini
Ceklek
Pintu kamar terbuka dan terlihat Jesicca sedang menghampiri Yuli sekarang. Yuli yang melihat kedatangan Jessica pun langsung tersenyum namun berbeda sekali dengan Jesicca
"Dasar wanita penggoda tidak tahu diri". Kata Jessica lalu menampar pipi Yuli
__ADS_1
"Aku bukan wanita penggoda". Kata Yuli sambil memegangi pipi nya yang memang terasa sakit sekali setelah mendapat kan tamparan tadi. Dia ingin membalas nya namun dia urungkan karena dia juga tidak ingin ada permusuhan di antara mereka namun ketegangan di ruangan itu pun terjadi bukan hanya di ruangan itu tapi di rumah itu menjadi tegang semenjak kedatangan Ricky tadi