Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Kumpulan Keluarga Besar


__ADS_3

Bianca sudah sampai di rumah Ricky dan kini dia juga sudah membawa beberapa belanjaan nya ke dalam di bantu Juan juga dan saat ini Bianca pun ikut membantu mama dan bunda nya memasak di dapur .


" Wah anak bunda jago memasak juga ya ". Kata Yuli


" Sebenar nya Bianca jago Bun memasak hanya saja terlalu malas dan di luar negeri juga sering memasak untuk lak Arthur jika memang Ingin ". Kata Bianca


" Wah beruntung sekali nanti yang akan menjadi suami kamu sayang ". Kata Yuli sambil tersenyum


" Dia masih belum Waktu nya Yul Untuk membahas pernikahan sebab dia juga masih sekolah kan ". Kata Luna


" Tapi kedua anak kakak memang sangat hebat sekali bukan bahkan kini mereka juga sudah duduk di bangku sekolah menengah pertama di kelas akhir juga bukan ". Kata Yuli


" Ya itu karena kecerdasan papa nya menurun kepada mereka berdua ". Kata Luna


" Sama seperti anak-anak Yuli dan kenapa Sam melarang ketika anak nya langsung di masukkan ke sekolah menengah atas bahkan mereka sudah mampu mengerjakan pelajaran dari kakak kelas nya ". Kata Yuli heran dengan apa yang Sam lakukan bahkan jika dia mau bisa saja Bianca dan Arthur satu kelas dengan Kai karena mereka sangat cerdas sekali sama seperti dengan anak nya


" Bahkan anak kamu saja yang kecerdasan di luar akan manusia sekolah dengan normal Yul jadi mungkin saja Sam juga melakukan hal yang sama hanya saja Arthur dan Bianca lebih cepat masuk ke sekolah menengah pertama nya ". Kata Luna


" Iya sih . Bianca di kelas akhir sekolah Menengah pertama dan Arthur di kelas satu sekolah menengah atas ". Kata Yuli


" Mereka kan di tempat kan di sekolah khusus Yul jadi pelajaran yang mereka dapat pun tentu berbeda dengan yang ada di sini bahkan mereka juga tidak pernah merasakan bangku taman kanak-kanak sama seperti Ray dan yang lain nya ". Kata Luna yang merasa jika dia dan Sam merenggut masa kanak-kanak anak nya itu


Bianca memeluk mama nya karena dia tahu jika hati sang mama sangat lah lembut dan mudah sekali tersentuh jadi dia pun mencoba untuk menenangkan sang mama saat ini


" Bianca dan kak Arthur pun tidak keberatan sama sekali ma bahkan kami sangat menikmati kehidupan kami di luar negeri dan untuk jenjang sekolah di sana tidak ada penyebutan sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas sebab sekolah itu khusus untuk kita menimbah ilmu tentang bisnis saja dan beberapa pelajaran tentang teknologi ". Kata Bianca menceritakan sekolah yang bagaimana yang mereka berdua jalani . Mereka berdua tinggal di sebuah asrama khusus untuk para anak Genius dalam mengembangkan potensi nya jadi tidak bisa di bilang jika saat ini Bianca dan Arthur duduk di bangku sekolah menengah atas atau pertama karena tujuan Sam menaruh dia di sana untuk nanti agar mereka bisa menjadikan orang kepercayaan anak Ricky yang bisa di andalkan sama seperti diri nya saat ini


" Sudah dong cerita nya sekarang kita memasak saja ". Kata Bianca


" Benar juga ayo segera kita selesaikan keburu mereka datang nanti ". Kata Yuli


Mereka bertiga kembali memasak dengan senang nya bahkan beberapa kali juga melakukan candaan bersama di dapur . Yuli sangat senang sekali melihat Bianca yang sangat aktif bahkan dia juga terlihat sangat cerewet sekali dan itu mengingatkan dia kepada anak bungsu nya si pembuat onar Caesar Narendra Airlangga .


