
Dan benar saja ternyata Bianca ada di kantin dan sedang makan sekarang membuat mereka semua tersenyum lega ketika melihat Bianca
" Lo ya bikin semua orang panik saja Bianca". Kata Kim
" Ma'af kak , aku lapar sekali jadi ke kantin duluan ". kata Bianca
" Kenapa tidak menunggu kita saja dan tadi apa Lo tidak kesasar Bianca ?" Tanya Calista
" Tidak kak , kan bisa tanya jika tidak tahu jalan ". Kata Bianca
" Apa Lo sudah membayar makanan nya ?". Tanya Derren
" Mana bisa ambil makanan sebelum membayar , kak Derren ada saja pertanyaan nya ". Kata Bianca
" Yang makan di sini biasa nya hanya anak kampus sini saja Bianca jadi gue heran saja kenapa Lo bisa makan di sini ". Kata Derren
" kenapa harus heran kak kan aku bisa pinjam milik anak di sini untuk membayar dan nanti aku ganti dengan uang ". Kata Bianca
" Kamu jangan membuat orang khawatir Bianca dan setidak nya memberikan kabar dulu jika ada di kantin ". Kata Arthur
" Iya kakak ku sayang maaf sudah membuat kalian mencari tadi ". Kata Bianca
" Sudah kalau begitu kita makan saja sekarang kan sudah di sini juga ". Kata Fellin
" Kak Calista apa sudah selesai kuliah nya ?". Tanya Bianca
" Memang nya kenapa Bianca ?". Tanya Calista
" Mau ikut gak jalan-jalan bareng kak Kai dan para sahabat nya juga kan lumayan bisa dekat dengan kak Nathan nanti nya ". Kata Bianca
" Mana boleh Nathan mendekati Calista, Lo ada-ada saja Bianca ". Kata Rafael
" Sudah dapat izin kali kak Nathan nya dan hanya perlu meluluh kan hati kak Calista saja tapi seperti nya kak Calista sudah jatuh cinta kepada kak Nathan ". kata Bianca membuat Calista pun memukul tangan nya sekarang ini
" Ray , apa Lo setuju jika Calista dengan Nathan ?". Tanya Axel
" Dengan siapapun dia tidak masalah asal gue dan Kai sudah mengenal nya . Kita semua juga tahu kan bagaimana Nathan dan dia juga termasuk dalam anggota Kai jadi tidak masalah jika Calista menjalin hubungan dengan Nathan ". Kata Ray
" Tuh kak sudah mendapatkan lampu hijau nih tinggal gas saja deh dan kak Ray kapan nih nyatain cinta nya kepada kak Kim ". Kata Bianca sambil menyendok makanan nya
" Gue nyatain cinta kepada nya , gak ya dan sudah gue katakan jika gue tidak suka dengan nya ". Kata Ray
" Hati-hati kak , benci dan cinta beda nya tipis sekali loh ". Kata Bianca
" Dan Lo pun sekarang pasti sudah merasakan cinta dengan Kai karena dulu Lo sangat tidak suka dengan nya Bianca ". Kata Ryan
" Mungkin itu benar kak ". Kata Bianca
" Wah ternyata penantian Kai membuahkan hasil juga dan akhir nya dia bisa mendapatkan cinta nya sekarang ". Kata Fellin
" Gak sia-sia perjuangan dia selama ini dan kini dia sudah mendapat kan hasil dari perjuangan nya itu ". Kata Derren
" Dan kak Kim tenang saja sebentar lagi juga akan ada yang menyatakan cinta kepada kakak ". Kata Bianca
" Mana mungkin gue menyatakan cinta kepada dia ". kata Ray
" Siapa bilang jika kak Ray yang akan menyatakan cinta kepada kak Kim ". Kata Bianca membuat mereka pun menatap Bianca sekarang ini
" Jika bukan aku lalu dia lagi Bianca ?". Tanya Ray
" Cie kepo nih ya , ya cari tahu sendiri saja kak jika ingin tahu ". Kata Bianca membuat Ray menatap nya tajam karena Bianca kini sudah main rahasia dengan nya
" Bi". Panggil Kai yang kini sudah ada di kampus bersama dengan para sahabat nya membuat semua mahasiswa di sana menatap mereka karena sangat tampan sekali
" Kenapa masuk ke dalam , sengaja ya tebar pesona ke cewek di sini ". Kata Bianca
" Gak ada ya kayak gitu dan mana ada cewek yang bisa mengganti kan posisi kamu di hati ku ". Kata Kai yang kini sudah duduk manis di sana
" Kak Nathan kenapa diam saja ini loh ada kak Calista, sapa dong ". Kata Bianca
" Gak usah malu-malu gitu Nathan Kan sudah dapat restu juga dari Kai ". Kata Kim
