
Ricky kini tengah bersantai di ruang tamu bersama dengan Bryan dan juga Galang serta Sam bahkan Ricky terlihat sangat santai sekali di sana dengan mereka
"Daddy ". Panggil Kai dari atas dan kini dia pun berjalan menghampiri Daddy nya saat ini
"Ada apa Kai?". tanya Ricky
"Daddy om botak setiap hari mengikuti kita , apa Daddy sudah tahu ?". Tanya Kai
"Om botak?". Tanya Galang
"Ya , om jelek dan botak mengikuti kita para anao Daddy setiap hari bahkan ingin sekali Kai menguliti nya karena mereka tidak sopan sekali". Kata Kai
"Kai Daddy tanya kepada kamu, apa kamu tahu siapa yang menghasut Tante Rachel?". Tanya Ricky
"Kai tahu Daddy dan Kai juga sudah merancang untuk memberi nya perhitungan". Kata Kai
"Kau memang hebat sekali sama seperti Daddy sayang". Kata Ricky
"Aku sama seperti bunda bukan Daddy jadi jangan mengaku-ngaku ya". Kata Kai
"Lalu Daddy mau tanya bagaimana cara nya kamu membalas dendam nanti ?". Tanya Ricky
"Itu rahasia Daddy dan yang boleh tahu hanya Kai dan tuhan saja ". Kata Kai sambil tersenyum lalu dia pun segera pergi kembali ke atas untuk bermain dengan yang lain nya juga saat ini
"Anak Lo yang satu itu tampak berbeda Rick". Kata Galang
"Ya, bahkan kemampuan dia melebihi kedua kakak nya namun tidak terlihat sama sekali'. Kata Ricky
"Ya karena kemampuan dia tertutup dengan sifat nya yang kadang bar-bar seperti Yuli ". Kata Galang
"Seperti nya di sadis seperti Daddy nya ". Kata Bryan
"Cerdas sekali dia Rick, Bahkan dia tahu siapa yang menghasut Rachel sedang kan Arok saja belum mengetahui nya". Kata Galang
"Dia perpaduan sempurna gue dan istri gue ". Kata Ricky
"Apa dia juga yang meracuni Rachel?". Tanya Bryan
"Ya begitulah, dia melakukan nya bahkan gue pun tidak tahu kapan dia melakukan pergerakan tersebut". kata Ricky
"Wah hebat sekali Kai itu". Kata Galang tidak percaya bahkan Kai lebih hebat dari Ricky menurut mereka berdua.
Bibit Ricky tidak pernah gagal bahkan sekarang anak nya bisa melampaui kemampuan dia dan Kai terlibat biasa di luar tapi kuat di dalam. Ricky memang mendidik Ray dengan sangat keras karena awal nya dia mengira bahwa Ray lah yang akan mewarisi bakat dia dan ternyata di luar dugaan malah Kai berkembang sangat baik sekali melebihi kakak nya namun dia menyembunyikan hal tersebut kepada semua orang termasuk Daddy ny
"Seperti nya Anak Lo itu nanti yang akan menjadi penerus Geng Lo Rick". kata Bryan
"Belum tentu, Gue rasa dia akan memiliki Geng sendiri yang dia dirikan dengan usaha nya sendiri nanti ". Kata Ricky
"Kalau begitu gue setuju sekali jika memang begitu". Kata Bryan
Selain membahas anak nya Ricky juga membahas usaha Bryan dan Galang dana mereka juga melakukan kerja sama untuk membentuk satu perusahaan yang akan mereka dirikan nanti nya bahkan Ricky yang akan menjadi pemimpin di perusahaan yang mereka dirikan bertiga karena mereka sangat yakin dengan Ricky dan selama ini juga Bryan selalu bekerja sama dengan Ricky bahkan semua proyek dsn tender yang dia dapat kan juga atas bantuan Ricky. Ricky memang membantu Bryan dengan sungguh-sungguh karena Yuli menganggap nya sebagai kakak sendiri jadi Ricky pun dengan senang hati membantu Bryan sedang kan Galang, dia bantu seadanya saja karena di sana juga ada campur tangan Daddy Galang dan juga Arok jadi sudah banyak yang membantu Galang jadi Ricky tidak terlalu memikirkan dia
"Sayang makanan nya sudah siap, ayo makan ". Panggil Yuli
Ricky pun beranjak dari duduk nya dan dia segera menuju meja makan begitu juga dengan para sahabat nya dan anak-anak nya pun juga melakukan hal yang sama bahkan terlihat Kai yang sangat antusias sekali sekarang ini untuk segera sampai di meja makan
"Waw Bun banyak sekali makanan nya , bisa kenyang nanti William di sini ". Kata Kai
"Bukan aku sayang yang kenyang Kai tapi semua orang akan kenyang nanti setelah makan ". Kata William
"Ya juga tapi kamu enak banget ya bisa menikmati makanan bunda , gratis pula ". Kata Kai
"Ini rumah bukan restoran atau warteg jadi wajar saja kalau makanan nya gratis". Kata William
Kai menatap William dengan tajam nya karena beberapa kali ucapan nya selalu saja dia bantah bahkan William selalu saja bisa menjawab semua nya dengan baik membuat Kai kesal sekali kali ini. Dulu Galang yang di buat kesal Yuli dan sekarang malah sebalik nya, Kai yang kini di buat kesal oleh William anak Galang.