Selesai memasak mereka segera menyiapkan masakan nya di meja makan bahkan meja makan yang sekarang di gunakan bukan meja makan yang biasa nya karena hari ini keluarga besar akan kumpul kembali jadi memerlukan meja yang sangat besar untuk menampung mereka semua menjadi satu dan Ricky Sudah menyiapkan nya di lantai empat rumah nya sja itu memang khusus untuk mereka berkumpul bersama jika memang dengan formasi yang sangat lengkap sekali


" Yuli Ramadhani Airlangga ". Teriak Galang yang kini sudah menginjak kan kaki nya kembali ke kediaman Ricky bahkan dia terlihat sangat antusias sekali


Yuli mendekati mereka dan kini dia pun segera memeluk Kinar dan juga Kikan secara bergantian


" Lama tidak bertemu dengan kalian bahkan kalian semakin cantik saja sekarang ini ". Kata Yuli


" Tapi masih lebih cantikan nyonya Ricky sih dari pada kami berdua ". Kata Kikan


" Itu sudah pasti karena istri gue tidak ada dia nya dan dia wanita paling cantik di dunia ". Kata Ricky yang kini memeluk istrinya


uhk uhk uhk


Terdengar suara batuk dari Bianca dan Ricky pun menatap lalu mencubit pipi anak Sam ini karena dia sudah mulai usil sekarang


" Daddy kenapa cubit pipi Bianca nanti kecantikan Bianca Gilang satu persen gara-gara cubitan Daddy tadi dan Bianca jadi kalah dengan Dengan kak fellin ". Kata Bianca yang kini berada di dekat fellin dan merangkul pundak nya


" Malah lebih cantik kamu Bianca dari pada kakak ". Kata fellin


" Wah ini ternyata anak Sam , sama seperti Yuli ternyata sama-sama petakilan dan mengesalkan sekali ". Kata Galang


" Om Galang yang jelek bahkan lebih tampan om Juan dari pada om , mana ada Bianca petakilan yang ada itu Bianca Sangat anggun sekali ". Kata Bianca


Bianca dan Galang menang sering juga bertemu karena Galang juga sering berkunjung ke New York sebab William anak nya juga ada di sana dan bekerja sama dengan Bianca jadi mereka juga sering saling mengejek dan hal ini sudah biasa mereka lakukan


" Anggun jika di dalam foto saja Bian ". Kata William menyahuti

__ADS_1


" Lo ada hutang sama gue kak jadi ayo kita selesaikan sekarang ". Kata Bianca yang kini mengajak William segera duduk di sofa untuk membahas proyek yang mereka kerjakan saat ini


Terlihat kedua nya kini sangat serius sekali dan beberapa kali juga terlihat bertengkar satu sama lain namun Sam tidak terlalu memperdulikan hal tersebut sebab dia tahu bertengkar pun juga itu pasti karena hal kecil saja jadi dia hanya melihat dari jauh saja apa yang mereka berdua lakukan saat ini


" Apa anak-anak belum pulang jadi rumah kalian sepi ?". Tanya Bryan


" Seperti nya mereka masih sekolah ". Kata Yuli


" Sudah pintar kenapa masih butuh sekolah sih Yul ". kata Galang membuat Yuli pun melempar kan bantal kemuka dia


" Gak berubah ya Lo masih sama seperti dulu ". Kata Galang


" Dan itu pun juga sama seperti Lo juga yang tidak pernah berubah membuat gue kesal ". Kata Yuli


" Wah kalian sudah datang rupa nya ". Kata Rachel yang kini sudah berjalan menghampiri mereka semua dan dia juga datang bersama dengan yang lain nya saat ini


" Lama tidak bertemu dan kita juga sudah lama tidak bergosip juga kan ". Kata Rachel


" Iya bahkan sudah beberapa tahun kita tidak bertemu bukan ". Kata Bella


Para orang tua mengobrol di tempat yang agak jauh dari Bianca dan juga Wil serta Fellin bahkan mereka terlihat banyak sekali bercerita kali ini


