
Malam ini mereka akan melakukan perjalanan ke Jepang untuk berkumpul dengan yang lain nya di sana bahkan terlihat antusias Bianca sejak tadi dan tak kenal lelah sedikit pun juga . Banyak hal yang dia bicarakan di dalam pesawat saat ingin mulai dari kado yang belum dia beli untuk kakak nya dan juga yang lain nya hingga bagaimana perasaan mereka ketika tahu Bianca nanti datang ke Jepang . Dia sangat banyak bicara sekali kali ini dan yang lain hanya menjadi pendengar setia saya sejak tadi sebab jika mereka menjawab pun bisa Bianca patahkan jawaban dari mereka dan hal itu juga membuat Erland dan yang lain nya kini hanya menjadi pendengar setia saja di sana
" Mungkin nanti kak Kim akan terkejut karena aku datang ke sana dan tak memberi tahu dia juga ". Kata Bianca
" Ah tapi mungkin saja dia akan biasa saja ketika melihat ku nanti ". Tambah nya lagi
Sangking semangat nya kini dia pun berbicara sendiri dan menjawab nya sendiri juga sejak tadi
" Bianca sebaik nya Lo tidur saja nanti jika sudah sampai bangun lah karena gue jadi pusing mendengar celotehan Lo sejak tadi ". Kata Erland
" Ya kalau gak mau dengar sebaik nya Lo pakai headset kak beres kan ". Kata Bianca
" Ya tapi gue masih bisa mendengar suara Lo juga jadi sama saja bohong kan gue Pakai headset ". Kata Erland
" Iya Bianca lagian ya apa gak capek sejak tadi Lo bicara Mulu dan gak ada rem nya sama sekali ". Kata Brandon
" Mulut ini memang di gunakan untuk bicara kan kak jadi buat apa juga capek. Kalian hanya mendengar kan gue bicara kenapa tanya kenapa gue capek atau enggak. Sebaik nya diam dan perhatian saja ok ". Kata Bianca
" Ya mendengar kan pun juga membuat kita capek maka nya kita menyarankan agar Lo tidur saja Bianca agar kita sama-sama tidak capek nanti nya ". Kata Sky
" Ya kalau begitu tidak usah di dengar kan . Lihat saja kak Kai dan kak Nathan saja tidak protes tapi kenapa kalian bertiga malah banyak bicara sekali sih ". Kata Bianca
" Mereka tidak protes karena Kai cinta sama Lo jadi dia hanya diam dan mendengar kan saja ". Kata Erland
" Lalu apa kak Nathan juga cinta sama gue hingga dia hanya mendengar kan saja tanpa ingin menjawab sedikit pun ". Kata Bianca
" Gue gak cinta ya Bianca sama Lo jadi jangan ngada-ngada nanti Kai mengamuk lagi sama gue ". Kata Nathan
" Bianca sebaik nya Lo diam saja ya ". Kata William yang sudah menyematkan lakban di mulut Bianca agar dia tidak lagi banyak bicara dan hal itu mendapat respon dari Kai berupa pukulan di perut nya karena dia sudah berani melakukan hal tersebut kepada Bianca
" Wil maka nya jangan asal bertindak bahkan kami saja tidak Berani melakukan nya malah Lo langsung membungkam dia dengan lakban ". Kata Brandon
" Agar dia diam jadi gue melakukan nya dan balasan nya pun sangat mengerikan sekali ". Kata William
" Rasakan itu dasar kutil ". Kata Bianca
" Kutil , siapa yang Lo sebut sebagai kutil?". Tanya Brandon
" Ya si William siapa lagi . Dia Menjengkelkan sekali ". Kata Bianca
" Sudah jangan banyak bicara lagi Bianca sebaik nya nikmati perjalanan lalu tidur". Kata William
" Mau tidur bareng gue gak ". Kata Bianca membuat Kai menatap tajam ke arah William lalu mereka yang mendengar hanya lah tertawa saja saat ini melihat ekspresi wajah Kai
" Jangan seperti ini kak nanti hilang ganteng nya ". Kata Bianca sambil kini menyandarkan kepala nya di pundak Kai membuat Kai seketika itu langsung menyunggingkan senyum nya
Dan di Jepang kini rombongan Yuli sudah sampai di sana dengan selamat serta terlihat juga anak buah Kai masih setia di sana menjaga mereka semua . Setelah mereka keluar dari dalam bandara sudah ada anak buah Ray yang menjemput dan kini anak buah Kai beserta Aron pun sudah tidak terlihat lagi batang hidung nya setelah mereka tahu jika keluarga bos besar nya sudah aman jadi mereka semua langsung pergi meninggalkan tempat saat ini juga
" Selamat datang di Jepang tuan dan nyonya. Kami adalah anak buah dari tuan muda Ray yang di perintahkan untuk menjemput keluarga nya ". kata sang anak buah
