
Momen kebersamaan mereka terlihat sangat menyenangkan sekali bahkan beberapa kali juga Bianca dan Kim jalan bersama di daerah itu untuk sekedar mengobrol dan nongkrong saja berdua . Kini mereka juga terlihat ada di sebuah restoran berdua saja
" Bianca kok bisa sih Lo hebat beladiri nya ?". Tanya Kim
" Hebat nya aku juga tidak instan , butuh kerja keras juga Agar bisa hebat kak ". Kata Bianca
" Ajari gue dong agar bisa hebat seperti Lo juga ". Kata Kim
" Boleh juga . Eh tapi kenapa kamu meminta kak Ray atau Kai mengajari kan kamu juga kenal dan dekat dengan mereka berdua ". Kata Bianca
" Apa Lo lupa bagaimana sikap mereka kepada gue bahkan kak Ray juga sangat dingin dan cuek sekali ". Kata Kim yang merasa kesal sekali dengan Ray bahkan dia selalu membuat susah diri nya ketika menyusun laporan yang harus dia kerjakan
" Kak Ray memang begitu dan dia akan baik hanya kepada orang terdekat nya saja bahkan senyuman dia akan sangat lepas sekali jika dengan orang terdekat nya ". Kata Bianca
" Lo benar sekali tapi Kai dia sangat Menjengkelkan sekali ". Kata Kim
" Kalau untuk hal itu aku sangat setuju sekali bahkan dia juga sok kecakapan jadi orang dan tingkat kepedean nya itu di atas rata-rata ". Kata Bianca membuat mereka berdua pun kini tertawa bersama . Beberapa Minggu ini memang mereka sering sekali jalan bersama dan berkomunikasi juga tentu nya bahkan Kim dan Bianca kini sangat akrab sekali seperti sahabat
" Lo ada di sini berapa lama Bianca ?". Tanya Kim
" Mungkin dua hari lagi akan kembali ". Kata Bianca
" Wah saka seperti gue dong ". Kata Kim
" Kita memang sangat cocok sekali ya bahkan kita juga tidak menyukai orang yang sama ". Kata Bianca
" Iya Lo benar dan gue senang sekali memiliki sahabat seperti Lo Bianca ". Kata Kim
" Iya kak dan semoga saja persahabatan kita ini awet nanti nya ". Kata Bianca
Pertemuan yang tidak di sangka oleh kedua nya membuat kedua cewek ini kini terlihat sang akrab sekali bahkan Kim tidak sungkan untuk menceritakan tentang kehidupan nya kepada Bianca saat ini . Kim membagi suka duka nya menjadi anak dari keluarga Sanders kepada Bianca bahkan dia juga menceritakan bagaimana sedih nya dia ketika harus menerima kenyataan akan kepergian mama nya dan kini dia harus hidup dengan kakak dan mama tiri nya sebab papa Kim menikah lagi setelah kepergian mama nya . Kim merasa lega karena ada orang yang bisa dia ajak untuk membagi duka nya walaupun Kim mempunyai Jasmin sebagai sahabat tapi Kim belum bisa menceritakan semua kehidupan nya kepada Jasmin tapi kepada Bianca orang yang baru dia kenal dia berani sekali mengungkapkan semua nya
" Kak mampir yuk ke Villa Daddy Ricky ". ajak Bianca karena saat ini dia sudah siap untuk segera kembali ke Villa sebab mama nya sudah mencari dan menyuruh nya untuk segera pulang sekarang
" Lain kali saja gue Mampir ". kata Kim
" Jika lain kali tentu saja aku sudah tidak ada di Villa kak , gimana sih ". Kata Bianca
" Iya juga ya ". Kata Kim merasa bingung juga
Dia tidak bisa mampir sekarang karena ternyata hari ini dia akan kembali ke kota tempat dia tinggal sebab papa nya sudah memberikan pesan kepada nya barusan untuk dia segera pulang karena mereka harus segera kembali lagi
" Ya sudah mampir saja nanti ke rumah kak Ray jika aku sudah kembali ke saja kak ". Kata Bianca
" Wah kalau itu gue gak janji ya dan mana mungkin juga kak Ray mengizinkan gue untuk pergi ke rumah nya ". Kata Kim
" Tidak mungkin kak Ray akan marah kak karena bunda pun tidak pernah mempermasalahkan jika ada yang main ke rumah jadi kakak langsung saja datang tanpa harus memberi tahu kak Ray , kan kakak datang ke sana sebagai tamu ku ". kata Bianca
" Benar juga ya Bianca , ya sudah kalau begitu nanti gue akan mampir jika Lo sudah kembali ". Kata Kim
" Ya sudah deal ya . Kalau begitu ayo kita pulang kak sudah siang juga ". Kata Bianca
Setelah membayar makanan nya Bianca dan Kim pun segera pergi dari sana dan mereka menggunakan kendaraan masing-masing kali ini bahkan terlihat juga Kim melambaikan tangan nya meninggal Bianca saat ini yang sedang menunggu taxi di pinggir jalan