" Sudah waktu nya panggilan Lo dan gue di ganti karena umur Sudah tidak cocok untuk melakukan panggilan seperti itu ". Kata intan


" Benar juga Tan , apalagi jika di dengar anak-anak terlihat sangat tidak pas sekali ". Kata Yuli


" Ya sudah mulai hari ini para bapak-bapak harap mengganti kata Lo dan gue nya dengan aku atau kamu saja ya ". Kata Kinar


" setuju sekali dan ingat ya ganti kata nya ". Kata Rachel kembali menekan kan ucapan dan kesepakatan mereka tadi


" Baiklah memang sudah waktu nya kata itu untuk di ganti ". Kata Ricky


" Tidak , mereka datang hanya untuk memeriahkan acara ulang tahu mama nya saja tuan ". Jawab Sam


" Dan kau Sam juga harus menghilangkan kata tuan jika memanggil atau berbicara dengan kami karena kau bukan lah anak buah kamu bahkan kau adalah Anggota keluarga Ricky sekarang ". Kata Ipank


" Iya benar dan dasar Sam bandel banget gak bisa di bilangi sama seperti Ricky ". Kata Yuli


" Kesepakatan mulai sekarang dan seterusnya Sam jangan memanggil seperti itu lagi ". Kata Ricky


" Baik lah kalau begitu ". Kata Sam


Mereka melanjutkan kembali obrolan nya sebelum makan siang dan sambil menunggu anak-anak pulang sekolah juga .


Sedangkan di sofa terlihat beberapa Bianca berdebat dengan Wil dan Fellin hanya melihat nya saja saat ini sambil tersenyum melihat kelakuan mereka berdua


" Kok Lo curang sekali bahkan gue selalu mengerjakan bagian Lo ketika Lo belum menyelesaikan nya sesuai waktu yang ditentukan ". Kata Bianca kesal dengan Wil


" Lo kan adik gue Bian jadi wajar saja jika LO membantu Abang Lo ini ". kata Wil sambil tersenyum


" Abang dari Hongkong bahkan kakak ku hanya kak Arthur saja ya tidak ada yang lain . eh ada juga sih kak Ray dan juga kak Calista ". Kata Bianca


" Dan Kai tidak Lo anggap sebagai kakak Bianca ?". Tanya Wil


" Eh iya sampai lupa gue kak . Ya kak Kai juga kakak gue lah kan dia anak nya Daddy juga ". Kata Bianca


" Si Kai itu sangat Menjengkelkan sekali Bianca bahkan dia sejak kecil juga sangat sombong sekali ". Kata Wil mencoba kembali menjelekkan Kai saat ini


" Jangan bicara seperti itu Wil nanti jika Kai dengar bisa marah nanti ". Kata Fellin

__ADS_1


" Dia juga belum pulang kak jadi tidak mungkin dengar obrolan kita kecuali dia bisa menjelma menjadi hantu baru di bisa mendengar nya tanpa kita bisa melihat nya ". Kata Bianca


" Wah Lo tambah parah mengatakan jika Kai adalah hantu bisa marah dia jika mendengar nya ". Kata Wil


" Kalau dia marah ya dengar kan saja beres kak ". kata Bianca dengan enteng nya


" Bisa di robek mulut Lo nanti Bianca oleh Kai ". Kata Wil


" Mana takut juga gue kak Dengan Kai bahkan gue juga berani melakukan nya ". Kata Bianca dengan serius nya


" Mau melakukan apa Bian ?". Tanya Arthur yang kini duduk di samping adik nya dan mencium nya juga sekarang


" Apa kabar Lo Arthur ?". Tanya Wil sambil bertos kepada Arthur


" Gue baik . Kak fellin lama tidak bertemu ". Kata Arthur


" Ya lama kita tidak bertemu Arthur bahkan terkahir kita bertemu dua tahun yang lalu kan ketika aku pergi ke New York menemui om Hiro di sana ". Kata Fellin