Tanpa berpikir lagi Yuli segera masuk ke dalam mobil karena dia juga sudah tidak sabar sekali untuk menjitak kepala anak nya yang sangat susah sekali untuk di kasih tahu dan dia pun kini sudah tidak sabar lagi bertemu Kai padahal Kai masih belum di Jepang
" Awas saja jika nanti sudah sampai di rumah maka habis ya kamu Kai sama bunda ". Kata Yuli
" sabar sayang mungkin saja Kai khilaf ". Kata Ricky
" Khilaf bukan berarti bisa membakar satu kompleks seperti itu kali sayang dan ini kenapa juga dia bisa berpikir seperti itu dan apa dia tidak memikirkan korban nya saat ini ". Kata Yuli
" Ya namanya juga khilaf sayang dan aku dulu juga pernah seperti itu ". Kata Ricky
" Nah karena kamu dulunya begitu makanya sekarang Kai seperti ini ". Kata Yuli yang masih kesal dengan kabar yang dia terima
" Sudah Yul tidak usah saling menyalah kan karena ini juga sudah terjadi jadi kita tanya saja apa yang menyebabkan dia bisa seperti itu ". Kata Luna
Di mobil itu memang ada Yuli dan Ricky serta Sam dan juga Luna dengan sopir yang sudah di sediakan oleh Ray
" Ya tapi ini sangat keterlaluan sekali dan ini semua karena Daddy nya ". Kata Yuli yang masih saja menyalakan Ricky
" Iya sayang itu memang salah ku dulu sebelum aku bertemu dengan mu dan juga itu memang kejadian yang sangat mengerikan di waktu dulu tapi percayalah jika Kai sudah menemukan cinta nya maka dia tidak akan berbuat seperti itu ". Kata Ricky
Yuli langsung memeluk suami nya itu karena dia selalu saja mengalah untuk nya dan dia pun sangat beruntung sekali mendapatkan Ricky dan anak-anak hebat dari nya juga
" Kamu kenapa selalu saja mengalah demi aku sih kan seharus nya kamu marah atau mengatakan apa gitu ". Kata Yuli
__ADS_1
" Untuk apa memarahi kamu dan semua yang kamu katakan kan benar ada nya jadi aku tidak akan marah sama sekali sayang ". Kata Ricky
" Tapi aku sangat lah keterlaluan kan selalu menyalahkan kamu ". Kata Yuli
" Tidak masalah yang penting kamu bahagia aku pun akan menerima semua nya ". kata Ricky membuat Yuli memeluk nya dengan begitu erat nya karena dia selalu saja mengerti akan diri nya itu bahkan setiap kali dia mengomel pun Ricky akan selalu diam dan mendengar kan dengan sabar nya
Mobil mereka sudah sampai di kediaman yang di tempati oleh anak-anak mereka dan kini mereka segera turun dan masuk ke dalam rumah kali ini
" Rumah nya sangat indah sekali ya Rick, aku kira mereka akan menempati rumah mu dulu tapi ternyata tidak ". Kata Ipank
" Ray memiliki gaya nya sendiri dan rumah ku dulu sudah di jadikan markas jadi tidak di gunakan untuk tempat tinggal mereka selama di sini ". Kata Ricky
" Bunda ". Kata Calista yang kini berjalan menghampiri Yuli lalu memeluk nya dengan sangat erat sekali karena dia sangat merindukan sang bunda
" Kamu apa kabar dan Ray bagaimana keadaan kamu di sini , apa kalian baik-baik saja ?". tanya Yuli
" Kami semua baik di sini bunda ". Jawab Ray
" Syukur lah jika kalian baik-baik saja lalu di mana Kai?". Tanya Yuli
Mereka semua pun saling tatap dan tak mengerti dengan apa yang di tanyakan Yuli karena mereka juga tahu jika Kai kan ada di New York bukan di Jepang jadi jika di tanya tentang Kai tentu saja dia tidak ada di sini
" Kai ada di New York Bun apa bunda lupa ?". Tanya Calista
" Jadi dia tidak di sini dan mengebom kompleks mewah di kota ini?". Tanya Yuli
Mereka semua dengan kompak nya menggeleng kan kepala nya karena itu semua memang lah tidak terjadi sama sekali di sini karena Kai memang lah tidak datang ke Jepang dan jika dia datang pun tidak ada yang tahu juga
" Bun , Kai tidak melakukan nya dan mungkin saja itu hanya berita bohong saja dan mana mungkin juga dia melakukan hal itu tanpa alasan apalagi di samping nya sudah ada Bianca yang siap memarahi nya ". Kata Calista
" Mungkin saja bunda di bohongi oleh seseorang agar datang ke mari ". Kata Derren membuat Yuli menatap Ricky dengan tatapan tajam nya tapi Ricky pun hanya bersikap biasa saja sebab dia juga tidak tahu apa-apa
" Aku tidak membohongi mu sayang dan apa guna nya juga melakukan nya . Kita pun tahu bukan jika Ray saja membalas pesan mu dengan suaranya dan mengatakan jika Kai memang melakukan nya ". Kata Ricky
" Wah seperti nya kita sudah terjebak dalam permainan anak bungsu mu itu Yul ". Kata Intan