__ADS_1
"Seperti nya kini terbalik Yul , bahkan dulu lalu suka sekali buat kita semua kesal dan sekarang anak Lo terlihat kesal sekali dengan anak gue ". Kata Galang
"Iya, William sangat cerewet sekali seperti uncle". Kata Kai
"Dan kamu suka mukul orang sama seperti bunda mu ". Kata Galang
"Kalau yang suka mukul itu adalah Daddy kalau bunda mana mungkin bisa melakukan hal itu". Kata Kai
"Kamu belum tahu saja jika bunda mu itu suka sekali memukul orang dulu nya bahkan Daddy mu saja juga suka di pukul oleh nya ". Kata Galang
"Itu karena kalian nakal jadi wajar saja jika bunda melakukan hal tersebut". Kata Kai
"Jangan menjelekkan bunda nya Lang bahkan dia akan selalu memiliki jawaban untuk semua perkataan Lo ". Kata Bryan
"Benar sekali Bryan, bahkan dia seperti bunda nya sekali jika seperti itu". Kata Galang
"Jelas saja aku seperti bunda karena aku adalah anak nya yang paling imut". Kata Kai
"Sudah kalian berdua beicara terus kapan kita makan nya. Kai sudahi obrolan nya dan kita makan sekarang". kata Yuli
Mereka pun segera makan bahkan terlihat juga Kai beberapa kali menggoda William dan mengambil makanan nya sedang kan dengan fellin dia sangat baik sekali dan mau berbagi makanan dengan dia
Kini mereka sudah selesai makan dan anak-anak pun kini tengah bermain di halaman rumah. Tampak Kai sangat antusias sekali bermain bersama fellin dan dia juga suka sekali bermain dengan nya begitu juga dengan Ray. Dia yang biasa nya hanya membaca buku saja kini tertarik ikut Bermain ketika bersama dengan fellin
"Kai sebaik nya kamu main dengan William saja ". Kata Ray
"Ah tidak kak, dia tidak asik sama seperti uncle". Kata Kai
Plak
William pun memukul lengan Kai dan membuat Kai pun menatap nya saat ini
"Kenapa menatap ku, Kamu sendiri kan yang memulai nya ". Kata William
"Untung saja kamu anak sahabat bunda kalau tidak sudah aku cincang tangan mu itu". Kata Kai
Kai tidak perduli dan kini dia kembali bermain bersama dengan fellin dan Ray sementara Calista tampak sedang sibuk dengan beberapa tanaman di sana bahkan dia sangat suka sekali merawat tanaman bunga di halaman rumah nya itu
"Seperti nya Kai suka deh fellin". Kata Yuli
"Dan kelihatan nya Ray juga suka dengan fellin". Kata Galang
"Duh jangan sampai mereka berebut wanita yang sama ". Kata Yuli
"Hal itu tidak mungkin terjadi sayang dan aku sangat yakin sekali sayang Ray kepada fellin itu tidak sama dengan sayang Kai Kepada fellin". Kata Ricky
"Maksud kamu?" Tanya Yuli
"Lihat saja nanti jika mereka dewasa. Yang pasti nanti fellin akan menjadi menantu kita ". kata Ricky
"Jangan Setuju Bryan memiliki besan seperti dia ". Kata Galang
"Bilang saja Lo iri Lang". Kata Yuli
"Mana mungkin gue iri bahkan anak gue juga sangat tampan sekali Yul ". Kata Galang
"Tapi ketampanan nya tidak bisa mengalahkan Kai". Kata Yuli
"Nah kan mulai deh resek nya ". Kata Galang
"Yul bagaimana kalau kita mengobrol di atas saja sambil menikmati pemandangan". Kata Kikan
"Baik lah kalau begitu ayo kita ke dalam lagi dan naik ke balkon atas". Kata Yuli
Kini mereka bertiga pun segera pergi menuju ke lantai atas untuk bersantai saat ini sementara itu Ricky sejak tadi menatap beberapa orang yang ada di dekat mobil hitam yang terparkir tidak jauh dari rumah nya bahkan tatapan dia sangat tajam sekali kepada mereka semua di sana
__ADS_1
"Sam , Apa mereka yang selama ini mengikuti anak-anak?". Tanya Ricky
"Benar bos , dan mereka bekerja sama dengan tuan Nielson". Kata Sam
"Anggota King Death". Kata Ricky
"Iya, tapi mereka tidak tahu jika tuan dan nona muda yang menjadi target mereka adalah anak anda ". kata Sam
"Habisi mereka Sam dan jangan sampai mereka menyentuh anak-anak gue ". Kata Ricky
"Apa saya harus melakukan nya sekarang atau menunggu pergerakan mereka dulu bos?". Tanya Sam
"Jika Lo bisa menjaga mereka maka habisi mereka ketika bergerak saja dan jika Lo tidak sanggup maka habisi saja sekarang". kata Ricky
"Baik bos saya akan menunggu mereka bergerak dan mereka menargetkan nona muda ". kata Sam
"Jangan di habisi Sam , berikan mereka kepada gue karena gue tidak suka jika ada yang ingin bermain-main dengan anak kesayangan gue ". Kata Ricky
Galang dan Bryan pun tersenyum dna sudah pasti Ricky akan menguliti mereka hingga mereka akan lebih memilih untuk mati saja nanti nya karena tidak akan sanggup dengan penyiksaan Ricky nanti
Di luar sana Romy yang sedari tadi melihat tatapan tajam Ricky pun berpikir karena dia juga tidak asing dengan wajah Ricky apalagi wajah Bryan.
