Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Sudah Mulai Diawasi


__ADS_3

Sean pun juga terlihat memeluk Bianca saat ini membuat Ray dan yang lain nya yang tidak mengenal siapa Sean pun kaget karena dengan berani di depan Kai dia memeluk Bianca sekarang ini


" Ada di sini juga gadis kecil ku ini ". Kata Sean sambil mengacak rambut Bianca dengan sayang


" Nama nya juga liburan kan harus menikmati dan mengunjungi semua tempat , mumpung masih di Jepang ". Kata Bianca


" Benar sekali dan kapan lagi kan bisa datang ke sini ". Kata Sean


" Lepaskan tangan Lo itu Sean, apa belum cukup Lo memeluk Bianca sajak kemarin ". Kata Kai


" Gue tahu Kai jika Bianca memang hanya untuk Lo saja jadi tenang saja gue tidak akan merebut nya dari Lo ". Kata Sean


" Dan mana mungkin juga Lo bisa bersaing dengan gue bahkan dengan kak Ray saja Lo juga kalah saing bukan ". Kata Kai menatap Sean mengejek


" Jadi si bodoh ini memang benar kekasih Kai ya , cocok sih ". Kata Sean sambil menatap Kim


" Apa maksud nya ini , apa kalian saling kenal ?". Tanya Ray


"Sean , Lo mengerjai Ray ya , awas nanti akan mendapat kan balasan nya karena Ray adalah cowok yang pendendam sekali ". Kata William


" Gue tidak berniat mengerjai nya sama sekali kak dan lagi papa Hiro yang menjodohkan gu dengan cewek bodoh itu , jadi bukan gue kan yang salah di sini ". Kata Sean


" Kau Sean Aeron Arkasa anak pertama dari adik uncle Arok ". Kata Ray


" Ya dan Lo sangat payah sekali bung tidak mengenali ku dan kau cewek bodoh hebat sekali bisa menaklukkan hati kak Ray yang sekeras es batu ini ". Kata Sean


Mereka semua masih bingung dan tidak mengerti dengan semua ini bahkan mereka juga tidak mengerti kenapa Sean bisa ada di sini dan lebih parah nya lagi Ray tidak mengenali nya karena dulu dia memanggil bukan dengan sebutan Sean melainkan Arka


" Sayang ". Panggil Haruka dari kejauhan sambil melambaikan tangan nya dan dia pun kini juga berjalan menghampiri mereka


" Ini juga cewek gak tau malu selalu saja mendekati kak Ray ". Kata Calista


" Dia mendekati Ray ya ". Kata Sean


" Iya , ganjen banget dia jadi cewek ". Kata Kim yang juga terlihat kesal dengan kedatangan Haruka


" Di sini juga ". Kata Sean yang kini sudah memeluk dan mencium Haruka membuat mereka semua bertambah kaget dan bingung dengan apa yang di lihat nya itu


" Iya tadi Bianca yang mengajak datang kemari , kata nya sih jalan-jalan ". Kata Haruka


" Dia pacar Lo Sean ?". Tanya Axel


" Iya dia pacar gue yang selalu gue ceritakan ke kalian ". Kata Sean


" Lalu kenapa dia mendekati Ray , apa Lo tidak curiga jika dia suka sama Ray ". kata Derren


" Gue kenal dia sudah lama jadi wajar jika dekat dan yang mengenalkan gue dengan Haruka adalah Regan anak dari adik Daddy ". Kata Ray


"Dan Haruka adalah keponakan dari uncle Leon ". Kata Sean


" Wah wah wah , dunia sempit sekali ya dan kini kalian menjalin cinta ". Kata Derren


" Lalu kenapa setiap hari Haruka nempel Mulu dengan kak Ray ?". Tanya Calista


" Apa salah jika gue dekat dengan Ray dan lagi kita hanya bersahabat saja ". Kata Haruka


" Mana ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan dan di situ pasti ada yang merasakan jatuh cinta ". Kata Kim


" Lo sudah di tembak Ray masih saja ya gak suka sama gue , kalau Lo marah , noh marah saja dengan Bianca karena semua adalah ide dia agar Ray menyadari jika dia cinta sama Lo ". Kata Haruka


" Dan perjodohan itu juga karena Bianca juga ". kata Sean


Ray dan yang lain nya kini pun menatap Bianca karena dia adalah dalang di balik semua hal yang terjadi saat ini


" Kak , Bianca hanya membantu Loh agar percintaan kalian lancar dan benar kan kak Ray mengakui nya jika dia adalah kekasih kak Kim ". Kata Bianca


" Sudah kak Ray jangan menatap Bianca seperti itu dan sekarang semua sudah mendengar ucapan Lo tadi ya ". Kata Kai


" Mendengar apa kalian , gue tidak mengatakan apapun juga ". kata Ray


" Hay jangan mengelak ya , kita semua saksi nya Ray jika Lo memang Suka dengan Kim ". Kata Derren


" Tembak saja dia Ray di sini , mumpung suasana nya mendukung sekali ". Kata Ryan


