Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Memata-Matai Mereka


__ADS_3

Setelah semua nya pergi kini tinggal Ricky dan juga Ipank beserta pasangan nya juga bahkan mereka kini terlihat santai sekali di ruang tamu


"Lo gak berangkat ke rumah sakit Intan?". Tanya Ricky


"Jangan Sekarang Rick Minggu besok saja mulai bekerja nya ". Kata Intan


"Gue pemilik nya dan Lo berani sekali menawar dengan gue ". Kata Ricky


"Dan aku adalah sahabat dari pemilik rumah sakit itu". Kata intan sambil tersenyum dan Yuli pun mengangguk kan kepala nya sambil melihat suami nya itu


"Biarkan intan di sini dulu sayang karena aku masih Rindu dengan nya ". Kata Yuli


"Ya sudah apapun mau nya nyonya bos akan di lakukan". Kata Ricky sambil mengelus istri nya itu


Kini mereka pun kembali melakukan obrolan dan obrolan itu juga tidak jauh dari tentang anak-anak karena Ipank juga masih penasaran dengan Kai anak ketiga Ricky yang terlihat unik bagi nya


"Apa anak Lo yang ketiga itu sudah berlatih bela diri dengan baik Rick?". Tanya Ipank


"Bukan hanya dia saja tapi semua juga berlatih dengan baik tapi Ray khusus dia gue sering melatih nya sendiri". Kata Ricky


"Jadi Ray yang sering berlatih dengan Lo bukan si pembuat onar ya ". Kata Ipank


"Dia bukan pembuat onar kali tapi dia itu menggemaskan sekali". Kata Yuli


"Sama seperti Lo si Kai itu". Kata Ipank


"nama nya juga anak gue ya wajar lah jika mirip gue kalau mirip Lo itu baru tidak wajar ". kata Yuli


Lagi dan lagi kini Yuli mengajak sahabat Ricky berdebat bahkan seperti nya jika dia bertemu dengan sahabat Ricky memang akan selalu berdebat dan tidak akan lengkap hidup mereka jika tidak melakukan perdebatan satu hari saja


"Bagaimana usaha mu Yul apa berjalan dengan baik ?". Tanya intan


"Ya sejauh ini masih bagus sekali progres nya Tan bahkan pemasukan nya juga selalu stabil'. Kata Yuli


Ricky dan Ipank hanya menjadi pendengar bagi obrolan mereka dan terlihat juga beberapa kali Ricky sibuk dengan ponsel nya saat ini


"Sayang aku berangkat kerja dulu ya karena klien sudah ada di kantor". Kata Ricky lalu mencium istri nya itu

__ADS_1


Yuli mengantar kan Ricky sampai ke pintu depan bahkan Ipank juga ikut pergi bekerja juga dan dia akan ikut Ricky ke perusahaan nya


"Kalian berdua di rumah saja dan jika mau pergi dengan Diego saja karena dia akan aku tinggal di sini". Kata Ricky


Yuli dan intan mengangguk kan kepala nya bersamaan dan mereka memang akan pergi ke mall hari ini untuk berbelanja sambil jalan bersama nanti nya


Kini Ricky berangkat dengan Juan dan juga ipank. mereka hanya menggunakan satu mobil saja sesuai dengan apa yang Ricky katakan


"Apa ada sesuatu Rick hingga Lo menugaskan Sam menjaga anak-anak Lo yang sudah sangat terlatih itu ?". Tanya Ipank


"Meski pun mereka terlatih tapi tetap saja Mereka masih anak-anak dan gue memang menugaskan Sam untuk menjaga mereka agar gue tahu sejauh mana kemampuan anak-anak gue". Kata Ricky


Meski pun bukan itu alasan utama nya namun Ricky mengatakan nya dan dia juga harus selalu waspada karena di Indonesia sendiri juga sudah ada Geng yang berkuasa lebih dulu dari pada dirinya .


"Tapi sudah jelas jika Ray yang akan menjadi penerus Lo nanti nya Rick". Kata Ipank


"Kenapa Lo seyakin itu jika Ray yang akan meneruskan Geng bahkan Lo tidak tahu bagaimana Calista apalagi Kai". Kata Ricky


"Kalau si pembuat onar gue juga merasa dia memang berbeda namun gue tidak yakin jika bisa meneruskan apa yang sudah kita bangun". Kata Ipank


Sementara sesampai nya di sekolah Sam masih memantau mereka dari jauh dan terlihat memang Kai sangat berbeda bahkan dia terlihat gampang sekali dekat dengan orang dan juga memiliki banyak teman di sana. Beberapa anak memang lebih suka dekat dengan Kai karena dia sangat humoris dan suka bercanda berbeda dengan Ray yang terlihat dingin menurut anak di sana dan Calista juga terlihat menjengkelkan sekali jadi mereka juga tidak terlalu cocok dengan kedua nya dan hanya Kai saja yang bisa membuat semua orang di sekolah suka dengan nya walaupun mereka juga mengagumi ketampanan dan kecantikan Calista


