
Meskipun mereka melakukan panggilan hanya dari video call saja tapi mereka sudah sangat senang sekali karena sudah bisa berkomunikasi secara langsung juga dan Bianca pun tak henti juga mengejek Kim sejak tadi dan Ray hanya menatap saja akan hal tersebut jika Bianca sudah mengejek nya
" Kak Ray kapan datang ke sini , banyak cewek cantik Lo di sini ". Kata Bianca
" Jika ada satu cewek di sana yang membuat Kai tertarik maka gue akan datang kesana nanti ". Kata Ray
" Si bodoh ini tentu hal tersebut tidak akan terjadi bahkan hanya satu wanita saja di dunia ini yang membuat gue tertarik ". Kata Kai sambil menatap Bianca penuh cinta
" Tunggu apalagi sih Bianca , terima saja Kai kan lumayan juga buat jadi bodyguard ". Kata Kim
" Yah kalau jadi bodyguard terlalu menyeramkan kak lebih baik untuk jadi preman saja ". Kata Bianca
Calista tertawa dengan kencang nya Mendengar kata Bianca jika Kai lebih cocok jadi preman bahkan hal itu juga kenapa bisa terlintas di pikiran Bianca saat ini membuat Calista menggeleng kan kepala nya karena ulah Bianca
" Kasihan Loh Bianca kembaran gue jika terus Lo gantung perasaan nya ". Kata Calista
" Mamang nya kak Kai jemuran apa di gantung segala ". Kata Bianca
" tapi sekarang dia menjadi jemuran karena Lo". Kata Calista
" Bahkan kesabaran orang ada batas nya Bianca dan jika kamu menolak Kai sekarang mungkin saja nanti kamu akan menyesal akan keputusan mu ini ". Kata Fellin
Memang mereka semua masih kasihan dengan Kai apalagi Kai selalu saja memprioritaskan Bianca namun Bianca masih saja tetap tidak mau menerima cinta nya bahkan Calista pun sampai meminta agar Arthur membujuk adik nya itu agar tidak keras kepala juga
" Jangan memojok kan dia kalian semua bahkan gue saja tidak keberatan juga mengejar cinta nya setiap hari ". Kata Kai
" Mengejar apaan malah tebar pesona ke sana kemari Lo itu kak ". Kata Bianca
" Mana pernah gue seperti itu , jangan cari alasan ya Bi ". Kata Kai
" Tapi itu memang fakta nya bahkan Jennie pun juga mengejar gue karena Lo kak terlalu dekat dengan gue dan dia tidak suka sama sekali akan hal tersebut ". Kata Bianca
" Hey kalian berdua kenapa jadi berdebat begitu sudah diam lah ". Kata Derren
" Bianca lihat ini apa sudah sesuai dengan yang Lo mau ". Teriak Nathan memanggil Bianca karena dia Sedang membantu Bianca mengerjakan tugas kampus nya . Bianca pun langsung menghampiri Nathan dan di sana Calista terdiam mendengar suara Nathan lelaki yang dulu pernah mendekati nya
" Kai ". Panggil Fellin
" Iya kenapa kak ". Kata Kai
Dulu dia tidak memanggil Fellin dengan sebutan kak dan sekarang dia memanggil seperti itu setelah hati dan cinta nya untuk Bianca
" Seperti nya ada yang rindu dengan Nathan ". Kata Fellin membuat Calista pun menatap nya begitu juga dengan yang lain nya
" Cal jangan dengan Nathan karena gue akan menghalangi dia jika ingin mendekati Lo ". Kata Kai
" Siapa juga yang mau dengan nya , kak Fellin ini ngarang saja bawaan nya". Kata Calista
Tapi dari tingkah dan nada bicara nya ini Kai dan tahu jika Calista mungkin memang ada rasa dengan sahabat nya itu tapi Kai memang melarang Nathan untuk mendekati kembaran nya dan hal itu juga sudah Nathan lakukan saat ini
" Sudah dulu besok nanti gue telfon lagi jika mau berangkat dan kak Ray ingat pesan gue tetap waspada lah di sana ". Kata Kai lalu mengakhiri panggilan nya bahkan dia melakukan nya tanpa menunggu mereka mengucapkan kata perpisahan
Kini Kai menatap Bianca yang sedang serius dengan Nathan bahkan tatapan Kai tidak biasa sekali melihat mereka berdua
" Jangan terlalu dekat kalian ". Kata Kai yang sudah berada di depan mereka berdua
" Kak kenapa sih , kita juga tidak sedekat itu juga kali ". Kata Bianca
" Dan Lo Nathan jangan pernah mendekati Calista sedikit pun karena gue tidak mengizinkan hal itu ". Kata Kai