" Kai ini memang benar-benar kurang ajar dan kelewatan jahil nya . menuruni sifat siapa sih dia ini ". Kata Yuli yang terlihat semakin kesal dan kini dia pun mengambil ponsel nya dan berusaha untuk menghubungi Kai saat ini
" Mana ada aku jahil seperti ini ". Kata Yuli
" Pasti menuruni sifat dari Ricky ini gak ada lagi karena Ricky adalah bapak nya ". Kata Ken
" Nah itu baru benar Ken dan tumben sekali kau pintar Ken ". Kata Yuli
Mereka hanya menahan tawanya saja sekarang karena Yuli yang selalu melimpahkan kesalahan nya kepada Ricky dan Ricky pun akan selalu mengalah untuk nya
" Kanapa malah nomer Kai tidak aktif , anak ini benar-benar menguras emosi ku saja ya ". kata Yuli sudah sangat kesal sekali pada Kai bahkan ponsel nya kali ini juga sudah tidak aktif lagi membuat dia bertambah jengkel saja dengan Kai
" Bun sudah soal Kai di lanjut kan nanti saja dan sekarang ayo kita makan saja dulu . Perjalanan jauh pasti lelah dan lapar kan ". Kata Ray
" Apa kalian sudah menyiapkan makan untuk kita ?". Tanya Rachel
" Sudah ma , kita sudah menyiapkan semua nya sejak tadi ". Kata Axel
" Fellin makin cantik saja ya , lama tidak bertemu kamu sayang ". Kata Rachel
" Fellin baik Tante ". Kata Fellin
" Kenapa masih panggil Tante , panggil mama saja kan kamu calon menantu nya Fellin ". Kata Intan
" Belum tentu ya Tan dan siapa tahu aku tidak merestui nya ". Kata Kikan
" Yakin gak mau kasih Restu pada anak ku yang tampan dan hebat ini?". Tanya Rachel
" Atau mau besanan dengan ku saja Kikan ". Kata Intan
" Tambah dengan Ryan mana mau aku karena anak mu itu playboy sekali sama seperti papa nya ". Kata Kikan
" Lebih playboy lagi anak Ricky kali ". Kata Intan
Mereka sibuk bercanda dsn berdebat sementara Yuli masih saja mencoba menghubungi Kai dan para sahabat serta Bianca juga namun hasil nya tetap saja tidak ada jawaban sama sekali dari mereka semua itu semakin membuat nya kesal
" Sudah lah sayang kita makan saja dulu dan nanti coba hubungi Kai lagi ". Kata Ricky
__ADS_1
Mereka makan malam bersama saat ini dan Yuli melupakan sesaat yang di lakukan oleh anak bungsu nya ini . Membodohi nya agar dia datang ke Jepang sungguh sangat kurang ajar menurut dia Kai ini
" Lihat saja ya apa yang akan bunda lakukan nanti kepada mu Kai". kata Yuli membuat para anak-anak mereka ngeri melihat nya karena kemarahan Yuli tentu nya akan sangat berbahaya sekali dan Kai tidak akan bisa menghindar dari itu sebab dia tidak akan mau melukai bunda nya jadi tentu saja apapun yang akan di lakukan Yuli nanti Kai akan tetap menerima nya dengan lapang dada
Dan di Indonesia rombong dari Daniel pun sudah sampai di sana dan Daniel pun tampak sangat marah sekali ketika dia mendapatkan kabar jika keluarga Kai tidak ada di Indonesia sekarang dan dia pun tidak menyangka sama sekali jika dia sampai di tipu seperti sekarang ini oleh Kai
" Sial ternyata mereka sudah pergi dari sini dan kenapa bisa tidak ada yang tahu akan hal tersebut". Kata Daniel dengan amarah nya
" Jika mereka pergi kenapa anak buah kita yang ada di bandara tidak mengetahui nya Daniel ". kata Pedro
" Caesar bukan orang sembarangan jadi gue rasa dia memang sudah mengetahui rencana kita di Indonesia Niel". Kata Ricardo
" Sial sekali kenapa kita bisa tertipu oleh nya saat ini ". Kata Daniel benar-benar merasa dipermainkan oleh Kai saat ini
" Ivan coba cek di anak buah Lo yang ada di Jepang apa ada tanda jika mereka datang ke sana atau mereka ke New York ". Kata Nick
Ivan langsung menghubungi anak buah nya untuk mengecek nya apa keluarga Caesar ke Jepang atau tidak
" Mereka tidak ke Jepang ". Kata Ivan
" Pastikan Dengan benar dan jangan membuat Kesalahan Ivan ". Kata Daniel
" Gue sudah mengecek nya Niel dan itu memang benar jadi apa lagi yang harus di pastikan". Kata Ivan
" Biar gue cek juga dengan orang kepercayaan gue yang ada di sana ". Kata Pedro yang juga ikut memastikan agar mereka tidak salah lagi dalam mengambil tindakan nanti nya dan jawaban nya pun tetap sama seperti yang di dapat kan oleh Ivan bahwa mereka tidak datang ke Jepang padahal mereka semua datang ke sana .