"Ada apa Rom?". Tanya Jay
"Seperti nya aku tidak asingnya dengan lelaki yang menatap kita tadi ". Kata Romy
"Siapa yang menatap kita, itu hanya perasaan mu saja Rom ". Kata Bondan
"Lelaki yang memakai kaos hitam itu sedari tadi menatap kita bahkan tatapan nya menakutkan sekali". Kata Romy
"Dia kan orang tua dari anak yang kita intai selama ini ". Kata Deni
"Jadi dia papa anak cantik itu, apa kita Batal kan saja untuk menculik nya ?". Tanya Romy
"Jangan gila , bahkan kita sudah membuang waktu cukup lama untuk mendapat kan dia bahkan harga jual nya sangat lah fantastis sekali dan itu bisa membuat kita kaya raya dalam beberapa tahun ke depan ". Kata Bondan
"Tapi seperti nya aku mengenal dia , tapi aku lupa di mana ". Kata Romy
"tidak usah takut dengan dia siapapun dia bahkan bos besar kita lebih kuat dari nya ". Kata Bondan
"Aku merasa dia bukan lah orang yang sembarangan". Kata Jay
"Jika dia bukan orang sembarangan pasti rumah nya di jaga dengan ketat sekali tapi ini coba kalian lihat, bahkan scurity nya bisa kita hitung dengan jari saja ". Kata Bondan
Mereka tidak tahu saja jika setiap rumah yang ada di samping dan depan serta belakang Ricky adalah rumah yang di huni oleh para anak buah nya dan bisa di bilang jika satu kompleks itu adalah milik dia saja karena semua di huni anak buah dan orang kepercayaan nya di sana namun tidak ada yang tahu saja semua hal itu karena Ricky menyembunyikan nya dengan sangat baik sekali agar tidak ada yang mengetahui nya
"King Death bukan nya Geng terkuat di negara ini Rick?". Tanya Bryan
"Benar ". Jawab Ricky
"Dan bukan nya pemimpin nya kenal dengan Lo dan dia tidak pernah mau cari masalah dengan Lo Rick?". Tanya Galang
"Ya memang mereka tidak pernah mau cari masalah tapi ini mereka tidak tahu jika bawahan mereka sedang menarget kan anak kesayangan gue bahkan gue rasa Niel juga akan suka jika bertempur dengan gue nanti nya ". Kata Ricky dengan santai nya tanpa beban sama sekali
"Mereka cari mati ternyata". Kata Galang
"Bahkan mereka terlihat tidak tahu siapa yang mereka lawan". kata Bryan
Ricky akan bergerak jika memang sudah Waktu nya dan dia akan bangkit menjadi seperti devil jika memang keluarga kecil nya ini di ganggu apalagi jika anak kesayangan dia tergores sedikit saja maka jiwa devil nya itu akan muncul kembali dan bukan hanya Ricky saja pasti kedua Jagoan nya juga akan melakukan hal yang sama seperti diri nya jika Calista atau Yuli dalam masalah dan bahaya
Yuli dari atas pun juga bisa melihat beberapa orang yang sedari tadi mengamati rumah nya itu bahkan dia juga sering melihat mereka di deskt rumah nya dan dia merasa ada yang aneh dengan mereka namun dia pun biasa saja karena di a yakni jika suami nya pasti sudah mengetahui nya terlebih dahulu dan juga sudah melakukan antisipasi maka dari itu Sam di bawah ke rumah nya untuk menjaga anak-anak nya . Insting Yuli pun juga sama seperti Ricky namun dia tidak se pandai dan se gesit Ricky
"Kenap Yul ?". Tanya Kikan
"Tidak. Hanya saja aku kangen kumpul bareng dengan Rachel dan yang lain nya ". Kata Yuli
__ADS_1
"Kenapa Rachel bisa seperti itu sih , bahkan dia selalu yang paling membela mu dulu ". Kata Kikan
"Aku juga berharap agar masalah nya a cepat selesai dan kita bisa berkumpul apalagi aku juga sudah merencanakan untuk liburan bersama, masak iya harus di tunda ". Kata Yuli