" Lo tenang saja bahkan sejak dulu juga gue sudah menjauhi nya ". Kata Nathan
" Jangan membuat orang menjauhi wanita yang di sukai nya kak Karena itu sangat lah menyakitkan". Kata Bianca
" Tapi Bi , gue tidak mau jika nanti Calista bersedih karena si playboy ini ". Kata Kai
" Kan kita tidak tahu juga bagaimana nanti nya bahkan kak Nathan juga tidak pernah jalan dengan wanita manapun selama di sini ". Kata Bianca membela
Dia juga tahu jika memang Calista pun memiliki rasa dengan Nathan namun karena Kai dia pun mencoba menghilangkan rasa itu bahkan terkadang juga tanpa sadar Calista bertanya tentang kabar Nathan juga kepada dirinya tentu hal itu sudah membuktikan bagaimana perasaan Calista terhadap Nathan
" Sudahlah Bianca , gue juga tidak suka dengan Calista jadi jangan membela gue nanti Kai akan marah dan memukul gue ". Kata Nathan
" Dia ini yang selalu seenak nya harus di beri tahu kak bahkan kalian harus putus komunikasi karena ulah kak Kai bukan ". Kata Bianca kini keceplosan mengatakan nya bahkan Kai pun kaget mendengar jika Nathan dan Calista pernah saling berkomunikasi tanpa sepengatahuan nya
" Nathan Lo ya benar-benar ". Kata Kai ingin menghajar Nathan namun di hentikan Bianca dengan menghalangi nya
" Bi ". Kata Kai menatap Bianca yang sedang melotot kearah nya
" Apa ? awas saja jika berani memukul kak Nathan gue tidak akan mau dekat dengan Lo kak ". Ancam Bianca yang tentu nya sukses membuat Kai terdiam di tempat bahkan kini dia pun segera duduk dengan kesal nya karena dia sudah kecolongan sekali akan hal tersebut. Bukan nya Kai tidak percaya jika Nathan tidak bisa menjaga kembaran nya hanya saja dia masih belum yakin jika Nathan tidak menjalin hubungan dengan wanita lain karena dia tahu bagaimana sifat para anggota nya yang memang sangat playboy itu apalagi si Brandon dan juga Erland mereka adalah penjahat kelamin di Geng Kai .
" Bianca apa sudah selesai pekerjaan Lo yang kemarin ?". Tanya William yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan yang ada di markas bahkan kini dia pun terlihat sangat lelah sekali seperti habis di kejar setan tadi
__ADS_1
" Kak Kai yang mengerjakan nya jadi tanya saja kepada nya ". Kata Bianca enteng
" Gue sudah mengirim nya ke email Lo , apa Lo tidak mendapat kan notifikasi nya ?". Tanya Kai
" Kanapa di kirim di email Kai bahkan Lo bisa kan memberikan data nya ke gue langsung lewat flashdisk". Kata William
" Lo hidup di jaman apa Wil hingga mengirim data harus butuh flashdisk Untuk menyalin nya terlebih dahulu". Ejek Erland
"CK kalian ini tidak tahu ya jika mengirim lewat email kan bisa saja data itu akan hilang di curi orang ". Kata William
" Dan Lo Sangat bodoh sekali jika memikirkan bahwa data yang Kai kirim akan bisa dengan mudah di curi orang ". Kata Sky
" Buka dulu saja kak email nya nanti akan tahu jawaban nya kan ". Kata Bianca
William pun segera membuka email nya dan memang benar di sana Kai sudah mengirim dokumen penting itu bahkan dia sudah mengerjakan semua nya dengan benar dan teliti sekali membuat William tersenyum senang melihatnya
*******
Di ruangan yang masih sama mereka belum juga beranjak bahkan terlihat kini Fellin beberapa kali mengejek Calista dan tak lupa juga Kim ikutan
" Wah ternyata Lo diam-diam suka dengan Nathan ya Calista ". Kata Kim
" Apa sih Kim jangan ngarang ya , mana mungkin gue suka sama dia yang sangat dingin seperti es itu ". kata Calista
" Tapi dia sangat tampan loh Calista dan cocok juga Dengan Lo ". Kata Kim
" Mata Lo itu ya , semua cowok di bilang tampan. Dasar cewek gak ada pendirian sama sekali ". Kata Ray
" Yeh apa sih Lo kak , semua cowok memang tampan bagi gue kecuali Lo yang sok ganteng dan sangat beku sekali seperti es ". Kata Kim
" Beku gini tetap tampan juga kan gue ". Kata Ray menjawab tanpa melihat Kim dan hanya tetap fokus pada ponsel nya saat ini
