Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Keluarga Genius


__ADS_3

Kebahagiaan kini menyelimuti keluarga kecil Yuli karena suami nya kini sudah sadar kembali dan setelah beberapa hari dia di rawat akhirnya Ricky bisa kembali lagi ke rumah nya sendiri sekarang dan di sana masih ada Raka yang memang di minta Yuli untuk tetap tinggal


"Daddy ". Kata Calista sambil berlari menghampiri Ricky lalu memeluk nya bahkan pelukan Calista sangat erat sekali kali ini sebab beberapa hari sejak Ricky tertembak memang Calista tidak bisa bertemu dengan nya bahkan dia di larang untuk hanya sekedar main di luar rumah saja


"Anak Daddy yang cantik tidak boleh menangis nanti cantik nya luntur ". Kata Ricky sambil mengusap air mata Calista dan dia pun terlihat tersenyum melihat anak nya itu


"Daddy maafkan Calista karena sudah ceroboh ". Kata Calista


"Tidak apa-apa sayang. Lihat lah Daddy baik-baik saja kan jadi kamu tidak perlu khawatir dan menyalakan diri kamu sendiri ". Kata Ricky


"Maka nya Calista peka dengan sekeliling mu ". Kata William


Plak


Pukulan mendarat dengan sempurna di kepala nya dan itu adalah perbuatan dari Ray


"Jangan membuat keadaan semakin memanas dan wajar saja jika Calista tidak menyadari nya jadi diam lah atau ku robek mulut mu itu ".Kata Ray


"Benar dan jika kau terus saja mengimprovisasi maka akan aku potong lidah mu itu dan akan aku goreng agar di makan uncle Galang nanti ". Kata Kai saat ini membuat Galang mendekati nya dan ingin mencubit nya namun Kai berhasil menghindari nya tadi


"Tidak semudah itu uncle ". Kata Kai


"Kau memang anak Ricky yang paling licik Kai ".Kata Galang


"Dan William adalah anak uncle yang paling bodoh benar kan ". Kata Kai lalu berlari bersembunyi ke belakang Raka


"Lihat lah dia sudah tidak bisa membedakan mana Daddy nya yang asli ". Kata Galang


"Aku tahu jika yang ada di depan ku ini uncle Raka dan aku memang sangaja bersembunyi di belakang nya agar uncle nanti di hajar oleh saudara kembar Daddy ku ". Kata Kai sambil menjulurkan lidah mengejek Galang


Dan momen seperti ini lah yang sangat di Rindu kan oleh Ricky, melihat kejahilan anak nya dan juga canda tawa mereka bahkan Ricky juga rindu sekali dengan tatapan Ray yang memang selalu saja menajam ketika melihat orang lain sama seperti diri nya


"Kenapa belum kembali juga ?". Tanya Ricky yang kini sudah duduk di sofa dengan yang lain nya juga


"Gue akan kembali nanti malam Rick ". Kata Raka


"Tidak perlu secepat itu kak dan menginap lah beberapa bulan lagi ". Kata Yuli


"Daddy harus berterima kasih kepada uncle Raka sebab karena darah nya lah Daddy bisa sembuh dengan cepat ". Kata Kai


"Jika hanya membutuhkan darah Kenapa kamu meminta Raka bukan nya kamu dan dua saudara mu ini darah daging Ricky pasti darah kalian cocok ". Kata Arok yang terlihat kesal sekali saat ini


"Ck uncle memang lah bodoh sekali pantas saja Axel juga bodoh sama seperti papa nya , Daddy dan uncle Raka adalah saudara kembar jadi sangat ampuh sekali jika memakai darah nya ". Kata Kai


Ricky juga tahu kenapa Kai memanggil Raka karena memang dia lah yang bisa membantu Kai membuat ramuan nya dan Ricky sangat beruntung memiliki anak seperti Kai yang sangat cerdas ini.


"Kamu memang hebat Kai bahkan kehebatan kamu mengalahkan uncle Ken ". Kata Ricky


"Tentu saja Daddy ". Kata Kai


"Aku buatkan makanan dulu dan kalian lanjut kan saja mengobrol nya ". Kata Yuli


Kini para wanita sibuk di dapur saat ini sementara mereka para ayah tengah duduk mengobrol sebab anak-anak sudah naik ke atas lagi kali ini . Raka yang melihat ketiga anak Ricky pun merasa jika Ricky sangat beruntung sekali memiliki anak seperti mereka yang genius sekali bahkan kecerdasan nya melihat sang Daddy dan Raka baru mengetahui hal tersebut.

