
Kilatan amarah Kai pun tidak bisa di bendung lagi karena orang yang dia cintai kini terluka karena tembakan dari serangan mendadak tadi dan kini dia pun segera membawa Bianca ke rumah sakit milik nya dan tak lupa juga tadi Aron sudah mengejar pria misterius yang menembak Bianca tadi . Nathan dan Kai sama panik nya Karena orang yang di sayang dan di cintai oleh mereka kini sedang terluka
" Kamu bertahan baby dan jangan memejamkan matamu sedikit saja ". Kata Kai emosi sekali
" Kai tenang lah dan ayo segera pergi saja sekarang". Kata Calista
Kini Tozaki lah yang mengemudikan mobil Kai dengan cepat sekali karena dia juga sangat Khawatir dengan kondisi Bianca yang terkena tembak dua kali tembakan dan itu juga bersarang di tempat yang Sangat krusial sekali jadi dia juga terlihat panik
" Jangan terlalu lama dan cepat lah Tozaki. " Kata Kai
" Di depan macet sekali Kai ". Kata Tozaki yang entah kenapa jalanan kini macet padahal tadi tidak sama sekali
" Tabrak saja mereka jika tidak mau minggir dari sana ". Kata Kai
Tozaki pun menuruti apa yang Kai katakan dan kini dia pun menabrak mobil yang tidak mau memberikan dia jalan agar segera sampai di rumah sakit
" Kak sakit sekali ". Kata Bianca
" Bertahan lah baby kita akan segera sampai ". Kata Kai
Bahkan jika mobil mahal nya ini rusak Kai tidak perduli sama sekali karena yang dia perdulikan kali ini adalah keselamatan dari kekasih nya kali ini dan Kai pun tidak ingin jika terjadi sesuatu kepada Bianca nanti nya dan jika Bianca tidak selamat tentu nya Kai akan hancur nanti
Tidak lama mobil mereka pun segera sampai di rumah sakit dan keadaan mobil tersusun pun terlihat sangat buruk sekali sebab Tozaki tadi menabrak banyak mobil di depan nya
" Bawa kan ranjang ke sini cepat jangan lama ". Teriak Kai membuat mereka semua pun kini berlarian menghampiri Kai
Kai kini segera membawa Bianca ke ruangan untuk di lakukan tindakan operasi kali ini dan Kai sendiri lah yang akan melakukan nya untuk menyelamatkan . Terlihat kini Kai sudah mempersiapkan segala untuk operasi Bianca
" Daddy ". Panggil Kai ketika dia tiba-tiba melihat Ricky di sana
" Bodoh sekali nenajga dia saja tidak becus kau Kai ". kata Ricky lalu juga ikut turun tangan untuk menyelamatkan Bianca
Bahkan kejadian tadi pun tidak di duga oleh Kai dan yang lain nya dan Kai pun merasa bersalah sekali kenapa harus Bianca kekasih nya yang menjadi korban kali ini sungguh Kai sangat menyesali nya karena dia sangat lalai sekali dalam menjaga Bianca hingga dia terluka
" peluru nya terlalu ke dalam Kai dan di peluru tersebut juga ada racun nya . Seperti nya ini racun yang kau buat Kai ". Kata Ricky membuat Kai pun melihat nya secara teliti dan ternyata benar sekali jika peluru tersebut adalah peluru yang Kai gunakan dulu untuk memberikan pelajaran pada Daniel dan juga yang lain nya
" Lucifer ternyata Lo yang Melakukan ini ". Kata Kai
" Tidak mungkin jika dia karena peluru itu tidak akan bisa di gunakan lagi Kai dan mungkin saja dia di bantu seseorang yang bisa meracik hal yang sama dengan mu Kai ". kata Ricky
Kai merasa jika hal tersebut tidak mungkin karena dia tahu tidak akan ada yang bisa menandingi nya dalam membuat racun yang mematikan bahkan racun nya itu akan sangat sulit sekali untuk di tiru oleh orang lain juga
Sementara itu pengejaran masih di lakukan oleh Erland dan yang lain nya dan nyata nya mereka malah ke hilangan jejak kali ini dan itu membuat mereka sangat marah sekali
" Sial sekali kenapa kita bisa kehilangan jejak mereka". Kata Erland
" Seperti nya ada yang membantu mereka hingga kita bisa di kelabui oleh mereka ". Kata Ryan
" Ya seperti nya memang begitu dan sebaik nya kita kembali saja untuk mengecek kondisi Bianca ". Kata Axel
" Arthur kemana kenapa dia tidak kelihatan sama dengan Ray juga ?". Tanya Brandon
