
Pagi ini adalah hari keberangkatan Yuli menuju Belanda dan kini dia juga sudah siap dengan segalanya perlengkapan nya yang akan dia bawah nanti sebab dia tidak hanya ke Belanda saja namun juga akan singgah di Jepang juga
"Sudah siap Yul?". Tanya Luna
"Iya sudah. apa kak Luna juga sudah siap?". Tanya Yuli
"Sudah. semua nya sudah siap. ayo kita makan dulu". Kata Luna mengajak Yuli
Mereka pun kini turun ke bawah untuk segera ke ruang makan dan terlihat mereka semua sudah ada di sana untuk makan , Terlihat juga mereka hanya menunggu Yuli dan Luna di sana yang kini sudah terlihat menuruni anak tangga menuju meja makan
"Sudah siap Yul , rapi banget?". Tanya Intan
"Ya sudah siap untuk pergi traveling dong. Suami mu kaya tapi kau tidak pernah di ajak jalan-jalan Tan ". Kata Yuli yang kini sudah duduk di kursi nya yang tentu saja dekat dengan suami nya itu
"Setelah makan kita akan berangkat". Kata Ricky
Yuli pun mengangguk kan kepala nya dan dia pun kini terlihat mengambil kan beberapa makanan untuk Ricky dan menaruh nya di piring milik Ricky dan tak lupa juga dia menyajikan nya dengan senyuman yang menawarkan membuat Ricky pun ikut tersenyum juga kepada nya
"Jaga kesehatan selama traveling karena Lo Sekarang sedang hamil ". Kata Galang
"Iya tenang saja bahkan bodyguard gue kan sangat berpengalaman sekali". Kata Yuli sambil mengedipkan sebelah mata nya untuk menggoda Ricky membuat Ricky pun kini terlihat senang dengan godaan istri nya itu
"Yul jangan terlalu menggoda dia bisa-bisa nanti Lo tidak jadi berangkat". Kata Galang
"Nanti Lo akan berakhir di ranjang dengan nya ". Kata Ken
Yuli pun melirik ke arah Ricky dan dia hanya tersenyum saja mendapat kan lirikan dari istri nya itu
"Jangan perduli kan mereka sayang. Sekarang lanjut kan saja makan nya ". Kata Ricky
Yuli pun kini melanjutkan makan nya karena dia memang sangat lapar sekali apalagi kegiatan semalam yang juga menguras tenaga nya
Setelah selesai makan kini mereka pun bergegas juga mengantar Ricky.
__ADS_1
"Apa Lo akan naik pesawat pribadi Lo Rick?". Tanya Galang
"Tentu saja karena semua juga demi keamanan istri dan calon anak gue ". Kata Ricky
"Istri sultan ya sekarang kemana-mana selalu saja naik pesawat pribadi dan banyak bodyguard nya juga ". Kata Rachel
"Kau juga sama Hel tapi beda nya kau dan aku adalah suami mu si manusia es yang sangat cuek dan dingin dan suami ku si biang kerok yang sangat perhatian". Kata Yuli sambil tersenyum
"Berangkat saja sekarang dan jangan lagi membuat orang ingin marah kepada Lo ". Kata Arok
"Tenang habis ini juga kita tidak akan bertemu dan gue berharap Lo tidak akan merindukan gue nanti nya ". Kata Yuli
"Bisa mati jika dia berani merindukan Lo ". Kata Ken
Yuli pun terkekeh di buat nya. Mana mungkin juga mereka berani mengatakan jika rindu dengan nya kecuali Galang karena Ricky memang sangat lah posesif sekali bahkan dia tidak akan mau mendengar gombalan pria lain untuk istri nya itu
"Kita berangkat dan kalian jaga diri baik-baik dan jangan lupa jika ada waktu nanti datang lah ke Indonesia". Kata Ricky
"Gue ke Jepang dulu untuk menemui mama Irene setelah itu baru kembali ke Indonesia". Kata Ricky
"Jangan lama-lama traveling nya Rick, ingat dia sedang hamil". Kata Intan
"Tentu saja gue ingat Tan bahkan gue sudah menyiapkan segala nya untuk perjalanan kita nanti". Kata Ricky
Kini mereka pun segera pergi untuk berangkat ke Belanda bahkan ke datangan Ricky ke sana pun tanpa memberi tahu kepada keluarga sama Sekali sebab Ricky juga ingin tahu bagaimana sikap mereka kepada Yuli nanti
Kini mereka sudah melakukan penerbangan dan Terlihat Yuli menyandar kan kepala nya di dada sang suami
"Apa kamu mengantuk?". Tanya Ricky
"Tidak hanya saja aku ingin bersandar di sini saja". Kata Yuli sambil mendongakkan kepala nya lalu tersenyum kepada suami nya itu
"Jika lelah tidur saja sayang atau kamu mau aku tiduri". Kata Ricky membuat Yuli pun memukul dada nya karena dia kesal dengan godaan suami nya itu
__ADS_1
"Jangan bicara seperti itu, tidak enak dengan Sam dan juga kak Luna ". Kata Yuli
"Bahkan mereka tidak akan perduli dan ikut campur sayang meskipun kita melakukan nya sekarang". Kata Ricky semakin menggoda istri nya itu
kini tangan nya sudah mengelus perut Yuli penuh dengan sayang bahkan dia juga mengecup Yuli Beberapa kali
"Anak Daddy sehat-sehat ya di dalam dan jangan nakal nanti kasihan bunda nya". Kata Ricky
"Baik Daddy dan Daddy juga gak boleh nakal dan buat bunda bersedih". Kata Yuli sambil menirukan suara anak kecil
"Mana mungkin aku akan melakukan hal itu sayang jadi jangan berpikir macam-macam". Kata Ricky
kini dia pun kembali mengelus perut Yuli lalu berganti ke rambut nya bahkan Ricky Terlihat sangat sayang sekali meskipun semua juga tahu akan hal itu
Sementara itu di tempat duduk lain terlihat Sam sejak tadi memandang wajah Luna tanpa Henti
"Jangan menatap ku seperti itu Sam ". Kata Luna
"Kenapa tidak boleh ?". Tanya Sam
"Aku tidak suka dengan tatapan mu kepada Ki ". Kata Luna
"Apa kamu Takut jika nanti akan jatuh cinta kepada ku nona cantik". Kata Sam sambil tersenyum dan Luna pun langsung membuang muka karena dia takut jika nanti akan benar-benar terpesona dengan ketampanan Sam yang memang sangat mempesona itu
"Jangan mengatakan hal bodoh Sam ". Kata Luna
"Aku memang akan menjadi bodoh jika ada di depan kamu ". Kata Sam
Dia akan selalu berusaha untuk mendapatkan hati Luna bagaimana pun cara nya karena dia memang sudah benar-benar jatuh hati kepada wanita yang kini duduk di samping nya itu bahkan dia adalah kakak ipar dari bos nya namun Sam tidak perduli sebab dia juga sudah mendapat kan dukungan dari Ricky dan juga Yuli jadi dia akan tetap mendekati Luna apapun yang terjadi bahkan mendapat kan penolakan ratusan kali pun dia tidak perduli
"Jangan menggombal kepada ku Sam bahkan tidak akan mempan untuk ku dan mungkin saja kau sudah sering melakukan nya kepada wanita lain di luar sana". Kata Luna
"Aku hanya melakukan nya itu kepada wanita cantik di depan ku saja dan aku menjamin akan hal tersebut". Kata Sam
__ADS_1