
Setelah kejadian itu kini mereka semua sudah sampai di Indonesia bahkan tidak terasa juga Ray sudah menginjak usia nya yang ketujuh bulan bahkan ada kabar gembira lagi karena Yuli kini kembali mengandung anak ke dua nya bahkan tidak terasa juga di Sudah hamil tiga bulan. Sementara itu intan dan juga Rachel pun juga sudah memiliki anak bahkan anak mereka lahir dalam waktu yang tidak jauh berbeda sedangkan Inara istri dari Rere baru saja melahirkan. mereka semua kini memiliki anak laki-laki yang bisa menjadi penerus mereka dan memang yang lebih dulu lahir adalah anak Bryan namun tetap saja dalam Geng tersebut hanya beranggotakan anak Ricky dan para sahabat nya saja namun anak dari Bryan dan juga Galang bisa masuk juga jika mereka mau. Jika kalian penasaran dengan Ken , dia sudah menikah dengan seorang wanita yang berhasil menaklukkan nya bahkan istri nya kini juga sedang mengandung juga
"Tidak terasa ya kini generasi penerus sudah terlahir semua bahkan Ricky dan Yuli juga akan memiliki anak lagi ". Kata intan
"Ya Tan , gak terasa juga aku kini tengah hamil lagi". Kata Yuli
"Ya jelas lah Yul Lo hamil lagi kan suami Lo itu selalu membuat nya setiap hari, iya kan ". Kata Ken
"Dan Lo pun juga pasti begitu Ken ". Kata Yuli
"Itu pasti, kan kita sudah halal jadi wajar saja kan melakukan nya ". Kata Ken
"Kita sudah memiliki generasi penerus semua dsn hanya tinggal menunggu waktu saja untuk mereka menerus kan nya ". Kata Rere
"Dan pemimpin dari Geng tersebut Kita sudah sepakat itu dari anak Lo Rick". Kata Ipank
"Untuk hal tersebut gue tidak bisa memastikan nya karena gue juga tidak menuntut dia untuk menjadi ketua ataupun leader bahkan gue juga membebaskan dia tapi dia tetap harus bisa berkelahi nanti nya ". Kata Ricky
"Tentu saja Ray pasti bisa karena setiap hari kamu juga selalu mengajak dia untuk melihat kamu latihan sayang bahkan kamu juga sering mengajak nya kerja ". Kata Yuli
Ricky tersenyum dan kini dia pun memeluk istrinya seraya mengusap perut nya juga
"Aku hanya melatih dia saja datang tidak lebih karena aku yakin sekali jika dia memang sangat lah pandai sama seperti Daddy nya ". Kata Ricky
"Kalau hal tersebut memang sudah pasti karena kamu sangat pandai sekali dan aku berharap juga jika nanti anak kita mirip kamu sangat pandai dan peka sekali terhadap apapun". Kata Yuli
"itu pasti sayang karena dia adalah anak dari Ricky jadi pasti kepintaran ku juga akan menurun kepada anak kita ". Kata Ricky
Obrolan mereka kini hanya seputar anak mereka saja karena tidak ada obrolan lain nya ya harus mereka bahas juga bahkan kini semua sahabat Ricky juga menetap di Indonesia sekarang kecuali Bryan dan juga Galang karena mereka berdua harus kembali ke negara masing-masing untuk mengurus bisnis nya
Rutinitas Yuli setiap hari kini berubah sekali karena setiap pagi dia harus memasak untuk anak dan suami nya , Ricky sekarang tidak pernah mau makan masakan pembantu di sana bahkan dia juga jarang sekali makan di luar karena dia kini sudah sangat suka sekali dengan masakan istri nya itu
"Sayang ayo bangun sudah pagi ini". Kata Yuli yang berusaha membangun kan Ricky yang masih saja tertidur. Bahkan Yuli juga sudah selesai memandikan anak nya sekarang dan dia juga sudah selesai memasak
"Sebentar lagi sayang, aku masih mengantuk sekali". Kata Ricky
Yuli hanya tersenyum saja dan kini dia pun membuka gorden kamar nya agar sinar matahari bisa masuk ke dalam kamar itu dan Ricky bisa segera bangun