" Tampan jika di lihat dari sedotan bahkan Lo saja tidak melihat kearah gue ketika kita berbicara ". Kata Kim
" Jika gue Menatap Lo nanti Lo akan jatuh cinta kepada gue karena tatapan mata gue ke elo ". Kata Ray sambil menyeringai
" Sok ganteng Dan kepedean banget Lo Ray , coba tatap gue sekarang ". Kata Kim kembali menantang Membuat Ray pun langsung menatap nya dengan dalam dan sepersekian detik nya Kim memalingkan wajah nya membuat mereka semua tertawa melihat nya
" Awas Kim nanti jatuh cinta sama kak Ray baru tahu rasa Lo ". Kata Calista
" Gue gak akan jatuh cinta dengan nya ". Kata Kim tanpa menatap Ray sedikit pun bahkan keberanian nya seolah hilang karena tatapan Ray tadi kepada nya bahkan Kim pun juga heran sekali kenapa dia bisa salah tingkah seperti ini ketika Ray menatap nya
" Tidak masalah Ryan , masih banyak cewek di luar saja jadi Lo tetap semangat ya ". Kata Rafael
Ryan hanya diam saja bahkan dia juga tidak menyangka jika Calista menyukai Nathan bahkan di setiap pertemuan mereka tidak ada obrolan sama sekali dan interaksi pun tidak pernah terjadi tapi kenapa dia malah bisa suka dengan Nathan itu yang di heran kan oleh Ryan
" Jika Calista bahagia maka gue pun ikut bahagia juga ". Kata Ryan
Selesai obrolan mereka kini mereka segera keluar dari ruangan itu dan para cowok pun segera masuk ke ruang kerja mengikuti Ray dan Arthur bahkan kini mereka sudah duduk bersama dan Arthur pun memastikan agar Calista dan yang lain nya tidak akan masuk ke dalam nanti nya karena pembicaraan mereka ini sangat penting sekali
" Kenapa Ray , seperti nya Lo memikirkan sesuatu sejak tadi setelah Kai menghubungi kita ?". Tanya Axel yang sejak tadi juga memperhatikan Ray
" Tidak mungkin Kai menelfon bahkan memperingatkan kita jika memang tidak akan ada hal buruk yang terjadi bahkan insting Kai sangat tajam sekali melebihi Daddy ". Kata Ray
" Seperti nya kita memang harus mengecek para anak buah siapa tahu ada mata-mata di dalam anggota kita ". Kata Arthur
" Jadi Lo juga berpikir ada mata-mata di sekeliling kita Arthur?". Tanya Ryan
" Kai Sangat Genius bahkan dia memiliki anak buah yang kita sendiri saja tidak tahu dan anak buah dia juga Mungkin saja ada di kelompok kita juga menyusup menjadi anggota ". Kata Arthur
" Memang Benar apa yang di katakan Arthur jadi kita harus waspada dan periksa setiap anggota masing-masing dan kita akan melakukan nya secara dadakan saja ". Kata Axel
" Gue percayakan semua nya kepada Lo Arthur karena untuk melakukan hal tersebut gue tidak lah suka jadi Lo cek Saja anak buah kita ". Kata Ray
" Aku sudah mengecek nya kemarin dan tidak ada yang mencurigakan tapi ada satu yang aku curigai dan itu adalah anak buah dari Derren , seperti nya dia bukan anak buah mu karena gaya nya yang aneh ". Kata Arthur
Dia pun memberi tahu ciri nya kepada Derren dan memperlihatkan foto nya dan benar saja Derren tidak mengetahui siapa dia bahkan tak hanya satu saja ada sekitar lebih dari sepuluh yang menyamar sebagai anggota Derren
" Seperti nya memang benar ada penyusup di kelompok kita . Lo harus bertindak Axel dan berikan pelajaran tepat di depan mereka nanti nya ". Kata Ray
" Ya gue akan menyelesaikan nya besok bahkan gue akan mengeksekusi penghianat tersebut ". Kata Axel
Ray tahu kehebatan adik nya dan dia pun bersyukur sekali memiliki Kai sebagai saudara nya yang selalu saja sigap dalam memberikan informasi bahkan Kai tidak merasa jika dirinya hebat sekali hal ini pun membuat Ray sangat menyayangi kedua adik nya itu
Di ruang tamu Kim dan Calista serta Bianca sedang bergosip bahkan mereka kini menggosipkan Ray karena mereka masih saja penasaran dengan wanita yang bersama Ray di kampus
" Bagaimana Kim apa Lo sudah mendapat kan jawaban dari Bianca tentang siapa Haruka ?". Tanya Calista
