
Dalam perhitungan pun kini mereka terlihat seperti konvoi sebab mereka jalan berurutan dengan motor gede milik masing-masing dan yang ada di depan adalah Ray sementara Kai ada di belakang kakak nya itu
Tidak lama untuk sampai ke kediaman Airlangga hanya butuh lima belas menit saja mereka akhirnya sampai di rumah. rumah besar nan megah itu dan memiliki halaman yang sangat luas kini mereka sudah sampai di sana
"Ini rumah Lo Kai, bagus sekali ya dan seperti nya Lo memang anak orang kaya Kai ". Kata Erland
"Jangan banyak bicara ayo cepat masuk saja ". Kata Kai mengajak mereka masuk dengan teriakan nya
"Bunda Kai pulang ". Teriak Kai dengan senyuman nya membuat para sahabat nya tidak percaya dengan kelakuan leader nya ini ketika dia ada di rumah sangat berbeda jauh dengan dia jika ada di luar rumah
"Wah kamu bawah teman baru Kai Datang ke rumah ?". Tanya Yuli sambil tersenyum menatap mereka semua satu persatu
"Bukan teman baru Bun bahkan mereka sudah berteman sejak sekolah menengah pertama ". Kata Calista
"Tapi baru kali ini di ajak ke sini sayang ". Kata Yuli
Kai memeluk dan mencium bunda nya seperti biasa nya bahkan dia juga terlihat manja sekali dengan nya dan itu lagi dan lagi membuat para sahabat nya pun kaget dengan kelakuan dia saat ini
"Jangan kaget jika Kai seperti itu memang begitu lah dia ". Kata Calista kepada para sahabat Kai yang terlihat sangat tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.
"Bun apa Daddy tidak ada di rumah ?" Tanya Ray
"Tadi Daddy pergi sebentar kata nya ada urusan dengan uncle Arok ". Kata Yuli
mendengar nama Arok di sebut membuat Nathan terkejut bahkan kini dia menatap di sekeliling rumah Kai yang memang terlihat jika barang-barang di sana sangat mewah dan bagus sekali serta limited edition juga
"Kalian duduk saja dulu , biar bunda masak makanan untuk kalian semua. Kai , Calista dan Ray cepat ganti baju dulu lalu makan bersama dengan yang lain nya ". Kata Yuli
"Kita ganti baju dulu Bun ". Kata Ray yang kini sudah naik ke lantai atas di susul dengan Calista juga di sana sementara Kai masih di bawah untuk memperingatkan para sahabat nya agar tidak bertindak bodoh di rumah nya
"Ingat jangan banyak bicara dan melakukan hal tidak penting di sini ". Kata Kai
"Iya iya Kai kita tahu ". Kata Brandon
Dan kini Kai pun segera naik ke atas untuk mengganti pakaian nya sementara Ryan dan yang lain nya kini duduk bersantai seperti biasa nya sebab mereka juga sudah sering datang dan menginap di rumah itu jadi mereka tidak pernah sungkan sedikit pun
Luna yang baru saja turun dari kamar nya pun di terlihat kaget ketika melihat mereka para sahabat Kai
"Tante ". Panggil Ryan membuat Luna tersenyum
"Sudah lama di sini kalian ?". Tanya Luna
"Baru Datang kok Tan bareng Ray dan yang lain juga ". Kata Ryan
"Oh ya sudah kalau begitu Tante tinggal ke dapur dulu ya ". Kata Luna yang memang tadi ingin pergi ke dapur untuk mengambil sesuatu di sana . Dia melihat Yuli yang kini asik memasak di dapur sendirian saja
"Siapa tadi Yul yang ada di depan ?". Tanya Luna
__ADS_1
"Oh mereka adalah sahabat Kai kak ". Kata Yuli
"Jadi mereka sahabat Kai , tumben sekali datang kemari. Kamu masak untuk mereka semua ?". Tanya Luna
"Iya sekalian juga nanti buat Ricky makan siang ". Kata Yuli
"Sini biar aku bantu juga kamu ". Kata Luna
Kini mereka berdua pun memasak makanan untuk Kai dan yang lain nya bahkan terlihat Yuli memasak sangat banyak sekali makanan saat ini dengan bantuan Luna
"Kak , apa gak rindu dengan Arthur dan Bianca ?". Tanya Yuli
"Sebenar nya rindu juga tapi mau bagaimana lagi , Sam tidak memperbolehkan mereka kembali ke sini dulu sebelum selesai belajar di sana Yul ". Kata Luna
"Coba bujuk dulu kak siapa tahu mau Sam untuk menuruti apa yang kakak katakan ". Kata Yuli sambil memasak
"Dia tidak seperti Ricky yang selalu menuruti apa yang kamu katakan Yul jadi aku rasa tidak mungkin juga Sam mengabulkan nya ". Kata Luna
"Belum di coba sudah menyerah duluan ". Kata Yuli
"Kan itu memang benar adanya ". Kata Luna
Yuli hanya bisa menggeleng kan kepala nya menanggapi apa yang di katakan Luna bahkan Yuli merasa dia terlalu pesimis karena belum mencoba sudah menyerah . Yuli bisa melihat jika Sam agak mirip dengan suami nya jadi dia bisa memastikan jika kakak nya meminta kepada Sam pasti dia akan mengabulkan nya dan membawa anak-anak mereka kembali ke Indonesia lagi walaupun tidak menetap di sini tapi setidak nya mereka kembali kemari.
