Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Kerja Sama


__ADS_3

Kini sekolah pun sudah selesai dan anak-anak pun sudah waktu nya juga ga untuk pulang. Kai kini menghampiri Sam yang memang sedang menunggu dia saja di sana karena Calista dan Ray juga sudah ada di dalam mobil


"Om apa aku boleh pergi bermain dengan teman ku?". Tanya Kai


"Bermain di mana, teman siapa tuan muda ?". Tanya Sam


"Teman sekolah Kai Om, itu dia anak nya ". Kata Kai sambil menunjuk teman kelas nya yang bernama Ariel itu


"Ya sudah kalau begitu kamu hati-hati ya tuan muda". Kata Sam


"Kai mau kemana ?". Tanya Calista


"Main di taman ". Jawab Kai


"Kalau begitu aku mau main juga om , boleh kan kak Ray ". Kata Calista


"Ya sudah kita pergi ke taman saja dulu untuk bermain". Kata Ray


kini Kai pun setuju dan dia segera naik ke dalam mobil Ariel menuju taman untuk bermain bersama di sana bahkan Kai terlihat banyak sekali omongan nya saat ini. Tidak hanya dengan Ariel saja Kai bisa Dekat tapi dengan semua teman dan guru nya Kai sangat menyenangkan sekali bahkan mereka semua Senang dengan tingkah laku Kai


Mereka sudah sampai di taman dan Kai pun Langsung berlarian menuju tempat bermain yang ada di sana sementara itu Calista pun juga terlihat sangat antusias sekali karena dia juga jarang bermain dengan yang lain nya di luar bahkan dia terlihat sangat senang bisa berada di luar untuk bermain walaupun di rumah juga menyenangkan karena semua nya juga ada tapi dia hanya bisa bermain dengan saudara nya saja dan para anak sahabat Daddy nya saja .


"Cal jangan jauh-jauh kalau main". Kata Ray


"Iya kak, Calista hanya bermain di sini saja kok ". Jawab Calista


Sam masih terlihat mengawasi mereka semua bahkan dia berada tidak jauh dari mereka. Sementara di tempat yang agak jauh Bondan kini berencana untuk mengambil Calista karena dia merasa ini adalah waktu yang bisa dia manfaat kan karena Calista berada di keramaian sekarang ini


"Kita bergerak sekarang saja". Kata Bondan


"Jangan sekarang karena kita masih belum memerlukan dia dan jika kita terlalu lama menyekap dia bisa saua kita ketahui". Kata Romy


"Kita tidak akan ketahuan karena bos besar melindungi kita semua". Kata Bondan


"Sebaik nya memang jangan sekarang karena ini terlalu ramai orang". Kata Romy


Bondan pun terpaksa menyetujui semua nya dan kini dia hanyalah mengamati saja dari tadi bahkan terlihat sangat santai sekali sekarang dan Sam kini menatap anak-anak bos nya yang tengah asik bermain di sana bahkan dia juga melihat di mana Bondan dan yang lain nya berada dan Sam hanya diam saja melirik mereka sekilas saja


Di rumah Ricky masih saja ramai dengan para sahabat nya yang masih demo dengan kejadian yang menimpa Rachel bahkan Ricky sedari tadi tidak perduli dengan ucapan mereka semua kecuali istri nya saja


"Kalau bukan anak buah gue tapi kenapa ada di sini seperti anak buah yang sedang demo". Kata Ricky


"Karena Lo yang memulai semua nya duluan Rick". Kata Arok


"Apa yang gue mulai, jangan memancing gue". Kata Ricky kini dengan dingin nya membuat mereka semua pun diam seketika bahkan kini Yuli di buat bingung dengan situasi ini. Dia marah pun juga tidak bisa karena dia juga belum mengetahui apa memang Ricky yang melakukan nya atau itu hanya tidak sengaja saja


"Lagian istri Lo kenapa bisa bertindak bodoh kakak ipar". Kata Galang


"Gue juga masih mencari tahu siapa teman baru dia yang waktu itu bertemu di Australia". Kata Arok


"Apa butuh Bantuan kakak ipar ?". Tanya Galang


"Banyak bicara sekali Lo Lang ". Kata Arok

__ADS_1


Ricky hanya santai saja sekarang ini karena dia juga tidak perduli sama sekali dengan Rachel


"Kenapa anak-anak belum pulang juga ?". tanya Yuli membuat Ricky menatap nya sambil tersenyum


"Mereka sedang bermain di taman dan Sam sudah memberi tahu ku sayang". Kata Ricky


"Oh begitu ya , jangan di perbolehkan lama-lama mereka di luar sana ". Kata Yuli


"Ya tenang saja bahkan ada Sam bersama mereka jadi kamu jangan khawatir sayang". Kata Ricky sambil mencium kening istrinya itu penuh dengan cinta dan sayang


"Sam sekarang menjaga anak-anak kalian ya". Kata Bryan


"Ya, gue percaya dengan Sam untuk melakukan hal itu". Kata Ricky


"Apa anak-anak Lo belum bisa memegang senjata tajam ?". Tanya Galang


"Tentu saja belum. Mereka masih kecil jadi tidak mungkin belajar senjata di usia dini". Kata Yuli


Galang dan yang lain nya pun tidak percaya dengan hal itu karena mereka yakin sekali jika anak-anak Ricky pasti sudah bisa menggunakan senjata api dengan baik dan mungkin saja Yuli memang tidak mengetahui akan hal tersebut


Di lain tempat kini terlihat Lorry sedang bersama dengan Kenzo bahkan mereka terlihat sedang bersantai di kediaman Lorry saat ini


