Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Keromantisan Masing-masing


__ADS_3

Sementara itu Kai dan juga Bianca pun kini sejak tadi hanya berfoto saja di sana karena mereka memang ingin mengabadikan momen sebelum kembali lagi ke New York nanti nya


" Kak ambil yang bagus loh ya foto nya ". Kata Bianca


" Iya baby iya , dari tadi kamu juga sudah mengatakan nya dan itu sudah beberapa kali juga kamu mengatakan hal tersebut". Kata Kai


" Habis nya Kakak suka jahil sekali jadi aku takut nanti yang di foto hanya kaki nya saja ". Kata Bianca


" Tidak mungkin hanya kaki nya saja paling juga hanya sepatu nya saja baby". Kata Kai


Bianca memukul lengan Kai membuat Kai pun mengindari nya dan kini terjadi lah aksi kejar mengejar mereka di sana seperti di sinetron televisi biasanya


" Awas ya kak nanti kalau kena aku hajar kamu ". Kata Bianca


" Kejar saja dulu kalau bisa jangan keburu main hajar saja ". Kata Kai membuat Bianca pun semakin semangat untuk mengejar nya sekarang ini .


Mereka masih saling mengejar dan beberapa kali juga Kai mengejek Bianca karena dia masih saja belum menangkap nya


" Ternyata kamu lelet sekali ya Bianca ". Kata Kai kembali mengejek nya sekarang ini dan Bianca pun semakin kesal membuat Kai tertawa puas sekali menatap wajah kesal Bianca sekarang ini karena dia masih saja belum bisa menangkap diri nya .


Bug Auh


Teriak Bianca sekarang ini karena dia terjatuh membuat Kai terdiam dan kini berlari menghampiri nya


" Kenapa ceroboh sekali sih ". Kata Kai dan dia kini menatap orang yang berani sekali menabrak Bianca tadi


" Lo Kalau jalan jangan Meleng dan lihat jalan dengan baik ". Kata Kai emosi


" Gue sudah lihat jalan tapi cewek Lo saja yang bodoh dan seperti nya juga sudah buta hingga dia tidak tahu jika ada gue di sini ". Kata seorang lelaki yang tadi menabrak Bianca


" Apa Lo bilang tadi ". Kata Kai sambil memegangi kera baju lelaki tersebut membuat beberapa orang di sana menatap nya dan Bianca pun juga terlihat panik karena kali ini Kai benar-benar emosi sakali


" Aduh kak sakit ". Kata Bianca pura-pura agar Kai tidak membuat keributan di sana


Kai berjongkok di depan Bianca dan kini dia pun langsung menggendong Bianca dan mencari duduk agar dia bisa duduk dengan nyaman nya di sana


" Hanya luka kecil saja kak jadi gak apa-apa". Kata Bianca


" Luka kecil kata kamu , lihat ini sampai berdarah . Tunggu di sini dan aku akan kembali dan tadi kamu kesakitan juga ". Kata Kai


Bianca memegang tangan Kai agar Kai tidak meninggalkan nya sebab Bianca tahu jika pasti Kai akan membalas lelaki tadi . Dia tahu jika Kai memang tidak akan melepaskan lelaki tadi dengan mudah nya jadi Bianca ingin menahan Kai agar tidak melakukan nya sekarang ini .


" Tunggu di sini Bi kakak hanya sebentar saja nanti ". Kata Kai


" Aku tidak mau sendiri saja kak di sini , takut tau ". Kata Bianca


Kai tahu jika dia hanya berputar-putar saja namun dia tetap tidak akan melepaskan lelaki tadi dan akan menyuruh anak buah nya untuk mencari dia tadi agar bisa membalas apa yang dia lakukan kepada Bianca apalagi tadi dia mengatakan jika bianca buta jadi Kai pun tidak bisa menerima nya sama sekali sekarang ini


" Kenapa Bianca ?". Tanya Sean


" Dia jatuh tadi dan Lo, belikan gue obat untuk menyembuhkan luka nya ". Kata Kai


" Ya sudah tunggu sini saja biar gue Carikan kak Kai obat nya ". Kata Sean


Dia pun segera mencari obat untuk membersihkan Luka Bianca yang memang hanya luka kecil saja dan itu pun di bersihkan dengan air pasti sudah beres namun Sean tahu jika yang dia hadapi sekarang adalah Kai jadi dia harus mencari obat sesuai dengan apa yang ada di pikiran Kai agar dia tidak marah nanti nya di tempat umum itu


" Kok bisa sih Bianca jatuh seperti anak kecil saja ". kata Haruka


" Lo bisa diam gak , kenapa banyak bicara sekali ". Kata Kai


" Gue hanya tanya saja Kai kenapa Lo malah marah sih ". Kata Haruka


" Lo sendiri juga tidak bisa diam dan jika jatuh ya itu juga tidak sengaja". Kata Kai


" Dia kan sudah besar Kai jadi aneh saja jika dia jatuh , itu maksud ku ". Kata Haruka


