Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Belanja


__ADS_3

Dalam Kantor kini terlihat sudah beberapa kolega Ricky sedang menunggu dan satu di antara nya adalah Leon adik ipar nya sendiri. Ricky tidak pernah membedakan antara orang terdekat atau yang lain nya. Dia akan membuat semua sama rata kecuali Sam , jika Sam mempunyai perusahaan sendiri maka Ricky akan dengan senang hati membantu dia dan akan menjadi partner nya nanti karena dedikasi Sam kepada nya dan dia juga tidak pernah mengecewakan sama sekali membuat Ricky mau melakukan nya dan dia juga tidak akan pernah melarang Sam jika dia memilih berhenti bekerja nanti nya jika sudah menikah dengan Luna dan memiliki keluarga kecil sama seperti diri nya


Ricky kini duduk di kursi nya dan di samping dia ada Juan yang kini ikut bukan Diego ataupun Sam sementara itu Ipank pun juga ikut duduk dengan santai nya di sana . Rapat mereka Mulai dengan tenang bahkan beberapa proposal juga sudah di baca dan di presentasikan di Depan Ricky saat ini


"Untuk hasilnya nanti akan di beritahu oleh Juan dan kirimkan semua nya ke email Juan nanti ". Kata Ricky


"Baik tuan kami permisi dulu dan senang bekerja sama dengan anda ". Kata Bagas salah satu klien dari Ricky. Kini mereka semua keluar dari ruangan Begitu juga dengan Leon yang juga keluar dari sana


"Leon tunggu". Panggil Ricky membuat langkah Leon oun terhenti dan kini dia berbalik arah menatap Ricky


"Iya kak ada apa?". Tanya Leon


"Bagaimana dengan perusahaan Lo , apa ada goncangan?" Tanya Ricky


"Sejauh ini masih aman dan jika ada goncangan juga itu karena mu kak ". Kata Leon


"Jangan mempekerjakan Robert dan Ryuji ". Kata Ricky membuat Leon pun menatap nya saat ini


"Jika dia tidak bekerja dengan ku lalu kerja apa mereka?". Tanya Leon


"Suruh saja mereka kerja di jalanan". Kata Ricky


"Rick yang benar saja Lo bahkan mereka tidak se pandai Lo dalam balapan jadi mana mungkin mereka bisa mencari uang di jalanan". Kata Ipank yang memang ada di sana sekarang ini


"Mencari uang di jalanan bukan berarti balapan kan bisa juga mengemis di jalan lampu merah". Kata Ricky


"Lo sungguh durhaka Rick bahkan mereka keluarga Lo dan Lo masih saja menghukum mereka termasuk Rani". Kata Ipank


"Jika gue juga menghukum Rani mungkin saja Leon akan kehilangan semua bisnis nya ". Kata Ricky


"Seperti nya kak Raka sudah mulai merintis usaha baru ". Kata Leon


"Ya gue tahu hal itu tapi lihat saja dalam waktu satu Minggu usaha dia akan bangkrut". Kata Ricky


Mana mungkin juga Leon membantah Ricky jika dia mengatakan hal tersebut karena dia juga masih ingin perusahaan nya berdiri dengan tegap nya dan untuk keluarga istri nya Leon akan tetap menampung mereka hinggap mereka bisa mendirikan usaha nya sendiri tentu itu juga tidak mudah sebab lawan nya adalah Ricky


Di rumah kediaman Airlangga kini Yuli dan Intan sudah bersiap untuk pergi dan mereka juga sudah sangat rapi sekali saat ini


"Tan sudah siap kamu?". Tanya Yuli


"Iya Yul sudah". Kata Intan


"Ya sudah kalau begitu ayo berangkat. aku panggil Diego dulu". Kata Yuli


Kini mereka pun berjalan menuju teras luar dan dia sana ternyata sudah ada Diego yang sudah siap menunggu mereka berdua


"Wah Lo sudah siap ya , maaf ya menunggu lama ". Kata Yuli


"Tidak apa-apa nyonya". Kata Diego

__ADS_1


"Jangan terlalu formal bahkan Ricky tidak ada di sini. Santai saja dan jangan terlalu kaku Diego. ayo Intan kita berangkat". Kata Yuli


Mereka pun kini masuk ke dalam mobil dan Diego pun segera mengemudi kan kendaraan nya bahkan terlihat mereka juga beberapa kali mengobrol


"Kita belanja apa hari ini Yul ?". Tanya intan


"Terserah saja . apa yang kau butuhkan beli saja tan ". Kata Yuli


"Kalau aku beli mobil apa boleh?". Tanya Intan


"Tentu saja boleh . Kan tadi sudah aku bilang beli saja apa yang memang kami butuhkan". Kata Yuli


"Baik sekali sih sahabat ku ini". Kata intan sambil memeluk sahabat nya itu


"Baru tahu jika sahabat mu ini baik ". Kata Yuli


interaksi dan obrolan mereka tidak pernah lepas dari pendengaran dan pandangan Diego bahkan dia juga tadi ikut tersenyum ketika melihat mereka berdua. Diego tahu Yuli karena dia memang sudah lama ikut Ricky dan juga tahu bagaimana kisah cinta mereka berdua.