"Kamu kalah sama Ray sayang bahkan dia sudah sangat tampan sekali dan kamu masih jelek ". Kata Yuli
Ricky pun membuka mata nya dan dia langsung memeluk istri nya itu membuat Yuli pun jatuh ke ranjang kembali
"Bunda cantik sekali sih sekarang". Kata Ricky Sambil mencium istri nya itu
"Kamu ya jorok sekali sih , belum mandi juga main cium-cium saja ". Kata Yuli
"Meski pun belum mandi tapi tetap tampan kan ". Kata Ricky
Yuli tersenyum dan dia pun kini merapikan rambut suami nya itu sambil memainkan nya Beberapa kali juga
"Mandi sana setelah itu kita sarapan, aku sudah menyiapkan semua nya sayang". Kata Yuli
"Bagaimana kalau kita mandi bersama". Ajak Ricky
"Aku bahkan juga sudah mandi dan jika kamu ingin mandi bersama maka nya jangan bangun kesiangan". Kata Yuli yang kini bangkit dari ranjang dan segera menuju lantai bawah di mana ada Ray dan juga Luna di sana yang sedang bermain bersama
"Sayang cepat mandi dan jangan lama kasihan Sam menunggu sejak tadi ". Kata Yuli lalu pergi
Ricky pun kini bangkit lalu berjalan masuk kamar mandi untuk segera membersihkan tubuh nya karena dia juga merasa tidak enak sekali kali ini badan nya , sangat lengket sekali menurut nya
Sementara di lantai bawah terlihat Sam dan juga Luna sedang bermain bersama dengan Ray di sana bahkan kedua nya terlihat sangat kompak sekali membuat Yuli tersenyum di buat nya
"Kalian berdua sudah cocok sekali, kenapa gak menikah saja sih kak ". Kata Yuli yang kini menghampiri mereka di sana
"Bu bos, di mana bos apa belum bangun?". Tanya Sam
"Tenang saja Sam dia sedang siap-siap jadi jangan terlalu khawatir". Kata Yuli
__ADS_1
"Baik lah Kalau begitu, setidak nya tidak akan ada keributan lagi yang terjadi jika bos datang tidak tepat waktu". Kata Sam
"Untuk hal tersebut maaf ya Sam ". Kata Yuli sambil tersenyum
"Tidak masalah Bu bos hal itu juga sudah biasa saya lihat setiap hari". Kata Yuli
"Oh ya Yul kapan periksa kandungan nya ?". Tanya Luna
"Lusa kak". Kata Yuli
"masih intan yang jadi dokter nya ?". Tanya Luna
"Ya memang intan kak, siapa lagi kalau bukan dia . Dan jika dokter nya laki-laki pasti Ricky tidak akan menyetujui nya ". Kata Yuli
"Kalau itu memang benar Yul bahkan dia semakin overprotektif saja kepada mu ". Kata Luna
"Wajar lah kan istri nya cantik". Kata Yuli bercanda membuat mereka semua tertawa bersama dan Ray pun kini juga ikut tertawa sekarang ini
Tidak lama kini Ricky sudah turun ke bawah dan mereka semua pun segera makan bersama termasuk Sam juga yang ikut duduk di meja makan saat ini
Masakan istri nya pun terlihat sangat enak sekali bagi Ricky dan hanya dia saja yang boleh menikmati makanan nya
Setelah selesai makan kini Ricky pun berpamitan untuk segera berangkat kerja bersama dengan Sam dan para anak buah nya dia tugas kan di sini seperti biasa nya aja. menjaga dengan baik dan Ricky juga meninggal kan Diego di rumah nya untuk menjaga istri nya itu selama dia tidak ada di rumah
"Yul ". Panggil Rachel yang kini sudah masuk ke dalam bersama dengan Inara juga. Mereka berdua sengaja datang ke rumah Yuli karena mereka sangat bosan sekali berada di rumah sendirian
"Kalian ini bikin kaget saja sih". Kata Yuli
"Sibuk Yul ?". Tanya Rachel
"Tidak juga , kan ini jadi ga sedang santai dengan kak Luna ". Kata Yuli
"Kita ngobrol yuk Yul kan sudah lama juga kita tidak ngobrol bareng". Kata Rachel