"Bagaimana, apa kau mau bekerja sama dengan ku?". Tanya Lorry


"Aku mau jika kau berjanji tidak akan menyentuh Yuli sedikit pun karena aku sangat mencintai dia dan tidak akan membiarkan siapapun melukai nya". Kata Kenzo


"Itu sama sekali tidak masalah. Kau menginginkan Yuli dan aku menginginkan kehancuran Ricky jadi kita bisa saling menguntungkan jika bekerja sama". Kata Lorry


"Baik lah kita susun rencana untuk menghancurkan Ricky dan mengambil Yuli dari nya ". kata Kenzo


"Apa rencana Lo ?". Tanya Kenzo


"Gue mau menculik anak nya , bagaimana?". Tanya Lorry


"Jangan menarget kan anak nya karena itu sama saja akan menyakiti Yuli". Kata Kenzo


"Anak dia hanya lah umpan saj agar nanti Ricky menyerah dan aku tidak akan mencelakai anak-anak nya sedikit pun ". Kata Lorry


"Kita mulai dari perusahaan nya saja dan jangan dari anak nya ". Kata Kenzo


"Baik lah kalau begitu aku menurut saja dengan rencana mu ". Kata Lorry


Jika dia tidak mau menuruti Kenzo past dia tidak akan mendapat kan dukungan lagi dari nya dan itu akan membuat nya kesulitan nanti jadi Lorry pun menyetujui hal itu


"Sayang makanan nya sudah siap". Kata Raya yang kini menghampiri Lorry yang tengah duduk bersantai di sana


"Ya sebentar lagi sayang". kata Lorry


Kenzo menatap Raya saat ini karena dia tahu jika wanita yang ada di hadapan nya itu adalah mantan kekasih Ricky dan yang dia bingung kan adalah kenapa dia menyebut Lorry dengan sebutan sayang


"Apa kalian memiliki hubungan?". Tanya Kenzo


"Dia istri ku". Kata Lorry

__ADS_1


"Kau menikahi mantan kekasih Ricky, wah wah wah ada apa dengan mu, atau kau merencanakan sesuatu dengan menikahi nya ?". Tanya Kenzo


"Aku sangat mencintai dia jadi wajar saja aku menikahi nya ". Kata Lorry


"Cinta". Kata Kenzo sambil tersenyum mengejek


Raya hanya terdiam saja di sana bahkan dia tertunduk dengan ucapan Kenzo tadi.


****


"Bunda". Panggil Kai dari luar sana membiarkan semua orang menoleh ke arah suara tersebut dan kini Kai juga terlihat berlari untuk menghampiri bunda nya itu


Cup Cup Cup


Beberapa kali ciuman di darat kan Kai kepada bunda nya bahkan terlihat sekali jika dia sangat sayang dengan bunda nya


"Kamu habis dari mana sayang?". Tanya Yuli


"Tadi teman Kai mengajak Kai bermain di taman bunda bahkan tadi Kai bermain dengan banyak anak di sana ". Kata Kai


"Wah kamu memiliki banyak teman ya sayang, pintar sekali anak Bunda. ingat ya kalian tidak boleh pilih-pilih soal teman". Kata Yuli


"Kami tidak pernah pilih-pilih Bun hanya saja kami waspada saja dalam memilih teman agar tidak salah pergaulan nanti ". Kata Ray


Yuli tersenyum mendengar penuturan anak sulung nya itu bahkan masih kecil dia bisa berpikir seperti itu sungguh di luar dugaan dia saat ini. Dan kini dia pun Ingat dengan pertanyaan Galang tadi mengenai belajar senjata


"Apa anak bunda bisa menggunakan senjata?". Tanya Yuli


Calista dan Ray pun terdiam tetapi beda dengan Kai dia langsung mencium bunda nya itu saat ini


"tentu saja iya Bun, bahkan kita kan sering main tembak-tembakan". jawab Kai


Yuli pun menyunggingkan senyum nya dan merasa lega sekali karena mengira mereka tidak bisa menggunakan senjata karena jawaban Kai tadi menurut dia seperti bercanda dan dia juga memang sering bermain pistol mainan nya di depan Yuli


"Ya sudah kalian ganti baju sekarang dan bunda akan menyiapkan makanan untuk kalian". Kata Yuli


"Uncle Bryan, sahabat Kai yang cantik mana , kok gak kelihatan?". Tanya Kai


"Fellin ada di atas sedang bermain bersama William jadi kamu bisa langsung ke atas saja". Kata Bryan


"Jadi dia sedang bermain dengan anak uncle cerewet itu ya". Kata Kai


"Kalau bicara ya mirip sekali dengan bunda mu". Kata Galang


"Jelas lah kan aku anak nya jadi mirip bunda dan tidak akan pernah mirip dengan uncle yang jelek dan cerewet sekali ini". Kata Kai lalu pergi naik ke atas untuk menemui fellin di sana


Ray dan Calista pun kini juga menyusul Kai tapi mereka terlihat sangat santai sekali dan tidak se antusias Kai.


"Kalau begitu aku masak dulu untuk anak-anak dan kalian Jangan pernah ribut nanti di sini". kata Yuli


Dia kini pergi meninggalkan mereka bersama dengan Kinar dan juga Kikan yang akan membantu nya di dapur


"Jika kalian tidak ada keperluan pergi dari rumah gue". Kata Ricky

__ADS_1


"Jangan pernah membalas ke Rachel Rick karena gue bisa bertindak juga jika Lo melakukan nya ". Kata Arok sebelum dia beranjak pergi


"Silahkan saja kalau Lo bisa melakukan nya ". Kata Ricky menerima tantangan Arok bahkan dia terlihat tidak takut sama sekali karena itu lah Ricky, mana mungkin dia takut kecuali dengan istri nya saja


__ADS_2