Kini mobil mereka sudah sampai di salah satu mall terbesar di kota itu dan kini mereka segera turun dan masuk ke dalam mall


"Diego jika ingin beli maka beli saja dan jangan sungkan ya ". Kata Yuli


"Iya nyonya". Kata Diego


"Masih kaku saja Lo Diego". Kata Yuli


Kini mereka berdua pun langsung masuk untuk mencari tempat yang memang ingin dia datangi bahkan Diego pun dengan setia ada di belakang mereka berdua mengikuti sejak tadi


"Belanja saja kali Yul kan tadi baru juga selesai makan". Kata Intan


Kini mereka pun segera pergi ke toko pakaian untuk belanja barang keperluan. intan memang ingin belanja baju untuk anak nya karena dia Datang ke Indonesia juga tidak membawa banyak pakaian


Intan dan Yuli tampak memilih beberapa pakaian untuk nya dan Anak Serta suami mereka bahkan kini intan terlihat sangat antusias sekali


"Yul apa di lemari Ricky baju nya hanya warna hitam saja ?". Tanya Intan


dia mengatakan hal tersebut karena sering melihat Ricky dan para sahabat nya memakai baju hitam bahkan di lemari Ipank pun semua juga mendominasi warna hitam


"Ya dan Ricky memang selalu memakai pakaian yang berwarna hitam sejak dulu". Kata Yuli


"Pantas saja bahkan milik Ipank juga semua di dominasi dengan warna hitam ". Kata Intan


Kini mereka pun kembali memilih pakaian dan terlihat intan tampak membelikan pakaian Ipank dengan warna yang tidak mungkin dia mau memakai nya


"Apa kau yakin intan membeli yang itu?". Tanya Yuli


"Yakin sekali Yul bahkan sangat yakin ". Kata intan sambil memegang kaos warna pink dan dia membeli berpasangan dengan dia dan juga anak nya


"Kan kita nanti akan ke pantai Yul jadi aku mau bertemakan pinky boy". Kata Intan kembali

__ADS_1


"Kalau begitu aku mau ungu saja ". Kata Yuli


"Janda dong kalau ungu Yul ". Kata intan


"Ya gak lah kan aku bersuami dan punya anak". Kata Yuli


"Bagaimana kalau kita tentukan tema warna baju nya nanti agar bagus jika di gunakan foto bersama". Kata intan memberikan usul


"Ya sudah nanti akan aku beritahu yang lain nya agar mereka juga mencari warna yang sesuai". Kata Yuli


Mereka kembali memilih pakaian dan terlihat sangat santai sekali


Bug Auh


Teriak Yuli yang tidak sengaja menabrak seseorang di sana


"Kalau jalan lihat-lihat dan jangan Meleng jadi orang". Kata wanita itu


"Ya sorry gak sengaja". Kata Yuli


"Ma'af saja tidak akan merubah segalanya". Kata dia dengan sombong nya


"Agnes ada apa ?". Tanya Meta


"Ini ada orang gak jelas menghalangi jalan ku ". Kata Agnes


"Hey nona kita sudah minta maaf dan lagi pula jalanan juga kan lebar kenapa kau lewat di sini". Kata Intan


"Nyolot Lo ya jadi orang, belum tahu ya siapa gue". Kata Agnes


"Walaupun Lo anak presiden sekali pun kita gak akan takut". Kata Yuli


lalu menggandeng intan untuk menuju kasir agar perdebatan itu tidak terjadi kembali. sementara itu Agnes terlihat sangat tidak terima sekali dengan apa yang di lakukan oleh Yuli tadi bahkan dia ingin mendekati Yuli namun di tahan oleh sahabat nya Meta


"Sudah sebaik nya kita pulang saja gak usah di perpanjang lagi ". Kata Meta


Di sekolah Kai dan yang lain nya kini sudah bersiap untuk pulang dan Sam juga sudah ada di sana untuk menjemput mereka


"Uncle Sam kenapa lama sekali?". Tanya Kai


"Sedari tadi saya ada di sini tuan muda menunggu anda ". Kata Sam


"Ah iya kah tapi kenapa aku tidak melihat nya ?". Tanya Kai


"Mata mu saja yang rabun Kai bahkan kita semua dapat melihat uncle Sam di sini sejak tadi". Kata Ryan


"Ya sudah kalau begitu ayo kita pulang aku sudah rindu dengan bunda ". Kata Calista


Kini mereka masuk ke dalam mobil semua dan Kai terlihat sekilas melirik ke arah orang sedari tadi memperhatikan mereka semua bahkan Sam tahu hal tersebut dan dia hanya diam membiarkan nya saja

__ADS_1


"Om jelek itu kenapa ada di sini". Batin Kai lalu naik ke mobil


__ADS_2