__ADS_1


"Tinggal lah di sini lebih lama lagi karena itu adalah balas Budi gue atas jasa Lo membantu Kai ". Kata Ricky


"Kita adalah saudara Rick jadi wajar saja jika gue membantu Lo ". kata Raka


"Lo ya Rick tidak berubah sama sekali bahkan Lo sudah memiliki anak masih saja dendam dengan keluarga Lo sendiri ". Kata Galang


"Gue sudah pernah memberikan mereka kesempatan namun apa yang mereka lakukan malah membuat istri gue terluka bahkan mereka hampir saja mencelakai anak pertama gue dulu ". Kata Ricky yang masih mengingat dengan jelas kejadian waktu itu membuat Raka terdiam saja mendengar nya sebab itu memang kesalahan Edward dulu bahkan kabar Edward saja mereka semua tidak tahu termasuk para sahabat Ricky


"Tapi Rick, Lo sudah menghabisi Edward apa itu tidak cukup bahkan Semua kekayaan yang mereka miliki sudah menjadi milik Lo semua, apa itu masih kurang ?". Tanya Galang


"Kalian semua tahu gue dan gue pun tidak perlu menjawab pertanyaan bodoh itu kan ". Kata Ricky


Ya , mana mungkin juga Ricky akan menjawab nya bahkan dia tidak akan pernah lagi membuka mulutnya jika ada yang bertanya tentang keluarga Hartama nanti nya kecuali mereka berdebat seperti apa yang Galang lakukan kali ini


"Oh ya Rick, tapi gue sangat heran sekali kenapa Kai bisa sehebat itu bahkan dia juga dengan cepat sekali membuat penawar nya ?". Tanya Ipank heran dan hal sama juga di rasakan oleh Ken walaupun dia tahu jika Kai adalah titisan Ricky tapi dia tidak menyangka saja jika Kai sampai sehebat itu juga


"sudah pernah gue katakan jangan meremehkan Kai sama sekali bahkan jika dia mengamuk dia akan terlihat sangat menyeramkan sekali sama seperti dengan Ray ". Kata Ricky


"Dan untuk yang melukai anda tuan mereka adalah sniper suruhan tuan Roland ketua King Death ". Kata Sam


"Berani sekali dia menargetkan anak kesayangan gue ". Kata Ricky terlihat mengepalkan tangan nya kali ini mendengar hal tersebut bahkan dia akan membuat perhitungan nanti nya kepada mereka karena dengan berani menculik Calista dan tentu nya membuat Yuli khawatir juga


"Gue dengar dari Mark jika markas besar mereka berempat hancur Ricky bahkan perusahaan nya juga yang ada di Indonesia mengalami ke bangkrutan dan juga kekasih Boy meninggal di bunuh seseorang dan mayat nya pun terlihat sangat mengenaskan sekali seperti telah di mutilasi ". Kata Rere sambil menunjukkan video dan juga beberapa gambar yang memang dia dapat kan dari Alex asisten pribadi nya dan juga orang kepercayaan nya juga


"Gila sadis sekali malah lebih sadis dari Lo Rick bahkan seperti nya otak wanita itu sudah di ambil serta jantung nya juga ". Kata Ken


Ricky hanya terdiam saja melihat nya dan kini dia menatap Sam untuk mendapat kan jawaban nya dan Sam pun mengangguk kan kepala nya menjawab tatapan Ricky tadi


"Kai ?". Tanya Arok langsung


Ricky masih terdiam dan mereka pun menatap Ricky semua nya untuk mendengar jawaban dari nya bahkan kini Arok pun juga menatap Sam saat ini


"Jadi benar Kai pelaku nya ?". Tanya Ipank kembali sebab Ricky masih saja belum menjawab pertanyaan Arok tadi


"Apa hal itu sampai ke penyelidikan polisi ?". Tanya Bryan


"Ya , tapi polisi tidak menemukan bukti dan jejak apapun jadi polisi pun menyimpulkan jika dia telah di terkam binatang buas sebab lokasi di mana mayat itu berada juga di dekat hutan ". kata Rere


"Berarti dia bukan orang sembarangan yang melakukan nya bahkan dia sangat rapi jadi tidak mungkin jika Kai yang melakukan nya ". Kata Galang


"Kita semua belum tahu hal itu kecuali Ricky dan Sam ". Kata Arok


Dia sangat yakin sekali jika memang Kai lah pelaku nya namun dia juga masih berpikir apa Kai bisa sesadis itu di usai nya yang masih sangat muda sekali .


"Sudah gue katakan sejak awal jika Kai dan Ray bisa menjadi sadis jika memang mereka berdua sedang marah ". Kata Ricky kembali membuka mereka kembali mencerna apa yang di katakan Ricky barusan bahkan kini Arok pun juga masih berpikir


"Jadi benar jika memang anak-anak Lo yang melakukan nya , luar biasa sekali Rick ". Kata Galang sambil bertepuk tangan membuat Yuli yang melihat nya heran dengan apa yang Galang lakukan


"Sudah waktunya makan siang dan makanan nya juga sudah tersedia. Lang kenapa Lo tadi bertepuk tangan ?". Tanya Yuli


"karena anak Lo sangat hebat sekali bahkan gue sampai mengidolakan nya saat ini ". Kata Galang


"Lihat dulu siapa Daddy nya , jadi mereka sangat hebat sebab Daddy nya juga hebat." Kata Yuli sambil tersenyum

__ADS_1


"Ya ya ya gue tahu jika Ricky memang hebat jadi jangan selalu membanggakan dia . kemarin saja nangis-nangis gegara Ricky koma dan sekarang kembali sombong lagi ". Kata Galang membuat Ricky memukul kepala nya karena dia sudah tidak sopan kepada sang istri


"Gak guna ngomong sama tembok, ayo semua kita makan dan tinggalkan Galang di sini sendirian ". Kata Yuli


Kini mereka semua menuju meja makan dan anak-anak juga sudah ada di sana kali ini. Jangan tanyakan apa meja makan Ricky sangat lebar dan luas hingga bisa menampung mereka semua dan tentu nya dia juga sudah menyiapkan meja yang memang besar sekali sebab dia tahu jika ada acara kumpul seperti sekarang ini jadi Ricky mempersiapkan segala nya juga agar tidak perlu menyewa tempat di luar sana .