" Restu apa , jangan macam-macam ya Nathan ". Kata Kai membuat Bianca pun menyenggol Kai agar dia tidak berkata sembarangan lagi di depan mereka semua sekarang ini
" Sesuai ucapan kakak waktu itu , jangan ikut campur urusan percintaan kak Calista jika kak Nathan tidak menyakiti nya ". Kata Bianca
" Iya iya aku tidak akan ikut campur baby dan ayo kita pergi, kata nya kamu mau jalan-jalan ". Kata Kai
" Hanya berdua saja jalan nya dan kita tidak di ajak gitu ". Kata Fellin
" Apa kalian sudah selesai kuliah nya , kalau sudah ikut saja ". Kata Kai
" Yah gue masih ada satu kuliah lagi ". Kata Kim
" Dan aku pun juga sama ". Kata Arthur
" Kalian pergi saja dan gue akan di sini karena masih ada jam kuliah juga ". Kata Ray
" Oh gitu ya , sekalian saja kak tunggu Kim dan nanti antar dia pulang juga ". Kata Calista
" Bawel sekali ya kamu, kebanyakan bergaul dengan Bianca ini jadi bawel sekali ". Kata Ray
__ADS_1
" Sudah ayo berangkat semua nya keburu siang nanti gak dapat spot foto yang bagus ". Kata Bianca
Dia kini berjalan dengan menggandeng tangan Kai dan di ikuti dengan yang lain nya juga saat ini . Sejak tadi pun Tozaki hanya menatap mereka semua di sana
" Jadi itu Caesar dan seperti nya dia sangat mencintai kekasih nya itu ". Kata Yuji
" Kelihatan nya memang begitu ". Kata Neo
Tidak ada tanggapan sama sekali dari Tozaki dan dia hanya menatap kepergian mereka semua saja kali ini
" Kak , kamu satu mobil sama kak Nathan saja ". Kata Bianca
" Apa gak bisa dengan kalian saja gue Bianca". Kata Calista
" Gak muat kak dan mobil nya terlalu kecil jadi gak bisa jika kamu satu mobil dengan kita juga ". Kata Bianca
" Lihat lah Mak comblang satu itu memang benar-benar hebat acting nya ". Kata Erland
" Dia memang tidak terkalahkan sama sekali dan sangat hebat juga membuat Kai selalu tunduk kepada nya ". Kata Brandon
" Bianca mau kemana ?". Tanya Haruka yang berjalan mengajari nya sekarang bersama dengan kedua sahabat nya itu
" Mau jalan-jalan kak , mau ikut gak ?". Tanya Bianca
" Apa boleh gue ikutan Bianca ?". Tanya Haruka
" Kenapa juga Lo harus ikut dan sok kenal dan sok dekat dengan kita ". Kata Calista
" Kak gak apa-apa kali jika kak Haruka ikut juga , biar rame ". Kata Bianca
" Mending gak usah Bianca karena dia hanya bisa merusak suasana saja ". kata Calista
" Sebaik nya kita pergi saja sekarang Bianca dan tidak usah mengajak dia juga ". Kata Fellin membuat Bianca hanya tersenyum saja sekarang
" Ya sudah kak nanti ikuti saja mobil kita dan kita juga jalan nya hanya di sekitar Tokyo Disneyland saja kok ". Kata Bianca lalu dia pun segera masuk ke dalam mobil Kai dan mobil mereka pun langsung melaju dengan cepat nya menuju Tokyo Disneyland
" Apa kabar Calista, lama tidak bertemu". kata Nathan yang agak sedikit canggung ketika berbicara dengan Calista
" Gue sangat baik sekali seperti yang Lo lihat ". Jawab Calista
" Usaha Lo bagaimana, apa ada kendala? Jika iya katakan saja nanti gue bantu membereskan nya ". Kata Nathan
" Gue sudah mengatasi nya juga jadi Lo tenang saja dan mungkin saja saat ini Derren masih mencari tahu tentang gue tapi semua akses informasi kan sudah di tutup ". Kata Calista
" Iya dan jika memang ada kendala lain katakan saja nanti agar gue bisa membantu Lo ". Kata Nathan
" Iya terima kasih atas bantuan nya . Oh ya bagaimana kuliah kalian jika kalian masih ada di Jepang ?". Tanya Calista
" Itu semua mudah di atur dan Lo tahu bukan jika kami bukan lah murid yang bodoh ". Kata Nathan
" Jika gue tidak dekat dengan Kai mana bisa gue mendekati wanita yang gue cintai dan mendapat kan Restu dari nya juga ". kata Nathan membuat tawa Calista pun berhenti
" Jangan gombal ya , gak mempan sekali buat gue . Lo kan cakep jadi pasti banyak cewek di luar sana yang mau sama Lo dan mereka juga cantik pasti nya ". Kata Calista