" Nih chat dari Bianca mengatakan jika Haruka adalah saingan gue . maksud nya apa coba ". Kata Kim
" Ya maksudnya adalah mungkin dia menyukai Ray juga sama seperti kamu ". Kata Fellin
__ADS_1
" Oh jadi itu maksud nya . eh kok menyukai sama seperti gue sih kak . Gak ada ya gue menyukai kak Ray yang ada benci gue dengan dia ". Kata Kim
" Benci juga bisa jadi cinta nanti jadi mungkin saja cinta itu nanti tumbuh dan kamu juga akan bersaing dengan Haruka nanti untuk mendapat kan Ray ". Kata Fellin
" Mamang nya kalian pikir gue pantes dan cocok dengan kak Ray ?". TAnya Kim membuat Calista menatap nya dengan serius sekarang ini
" Cukup Kai saja yang di persulit mendapat kan Bianca dan kak Ray jangan di persulit nanti nya karena jika dia sudah cinta maka dia sama seperti Daddy akan sangat bucin sekali ". Kata Calista
" Dan kamu jangan minder jika memang suka dengan Ray karena keluarga mereka juga tidak pernah memandang status Kim jadi kamu akan sangat di terima sekali nanti nya kan tadi Bianca juga bilang jika bunda Yuli sangat ingin kamu menjadi menantu nya nanti ". Kata Fellin
Kim merasa tidak pantas saja jika dia bersanding dengan Ray atau yang lain nya karena mereka berasal dari keluarga yang sangat kaya dan terpandang sekali jadi Kim pun agak sedikit minder juga akan hal tersebut
******
Sementara itu di Indonesia kini Ricky dan yang lain nya sedang berkumpul bersama bahkan kini Ricky menatap Sam dengan serius nya
" Apa yang kau dapat kan dari Kai, Sam ?". Tanya Ricky
" Dia mengatakan jika penerus dari King Death ingin menyerang kita di sini bahkan mereka merasa kita sudah tua jadi akan mudah di kalahkan ". Kata Sam
" apa benar Meraka mengatakan jika kita sudah tua atau itu hanya ucapan Kai saja karena dia juga suka sekali kan mengatakan hal tersebut". Kata Ken
" Seperti nya itu adalah kata tuan Kai". Kata Sam
" Jangan memanggil nya tuan karena dia akan menjadi menantu mu kelak sama mendampingi Bianca ". Kata Ricky
" Apa dia tidak bersama Kim Saja Ricky karena usia Kai dan Bianca kan juga cukup jauh juga kan perbedaan nya ". Kata Ipank
" Di luar sana banyak pasangan yang usia nya beda jauh dan jika yang lebih tua lelaki nya maka itu tidak menjadi masalah . Apa kalian tidak pernah membaca cerita di novel atau melihat drama di tv bahkan banyak sekali pasangan artis beda usia juga kan di Indonesia dan itu tidak menjadi masalah sama sekali ". Kata Ricky
Mereka pun tertawa mendengar apa yang Ricky ucapakan bahkan dia tahu berita tentang artis yang nikah umur nya jauh berbeda sungguh kurang kerjaan sekali Ricky saat ini menurut mereka semua
" Ya itu memang tidak jadi Masalah juga tali masalah nya sekarang adalah seperti nya sam tidak merestui anak mu menikahi anak nya Rick karena gue mendapat kan informasi jika Sam melarang anak nya menjalin hubungan dengan anak kita ". Kata Arok membuat Sam menatap nya karena Arok mengetahui hal tersebut
" Jadi kau melarang Bianca untuk menerima cintai dari Kai , wah kau memang tidak berperasaan sama sekali Sam". Kata Ricky
" Bukan begitu hanya saja
" Tidak ada alasan Sam dan jika istri ku tahu habis kau di pukuli nya ". kata Ricky
" Bahkan dia juga bisa membuat mu masuk ke dalam rumah sakit Dengan mudah nya Sam karena dia marah melihat Kai berjuang keras demi mendapat kan Bianca
*****
Di tempat lain kini Daniel pun tampak berada di kediaman nya bahkan kini dia sedang mengobrol dengan papa nya
" Jangan bodoh Daniel , jika kau menyerang Ricky atau anak nya yang bernama Caesar tentu saja kau akan kalah Karena Caesar adalah reinkarnasi dari Ricky bahkan dia memiliki kemampuan lebih dari Ricky yang dapat tahu pergerakan musuh dengan sangat mudah sekali ". kata Roland
" Daniel sudah memeriksa semua nya pa bahkan semua juga Daniel siapkan dengan Sangat matang dan sempurna sekali ". kata Daniel