Arok dan beberapa sahabat Ricky nampak menatap Kai dan Ray saat ini secara bergantian bahkan Arok sejak tadi tidak melepas kan pandangan nya dari Kai si bocah pembuat onar yang ternyata sangat hebat sekali itu, bisa di bilang jika Kai adalah bocah ajaib bagi dia dan para sahabat Ricky


"Jangan menatap ku terus uncle nanti mata anda hilang dari tempat nya ". Kata Ray dengan santai nya sambil mengambil makanan yang ada di hadapan nya itu


"Mungkin mereka kagum dengan ketampanan kita berdua kak Ray ". Kata Kai juga terlihat sangat santai sekali saat ini bahkan dia tidak memperdulikan tatapan mereka semua Kepadanya


"Sudah jangan banyak bicara dan kalau makan sebaik nya diam saja dan makan dulu setelah selesai baru nanti kalian mengobrol lagi ". Kata Yuli


"Siap ratu". Kata anak-anak nya bersamaan


Intan dan para sahabat yang melihat Yuli kembali bisa tersenyum pun kini ikut bahagia juga bahkan mereka bisa merasakan jika cinta abadi Yuli dan Ricky akan selalu ada dan akan menjadi kekuatan mereka berdua nanti nya


"Setelah selesai makan kalian berdua ikut Daddy ke ruangan kerja ". Kata Ricky


"Baru pulang sudah mau kerja ?". Tanya Yuli


"Tidak bekerja sayang hanya saja ada yang harus kita bicarakan dan seperti nya Ken ingin tahu bagaimana cara Kai membuat racikan obat kemarin ". Kata Ricky sambil tersenyum menatap istrinya itu


"Ya sudah kalau begitu tapi ingat jangan kerja dulu dan biarkan saja Diego dan Juan yang menyelesaikan pekerjaan nya sementara waktu karena Sam juga harus mengurus pernikahan nya dengan kak Luna juga ". Kata Yuli


"Dia masih bisa bekerja Yul bahkan aku juga masih bisa bekerja karena persiapan nya juga sudah selesai ". Kata Luna


"Kalau begitu kakak istirahat saja agar nanti tidak kelelahan setelah menikah ". Kata Yuli sambil mengedipkan sebelah mata nya membuat Luna kini malu di buat nya


"Mungkin tenaga Sam sama seperti Ricky jadi kamu harus siap-siap Lun ". Kata Intan


"Baby, jangan membahas seperti itu di sini, banyak anak kecil ". Kata Ipank


"Memang nya apa yang aku bahas , tenaga kan bukan yang aneh-aneh". Kata Intan


"Memang uncle ini otak mesum Tante jadi wajar saja dia pikiran nya jelek Mulu ". Kata Kai yang kini ber TOS ria dengan Intan setelah mengatakan nya . Ricky hanya melihat saja bahkan dia juga ikut tersenyum melihat anak nya yang satu itu selalu bisa membuat orang di sekitar nya kesal dan dia selalu teringat bagaimana Yuli dulu yang juga membuat nya kesal dengan ucapan nya bahkan dia juga sempat menjuluki nya sebagi biang kerok.


Setelah selesai makan kini mereka pun segera menuju ruangan Ricky dan Yuli kini terlihat berada di kolam renang dengan para sahabat nya saat ini


"Untung saja Kai sangat cerdas seperti Ricky dan kamu sangat beruntung sekali Yuli memiliki Ricky dan juga anak-anak yang hebat. Keluarga Hebat dengan orang-orang hebat di dalam nya ". Kata Rachel


"Ya dan julukan keluarga kamu adalah Keluarga Genius Yul sebab isi nya adalah orang-orang yang sangat genius sekali ". Kata Kinar


"Kecuali Yuli ". Kata Intan membuat Yuli memukul nya


"Sialan kau ya Tan ". Kata Yuli


Membuatku merasa tertawa dan banyak sekali obrolan dan candaan yang mereka lakukan di dekat kolam renang itu bahkan mereka hanya duduk saja sambil mengobrol di sana tapi tidak berenang juga


Dalam ruangan nya terlihat kini semua menatap Kai dan juga Ray namun yang di tatap hanya santai saja saat ini


"Siapa yang menghancurkan perusahaan ?". Tanya Ricky kepada kedua anak nya karena dia juga ingin tahu siapa yang menghancurkan perusahaan dan siapa yang membantai Geng King Death

__ADS_1


__ADS_2