" Tapi mereka semua tidak bisa menggeser posisi Lo yang sejak sekolah menengah pertama ada di hati gue ". Kata Nathan membuat Calista pun menatap nya dan dia baru tahu jika Nathan menyukai nya sudah sejak lama
" Kita bertemu kan di sekolah menengah atas Nathan jadi mana bisa Lo suka dengan gue waktu di kita masih di sekolah menengah pertama, bohong sekali ya Lo ". kata Calista memukul lengan Nathan dengan gemas nya
" Bohong apa nya , gue bersahabat dengan Kai kan sudah lama jadi itu pas dan waktu pertama kali gue lihat Lo juga di bangku sekolah menengah pertama dan waktu itu Kai sudah mengatakan kepada kita semua jika tidak ada yang boleh mendekati kembaran nya ". Kata Nathan
" Ya Kai dan kak Ray memang sangat menjaga gue dengan baik karena gue memang anak perempuan satu-satunya jadi mereka sangat menyayangi gue ". Kata Calista
" Walaupun Demikian tapi Lo tidak manja dan itu semakin membuat gue tertarik dan cinta sekali pada Lo ". Kata Nathan
" Ah sudah lah Nathan jangan banyak ngegombal gak mempan juga buat gue ". Kata Calista
" Gue serius dan gak bercanda sama sekali jika tidak percaya tanya saja pada Bianca karena selama ini gue tidak dekat dengan cewek manapun kecuali dia saja ". Kata Nathan
" Ya kali Lo mendekati Bianca terus kan Kai bisa marah dengan Lo ". Kata Calista
" Gue menjaga dia jadi mana mungkin Kai marah dan lagi kita semua para sahabat Kai juga tahu kali jika Bianca memang Hanya untuk Kai saja bukan untuk yang lain nya ". Kata Nathan
" Kai memang terlihat sangat cinta sekali dengan Bianca dan beruntung sekali Bianca mendapatkan lelaki seperti Kai ". Kata Calista
" Jika Lo mendapat kan lelaki seperti gue apa Lo tidak beruntung ?". Tanya Nathan sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Calista membuat Calista hanya tersenyum saja menatap Nathan yang jika berdua akan mengeluarkan rayuan nya
Dan kini mereka sudah sampai di tempat tujuan . Terlihat jika Bianca sangat senang dan antusias sekali sekarang ini
" Dia seperti tidak pernah jalan-jalan saja ya hingga ekspresi nya seperti itu ". Kata Derren
" Maklum saja , kan jika Kai tidak mengizinkan dia maka dia tidak bisa kemana-mana juga ". Kata Erland
" Over sekali ya Kai". Kata Rafael
" Siapa yang tidak akan tertarik dengan Bianca jika dia di biarkan sendiri saja dan tentu nya banyak yang akan suka dengan nya ". Kata Axel
" Apa kamu juga tertarik dengan dia Axel ?". Tanya Fellin
" Nah Loh bagaimana itu tuan Axel ". Kata Brandon menggoda Axel
" Mana mungkin aku tertarik dengan dia karena aku sudah memiliki kekasih sayang jadi jangan terlalu cemburu". Kata Axel
__ADS_1
" Cemburu Kepada Bianca itu tidak ada guna nya juga karena tidak ada yang bisa merebut nya dari Kai baik dulu atau sekarang ". Kata Fellin
" Kenapa kalian semua jika bertemu suka bergosip saja dan seperti nya kalian memang cocok ya jadi pembawa acara tukang gosip ". Kata Kai
" Kita tidak bergosip Kai dan orang yang kita bicara kan kan ada di sini jadi mana bisa di sebut bergosip ". Kata Ryan
" Ya sudah terus lah berbicara tidak penting di sini". Kata Kai meninggalkan mereka semua dan kini dia pun menyusul Bianca di sana
" Nathan bisa minta tolong ambil kan beberapa foto untuk gue ". Kata Calista
" Ya sudah bergaya lah nanti gue ambil beberapa foto untuk Lo ". Kata Nathan
" Ini ponsel nya Nathan ". Kata Calista
" Tidak usah , pakai ponsel gue saja gak masalah kan nanti biar gue juga punya foto Lo juga ". Kata Nathan sambil tersenyum mantap Calista
" Bagus ya Lo Nathan sudah berani menggoda Calista sekarang ini ". Kata Erland
" Siapa yang menggoda dan Lo Erland coba fotokan kita berdua di sini ". Kata Nathan memberikan ponsel nya kepada Erland sekarang
" Gue bukan Tukang foto tapi kenapa Lo menyuruh gue sih Nathan ". Kata Erland