"Boleh juga sih tapi ngobrol nya di rumah saja ya soal nya suami ku baru saja berangkat kerja jadi aku belum minta izin juga untuk keluar tapi sekarang aku juga mager kalau harus keluar rumah". Kata Yuli
"Ngobrol di sini pun gak apa-apa Yul , yang penting kita bisa bersama sekarang". Kata Rachel
"Bagaimana keadaan bayi mu Yul , apa baik-baik saja ?". Tanya Rachel
"Ya syukur lah Hel anak ku baik-baik saja ". Kata Yuli
"Oh ya kak apa benar bayi nya kembar?". Tanya Inara
Yuli tersenyum lalu mengangguk kan kepala nya saat ini karena hal tersebut
"Wah ternyata benar jika penemuan Ricky memang bisa menghasilkan anak kembar". Kata Rachel
"Hel bicara apa sih, ya jelas lah bisa kembar kan Ricky dulu nya juga kembar ". Kata Yuli
"Iya iya tapi dia punya penelitian yang memang bisa membuat orang melahirkan bayi kembar walaupun dia tidak memiliki keturunan kembar". Kata Rachel
"Wah suami kakak hebat sekali ya ". Kata Inara
"jadi dia menemukan hal seperti itu juga ?". Tanya Yuli merasa tidak percaya
"Iya benar kalau tidak percaya tanya saja kepada Ricky Langsung". Kata Rachel
Yuli percaya akan hal itu karena dia juga tahu bagaimana Ricky yang memang memiliki kecerdasan yang sangat bagus sekali bahkan dia juga berharap jika anak-anak memiliki kecerdasan Daddy nya saja sebab jika mereka seperti Ricky bisa di pastikan Yuli kalau mereka nanti bisa melindungi keluarga nya juga
Di perusahaan nya kini Ricky sedang mengadakan rapat bahkan terlihat dia sangat serius sekali mendengar kan penjelasan Mereka yang ada di sana dan terlihat juga Naura sekertaris Mr Kimura kini juga beberapa kali menatap nya namun Ricky tetap saja tidak memperdulikan nya sama sekali. Dia tidak akan tergoda dengan wanita manapun karena dalam hati dan pikiran nya Hanya ada Yuli saja dan tidak untuk yang lainnya
"Ok , keputusan akan di berikan besok dan Sam yang akan memberitahu kalian. Sampai di sini pertemuan hari ini dan kalian semua boleh pergi". Kata Ricky lalu beranjak juga dari duduk nya dan melangkah kan kaki nya Keluar dari ruang meeting . Terlihat di sana Naura mengejar nya dan beberapa kali juga memanggil nya namun Ricky tidak perduli Sama sekali bahkan mereka yang ada di sana yang melihat pun tidak berani berkomentar dan bergosip sama sekali bahkan mereka merasa jika Naura menggali kuburan nya sendiri karena Ricky memang tidak suka jika ada yang mengganggu dan mengusik nya
"Sam urus wanita bodoh itu dan Jangan sampai di terlihat di depan gue lagi ". Kata Ricky
"Baik bos saya akan melakukan nya ". Kata Sam yang kini menghentikan langkah nya dan tidak lagi mengikuti Ricky sementara itu Ricky kini keluar dari perusahaan dan mengendarai mobil nya sendiri saat ini.
__ADS_1
Dia melajukan mobil nya dengan sangat cepat sekali membuat nya sampai dengan cepat di sana. Ricky langsung turun dari mobil dan kini dia berjalan masuk ke dalam tempat itu. Para anak buah nya yang melihat kedatangan dia pun menunduk hormat sekarang bahkan terlihat mereka sangat segan sekali dengan Ricky
Tap
Tap
Tap
Langkah kaki terdengar dan kini dia menuju ke sebuah ruangan di mana ada Edward di sana
"Lama kita tidak bertemu manusia Bodoh, apa Lo sudah pulih hingga bisa kembali menerima siksaan gue ?". Tanya Ricky yang kini sudah duduk di kursi kebesaran nya itu sambil mata nya menatap tajam ke arah Edward
Tidak ada yang tahu tempat di mana Edward di bawah kecuali Sam bahkan sahabat Ricky juga tidak ada yang mengetahui nya sama sekali.