Ray hanya diam saja karena dia tidak tahu harus berbicara apa dan semua ini karena Bianca yang mengatur nya . Dia kini terlihat sangat malu sekali dan untuk pertama kali nya juga dia terlihat salah tingkah sekarang ini di depan mereka semua


" Lo sudah dengar kan apa yang gue katakan tadi ". Kata Ray


" Apa ?". Tanya Kim

__ADS_1


" Halah ya sudah kalau Lo gak dengar ". Kata Ray


" Kak yang romantis dong ". Kata Calista


Ray memang tidak seperti Kai dan dia juga memang terlalu kaku melebihi Daddy nya dulu jadi dia pun terlihat canggung dan bingung Sekarang ini menghadapi mereka semua


" Gue suka sama Lo jadi apa Lo mau jadi kekasih gue ?". Tanya Ray sambil memegang tangan Kim dan menatap nya


Sorak dan teriakan menyuruh Kim untuk menerima Ray sekarang dan di sana pun mereka menjadi bahan tontonan juga


" Ya gue mau kak jadi kekasih Lo ". Kata Kim


Dan Ray pun langsung menarik nya ke dalam pelukan membuat mereka semakin bersorak kegirangan saat ini karena Ray sudah berhasil menemukan pujaan hati nya


" Wah selamat ya kak Ray sudah tidak jomblo lagi ". Kata Bianca


" Iya kak selamat ya dan jaga baik-baik tuh pacar nya agar tidak ada yang ambil ". Kata Calista


" Lo sudah benar-benar move on ya Ray , selamat ". Kata Ryan


Mereka tak henti memberikan selamat kepada Ray di sana dan mereka juga turut bahagia dengan hubungan Ray dan juga Kim saat ini


" Mereka sudah jadian Bi lalu kita kapan ?". Tanya Kai


" Tunggu kak Calista dan kak Nathan jadian dulu karena tidak baik mendahului mereka dan kak Arthur juga ". Kata Bianca


" Arthur memang memiliki kekasih , siapa ?" Tanya Rafael


" Kepo banget jadi orang ". Kata Bianca membuat raut wajah Rafael kesal kepada Bianca


" Untung ya Bianca kita semua sayang sama Lo di sini walaupun Lo suka menyebalkan". kata Rafael


" Aku kak imut ya jadi wajar banyak yang suka ". Kata Bianca


" Tapi yang cinta tetap cuma satu Bianca , jangan lupa akan hal itu ". Kata Arthur


" Jika Lo lupa , bisa hancur seluruh dunia ini karena ulah nya ". Kata Ray


" Awas saja sampai melakukan hal bodoh dan memalukan maka aku tidak akan menerima mu ya kak nanti ". Kata Bianca


" Hal itu tidak akan pernah terjadi baby sesuai dengan kesepakatan kita dan kamu tenang saja ". Kata Kai sambil merangkul Bianca sekarang ini


" Pulang saja kak dan nanti malam ayo makan di luar untuk merencanakan nya dan kak Sean ikut saja pulang pasti bunda kangen sekali apalagi Daddy ". Kata Bianca


" Ya sudah Kalau begitu kita kembali saja ke rumah sekarang ". Kata Ray yang kini sudah menggandeng tangan Kim membuat mereka semua kembali menggoda Ray sekarang ini . Dan tanpa mereka sadari atau mungkin saja Kai sadar dan tahu jika Tozaki sejak tadi mengawasi mereka karena dia di mint Ernest sepupu nya untuk mencari tahu apakah Kai ada di Jepang atau tidak .


Mereka sampai di kediaman Ray dan terlihat raut bahagia mereka semua saat ini


" Bunda kita pulang dan lihat lah siapa yang bersama dengan kita ". Kata Calista berteriak seperti biasa nya


" Calista jangan teriak seperti itu , apa lo gak malu ada Nathan di sini ". Kata Kim


" Cinta apa ada nya jadi tidak usah malu ya , benar kan Bianca ". Kata Calista


" Sangat benar sekali kak ". Kata Bianca


" Bunda kami datang ". Kata Calista


Dia kembali berteriak agar mereka semua datang dan Melihat sekarang siapa yang ada bersama dengan mereka


" Kenapa kamu suka sekali berteriak Calista, apa mau mengalahkan toa di masjid hah ". Kata Yuli yang kesal sekali dengan anak nya itu


Mereka semua kini turun ke bawah bersamaan dan Ricky pun terlihat menatap Sean saat ini dengan tajam nya lalu dia pun tersenyum


" Sean Aeron Arkasa". Kata Ricky


" Ya Daddy aku ". Kata Sean lalu berjalan menghampiri Ricky dan memeluk nya


" Wah ternyata kau sudah besar ya ". Kata Ricky


" Kau Sean Anak Hiro?." Tanya Ken


" Iya uncle ". Kata Sean


" Rok keponakan mu ternyata lebih tampan ya dari anak mu ". Kata Ken


" Jangan memulai Ken . Apa kau datang ke sini sendirian saja Sean ?". Tanya Arok yang kini juga memeluk Sean


" Kemarin aku datang dengan papa untuk melakukan suatu bisnis dengan papa Kim ". Kata Sean