" Kenapa Lo kelayapan ?". Tanya Kai yang baru saja menghentikan motor nya tepat di depan Bianca
" Habis bertemu teman kali bukan kelayapan ". Jawab Bianca
__ADS_1
Kai menatap Bianca dengan tajam nya bahkan dia juga tahu jika Bianca baru pertama kali datang ke Villa Ricky ini jadi mana mungkin dia memiliki teman di sini itulah yang Kai pikirkan saat ini
" Jangan bilang Lo sedang kencan buta dengan seseorang , Bi ingat ya Lo itu masih bocah jadi jangan kencan dengan sembarang orang bahkan jika Lo hanya kenal dia dari media sosial saja ". Kata Kai
" Jangan sembarang ya kalau bicara dan mana mungkin juga gue kencan buta dengan seseorang lewat media sosial . Kayak gak laku saja gue ". Kata Bianca sambil menendang kaki Kai
" Kasar banget sih jadi cewek gak ada Anggun-anggun nya sama sekali ". kata Kai
" Bodoh amat , biarpun gak anggun juga Lo tetap cinta gue kan ". Kata Bianca bercanda saja dan Kai pun mengangguk dan tersenyum menatap Bianca
Kini Bianca segera duduk di motor Kai untuk nebeng dengan nya kembali ke Villa sekarang " Ayo tukang ojek jalan sekarang ". Kata Bianca
Kai hanya tersenyum saja dan kini dia segera melaju kan motor nya dan dia juga mengarah kan Bianca agar memeluk nya namun Bianca tidak mau malah dia menggoda Kai Dengan berpegangan di pundak Kai saat ini
" Gue bukan tukang ojek ya Bi jadi jangan memegang gue seperti ini ". kata Kai
" Sudah jangan banyak protes dan Lo juga bukan kekasih gue Hingga gue harus memeluk Lo Caesar ". Kata Bianca
" Pintar ya kalau Jawab omongan gue ". Kata Kai
" Ya harus pintar dong kan anak papa Sam jadi harus cerdas dan pintar jika menghadapi buaya seperti Lo ini ". Kata Bianca
Kai tidak marah sama sekali bahkan dia kini menggoda Bianca dengan menambah kecepatan nya lalu mengerem nya mendadak membuat Bianca kini memeluk tubuh Kai dan Kai pun langsung tertawa dengan hal tersebut
" Cari kesempatan banget ya Lo caesar ". kata Bianca
" Jika ada kesempatan kenapa harus di sia-siakan kan sayang sekali bukan ". Kata Kai
Bianca pun menjitak kepala Kai dan mereka tertawa bersama sekarang ini . motor Kai sudah sampai di Villa bahkan tatapan semua orang yang ada di halaman Villa tersebut kini tertuju kepada mereka berdua . Kai dan Bianca segera berjalan menghampiri orang tua dan yang lain nya sekarang untuk bergabung bersama
" Bahkan ini lebih dari sekedar undian bro ". Kata Kai
" Kalian kenapa datang bersamaan bahkan boncengan juga lagi ". Tanya Luna
" Tadi Kai menemukan nya di jalan mam jadi Kai ajak bareng saja sekalian agar dia tidak di culik orang nanti nya eh tapi mana mungkin ada orang yang mau menculik cewek bawel dan jutek seperti Bi ". Kata Kai
" Sembarangan sekali ya kak Lo kalau bicara bahkan gue terlihat sangat manis dan menggemaskan seperti ini Lo hilang jutek , Jahat sekali ya Lo kak ". Kata Bianca
" Bianca jangan berkata Lo gue seperti itu kepada Kai , yang sopan sedikit ". kata Luna
" Mereka masih muda kak jadi wajar saja kan memanggil seperti itu dan kita dulu kan juga seperti itu juga ". Kata Yuli
" Dia tidak sopan hanya kepada Kai saja Luna dan jika dengan Ray dia pun sangat sopan sekali karena Kai anak nya memang tidak sopan jadi di balas sama Bianca dengan dia tidak sopan juga kepada nya ". Kata Ken
Bianca hanya mengacung kan jempol nya saja menyetujui apa yang Ken katakan bahkan dia kini bertos ria dengan Galang dan berusaha untuk membuat Kai marah saat ini . Ketika tim julid berkumpul untuk menjatuhkan Kai membuat suasana di sana sangat ramai sekali dengan canda tawa dan juga kekesalan Kai tentu nya
" Kalian jika berdua terlihat akur tadi tapi kenapa sekarang seperti tom and Jerry ya ". Kata Intan
" Mana ada ma mereka akur yang ada Kai selalu saja kesal dengan Bianca tapi kadang dia juga mengalah kepada Bianca ". Kata Ryan
" Wah jangan-jangan benar jika Kai memang menyukai anak mu lun , besanan ya nanti kau dengan Yuli ". Kata Intan
" Wah seru juga jika anak kita saling berjodoh nanti nya ". Kata Rachel
" Ya dan sekarang pilihan nya tinggal Calista dan juga Fellin Hel jadi Lo pilih yang mana sekarang ". Kata Intan
" Barang kali mam kita harus di pilih-pilih segala ". kata Bianca