"Rick kenapa Lo tidak bunuh gue saja ". Teriak Edward
Dia merasa sudah tidak tahan lagi dengan siksaan Ricky bahkan jari tangan dan kaki nya sudah habis tak tersisa dan di tambah lagi mata kiri nya juga di ambil oleh sang adik dengan sangat sadis nya waktu itu
"Ah kematian terlalu menenangkan umum Lo Kakak Tersayang". Kata Ricky sambil menyeringai
Dia kini bersiap untuk menguliti kakak nya itu sebab Ricky masih saja belum memaafkan dia sama sekali.
"Siapkan semua nya karena gue informasi bermain dengan dia selama lima belas menit". Kata Ricky
para anak buah nya pun kini mempersiapkan segala nya termasuk senjata yang biasa nya di gunakan Ricky untuk menyayat Edward Secara perlahan
"Baik lah kakak kita mulai sekarang dokter-dokter an nya ya". Kata Ricky
Dia mengambil pisau yang ada di sana dan langsung menusuk perut Edward hingga mengeluarkan darah namun tusukan nya juga memang dia buat tidak terlalu dalam agar Edward tetap hidup
Ahk
"Rick hentikan, dasar psikopat". Kata Edward yang kini merasakan sakit yang begitu besar
"Ini belum di mulai kakak jadi simpan tenaga Lo dengan baik ". Kata Ricky
Kini dia kembali mengambil pisau dan di tancap Jan kembali ke tangan Edward membuat nya semakin tidak karuan saja sekarang bahkan darah yang mengalir pun Ricky biarkan begitu saja sebab dia terlihat sangat menikmati nya sekali sekarang ini
Tak hanya itu saja pisau yang menancap di bagian tubuh Edward sengaja di pukul Ricky dengan Palu agar dia kembali merasakan hal yang sangat menyakitkan dalam tubuh nya
"Rick hentikan ". Kata Edward sambil berteriak-teriak
"Gue tidak mau kakak sayang". Kata Ricky
Kini jiwa psikopat nya pun muncul dan dia juga memegang pisau lagi serta bersiap untuk menguliti Edward
"Gue mau membuat makanan untuk Lo nanti nya, baik kan gue dan bahan nya adalah bahan yang berkualitas sekali yaitu dari daging dan kulit Lo sendiri". Kata Ricky
Dia terlihat asik sekali melakukan nya , menguliti kakak nya sendiri bahkan tawa Ricky terdengar sangat menakut kan sekali.
Drt drt drt
Ponsel Ricky berdering dan dia pun terpaksa menghentikan aktivitas nya lalu menyuruh anak buah nya menutup mulut Edward sebab yang menelfon adalah istri tercinta nya
"Halo sayang ada apa, apa sudah merindukan aku ?". Tanya Ricky menggoda
"Kamu di mana kenapa Sam datang ke rumah sendirian?". Tanya Yuli
"Jadi Sam sudah pulang ya sudah kalau begitu aku segera pulang sweety. I Love You bunda ". Kata Ricky
"Jangan lama-lama dan segera pulang Daddy , Love You too". Kata Yuli lalu panggilan tersebut pun kini sudah terputus
"Sayang sekali permainan kali ini hanya sebentar tapi tidak masalah gue akan datang lagi nanti. Bawah dia kembali dan masak ini untuk makanan nya ". Kata Ricky sambil menunjuk kan bagian tubuh Edward yang akan menjadi makanan nya sendiri nanti
Ricky pun berjalan pergi meninggalkan markas tersebut karena dia juga sudah sangat merindukan istri nya itu, namun sebelum pergi dia memerintahkan anak buah yang memang dia percaya untuk menyuntikkan obat kepada Edward
"Berikan dia obat nya setelah ini dan jangan lupa beri dia makanan yang bagus karena gue tidak ingin jika dia mati sekarang". Kata Ricky
__ADS_1
"Baik bos saya akan melakukan nya dengan baik dan sesuai perintah anda ". Kata Jorge
Ricky pun keluar lalu segera menaiki mobil nya untuk segera pulang kerumahnya karena ada yang merindu kan dia saat ini