" Jika mereka tidak di sana mungkin saja mereka di New York Niel ". Kata Nick
Daniel langsung menghubungi Jason untuk mengecek di mana keberadaan Caesar sekarang dan dia juga ingin memastikan apa keluarga nya datang ke sana atau tidak
" Mereka tidak tahu alamat rumah Caesar ". kata Daniel
" Jangan tanya pada sahabat bodoh Lo itu Tao tanya saja kepada orang kepercayaan Lo Niel ". Kata Nick sedikit kesal pada Daniel karena dia menanyakan kepada Jason bukan kepada orang kepercayaan nya saja
" Kita menetap saja di sini beberapa hari untuk memastikan apa benar mereka sudah pergi dari sini atau sengaja bersembunyi di suatu tempat ". Kata Pedro
" Itu benar , sebaik nya kita menetap beberapa hari di sini ". Kata Ricardo menyetujui
" Iya Daniel sebaik nya kita di sini sambil menunggu informasi keberadaan mereka semua nanti nya ". Kata Nick
Dan kini Daniel pun menyetujui nya sambil dia tetap mencari informasi dimana keberadaan Keluarga Kai saat ini dan tanpa mereka tahu seseorang mengawasi nya dan melapor kan semua nya kepada sang bos saat ini lalu dia pun segera pergi dari tempat itu untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang lain
Dan di Jepang mereka sudah selesai makan tapi Yuli masih saja tetap kesal saat ini dan itu sangat terlihat jelas di mata nya
" Bun tahu gak yang masak semua ini tadi siapa ?". Tanya Calista mencoba mengalihkan agar mood bunda nya kembali bagus dan ceria seperti biasa nya
" Siapa yang memasak nya pasti kalian beli kan makanan nya tadi". Kata Yuli
" Yang Masak kita berdua dan di bantu juga oleh calon menantu bunda ". Kata Calista
" Calon menantu bunda , Kim ?". Tanya Yuli yang kini sudah mulai antusias dan seperti nya melupakan kesalahan Kai sejenak
" Iya Bun dan dia juga sangat bersemangat tadi memasak nya tapi sayang nya hari ini dia tidak bisa menemani bunda karena dia harus menemani papa nya ". Kata Fellin
" Ruben ada di Jepang juga , ngapain dia di sini ". Kata Ken
" Papa Kim ada pekerjaan uncle jadi ada di sini dan sekarang Kim menemani papa nya ". Kata Calista
Ken hanya mengangguk kan Kepala nya saja sementara itu Ricky hanya diam mendengar saja sejak tadi tanpa berkomentar sedikit pun
" Jadi bagaimana perkembangan hubungan kalian Ray ?". Tanya Yuli
" Tidak ada perkembangan apapun Bun karena Ray juga tidak suka dengan nya ". Kata Ray
" Jangan begitu kak , dan aku lebih suka kamu dengan Kim ya kak dari pada dengan Haruka si wanita gak jelas itu ". Kata Calista
" Haruka , siapa dia apa dia kekasih Ray ?". Tanya Kikan
" Wah ternyata Ray playboy juga sama seperti Kai dan Daddy nya dan untung nya Fellin tidak jadi dengan Ray ". Kata Intan
" Jangan memprovokasi Intan dan wajar kan jika mereka memiliki banyak Kekasih sebagai pilihan atau hiburan saja ". Kata Ricky
" Hiburan, kamu pikir wanita hanya untuk di permainan saja ". Kata Yuli kembali dalam mode kesal nya dan jika seperti ini Ricky dan anak-anak nya hanya bisa diam saja dan mood buruk Yuli ini di awali dari Kai jadi mereka pun menyalah kan Kai atas kekesalan dari Yuli saat ini .
__ADS_1