
Di dalam kantor nya kini Kenzo terlihat dan sibuk sekali bahkan dia juga terlihat uring-uringan sekali karena sistem jaringan nya di retas orang bahkan data perusahaan nya pun juga sudah banyak yang hilang
"Erick cepat lakukan sesuatu dan hentikan orang itu untuk meretas data perusahaan ". Kata Kenzo
"Iya tuan saya juga sedang melakukan nya ". Kata Erick
Dia terlihat sangat sibuk sekali kali ini bahkan fi buat kalang kabut juga karena dia sangat sulit menghentikan peretasan itu bahkan dia dan tim yang handal sejak tadi pun sudah mencoba untuk melakukan nya namun masih saja dia tidak bisa membendung semua nya itu
"Jangan membuat ku marah Erick cepat hentikan segera atau kau mau aku memenggal kepala mu yang bodoh itu ". Kata Kenzo yang semakin marah sekali saat ini. Bahkan dia sendiri pun sangat susah sekali menghalangi virus itu masuk untuk menghilangkan data di komputer perusahaan nya dan parah nya lagi Kenzo tidak bisa melacak siapa yang melakukan hal itu kepada perusahaan nya itu membuat nya semakin murka saja saat ini
"Tuan seperti nya orang ini sangat hebat sekali hingga saya dan yang lain nya pun kualahan menghadapi nya ". Kata Erick
"Aku tidak mau tahu Erick, lakukan dengan baik dan awas saja jika perusahaan ku bangkrut maka aku akan membunuh mu ". Kata Kenzo
Sementara Kenzo sibuk di kantor nya kini terlihat Arok dan yang lain nya sudah sampai di pintu gerbang rumah Ricky bahkan mereka semua di tahan di luar karena ada Arok di dalam mobil tersebut
"Kenapa kalian tidak membuka pintu gerbang ini ?". Tanya Galang
"Maaf tuan tapi bos melarang tuan Arok masuk ke dalam rumah ini ". Kata anak buah Ricky yang berjaga sebagai scurity di sana
"Lihat lah anak-anak sedang tertidur di mobil, apa kalian tidak bisa melihat nya apa ". Kata Galang
"Maaf , kami akan membuka jika sudah mendapat kan izin dari bos besar ". Kata nya lagi
"Ya sudah biarkan gue masuk ke dalam untuk menemui Ricky dan meminta izin dari nya ". Kata Galang
"Bos sedang tidak ada di rumah". Kata scurity di sana
"Ricky keluar , apa dengan Yuli juga ?". Tanya Galang
"Semua nya sekarang sedang keluar tuan jadi mohon maaf sebaik nya anda tunggu bos kembali baru masuk ke dalam ". Kata nya
Galang Merasa kesal sekali dengan Ricky bahkan dia kini juga harus menunggu dan membuat anak nya dan anak Bryan tidur di dalam mobil dan tentu nya itu sangat tidak nyaman sekali bahkan beberapa kali juga Fellin terlihat gelisah sekali dan menggeliat di sana
"Biar gue telfon Yuli agar kita bisa masuk ke dalam ". Kata Galang yang kini sudah kembali ke dalam mobil lagi
"Jangan, sebaik nya kita tunggu saja mereka datang ". Kata Ken
"Mau sampai kapan menunggu mereka bahkan anak-anak sudah sangat tidak nyaman sekali tidur di sini ". Kata Galang dengan kesal nya
Tin Tin Tin
Terlihat mobil Ricky kini sudah ada di depan mereka tanpa mereka sadari dan scurity pun segera membuka pintu gerbang nya
__ADS_1
"Rick ". Teriak Galang membuat Yuli menurunkan kaca mobil nya
"Kenapa di luar , ayo masuk ". Kata Yuli
"Di Larang sama anak buah Ricky ". Kata Galang membuat Yuli pun langsung menatap Ricky kali ini dan Ricky hanya bisa diam saja melihat tatapan dari sang istri di sana
Galang dan yang lain nya pun kini sudah di perbolehkan untuk masuk ke dalam dan mereka pun segera memarkir kan mobil nya kali ini. Terlihat Ricky menatap Arok dengan tajam nya lalu Yuli pun langsung menggandeng tangan nya dan mengajak nya segera masuk ke dalam
"Ayo masuk ". Ajak Yuli
Mereka semua pun segera masuk dan duduk di sofa ruang tamu
"Anak-anak sebaik nya main di atas ranjang a atau istirahat saja dulu ". Kata Yuli
Mereka pun menuruti nya lalu segera naik ke atas dan terlihat juga Kai tersenyum sejak tadi bahkan senyuman nya itu terlihat seperti mengejek saja saat ini bagi Arok dan juga Ken
"Kalian dari mana ?". Tanya Galang Setelah menidurkan William di kamar nya
" Makan siang di luar ". Jawab Yuli
"Oh jadi kalian tadi makan di luar , Untung saja tidak lama karena jika lama pasti kita harus menunggu lama di dalam mobil ". Kata Galang