" Iya dan sekarang kita bertemu lagi di rumah ini ". Kata Arthur


Kini mereka kembali bertukar cerita bahkan juga beberapa kali terlihat tertawa bersama di sana membuat para orang tua mereka senang melihat keakraban anak-anak mereka saat ini


" Bunda Kai pulang ". Teriak Kai dari arah pintu membuat mereka semua kini berdiri dan Melihat nya saat ini


" Lihat lah sang pembuat onar akhir nya datang juga ". Kata Galang membuat mereka kini menghentikan langkah nya bahkan kini Ray langsung mengedarkan pandangan nya lalu menghampiri sosok yang dia cari Begitu juga dengan Kai dan yang lain nya


" Kak Fellin sudah sampai ". Kata Calista sambil memeluk nya


" Iya Cal , baru juga sampai ". Kata Fellin


" Wah calon istri sudah ada di rumah sekarang ". Kata Rafael membuat dia mendapat kan tatapan dari Ray bahkan kini Ray tersenyum menatap perempuan yang ada di hadapan nya itu sekarang


" Bagaimana kabar mu di sana , apa ada yang mengganggu ?". Tanya Ray sedikit canggung dengan pertemuan nya kali ini bahkan dia merasa jika fellin kini sangat cantik sekali


" Seperti yang kamu lihat sekarang aku sangat baik sekali ". Kata Fellin


" Kenapa Lo jadi bisu sekarang Kai bahkan biasa nya Lo sangat berisik sekali ". Kata Axel


" Lo diam saja Axel ". Kata Kai sambil menatap nya dengan tajam


" Kai lama kita tidak bertemu dan kamu sangat berubah sekali ". Kata Fellin sambil tersenyum dan Kai pun ikut tersenyum juga . Mereka berdua saling berpelukan sama hal nya dengan apa yang fellin lakukan dengan Ray dan Calista tadi dan tak lupa juga Kai melirik Bianca yang memang terlihat tidak menatap mereka seperti biasa nya


" Kamu semakin dewasa sekali bahkan terlihat sangat anggun dan mempesona ". Kata Kai sambil tersenyum dan melepas pelukan nya dari Fellin


" Raja gombal sudah mulai keluar nih awas hati-hati nanti patah hati ". Kata Derren membuat Kai memukul nya


" Kalian semua ganti baju dulu setelah itu kita makan bersama ". Kata Yuli


Mereka yang baru datang dari bandara dan dari sekolah pun kini menempati kamar masing-masing di sana bahkan mereka memiliki kamar nya di setiap rumah ini tapi sebenarnya yang mereka gunakan adalah kamar tahu hanya kamar keluarga Sam saja yang memang merupakan kamar pribadi untuk mereka di rumah ini . Setelah selesai berganti pakaian kini mereka lanjut ke meja makan untuk segera makan siang . Walaupun tadi mereka sudah makan di jalan tapi rasa lapar ketika mencium bau masakan Yuli pun kini menyerang perut mereka dan kini mereka segera duduk di meja makan


" Bian jangan mengobrol dengan Wil terus ". Kata Calista ketika dia melihat tatapan tidak suka Dari Kai tertuju ke arah Bianca dan William yang memang sedang mengobrol bahkan duduk mereka juga bersebelahan saat ini


" Iya kak maaf ". Kata Bianca sambil tersenyum dan Calista juga ikut tersenyum sekarang


" Formasi kita sudah lengkap ya sekarang ". Kata Calista


" Dan kita tinggal mencari pasangan masing-masing saja nanti ". kata Derren


" Kalau gue sih sudah pasti kak Axel lah bukan begitu kak ". Kata Bianca sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Axel dan Axel pun tersenyum melihat nya

__ADS_1


Mereka berdua memang suka bercanda walaupun di depan banyak orang dan tentu nya pasti orang yang melihat akan mengira jika mereka ada hubungan spesial tapi nyata nya mereka hanya sebatas kakak dan adik saja tanpa ada hubungan cinta di antara kedua nya


__ADS_2