" Sudah lah kak , kenapa berdebat Mulu sih . Kan aku jadi pusing sekali sekarang ini ". Kata Bianca


" Kekasih Lo ini yang mencari gara-gara Bianca , gue hanya tanya malah dia nya marah ". kata Haruka yang kesal dengan Kai

__ADS_1


" Lo tanya tidak lihat situasi dan Lo memang sangat bodoh sekali ". Kata Kai


" Kak sudah jangan berdebat lagi ". Kata Bianca


" Kak Kai ini ". Kata Sean


" Kenapa Lo lama sekali , apa Lo ke planet dulu untuk membeli nya ". Kata Kai marah


Bianca hanya bisa menggeleng kan Kepala nya melihat Kai yang sejak tadi marah-marah karena melihat dia terluka


" Sudah kak , Jika marah Mulu mana bisa selesai mengobati nya ". Kata Bianca


Kai dengan pelan mengobati tangan Bianca yang berdarah dan dia pun juga meniup nya saat ini sebab dia tidak ingin jika Bianca merasa kan sakit nanti nya karena dia mengobati luka nya terlalu kasar


" Apa masih sakit Bi ?". Tanya Kai


" Tidak kak ". Jawab Bianca


" Jangan bohong dan jika memang masih sakit katakan saja ". Kata Kai


" Sudah tidak sakit lagi kak tapi sekarang aku mau es krim ". kata Bianca sambil tersenyum menatap Kai sekarang ini


" Tunggu di sini dan aku akan membeli nya nanti . Ingat jangan kemana-mana Bi . Kalian berdua jaga dia dengan baik dan jangan biarkan dia pergi nanti ". kata Kai yang kini sudah pergi mencari penjual es krim sekarang karena permintaan Bianca


" Gila Kai , marah nya menakutkan sekali Bianca padahal itu hanya luka kecil saja ". Kata Haruka


" Itu juga yang sedari tadi membuat ku tetap menahan nya di sisi ku kak agar dia tidak marah dan mengamuk di sini . Kan bahaya jika dia marah di sini ". kata Bianca


" Bisa-bisa dia membakar hangus tempat ini Bianca Karena kemarahan nya itu ". Kata Sean


" Ya begitulah kak Kai tapi amarah nya juga bisa di reda kok kak ". Kata Bianca


" Ya dan yang bisa melakukan nya hanya jamu saja bukan ". kata Sean


" Ya bukan aku saja kan ada kak Ray dan kak Calista serta bunda dan Daddy kak ". kata Bianca


Nathan dan Calista masih duduk santai di meja makan tempat mereka makan tadi . Walaupun sudah habis Makanan nya tapi mereka berdua masih duduk dengan santai nya di sana


" Kapan kembali ke New York ?". Tanya Calista


" Dua Minggu lagi kata Kai ". Kata Nathan


" Dua Minggu lagi ya , kenapa cepat sakali ?". Tanya Calista


" Lo mau gue tetap di sini ?". tanya Nathan sambil menatap Calista sekarang dengan tatapan menggoda nya


" Tidak , gue hanya bertanya saja kenapa cepat sekali dan kalian juga kenapa harus kembali ke sana , bukan nya lebih enak di sini ya karena kita kan bisa mengobrol bersama dan juga kuliah bersama tentu nya ". Kata Calista


" Kita masih ada pekerjaan di sana dan juga kuliah Bianca pun juga di sana dan dia juga baru masuk jadi tidak bisa dengan mudah pindah ". kata Nathan


Jika mereka pindah pun juga tidak masalah namun Bianca tidak mau jadi mereka memutuskan untuk tetap di New York sampai Bianca lulus dan mereka juga lulus di sana


" Iya juga ya , ah sayang sekali kenapa kita semua harus pisah tempat ". kata Calista


" Jika Lo mau gue tetap di sini maka gue akan di sini ". Kata Nathan


" Jangan mementingkan Cinta karena pendidikan yang utama ". Kata Calista


" Tapi bagi gue adalah Lo yang terpenting dan utama ". Kata Nathan membuat Calista tersenyum kembali


" Lo cantik sekali Cal jika Tersenyum seperti tadi , apalagi lesung pipi Lo itu membuat gue semakin cinta dengan Lo ". Kata Nathan


" Terus saja mengatakan cinta kepada gue hingga gue bosan mendengar nya ". kata Calista


" Jangan bosan mendengar nya karena gue juga tidak akan pernah bosan sama sekali untuk mengatakan nya ". kata Nathan


Nathan walau pun terlihat sangat menakutkan dengan tatapan tajam nya tapi dia juga punya sisi romantis tersendiri dan itu membuat Calista merasa jika nathan sangat mirip sekali dengan Daddy nya yang juga memiliki keromantisan tersendiri namun terlihat menakutkan juga jika bersama dengan orang lain


" Kenyang sakali gue sekarang ". kata Calista

__ADS_1


" Makan hanya sedikit sja sudah kenyang Lo memang cocok sekali jadi istri gue ". kata Nathan