Masakan yang di buat oleh Yuli dan Luna pun sudah jadi dan kini mereka menyiapkan nya agar segera di makan juga , hanya makanan ringan yang mereka sajikan dan untuk makanan lain nya akan di sajikan nanti Ketika jam makan siang
"Silahkan di makan dan jangan sungkan ya jika ada di sini , anggap saja rumah sendiri ". Kata Yuli
Yuli mengangguk lalu tersenyum kepada Derren yang kini sudah memakan makanan nya tanpa sungkan sedikit pun juga .
"Bunda buat apa ?". Tanya Calista
"Kue kering saja untuk mereka dan kamu juga . Ray mana kenapa tidak turun ?". Tanya Yuli
"Kak Ray sedang sibuk di kamar nya Bun jadi belum bisa turun ". Kata Calista
"Wah bau nya enak sekali Bun masakan nya '. Kata Kai
"Makan Kai, masakan bunda Lo enak sekali ". Kata Erland
"Jadi betah tinggal di sini ". Kata Sky
Dan Kai pun menatap nya saat ini karena dia berani berbicara seperti itu "Kalau suka sering-sering main ke sini ". kata Yuli
"Nanti Kai akan marah bunda ". Kata Derren dan dia pun mendapat kan pelototan dari Kai saat ini namun Derren mengacuh kan nya juga
"Kalian makan saja dan jangan sungkan ". Kata Calista yang kini sudah berpakaian santai sekali namun membuat mereka semua para sahabat Kai terpanah dengan kecantikan Calista saudari kembar Kai namun wajah nya tak sama dengan Kai walaupun mereka berdua kembar namun bukan lah kembar identik sekali.
__ADS_1
"Jaga pandangan kalian ". Kata Kai membuat Yuli Tersenyum dengan ke posesifan anak nya itu kepada saudara perempuan nya
"Daddy ". Panggil Calista ketika dia melihat Ricky yang kini berjalan menghampiri mereka semua dan hal itu membuat para sahabat Kai kaget karena mereka tahu siapa Ricky dan ternyata dia adalah Daddy dari leader mereka di Geng.
"Pantas saja Kai sangat hebat , Daddy nya adalah sang leader jalanan yang legendaris itu ". Bisik Sky dan di angguki oleh Erland
"Ada tamu ?". Tanya Ricky yang kini sudah ada di dekat mereka dan tak lupa juga dia mencium pipi istri nya saat ini .
"Mereka teman Kai sayang di sekolah ". Kata Yuli
"Bukan teman di sekolah Bun tapi teman bolos dan nongkrong ". Kata Derren
"Kompor meleduk nyahut saja sejak tadi ". Kata Kai
"Itu fakta bro dan kalian sering di hukum karena telat datang ke sekolah ". Kata Derren
Ricky menatap wajah mereka sesaat lalu dia pun duduk bersama dengan mereka juga dan Sam langsung naik ke atas untuk menemui sang istri di sana
"Ray mana Bun , kenapa tidak bergabung juga di sini ?". Tanya Ricky
"Kak Ray sedang sibuk Dad ". Kata Calista
"Kalian sudah makan ?". Tanya Ricky
"Belum uncle, baru makan cemilan saja ". Kata Derren
"Bukan Lo yang di tanya ". Kata Rafael yang sejak tadi diam saja dan kini sudah berbicara karena Derren sejak tadi menjawab perkataan Ricky dan yang lain nya
"Kita makan siang dulu nanti lanjut kan lagi mengobrol nya ". Kata Ricky
Mereka pergi menuju meja makan saat ini karena sebentar lagi juga jam makan siang akan datang
"Aku ke atas dulu sayang ". Kata Ricky
Yuli mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun menyiapkan segala nya di bantu pembantu yang ada di sana
"Mereka ternyata anak sultan ya ". Kata Erland
"Bukan hanya anak sultan tapi juga anak sang big bos ". Kata Brandon
Ricky naik ke atas dan kini dia berjalan menuju kamar nya. ketika sampai di depan kamar anak nya Ray Ricky pun berhenti lalu masuk ke dalam sana . terlihat Ray sibuk dengan laptop nya dan Ricky pun mendekati nya saat ini
"Apa yang kamu kerjakan Ray ?". Tanya Ricky
"Mempelajari proposal dari klien Dad ". Kata Ray
"Apa ini adalah perusahaan dari Kenzo yang kamu ambil dulu ?". Tanya Ricky
__ADS_1
"Iya Dad ". Kata Ray
Ricky bisa melihat bagaimana berkembang nya perusahaan itu bahkan terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya Walaupun waktu itu sudah bangkrut namun bisa berdiri kembali dengan cepat berkat otak Genius Ray saat itu