" Sudah foto saja dan yang bagus , awas jika gambar nya jelek nanti gue potong jari Lo ". Kata Nathan
Kini dia pun berpose bersama dengan Calista walaupun di sana Calista terlihat sangat canggung sekali tapi Nathan bersikap biasa saja bahkan jepretan terakhir nya dia memeluk Calista membuat Calista menatap nya karena terkejut dan tatapan mereka pun beradu seketika membuat foto tersebut terlihat sangat romantis sekali jadi nya
" Wah kurang ajar sekali Nathan berani nya dia memeluk Calista ". kata Kai tidak terima
" Sudah lah Kak biarkan saja mereka memulai pendekatan lagian kak Nathan juga sangat cocok loh dengan kak Calista ". Kata Bianca sambil memeluk Kai agar dia tidak emosi dan benar saja pelukan Bianca membuat Kai tersenyum saat ini
Dan di kampus kini Ray dan juga Kim terlihat melakukan perdebatan saat ini
" Gara-gara Lo Arthur pergi meninggalkan kita di sini ". Kata Ray
" Hah kok gara-gara gue sih kak kan tadi Lo bilang suruh Arthur pergi duluan ". kata Kim
" Mana ada gue berkata seperti itu dan kenapa juga gue menyuruh dia pergi duluan, jika seperti ini kita mau pulang bagaimana ". Kata Ray
" Tadi Arthur bilang jika Lo sudah chat dia kak dan mengatakan jika Lo menyuruh nya pulang terlebih dahulu karena Lo akan menyusul yang lain nya nanti ". Kata Kim
" Gue tidak mengatakan hal tersebut ya dan untuk apa juga gue jalan bareng Lo , merugikan sekali ". kata Ray
" Merugikan apa sih kak , hanya traktir sedikit saja sudah bilang merugikan , dasar Lo ya kak pelit banget jadi orang ". Kata Kim
" Kak Lo mau kemana kenapa gue di tinggal sih ". Kata Kim yang kini sudah berlari menuju Ray
" Cepat naik atau Lo gue tinggal ". Kata Ray
Kim pun segera naik dan kini mereka segera pergi menyusul Kai dan yang lain nya saat ini
" Kak kita jadi menyusul mereka semua ?". Tanya Kim
" Bawel sekali Lo ya , sudah diam saja dan jangan banyak bicara kuman bodoh ". Kata Ray
" Males banget sama kak Ray , tanya gitu saja sudah memanggil kuman , gak asik banget deh ". Kata Kim
Ray tidak memperdulikan ucapan Kim sama sekali dan dia hanya fokus pada ponsel nya saja saat ini . Sementara itu di tempat hiburan mereka masih saja bersama sekarang ini dan Ray serta Kim pun sudah sampai di sana dengan aman. Mereka jalan masuk dengan santai nya bahkan sejak tadi Kim tidak berhenti mengomel sama sekali
" Mereka ada di mana sih , kenapa dari tadi tidak ketemu". Kata Kim
" Makanya jangan lelet kalau jadi orang". kata Ray
" Ray ". Panggil Axel ketika melihat ada Ray di sana dan mereka pun kini menghampiri Ray
" Akhir nya kalian berdua nyusul juga ya ". Kata Ryan
" Yang lain nya mana ?". Tanya Ray
" Mereka sedang mengambil beberapa gambar di sana , Kim ikut juga ternyata ". Kata Derren
" Apa gak boleh jika gue ikut kemari ". Kata Kim
" Tentu saja boleh dong , jangan sensi seperti itu Kim ". Kata Derren
Mereka berjalan ingin menghampiri Bianca dan yang lain nya .
" Kak Ray datang kesini juga dan kalian hanya berdua saja ?" Tanya Calista
" Iya kita hanya berdua saja . Mana Bianca dan juga Kai?". Tanya Ray
Belum juga mereka menjawab panggilan dari jauh membuat mereka menoleh ke arah sumber suara saat ini
" Kim cewek bodoh ". Panggil Sean yang kini berjalan menghampiri nya
" Lo , ngapain Lo di sini ". Kata Kim dengan ketus nya
" Di sini tempat umum jadi siapapun boleh dong datang kemari . Oh ya apa ini kekasih Lo hingga Lo menolak perjodohan kita ?" Tanya Sean
" Jadi Lo cowok yang akan di jodohkan dengan Kim , masih tampan gue " Kata Ray
" Oh jadi Lo Ray kekasih nya Kim ". Kata Sean
__ADS_1
" Ya gue Raynand kekasih Kim dan Lo jangan pernah mendekati nya lagi ". Kata Ray membuat mereka semua kaget mendengar pernyataan dari Ray
" Kak Sean sayangku ". Panggil Bianca yang kini berlari dan memeluknya