Yuli pun mencubit lengan Ricky karena dia tahu pasti suami nya itu yang melarang mereka masuk ke dalam rumah
"Kamu ya masih saja marah dengan Arok bahkan dia adalah sepupu kamu loh dan juga sahabat kamu juga ". kata Yuli
"Iya iya aku tahu akan hal itu sayang ". Kata Ricky sambil tersenyum lalu mengecup pipi sang istri
"Bagaimana keadaan Rachel ?". tanya Yuli
"Kondisi nya sama saja tidak ada perubahan ". Jawab Arok
"Kakak ipar gue kesini ingin meminta bantuan Lo Rick untuk membuatkan penawar bagi Rachel ". Kata Galang
Yuli langsung menatap Ricky dengan dalam nya bahkan tatapan tersebut terlihat seperti memohon agar sang suami mau membantu sahabat nya itu nanti nya
"Jenis apa racun nya , kenapa Lo bodoh sekali Ken tidak bisa menangani nya . untung saja dia belum mati ". Kata Ricky langsung mendapat kan pukulan kembali dari Yuli
"Maaf sayang bercanda ". Kata Ricky sambil tersenyum
"Tidak lucu sekali bercanda nya ". Kata Yuli
Ricky segera memeluk istrinya itu bahkan dia kini terlihat menciumi sang istri beberapa kali membuat Yuli pun tersenyum dengan kelakuan suami nya ini
__ADS_1
"Bantu Arok untuk menyembuhkan Rachel '. Kata Yuli dengan lembut sambil mengelus rambut suami manja nya itu
"Iya Bu bos , aku akan membantu nya sesuai dengan perintah ". Kata Ricky
Ken pun mengeluarkan sampel racun yang ada di tubuh Rachel dan segera memberi kan nya kepada Ricky agar Ricky bisa melihat sendiri racun nya jenis apa karena Ken juga belum bisa memastikan sama sekali itu racun jenis apa bahkan dia juga sangat sulit menentukan nya saat ini
Ricky pun melihat nya dan kini segera membawa nya ke laboratorium yang ada di rumah nya bahkan dia juga kini langsung mengecek racun jenis apa yang di gunakan anak bungsu nya itu
"Lihat lah jika ratu nya sudah memberikan perintah maka dia pun langsung menuruti nya ". kata Galang
"Tentu saja dia akan menurut tanpa membantah sekali ". Kata Bryan
"Bahkan Ricky terlihat seperti bukan Leader Gangster jika sedang bersama Yuli . Semoga saja Ricky bisa membantu ". Kata Ken
"Itu benar sekali, bahkan dia terlihat sangat imut ketika berada bersama istri nya ". Kata Arok
Yuli yang mendengar pun Hanya biasa saja karena memang benar sekali jika suami nya itu terlihat berbeda ketika bersama dengan keluarga kecil nya itu bahkan dia terlihat sangat penyayang dan lembut sekali serta terkadang juga dia terlihat sangat manja sekali kepada Yuli
"Apa Rachel di rumah dengan Kinar dan Kikan ?". Tanya Yuli
"Iya, mereka berdua kini menjaga Rachel di sana ". Kata Ken
"Syukur lah jika dia ada yang menjaga nya dan maaf gue belum bisa menjenguk nya dan mungkin saja nanti malam gue akan ke sana ". Kata Yuli
"Tidak apa-apa Yul . Gue tahu jika Ricky masih marah dan itu juga sangat wajar sekali karena memang Rachel yang mencari gara-gara ". Kata Arok yang memang menyadari kesalahan istri nya saat itu .
"Tidak ada yang perlu di salahkan karena ini hanyalah kesalah pahaman saja . apa pelaku nya sudah ketemu ?". Tanya Yuli
"Itu pun juga sangat sulit sekali. Bahkan Ipank pun juga sudah mencari jejak nya namun tidak ketemu sama sekali ". Kata Ken
"Berarti dia sangat hebat sekali melebihi kehebatan kalian ". Kata Yuli
"Dan jika Ricky juga tidak bisa melacak nya berarti Ricky juga bodoh sekali seperti kita ". Kata Ken
Yuli pun langsung memukul kepala Ken karena merasa tidak terima dengan apa yang dia katakan tentang suami nya itu.
Sedangkan di laboratorium Sam dan Ricky ada di sana sedang mengecek Sempel racun nya. Ricky tersenyum melihat kenyataan bahwa anak nya itu sangat pintar sekali membuat racun yang sangat mematikan bahkan dia pun tidak bisa membuat penawar nya
"Sam lihatlah bagaimana hebat nya Kai membuat racun nya bahkan gue tidak bisa membuat penawar nya ". kata Ricky
"Benar bos , tuan muda sangat hebat sekali bahkan dia sangat pintar sekali Sama seperti anda ". Kata Sam
"Kai bahkan melebihi gue Sam dan gue mengakui kepintaran nya ". Kata Ricky
__ADS_1
"Bahkan tuan muda juga sekarang tengah berusaha menghancurkan bisnis perusahaan tuan Kenzo ". Kata Sam membuat Ricky menatap nya dengan tatapan terkejut saat ini