__ADS_1


" Oh jadi lelaki yang akan di jodohkan dengan Kim dan membuat hati anak bunda itu galau adalah kamu Sean ". kata Yuli yang kini sudah menjewer telinga Sean


" Ampun Bun tapi ini semua adalah ide Bianca dan Sean juga sudah memiliki kekasih ". Kata Sean


Yuli menatap ke arah Bianca yang kini sedang tersenyum kepada nya tanpa rasa berdosa sedikit pun juga dan Yuli hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja saat ini dengan kelakuan calon menantu nya yang satu itu


" Kenapa kamu melakukan nya sayang ?". Tanya Luna


" Agar kak Ray segera jadian dengan kak kim dan itu semua berhasil loh ma ". kata Bianca


" Tingkah nya ini persis seperti Yuli dulu , banyak sekali ide gila nya ". Kata Rachel


" Oh ya Sean mana papa mu kenapa dia tidak kemari , kelewatan sekali dia jika tidak datang ke sini berkunjung, apa dia tidak tahu jika kita semua ada di sini ". Kata Kinar


" Mungkin saja sebentar lagi papa akan berkunjung Tante karena papa juga sibuk sekali ". Kata Sean


" Jangan jadikan alasan sibuk agar tidak berkunjung menemui keluarga ya dan kalian pun juga sudah lama tidak mengunjungi kami waktu di Indonesia ". Kata Kinar


Sean pun berjalan dan kini memeluk Kinar karena dia tahu bagaimana dulu Hiro juga sangat menyayangi nya walaupun mereka tidak sedarah tapi Hiro tetap menganggap nya sebagai saudara dan selalu menyayangi mereka semua


" Ini siapa ?". Tanya Intan


" Dia Haruka kekasih kak Hiro ". kata Bianca


" Dan dia yang katanya keganjenan dengan Ray itu ya ". Kata Rachel


" Itu semua juga ide Bianca ". Kata Fellin


" Wah Luna , anak mu itu benar-benar parah sekali persis seperti Yuli , kau kenapa ingin sekali anak mu mirip dengan Yuli dengan kelakuan yang absurt nya itu ". Kata Intan


" Yah nasib Tan mau bagaimana lagi ". Kata Luna pasrah


" Kak jika anak mu mirip dengan ku kan bagus bisa memperbaiki keturunan". Kata Yuli


" Terserah Yul apa katamu tapi aku capek sekali melihat jika dia sama seperti mu ". Kata Luna


" Sudah kalian istirahat saja semua dan kami juga akan beristirahat juga ". Kata Yuli


Mereka segera pergi membubarkan diri ke kamar masing-masing dan Haruka ikut ke kamar Bianca sementera Kim bersama Fellin sekarang


Dan Axel Serta Sahabat nya juga Kai bersama para sahabat nya pun kini terlihat berkumpul bersama di ruangan milik Ray


" Tumben Lo mau masuk ke mari Kai". Kata Ray


" Dia , apa pernah menganggu Lo atau Calista di kampus?". Tanya Kai sambil menunjukkan foto Tozaki


" Tidak sama sekali ". Kata Ray


" Bukan nya dia adalah sahabat dari Kim ya , apa dia merencanakan sesuatu Kai?" Tanya Derren


" Dia sahabat Kim . Tapi Kai dia bukan nya pembalap handal di sini ". Kata Erland


" Ya itu benar dan dia juga adalah sepupu dari Ernest ". Kata Kai


" Ernest sahabat Daniel di kampus, Jadi dia memata-matai kita di sini ". Kata Nathan


" Mungkin saja karena di minta Ernest dan atas suruhan Daniel sebab dia masih tertahan di New York ". Kata Kai


" Lalu apa yang akan kita lakukan kepada nya Kai ?". Tanya Derren


" Biarkan saja dan karena dia adalah sahabat dari Kim maka urusan Tozaki gue serahkan ke Lo kak Ray ". Kata Kai dengan santai nya


" Nanti Arthur yang akan mengurus nya jadi Lo tenang saja ". Kata Ray


Kai mengangguk kan Kepala nya dan kini dia mengajak para sahabat nya keluar dari ruangan tersebut untuk menuju tempat lain di rumah itu


" Apa tidak masalah Kai jika kita membiarkan dia mengawasi kita ". Kata Brandon


" Tentu nya gue tidak akan membiarkan dia terus mengawasi semua aktivitas kita di sini ". Kata Kai


" Apa Lo mau gue yang membereskan ini semua ?". Tanya Nathan


" Tidak perlu, gue yang akan melakukan nya sendiri dan memberikan dia pelajaran juga karena dia sudah berani menatap Bianca tadi di kampus jadi gue tidak akan memberikan ampunan untuk nya sedikit pun juga ". Kata Kai yang kini duduk manis di halaman rumah bersama dengan empat sahabat nya itu


" Memang Lo Sadis sekali Kai". Kata Brandon


" Bukan nya sejak dulu dia selalu begitu apalagi jika mengenai Bianca ". Kata Nathan


Kai hanya menyeringai serta menatap tajam kedepan mendengar semua ucapan para sahabatnya mengenai diri nya sekarang

__ADS_1


__ADS_2