" Meski pun semua sudah sempurna apa kau yakin jika Caesar tidak mengetahui rencana mu ini . Dia bisa menjadi lebih berbahaya jika ada yang mengusik orang Yang dia cinta terutama bunda nya bahkan anggota papa dulu sudah menjadi korban nya Daniel ". Kata Roland
" Daniel akan memastikan nya lagi pa dan Daniel akan tetap menyerang keluarga Airlangga yang ada di Indonesia bahkan Caesar tidak mungkin bisa membantu Daddy nya karena jarak mereka terlalu jauh ". Kata Daniel yang masih bersikeras melakukan penyerangan terhadap keluarga Kai bahkan ucapan papa nya tidak dia perdulikan sama sekali saat ini
" Kita sudah mempersiapkan nya sejak lama uncle jadi bisa jadi kan kita menang ". Kata Pedro
" Uncle tahu bagaimana kepribadian Ricky bahkan Caesar pun juga sangat hebat sekali di usia muda nya dulu apalagi dia sudah berpengalaman jadi bisa di pastikan saat ini dia sangat lah hebat dan tak tertandingi ". kata Roland
" Sudah lah pa , Daniel tidak akan mundur sedikit pun karena Daniel juga sudah lama ingin sekali menyerang Caesar ". Kata Daniel
Bodoh memang Daniel jika dia mau menyerang Kai bahkan Kai sudah mengetahui rencana nya dan untuk itulah dia akan pindah ke Jepang dsn menyuruh keluarga nya juga pindah ke sana juga nanti nya karena jika berpencar memang Kai merasa kurang maksimal melindungi mereka jadi dia memutuskan untuk bersama dengan keluarga nya lagi dan memaksa bunda dan Daddy nya kembali ke Jepang . Walau Kai tahu ada kenangan pahit di sana tapi mau bagaimana lagi dan nanti Kai juga akan mendiskusikan negara mana yang cocok untuk mereka tinggali bersama nanti agar mereka tidak tinggal di Jepang begitu lama juga sebab Kai juga kasihan dengan bunda nya jika harus terus mengenang masa pahit itu
******
Axel yang kini tengah duduk di kursi panas nya bahkan tatapan nya kini tertuju pada anak buah nya bahkan mereka terlihat sangat berkeringat sekali ketika melihat bos nya di sana bahkan tidak hanya Axel saja tapi ada Derren dan juga Ryan Serta Rafael di sana dan Ray dan Arthur tentu nya dia tidak ikut karena Ray tidak terlalu suka juga melakukan hal tersebut kecuali jika dia memang sedang sangat emosi baru dia melakukan nya dengan sadis nya
" Apa kalian tahu kenapa aku mengumpulkan kalian di sini ?". Tanya Axel dan mereka semua kompak untuk menggeleng kan Kepala nya Karena memang semua tidak ada yang tahu kenapa Axel di sini bahkan semua anak buah nya kini sudah di kumpulkan menjadi satu hingga tempat tersebut pun segara tidak muat sekali menampung mereka semua di sana
" Kalian tentu tahu kan jika aku paling tidak suka dengan penghianat Dengan alasan apapun juga ". Kata Axel
" Kami tahu bos". Jawab mereka kompak bahkan kali ini Axel dan kata sahabat nya sudah menemukan si penghianat itu bahkan jumlah nya pun sepuluh orang di sana membuat Axel pun menatap tajam tidak percaya jika memang kelompok mereka semua kini kecolongan dengan ada nya para penyusup di sama
" Bahkan aku sangat tahu jika ada penghianat di sini jadi aku akan mengeksekusi nya langsung hari ini agar kalian berpikir kembali jika ingin menghianati ku nanti nya ". Kata Axel
Tanpa berlama-lama dia pun segera menghampiri nya dan
Dor
satu tembakan dia Lesatkan tepat di kepala sang penghianat tersebut membuat mereka semua kini semakin ketakutan di buat nya bahkan Axel pun tidak hanya menembak satu saja dan ada lima orang yang dia tembak mati di tempat sementara lima lain nya belum dia eksekusi
" Itu masih sebagai permulaan dan aku juga tahu jika masih ada lagi penghianat di sini ". Kata nya yang kini berganti mengeluarkan pisau yang dia miliki dan Axel pun berjalan menghampiri penghianat yang lain nya lalu langsung menusuk nya beberapa kali hingga dia pun langsung meninggal juga karena mendapat kan tusukan di perut beberapa kali dari Axel yang terlihat aura nya sangat mematikan sekali baru ini
__ADS_1