
Ricky dan Yuli terlihat sangat mesra sekali dan momen Daddy dan bunda nya itu di abadikan Calista menggunakan ponsel nya bahkan dia juga terlihat bahagia Melihat kedua orang tua nya yang sangat bahagia sekali itu.
"Lihat lah Yan bunda sangat bahagia sekali ". Kata Calista
"Ya dan setiap hari juga bunda bahagia kan ". Kata Ryan
"Ya juga sih tapi kali ini gue melihat bunda agak berbeda lebih bahagia dari yang sebelum nya ". Kata Calista
Ryan hanya mengangguk kan kepala nya saja untuk mengiyakan setiap ucapan dari Calista karena sejak dulu juga dia tidak pernah berdebat dengan Calista .
Iring-iringan motor pun kini masih berlanjut hingga mereka sudah sampai di sebuah restoran . Mereka semua segera memarkir kan motor nya dan kini masuk ke dalam restoran
"Yan gue mau tanya deh sama Lo ". Kata Calista yang berjalan di dekat Ryan sejak tadi bahkan mereka terlihat sangat dekat sekali saat ini
"Tanya apa ?". kata Ryan
"Apa Lo sudah jadian dengan Cindy cewek yang biasa nya ada di perpustakaan itu ?". Tanya Calista
"Gak usah kepo dan lagi tumben sekali tanya seperti itu ". Kata Ryan sambil menarik hidung Calista membuat nya pun memukul Ryan
"Tanya doang gak boleh memang nya ". Kata Calista kesal dengan Ryan karena dia berani sekali menarik hidung nya tadi
"Gak ada untung nya juga kan jawaban gue buat Lo ". Kata Ryan
"Ah pelit banget Lo tinggal jawab saja muter dari tadi ". Kat Calista yang kini terlihat berjalan agak cepat membuat Ryan tersenyum dan kini mengejar nya
"Gak usah ngambek deh gak cantik kalau kayak gitu ". Kata Ryan
"Bodoh amat memang gue gak cantik sejak dulu ". Kata Calista
"Lo selalu cantik di mata gue dan jangan cemburu soal Cindy karena gue hanya menganggap nya sebagai teman saja ". Kata Ryan
"mana ada pertemanan di antara pria dan wanita dasar bego' ". Kata Calista sambil menoyor kepala Ryan
Mereka berdua kini bercanda bersama dan mungkin juga mereka lupa jika ada Ricky dan yang lain nya yang sejak tadi memperhatikan interaksi antara kedua nya bahkan Kai terlihat sangat kesal sekali sejak tadi melihat kedekatan antara Ryan dan juga Calista saudari kembar nya .
"Kurang ajar sekali Ryan berani sekali mendekati Calista ". Kata Kai
"Biarkan saja Kai, lagian mereka memang sudah dekat sejak dulu kan ". Kata Ray
"Tapi Kai tidak terima kak , lihat saja Ryan berani sekali memegang tangan Calista , minta di patahkan itu tangan ". Kata Kai
__ADS_1
Dia ingin mendekati Calista namun Yuli langsung menarik baju anak bungsu nya itu saat ini agar tidak menggangu Calista dan juga Ryan
"Bunda ". Kata Kai sambil tersenyum
"Biarkan saja Kai mereka berdua kan mereka bersahabat jadi wajar saja Ryan memegang tangan Calista ". Kata Yuli
Kai pun tersenyum dan mengangguk kan kepala nya dan jika saja tidak ada bunda nya maka Kai pun tidak segan untuk menghajar Ryan saat ini juga
"Wah seperti nya Lo dan Ipank akan menjadi besan Rick ". Kata Ken
"Besanan dengan Ricky gak kebayang sekali ". Kata Ipank
"Kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepan nya tapi satu hal yang pasti, jika Ryan menyakiti Calista dia akan habis di tangan gue bahkan bukan di gue saja di tangan Ray dan Kai pun dia tidak akan bisa lolos ". Kata Ricky
"Mana mungkin juga Rick anak gue menyakiti anak Lo , bisa kena marah dia sama mama nya ". Kata Ipank
Intan memang menganggap anak Yuli sebagai anak nya juga karena kedekatan mereka memang seperti saudara sendiri bahkan intan juga selalu memanjakan Calista walau pun dia tidak mau tapi tetap saja intan menganggap Calista adalah anak kesayangan nya
Mereka sudah duduk santai di restoran dan Yuli juga sudah memesan beberapa makanan tadi
"Kalian gak capek apa sedari tadi mengobrol terus ". Kata Derren kepada Calista dan Ryan
"Bilang saja Lo iri dengan gue Derren ". Kata Ryan menggoda
"Ya sudah kalau begitu jangan banyak bicara Lo , cowok kok banyak bicara sekali ". Kata Calista
Derren pun terdiam kini dan tidak Berani lagi menyahuti apa yang di katakan Calista karena dia kini sudah mendapat kan tatapan dari Calista dan juga Kai
"Kalian jangan terlalu dekat nanti Lo cinta sama Calista Ryan ". Kata Kai
"Kan wajar jika gue cinta dengan dia karena dia juga sangat cantik sekali ". Kata Ryan sambil mengacak rambut Calista saat ini dan mereka pun tertawa bersama di sana
"Mana mungkin juga gue mendukung kalian dan gue juga tidak akan merestui kalian juga ". Kata Kai
"Restu bukan di tangan Lo tapi di tangan bunda ". Kata Ryan sambil mengedipkan mata nya kepada Calista
"Wah lihat lah anak Lo sudah berani Berkata seperti itu Pank , bagaimana Rick ? Tanya Rere
"Kalau memang mereka saling cinta itu tidak akan menjadi masalah ". kata Yuli
"Wah bunda sudah memberikan lampu hijau Ryan , maju saja pantang mundur ". Kata Rafael
__ADS_1
Yuli pun tersenyum melihat mereka semua bahkan kini mereka terlihat saling mengejek dan tertawa bersama saat ini . Yuli memang tidak pernah membatasi pergaulan dan percintaan mereka tapi dia juga mengatakan kepada anak-anak nya agar tidak mempermainkan wanita atau pria karena dia tidak menyukai hal tersebut.