"Ternyata anda yang akan menjadi penerus nanti tapi secara misterius tuan muda ". Kata Sam sambil menatap Kai


Terlihat di sana Kai sedang bermain dengan anak lain nya dan berbeda dengan Ray dan Calista. Ray yang masih saja sibuk dengan buku nya sedang kan Calista kini terlihat bersantai bersama dengan Axel dan yang lain nya


"Kai sini kita makan dulu". Kata Calista mengajak untuk makan bekal yang dia bawah dari rumah tadi


Kini mereka tengah makan bersama dengan santai nya bahkan Kai beberapa kali juga menjahili Calista dan hasil nya dia juga mendapat kan pukulan dari kembaran nya itu


"Ryan ternyata papa mu tidak setampan yang aku bayangkan". Kata Kai


"Memang nya apa yang kau bayangkan tentang papa ku ?". Tanya Ryan


Dia memang kini sedang masuk ke sekolah yang sama dengan mereka bahkan kini Ryan anak Ipank sudah bergabung dengan yang lain nya sejak tadi dan mengamati Kai yang sangat aktif sekali tadi


"Ya pokok nya aku mengira dulu papa mu lebih tampan dari Daddy karena yang aku dengar jika dulu papa mu naksir dengan bunda ku yang cantik itu". Kata Kai

__ADS_1


Bug


Satu pukulan mendarat dari Calista untuk Kai bahkan kini terlihat Kai memegang tumbuh nya yang tadi di pukul oleh Calista


"Kenapa memukul ku sih kan itu benar ada nya ". Kata Kai


"Apa kau tidak lihat jika kita sedang makan di sini dan kenapa kau sangat berisik sekali Kai bahkan membahas hal yang tidak penting juga di sini ". Kata Calista


"Aku hanya mengatakan pendapat ku saja dan itu wajar kakak ku yang cantik". Kata Kai


"Tapi pendapat mu tidak lah masuk akal bahkan tidak penting juga ". Kata Calista


Kai hanya tersenyum saja tanpa perduli dengan apa yang di katakan kembaran nya itu bahkan kini dia pun melanjut kan makan nya . Seperti yang di duga Sam Beberapa orang yang mengintai anak bos nya itu kini juga ada di sana bahkan mereka terlihat sedang mengawasi keadaan sekitar tanpa tahu adanya Sam di sana mengawasi mereka juga.


"Seperti nya mereka belum tahu anak siapa yang di jadikan target". Kata Sam


"Apa mereka yang anda maksud tadi bos ?". Tanya anak buah Sam


"Ya mereka orang yang mengawasi bos-bos kecil kita bahkan mereka seperti nya ingin menculik anak-anak bos". Kata Sam


Sam tidak pernah salah menduga bahkan dia tahu dengan pasti siapa mereka. sekelompok Geng yang suka memperdagangkan manusia secara ilegal bahkan mereka juga terkadang menjual organ tubuh secara terpisah. Mereka melakukan hal tersebut karena di bawah naungan Nielson Kennat anggota dari King Death yang memang suka sekali melakukan perdagangan manusia.


King Death tahu jika ada Geng yang masuk ke Indonesia tapi mereka belum tahu jika itu adalah Ricky dan para sahabat nya . Mereka tahu bagaimana sepak terjang Geng Ricky apalagi sang leader yang terkenal dan sadis itu mereka juga sangat tahu sekali akan hal tersebut tapi mereka tidak terlalu peduli karena selama mereka tidak menyenggol Ricky maka bisa di pastikan jika tidak akan terjadi apapun nanti di antara kedua Geng tersebut


"Lihat bondan anak itu terlihat sangat menawan sekali dan pasti harga jual nya sangat mahal ". Kata Romy


"Ya bahkan anak kembar itu terlihat sangat menggemaskan. Yang perempuan terlihat sangat elegan sekali dan yang lelaki sangat periang pasti sangat kaya jika kita bisa menjual nya ". Kata Bondan


"Kita sudah satu bulan mengintai mereka dan apa kita tidak melakukan misi kita sekarang saja ?". Tanya Jay


"Bos Niel belum memberikan instruksi nya untuk kita jadi lebih baik kita awasi saja mereka dulu dan jika instruksi sudah turun kita eksekusi mereka". Kata Bondan


"Jadi kita ambil mereka semua atau hanya si kembar saja ?". Tanya Dani


"Seperti nya hanya kembar perempuan saja yang akan kita ambil nanti ". Kata Bondan


Entah Nielson sengaja atau memang kebetulan dia menyuruh anak buah nya menargetkan anak perempuan Ricky bahkan Calista adalah anak kesayangan Ricky sebab Yuli sudah mewanti-wanti suami nya agar benar-benar menjaga Calista dengan baik jadi jika mereka berani menyentuh Calista sudah pasti mereka akan habis dan langsung berhadapan dengan Ricky nanti nya

__ADS_1


__ADS_2