" Gue kenyang karena gombalan Lo setiap hari pada gue Nathan ". kata Calista


Nathan Tersenyum sambil menatap Calista dan dia pun kini terlihat membersihkan mulut Calista sekarang ini karena ada sisa makanan yang menempel di sana


" Ada sisa makanan jadi gue membersihkan nya agar Lo tetap terlihat cantik ". Kata Nathan


" Ah iya kah , terima kasih kalau begitu ". kata Calista


" Sama-sama . Apa Lo mau Tetap di sini saja atau kita cari tempat lain nya sekarang ini untuk bersenang-senang ?". Tanya Nathan


" Kita jalan saja dan gue juga mau mengambil beberapa foto juga ". Kata Calista


Kini Nathan segera mengambil uang nya dan membayar kan nya kepada penjual lalu mereka berdua segera pergi sekarang ini untuk mencari tempat yang bagus buat berfoto di sana


" Nath ambilkan beberapa foto untuk ku tapi yang bagus ya ". kata Calista


Nathan mengangguk kan kepala nya dan dia kini mengeluarkan ponsel nya untuk memotret wanita Cantik yang dia cintai itu . Beberapa kali Calista bergaya dan Nathan memotret nya dan kini Nathan meminta bantuan seseorang di sana untuk memotret mereka berdua . Nathan memeluk Calista dari belakang membuat Calista terkejut dan kini menatap nya namun hal itu sudah terabadikan dalam ponsel Nathan


" Gila Lo ya , kaget gue tadi ". kata Calista


" Seneng ya gue peluk ". Goda Nathan


" Tidak sama sekali jadi jangan terlalu percaya diri Bung ". kata Calista


" Kata Kai percaya diri itu bagus agar kita tidak kalah saing nanti nya ". Kata Nathan


" Ya terserah apa kata Lo saja ". kata Calista yang kini kembali berjalan mencari tempat yang indah untuk foto dan Nathan pun masih setia menemani nya sekarang berkeliling di Tokyo Disneyland


Di lain tempat juga Ray dan Kim pun tengah asik bersama setelah mereka menaiki beberapa wahana di sana kini mereka tengah duduk bersama menikmati makanan yang sudah tersaji di meja


" Seru sekali ya sayang tadi ". kata Kim


" Iya dan karena kamu aku jadi naik itu tadi seperti anak kecil ". Kata Ray


" Ma'af sayang tadi aku tadi Sangat ingin sekali jadi aku mengajak dan memaksa kamu untuk naik roller coaster tadi ". Kata Kim merasa bersalah


" Hey hey Jangan seperti itu , aku tidak masalah sama sekali jika kamu mengajak naik wahana apapun dan aku juga akan senang sekali sayang jadi jangan memasang muka seperti itu ok ". kata Ray sambil mengelus pipi Kim lalu mencium nya


" Beneran kamu tidak apa-apa jika kita naik begituan tadi ?". Tanya Kim


" Benar . Sudah jangan di bahas sebaik nya kita makan saja dulu sekarang ini karena aku sangat lapar sekali ". Kata Ray


Mereka berdua kini makan bersama dan terlihat juga Ray beberapa kali memandang Kim yang sedang makan dengan lahap nya saat ini juga membuat Ray tersenyum senang jika kekasih nya ini tidak malu-malu untuk makan di depan nya sekarang ini . Kim pun juga menyuapi Ray untuk mencicipi makanan yang tadi dia pesan di tempat itu .


" Huft kenyang sekali aku sayang ". Kata Kim


" Kamu makan nya hanya sedikit saja tapi bisa kenyang ya ". kata Ray


" Sedikit apanya , ini tadi banyak tau ". Kata Kim


" Tapi kalau menurut ku itu hanya sedikit saja karena Calista dan Bianca pun makan nya lebih dari itu ". Kata Ray


" Mereka makan nya banyak tapi masih tetap langsing ya ". Kim


" Kamu juga langsing dan saksi sayang ". Kata Ray sambil mengedipkan sebelah mata nya menggoda Kim


" Bagus ya sudah makin jago sakali menggombal nya ". kata Kim


" Hanya dengan kamu saja aku melakukan nya ". Kata Ray membuat Kim mencubit nya sekarang ini dengan gemas


" Sudah ayo cari yang lain nya saja sekarang, gak enak juga kan sedari tadi hanya berdua Mulu ". kata Kim


" Quality time sayang jadi tidak masalah juga karena mereka semua juga berpasangan dan butuh waktu berdua juga jadi wajar jika kita ta hanya berdua saja sekarang ini ". kata Ray


" Sudah cukup waktu berduaan nya jadi sekarang ayo cari yang lain nya agar kita bisa segera pulang karena aku sangat lelah sekali ". kata Kim


Ray pun menggandeng tangan Kim dan kini dia dan Kim berjalan mencari di mana yang lain nya berada saat ini . Mereka tidak janjian jadi kini Ray hanya berjalan saja mencari keberadaan yang lain nya tanpa ingin bertanya menggunakan ponsel nya agar bisa memudah kan nya menemukan mereka

__ADS_1


__ADS_2