"Ryan masih belum waktu nya Yul berpacaran dan dia juga tidak cocok dengan Calista ". Kata Intan Bercanda
"Wah di tolak mentah-mentah aku sama mama ". Kata Calista memasang wajah sedih nya namun itu hanya bercanda saja dan dia juga tahu jika tadi Intan juga hanya bercanda
"Kamu kan juga anak mama jadi mana mungkin menikah dengan Ryan ". Kata Intan sambil tersenyum
"Ah Daddy Calista patah hati ". Kata Calista dengan manja nya sambil menghadap Ricky membuat mereka semua tertawa termasuk Ray yang bahkan tidak pernah terlihat tertawa di depan banyak orang dan karena adik perempuan nya itu dia kini bisa tertawa terbahak-bahak sekarang . Bahkan para sahabat Kai pun tidak hanya diam saja melihat bagaimana Ray jika bersama dengan keluarga nya , terlihat sangat ceria dan hangat sekali berbeda dengan Ray yang mereka kenal di sekolah
"Jadi besanan berarti kita ? " Tanya Ricky
Semua sahabat nya pun menoleh ke arah dia termasuk Yuli dan juga intan saat ini menatap nya dengan tatapan terkejut
"Kalau mereka mau gue sih yes apalagi punya besan seperti Lo yang sangat kaya mana bisa gue menolak Rick ". Kata Ipank
"Dasar Lo mertua matre ". Kata Rere
"Bukan matre lagi kan memang Ricky kaya sekali jadi rezeki anak gue kalau memang jadwal menantu nya ". Kata Ipank
Mereka pun tertawa bersama saat ini bahkan candaan itu terus berlanjut dan Ryan serta Calista pun hanya tertawa saja menanggapi semua nya karena mereka juga tidak ada hubungan apapun. Jika Calista dekat dengan Ryan itu memang sejak dulu bahkan mereka sering juga mengobrol berdua by phone karena Calista sangat nyaman sekali bercerita dengan Ryan begitu pun sebalik nya . Terkadang juga beberapa orang salah mengartikan kedekatan mereka dan mengira mereka berpacaran.
"Bun Kai ke kamar mandi dulu ". Kata Kai
Yuli mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun segera pergi ke toilet sebentar.
Bug
"Eh Lo kalau jalan jangan Meleng lihat-lihat ". Kata Kai yang memarahi seseorang yang menabrak nya bahkan orang tersebut kini sudah terjatuh dan Kai tidak berniat membantu nya sama sekali
"Lo yang Meleng , jalan sambil main handphone ". Kata Kim yang kini sudah berdiri di hadapan Kai
"Wah ternyata Lo cewek gak punya otak yang menabrak gue , dasar bodoh gak punya otak lagi ". Kata Kai
"Dan Lo cowok bego' yang sok kecakapan dan gak tau diri sekali ". Kata Kim
dia kini beranjak pergi meninggalkan Kai namun tangan nya di pegang Kai hingga dia pun menendang Kai agar terlepas dari nya
"Wah Lo kurang ajar sekali ya berani menendang gue ". Kata Kai
"Dan gue gak perduli dengan apa yang Lo Katakan, cowok sombong ". kata Kim lalu pergi meninggalkan Kai di sana
__ADS_1
"Awas saja Lo ya , lihat saja nanti Lo akan tunduk kepada seorang Caesar Narendra Airlangga nanti nya ". Kata Kai sambil menatap punggung Kim dengan tajam nya