" Dia mungkin saja masih mengejar pria tadi karena yang bergerak cepat tadi adalah Arthur lalu di susul oleh Ray ". Kata Brandon
" Tentu Arthur tidak akan bisa melepaskan orang yang sudah melukai adik kesayangan nya itu dan dia pasti akan mengejar nya sampai dapat kali ini ". kata Ryan
" sebaik nya kita ke rumah sakit saja sekarang agar tahu bagaimana keadaan Bianca kali ini ". kata Axel
Mereka segera pergi dari sana dan memutus kan untuk segera pergi ke rumah sakit untuk mengetahui bagaimana kondisi Bianca kali ini di sana . Tentu mereka sangat tahu bagaimana Kai jadi mereka bisa menebak jika nanti Kai akan sangat marah karena mereka tidak bisa menangkap pelaku yang sebenarnya. Mobil mereka semua kini melaju menuju rumah sakit kai sekarang
Di rumah sakit kini Luna tak henti menangis sebab dia kaget juga ketika mengetahui bahwa Putri nya tertembak oleh orang tak di kenal dan dia tidak bisa menerima jika putri nya kini terbaring lemah tak berdaya di ranjang rumah sakit
" Sabar sayang yakin lah jika Kai dan juga Daddy nya akan bisa menyembuhkan putri cantik kita nanti nya ". Kata Sam menenangkan istri nya
" Kenapa ini terjadi lagi apa tuhan tidak puas sudah mengambil bunda ayu dan kini kenapa tuhan ingin mengambil Bianca juga ". Kata Luna
__ADS_1
Mendengar hal tersebut pun membuat Yuli langsung menetes kan air mata nya dan dia juga kini mengingat bunda yang sudah lebih dulu meninggalkan mereka berdua
" Bunda jangan bersedih percaya lah jika nanti Bianca akan baik-baik saja karena Daddy dan juga Kai kan sangat hebat sekali ". Kata Calista menenangkan bunda nya kali ini agar tidak bersedih dan menyalahkan diri nya sendiri atas kejadian ini bahkan Calista saja tadi juga terkejut sekali atas serangan mendadak itu
" Tante tenang saja Derren yakin sekali jika Daddy Ricky dan Kai akan bisa menyelamatkan Bianca nanti nya ". Kata Derren yang memang di tugas kan untuk berjaga kini di sana agar tidak terjadi lagi hal buruk seperti tadi ketika di kafe
" Kenapa harus Bianca yang mengalami semua ini kenapa tidak aku saja yang mendapat kan nya " Kata Luna
" Jangan bicara seperti itu dan kamu tenang saja semua akan baik-baik saja . Percaya lah kepada mu ". kata Sam
Sam juga merasa sangat terpukul sekali tapi dia Harus bisa menguat kan istri nya agar dia tidak down nanti nya jadi dia pun mencoba untuk tegar walaupun hati nya hancur sekali melihat putri nya kini terbaring lemah dan tak berdaya
" Rick seperti nya ini bukan racun sembarangan dan terlihat juga bukan hanya racun saja yang ada di tubuh Bianca kali ini ". Kata Ken yang juga kini berada di dalam ruangan operasi di sana
" Seperti nya ada virus yang tidak bisa kita deteksi dengan mudah Kai jadi Bianca sekarang dalam keadaan koma ". Kata Ricky
Mengetahui hal tersebut membuat seolah detak jantung Kai berhenti, bagaimana tidak dia yang hebat bahkan kini tidak bisa menyembuhkan kekasih nya sendiri hingga sekarang ini Bianca koma dan hanya terbaring sambil memejamkan mata di bantu alat rumah sakit ini
Kai menjambak rambut nya karena dia tidak bisa menerima semua nya ini bahkan dia menyalahkan diri nya sendiri atas semua yang terjadi kepada Bianca sekarang ini
" Kai tenang lah kita masih Memiliki harapan jadi tahan emosi mu ". Kata Ricky mencoba untuk menenangkan anak nya itu
" Kenapa harus Bianca Daddy Kenapa harus dia bukan Kai saja yang terluka ". Kata Kai
" Tenang kan diri mu Kai jika kau seperti ini maka kita tidak akan bisa menyembuhkan Bianca nanti nya ". Kata Ricky
Ricky juga sangat kesal sekali kenapa anak buah nya bisa sampai kecolongan seperti ini bahkan dia juga tidak tahu siapa yang melakukan hal ini kepada Bianca anak dari orang kepercayaan nya yang sangat setia itu
" Sebaik nya kita uji coba saja di laboratorium untuk mengetahui Sebenar nya virus apa lagi yang ada di dalam tubuh Bianca sekarang ini agar kita juga bisa segera mencari kan obat untuk nya ". Kata Ken