__ADS_1
" Ya kalian memang barang yang limited edition sekali ". kata Yuli
" Susah dong di dapat nya kalau begitu ". kata Bianca
" Mamang susah sekali kan di dapat nya ". Kata Kai
Mereka kembali tertawa bersama saat ini dan juga terlihat sejak tadi Ricky hanya mendengar kan saja dan dia juga bisa mengetahui jika memang Kai sejak dulu menyimpan rasa kepada Bianca bahkan sejauh apapun Ricky berusaha untuk memisahkan dsn menghalangi Kai namun usaha nya tidak pernah berhasil sama sekali malah Kai semakin ingin memiliki Bianca jika dia terus saja di jauhkan . Ricky sebenar nya tidak masalah juga jika anak nya dan anak Sam berjodoh hanya saja Luna sudah meminta kepada nya agar Kai tidak mendekati Bianca dengan alasan jika mereka bersaudara padahal sebenarnya bukan itu alasan nya dan Ricky tahu dengan pasti apa alasan yang mendasari Luna menolak Kai untuk bersanding dengan Bianca . Ini akan menjadi ujian bagi Kai untuk bisa meluluhkan hati Luna nanti nya sama seperti dia dulu yang dengan susah payah meluluh kan hati yuli tapi Kai terlihat lebih kesulitan Karena wanita yang di cintai belum bisa menerima dia di tambah mama nya juga tidak menyetujui hubungan nya jika mereka bersatu nanti nya
" Tidak terasa juga ya kita sudah hampir dia Minggu di sini dan lusa kita sudah harus kembali lagi ". Kata Yuli
" Iya bahkan kebersamaan ini terasa sangat singkat sekali ya ". Kata Intan
" Kalian berdua apa nanti akan kembali ke luar negeri lagi ?". Tanya Rachel Kepada Kikan dan juga Kinar
" Kalau aku tergantung Galang nya bagaimana kak ". Kata Kinar
" Aku akan menetap beberapa bulan di Indonesia sebab ada perusahaan yang harus ku urus juga di sini ". Kata Galang
" Lalu kau Kikan bagaimana ?". Tanya Yuli
" Ya sama saja , tergantung Bryan bagaimana ". Kata Kikan
" Jika kamu masih ingin di sini kita akan menetap di sini juga beberapa bulan ". Kata Bryan
" Kalian bisa tinggal di rumah nanti nya ". Kata Rere kepada sepupu nya itu
" Kita juga punya rumah Re di sini jika kau lupa jadi kita tidak perlu menumpang juga di rumah mu ". kata Bryan
" Jangan seperti uncle Galang yang suka nya numpang doang di rumah Daddy ". Kata Bianca
" Wah wah wah lun mulut anak Lo pedas sekali ya . Keseringan bergabung dengan Kai sih jadi seperti ini deh dia ". kata Galang
" Kan itu memang fakta nya uncle jadi jangan menyangkal nya Dong ". kata Bianca
" Bahkan kamu juga menginap di sana Bianca jadi kita sama bukan ". Kata Galang tidak mau kalah dengan Bianca
" Benar bahkan Lo juga sering sekali di rumah Daddy kenapa gue gak boleh Bianca , curang sekali Lo ya ". Kata William protes dengan apa yang Bianca katakan
" Ya wajar dong kalau gue dan keluarga gue di sana kan papa juga partner solid nya Daddy ". Kata Bianca membuat Ricky tertawa dan Sam Serta sahabat Ricky yang lain pun juga ikut tertawa sekarang ini karena ucapan Bianca tadi kepada William
" Cocok ya Lo Dengan Kai karena Lo dan dia sama menyebalkan nya ". Kata William kesal
" Apa kabar dengan Lo bahkan Lo lebih menyebalkan dari pada gue . dasar cowok tukang kepo dan bergosip ". Kata Bianca
suasana di sana semakin rame karena ejekan Anatar Bianca dan William bahkan tadi Derren juga sempat mendapat kan ejekan dari Bianca karena ucapan nya juga membuat Bianca sangat semangat sekali mengejek nya
Bahkan satu lawan lima pun Bianca bisa mengatasi nya dan dia juga bisa memenangkan perdebatan itu dengan mudah nya dan tentu nya membuat mereka semua kesal ada hal yang selalu saja bisa dia lakukan
" Bianca Lo memang terbaik ". Kata Calista sambil mengacungkan jempol nya
" itu kan karena ajaran kakak dan bunda ". Kata Bianca
" Oh pantes ternyata Yuli mengajari mu Bianca , pantesan kau sama seperti dia dulu bahkan lebih Menjengkelkan Dari nya ". Kata Galang
" Itu benar sekali Ternyata dia sangat klop sekali dengan mama mertua nya , sama-sama tukang pancing emosi ". Kata Ken
Bianca hanya menjulurkan lidah nya saja menanggapi ucapan Galang dan Ken membuat Yuli memeluk nya saat ini karena dia suka dengan Bianca yang bisa dengan mudah memancing emosi para sahabat baik Ricky
__ADS_1