Mereka bertiga keluar dari ruangan Bianca dan terlihat sekali Kai benar-benar hancur sekarang ini bahkan dia terlihat tidak bisa jalan sendiri karena kini Ricky menopang nya
" Rick bagaimana kondisi Bianca ?". Tanya Luna
" Jadi maksud mu kini Bianca tidak sadarkan diri dan dia koma ?". Tanya Luna
" Ya dia sedang koma karena peluru nya terlalu dalam dan satu peluru lagi beracun ". Kata Ricky membuat Luna seketika kehilangan kesadaran nya dan jatuh pingsan
" Kak Luna sadar kah " . Kata Yuli
" Bawa dia Sam ke ruangan Rawat dan temani saja dia , untuk urusan Bianca aku akan melakukan yang terbaik agar dia bisa sadar kembali ". Kata Ricky
Sam percaya jika Ricky dan Kai serta Ken akan bisa menyembuhkan anak nya dan dia tidak menyalahkan siapapun atas kejadian ini karena dia tahu bagaimana resiko Bianca sebagai anak nya dan juga kekasih Kai ya inilah resiko yang harus dia hadapi ketika dia menjadi kekasih seorang ketua Mafia besar dan juga menjadi anak dari asisten dari leader gangster pada masa nya itu . Tentu saja dendam Mereka semua para musuh Sam dulu akan di lampiaskan kepada anak nya Dan kini yang sudah menerima nya adalah Bianca namun Sam juga merasa sangat terpukul sekali akan kejadian ini bahkan dia tidak menyangka jika firasat nya kini berubah menjadi kenyataan dan Sam pun menyesali semua nya . Dia tidak bisa melindungi orang yang sangat dia cintai dan kini harus melihat nya terbaring tak berdaya itu membuat nya sangat sakit sekali ketika melihat hal tersebut bahkan Sam pun merasa jika dunia nya kini telah berakhir karena kejadian ini
Sementara itu Nathan dan juga Ray kini tengah bersama setelah mereka tidak berhasil menangkap sniper tadi
" Siapa dia sebenarnya dan kenapa bisa dia menargetkan Bianca bahkan peluru nya juga semua mengarah ke Bianca ". kata Ray merasa heran sekali
Mereka berdua sudah ada di rumah sakit sekarang ini namun mereka masih belum masuk ke dalam dan sedang berdiskusi di luar membahas siapa dalang sebenar nya
" Tidak mungkin jika orang luar karena kita pergi ke kafe bukan nya mendadak jadi pasti ada mata-mata di sekeliling kita ". Kata Nathan
" Aku juga merasa seperti nya memang begitu Nathan tapi siapa yang melakukan nya apa dia adalah Tozaki atau orang lain ?". Tanya Ray
" Itu yang harus kita cari tahu dan jangan menuduh Tozaki bisa saja dia di jadikan kambing hitam oleh pelaku karena pelaku tahu jika Kai sangat murah marah apalagi dengan Tozaki ". Kata Nathan
" Aku tidak bisa berpikir jernih jika seperti ini Nathan bahkan Bianca kini pasti masih merasakan sakit yang amat dalam ". Kata Ray
" Kita masuk saja untuk mencari tahu bagaimana keadaan nya kali ini ". kata Nathan
Mereka berdua segera masuk ke dalam untuk mengecek bagaimana kondisi Bianca dan terlihat jika di sana ada bunda Yuli dan juga yang lain nya
" Bagaimana Ray apa sudah tertangkap ?". Tanya Derren
" Dia lolos dari kita ". Kata Ray
__ADS_1
" Sial sekali . siapa sebenarnya pelaku itu dan kenapa dia melakukan itu kepada Bianca ". Kata Derren
" Lalu di mana kak Arthur sekarang kak ?". Tanya Calista
" Kakak tidak tahu di mana dia karena tadi kita terpisah dan seperti nya Arthur masih mengejar nya sekarang ini ". kata Ray
" Kenapa semua jadi seperti ini bahkan Bianca kini koma ". Kata Kim
" Bianca koma ?". Tanya Nathan kaget dan tidak percaya
" Ya Bianca koma bahkan Kai terpukul sekali atas kejadian ini dan terlihat sekali jika dia kini hanya menatap kosong saja karena kekasih Nya terbaring lemah tak berdaya ". Kata Rafael
" Lalu papa Sam dan mama Luna bagaimana?". Tanya Nathan
" Tante Luna pingsan dan kini dia ada di ruang rawat di temani om Sam di sana ". Kata Brandon
" Kenapa semua jadi seperti ini . Aku akan melihat kondisi mama Luna dulu " Kata Nathan yang kini berjalan cepat sekali menuju ruangan Luan di rawat bahkan dia juga terlihat sangat khawatir sekali kali ini dengan kondisi Luna dan dia tidak mau terjadi sesuatu juga dengan Luna nanti nya karena kejadian ini yang terlalu mendadak sekali
" Papa ". panggil Nathan saat sudah masuk ke dalam ruangan Luna
" Kamu sudah kembali Nathan , bagaimana apa sudah tertangkap?". Tanya Sam
" Maafkan Nathan pa yang tidak bisa menjaga Bianca dengan baik hingga dia seperti ini ". Kata Nathan
" Jangan menyalah diri sendiri dan papa tahu kalian sudah menjaga nya dengan baik dan ini juga bukan salah kalian juga dan sudah menjadi takdir Nathan ". Kata Sam
Dia memang selalu bijak dalam menyelesaikan masalah dan dia juga tahu memang tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi jadi Sam pun hanya bisa sabar saja kali ini menunggu keajaiban datang untuk putri cantik nya itu
" Istirahat lah Nathan papa tahu kamu lelah sekali bukan ". Kata Sam
" Bagaimana keadaan mama Luna ?". Tanya Nathan
" Sudah membaik dan baru tertidur juga . Mama Luna hanya shock saja dan papa akan mencoba untuk menenangkan nya nanti jika dia sudah terbangun kembali dan jamu istirahat saja sana agar tenaga kamu bisa pulih kembali ". Kata Sam
" Bagaimana bisa Nathan beristirahat sementara Bianca terbaring di atas ranjang rumah sakit ". Kata Nathan
" Jangan menyalah kan siapapun atas apa yang terjadi Nathan dan kamu sebagai sahabat Kai tenang kan dia karena dia sangat terpukul sekali atas apa yang terjadi kali ini dan dia juga menyalah kan diri nya terus menerus ". kata Sam
Nathan sangat paham dan jika dia berada di posisi Kai pun dia juga akan melakukan hal yang sama seperti Kai bahkan dia juga mungkin tidak akan sanggup untuk hidup lagi jika saja Calista yang mengalami hal itu
" Nathan keluar dulu untuk menemui Kai dan melihat kondisi nya kali ini ". kata Nathan
" Tenang kan dia dan ajak para sahabat kalian untuk menenangkan nya karena jika Kai emosi maka dia bisa membabi buta dan akan menyerang siapapun yang akan dia jumpai. Dia lebih gila dari pada Daddy nya jadi tenang kan dia ". Kata Sam
Nathan mengerti dan kini dia pun segera pergi untuk menemui Kai dan melihat juga bagaimana kondisi Bianca saat ini
" Kita cari Kai sekarang Ray untuk melihat juga kondisi nya ". Kata Nathan
" Dia ke ruangan laboratorium bersama dengan Daddy Ricky dan papa Ken ". Kata Derren
" Kita susul saja dia ke sana kali ini agar kita tahu bagaimana kondisi nya sekarang ini karena kita semua tahu bukan seberapa berarti nya Bianca untuk Kai dan bagaimana Kai jika tidak ada Bianca ". Kata Nathan
Mereka semua mengangguk setuju dan kini segera menuju ruang laboratorium untuk menemui Kai di sana . Sementara itu Yuli pun masuk ke dalam ruangan Bianca dan terlihat gadis cantik yang di cintai anak nya kini tengah terbaring di atas ranjang dengan alat yang menempel di tubuh nya kali ini untuk menopang dirinya
" Sayang bangun lah Kai Sangat membutuhkan kamu dan kamu tahu bukan bagaimana dia jika kamu seperti ini ". Kata Yuli sambil mengelus rambut Bianca dan dia pun juga terlihat menetes kan air mata nya karena tidak kuat melihat Bianca yang biasa nya ceria kini terbaring tak berdaya sama sekali di sana
" Bunda harus sabar dan kita juga harus yakin jika Bianca akan segera sadar nanti nya ". Kata Kim
" Iya Bun , kita harus mendoakan agar Bianca bisa segera sadar dan kumpul lagi bersama dengan kita nanti ". Kata Calista
" Kenapa Bianca bisa seperti ini dan tadi kalian kemana hingga dia mendapat kan luka seperti ini ?". Tanya Yuli
" Kita pun juga tidak tahu Bun dan tadi Kita hanya pergi ke kafe saja untuk bersenang-senang di sana dan ternyata hal ini terjadi di luar dugaan kita ". Kata Calista
" Pasti ini ulah musuh Kai dan kenapa aku ceroboh sekali hingga hal ini bisa terjadi bahkan di depan mata nya kejadian ini terjadi ". Kata Yuli yang menatap sedih ke arah Bianca saat ini
__ADS_1